Anda di halaman 1dari 8

Modul 1

Pengertian dan Ruang Lingkup Analisis dan Perancangan Sistem


Ignatius Oki Dewa Brata., S.E., M.Si., Ak.,CA.

PENDAHULUAN

Deskripsi Singkat : Mengetahui dan memahami arti dari ruang lingkup Tinjauan Analisis
Laporan Keuangan
Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat
mengerti arti dan ruang lingkup Tinjauan Analisis Laporan Keuangan.
Relevansi : Mata kuliah ini sebagai pembuka pengetahuan tentang bagaimana
menganalisa suatu Laporan Keuangan, dan bagaimana menggunakan
informasi-infromasi yang didapat daalam laporan keuangan tersebut
untuk membuat kepurtusan.

PENYAJIAN

1
Topik : Tinjauan Analisis Laporan Keuangan

Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menjelaskan arti
pengertian dan ruang lingkup dari Analisis Laporan Keuangan
Petunjuk Pengunaan Modul : Baca dan pahami terlebih dahulu uraian materi mengenai pokok
bahasan ini sebelum dimulai perkuliahan /pemberiaan materi, lalu
diskusikan pada forum yang tersedia dan terakhir kerjakanlah quis
untuk mereview hasil pembelajaran.
Review Modul 1

Pertemuan 1
TINJAUAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
I. Analisa Laporan Keuangan
Analisa laporan keuangan (financial statement analysis) adalah aplikasi dari alat dan teknik analitis
untuk laporan keuangan bertujuan umum dan data-data yang berkaitan untuk menghasilkan
estimasi dan kesimpulan yang bermanfaat dalam analisis bisnis Analisis laporan keuangan
merupakan bagian dari analisis bisnis.
Analisis bisnis membantu pengambilan keputusan dengan menstrukturkan tugas analisis melalui
evaluasi atas lingkungan bisnis perusahaan, strateginya, serta posisi dan kinerja keuangannya
Tujuan analisis bisnis adalah pengambilan keputusan bisnis dengan mengevaluasi informasi yang
tersedia tentang situasi keuangan perusahaan, manajemen, rencana dan strategi, serta
lingkungan bisnisnya.
Analisis laporan keuangan merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dari analisis bisnis.
Sasaran analisis bisnis adalah untuk meningkatkan pengambilan keputusan bisnis dengan
mengevaluasi informasi yang tersedia tentang situasi keuangan perusahaan, manajemennya,
rencana dan strateginya, serta lingkungan bisnisnya. Analisis bisnis diterapkan dalam banyak
bentuk dan merupakan suatu bagian penting dari keputusan analis efek, penasehat investasi,
manajer reksa dana (fund manager), bankir investasi (investment banker), pemeringkat kredit
(credit raters), bankir korporasi (corporate bankers), dan investor individual.
Sasaran analisis bisnis adalah untuk meningkatkan pengambilan keputusan bisnis dengan
mengevaluasi informasi yang tersedia tentang situasi keuangan perusahaan, manajemennya,
rencana dan strateginya, serta lingkungan bisnisnya. Sasaran analisis bisnis adalah untuk
meningkatkan pengambilan keputusan bisnis dengan mengevaluasi informasi yang tersedia
tentang situasi keuangan perusahaan, manajemennya, rencana dan strateginya, serta lingkungan
bisnisnya. Analisis bisnis diterapkan dalam banyak bentuk dan merupakan suatu bagian penting

2
dari keputusan analis efek, penasehat investasi, manajer reksa dana (fund manager), bankir
investasi (investment banker), pemeringkat kredit (credit raters), bankir korporasi (corporate
bankers), dan investor individual. Analisis bisnis diterapkan dalam banyak bentuk dan merupakan
suatu bagian penting dari keputusan analis efek, penasehat investasi, manajer reksa dana (fund
manager), bankir investasi (investment banker), pemeringkat kredit (credit raters), bankir
korporasi (corporate bankers), dan investor individual.

II. JENIS-JENIS UTAMA ANALISIS BISNIS


Laporan keuangan perusahaan berikut pengungkapannya menginformasikan empat aktivitas
utama perusahaan:
1. Perencanaan
Rencana bisnis membantu manajer untuk memusatkan usaha mereka dan
mengidentifikasi kesempatan dan rintangan yang diharapkan. Pandangan ke dalamam
rencana bisnis membantu analisis atas prospek perusahaan kini dan nanri, dan
merupakan bagian dari analisis lingkungan bisnis dan strategi.kita mencari informasi
tentang tujuan perusahaan dan taktiknya. Permintaan oasar, kinerja manajemen, analisis
kompetitif, strategi penjualan, kinerja manajeman,dan proyeksi keuangan.
Informasi ini bisa di dapat di laporan keuangan ( Management discussion dan analysis)
dan juga tersedia memalui media yang kurang formal seperti pernyatan pers,publikasi
industri, bulletin analisis, dan berita keuangan .
2. Pendanaan
Adalah metode yang digunakan perusahaan untuk mendapatkan uang untuk membayara
kebutuhan-kebutuhannya. Terdapat dua sumber pendanaan,yaitu:
a. Investor ekuitas( pemegang saham)
Investor memberikan pendanaan dengan harapan mendapatkan pengembalian
atas investasi mereka, setelah mempertimbangkan pengembalian yang di
harapkana dan resiko.
Pengembalian adalah bagian investor ekuitas atas laba perusahaan dalam bentuk
distribusi laba (pembayaran diveden kepada pemegang saham langsung, deviden
dapat diberikan dalam bentuk tunai atau deviden saham atau secara tidak
langsung melalui pembelian kembali saham.pembayaran diveden mengacu pada
proporsi laba yang di distribusikan yang sering di nyatakan dalam rasio atau
persentase) atau reinvestasi laba ( mengacu padan penahana laba dalam
perusahaan untuk digunakan dalam bisnis perusahaan. Sering diukur dengan
rasio penahanan/rasio laba di tahan= 1- dividen payout rasio)
Pendanaan ekuitas dapat berupa uang tunai,aktiva atau jasa yang di
kontribusikan kepada perusahaan sebagai penukar saham. Penawaran saham
privat melibatkan penjualan ke individu atau organisasi. Untuk Penawaran saham

3
ke public berbiaya besar karena termasuk pemenuhan oeraturan pemerintah,
persyaratan pencatatan di bursa, dan komisi untuk agen penjual. Tetapi manfaat
utama nay adalah potensi untuk mensapatkan dana dalam jumlah besar untuk
aktivitas bisnis.
b. Kreditor (pemberi pinjaman)
Terdapat dua jenis kreditor,yaitu
a) kreditor utang, yang secara langsung meminjamkan uang. Biasanya
pendanaannya terjadi melalui pinjaman atau melalui pemberian efek
atau obligasi. Pemberi utang meliputi bank,institusi pemberi pinjaman,
institusi keuangan dan non keuangan,
b) kreditor operasi, yang meminjamkan uang kepada perusahaan sebagai
bagian dari operasinya. Kreditor opersi meliputi
pemasok,karyawan,pemerintah dan pihak lainnya yang meminjamkan
uang kepada perusahaan
pendanaan kreditor berbeda dengan pendanaan ekuitas dalam hal perjanjian atau
kontrak, pada umumnya mensyatkan pembayaran kembali pinjaman dengan bunga pada
tanggal. Pengembalian kreditor umumnya ditentukan dalam kontak pinjaman. Resiko
kreditor adalah kemungkinan kegagalan perusahaan untuk membayar kembali pinjaman
dan bunga.dalam situasi ini, kreditor mungkin tidak menerima uang mereka yang jatoh
tempo, dan menyebabkan kebangkrutan atau penanganan legal lainnya. Penangana
tersebut menimbulakan biaya bagi kreditor.
3. Investasi
Mengacu pada perolehan dan pemeliharaan investasi dengan tujian menjual produk dan
menyediakan jasa dan untuk tujuan menginvestasikan kelebihan kasbiasanya dalam
bentuk aktiva operasi(bangunan, peralatan, hak paten, persediaan, modal
manusia(karyawan& manajer), system informasi) dan aktiva keuangan dalam bentuk efek(
saham ekuitas perusahaan lain, obligasi dan reksa dana)
4. Operasi
Mencerminkan pelaksanaan rencana bisnis yang terdapat dalam aktivitas pendanaan dan
aktivitas investasi. Aktivitas operasi melibatkan 5 komponen,yaitu: penelitian dan
pengembangan, pembelian, produksi, pemasaran penjualan. Manajemen harus
menentukan baurab yang palling efisien dan efektif untuk keunggulan kompetitif
perusahaan. Aktifitas operasi perusahaan merupakan sumber utama laba perusahaan.
Analisis atas angka laba dan bagian komponennya, mencerminkan kesuksesan
perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya secara efisien dan efektif.

III. Kegunaan Lain Dari Analisis Bisnis

4
Kegunaan lain dari analisis bisnis manajer manajer merger, akuisisi, dan divestasi merger,
akuisisi, dan divestasi manajemen keuangan manajemen keuangan auditor eksternal auditor
eksternal direktur direktur regulator (pembuat peraturan) regulator (pembuat peraturan) serikat
kerja serikat kerja pelanggan pelanggan.

IV. Komponen Analisis Bisnis


Analisis lingkungan bisnis dan strategi terdiri atas bagian analisis industri dan analisis strategi.
Analisis ini juga memerlukan pengetahuan tentang manajemen strategi, kebijakan bisnis,
produksi, manajemen logistic, pemasaran, dan ekonomi manajerial.
Analisis Akuntansi Analisis akuntansi (accounting analysis) merupakan proses evaluasi sejauh
mana akuntansi perusahaan mencerminkan realitas ekonomi. Analisis akuntansi (accounting
analysis) merupakan proses evaluasi sejauh mana akuntansi perusahaan mencerminkan realitas
ekonomi. Analisis akuntansi memiliki keterbtasan yang mempengaruhi kegunaan laporan
keuangan dan menimbulkan setidaknya dua masalah dalam analisis. Analisis akuntansi memiliki
keterbtasan yang mempengaruhi kegunaan laporan keuangan dan menimbulkan setidaknya dua
masalah dalam analisis. Pertama, ketidakseragaman akuntansi menyebabkan masalah
perbandingan (comparability problem) Pertama, ketidakseragaman akuntansi menyebabkan
masalah perbandingan (comparability problem) Kedua, pilihan dan ketidaktepatan dalam
akuntansi dapat mendistrosi informasi laporan keuangan Kedua, pilihan dan ketidaktepatan
dalam akuntansi dapat mendistrosi informasi laporan keuangan.

V. Alat Analisis
1. Analisis Laporan Keuangan Komparatif
Analisis ini dilakukan dengan cara menelaah neraca, laporan laba-rugi atau laporan arus kas
yang berurutan dari satu periode ke periode berikutnya. Analisis ini meliputi penelaahan
perubahan saldo tiap-tiap akun dari tahun ke tahun atau selama beberapa tahun.
 Analisis perubahan tahun ke tahun
Perbandingan laporan keuangan selama periode yang relatif pendek dua atau tiga
tahun biasanya dilakukan dengan analisis perubahan tahun ke tahun dalam tiap-tiap
pos. Analisis ini memiliki keunggulan penyajian perubahan dalam angka absolut
maupun persentase. Analisis perubahan dalam jumlah maupun persentase menjadi
relevan karena dasar dolar yang berbeda dalam perhitungan perubahan persentase
dappat menghasilkan perubahan besar yang tidak konsisten dengan kepentingan
aktualnya.
 Analisis tren angka indeks
Analisis ini memerlukan pemilihan tahun dasar untuk seluruh pos, yang biasanya
diberi angka indeks 100. karena tahun dasar menjadi rujukan untuk semua
perbandingan, pilihan terbaikadalah tahun dimana kondisi bisnis normal.

5
2. Analisis Laporan Keuangan Common-Size
Analisis laporan keuangan common-size berguna dalam memahami pembentuk internal
laporan keuangan. Sebagai contoh, analisis common-size menekankan pada dua factor :
• sumber pendanaan termasuk distribusi pendanaan antara kewajiban lancar,
kewajiban tak lancar dan ekuitas.
• komposisi aktiva termasuk jumlah untuk masing-masing aktiva lancar dan aktiva tak
lancar.
Sebuah laporan laba rugi siap untuk analisis common-size karena setiap pos terkait dengan
angka kunci seperti penjualan. Dalam berbagai tingkatan, penjualan mempengaruhi hampir
seluruh beban dan berguna untuk mengetahui berapa persen dari penjualan yang diwakili
oleh tiap pos-pos beban. Pengecualian berlaku untuk pajak penghasilan, yang terkait dengan
laba sebelum pajak bukan penjualan. Keterbatasan utama laporan keuangan common-size
untuk analisis antar perusahaan adalah kegagalannya untuk mencerminkan ukuran relatif
perusahaan yang di analisis.

3. Analisis Rasio
Analisis rasio dapat mengungkapkan hubungan penting dan menjadi dasar perbandingan
dalam menemukan kondisi dan tren yang sulit untuk dideteksi dengan mempelajari masing-
masing komponen yang membentuk rasio. Rasio paling bermanfaat bile berorientasi ke
depan artinya kita sering menyesuaikan faktor-faktor yang mempengaruhi rasio untuk
kemungkinan tren dan ukurannya di masa depan.
i. faktor-faktor yang mempengaruhi rasio antara lain peristiwa ekonomi, faktor
industri, kebijakan manajemen dan metode akuntansi.
ii. interpretasi rasio, bermanfaat jika di interpretasikan dalam perbandingan
dengan rasio tahun sebelumnya, standar yang ditentukan sebelumnya dan
rasio pesaing.

Analisis Kredit (Resiko)


Likuiditas
Untuk mengevaluasi kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek.
Rasio Lancar (current ratio)
aktiva lancar
kewajiban lancar

Rasio Cepat (acid test ratio)


kas+setara kas+surat berharga+piutang usaha
kewajiban lancar

Periode Penagihan (collection period)


piutang rata-rata
penjualan / 360

Jml hari utk m’jual persediaan (days to sell inventory)

6
persediaan rata-rata
HPP / 360

Struktur modal dan solvabilitas


Untuk menilai kemampuan memnuhi kewajiban jangka panjang.

Total debt to equity


total kewajiban
ekuitas pemegang saham

Long term debt to equity


kewajiban jangka panjang
ekuitas pemegang saham

Times interest earned


laba sblm pajak & beban bunga
beban bunga

Analisis Arus Kas

Analisis arus kas (cashflow analysis) terutama digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi
sumber dan penggunaan dana. Analisis arus kas menyediakan pandangan tentang
bagaimana perusahaan memperoleh pendanaan dan menggunakan sumber dayanya.

Model Penilaian

Penilaian (valuasi) biasanya mengacu pada estimasi nilai intrinsik sebuah perusahaan atau
sahamnya.

Penilaian utang

Nilai efek sama dengan nilai sekarang hasil di masa depan yang didiskontokan pada tingkat
yang tepat. Hasil masa depan dari obligasi adalah pembayaran pokok dan bunganya.

Penilaian Ekuitas

Dasar penilaian ekuitas seperti penilaian utang adalah nilai sekarang hasil di masa depan
yang didiskontokan pada tingkat yang tepat. Rumus penilaian ekuitas menggunakan dividen
yang diharapkan (expected), bukan dividen yang sebenarnya (actual). Penggunaan dividen
yang diharapkan ini karena dividen di masa depan tidak dapat ditentukan. Arus kas bebas
bagi ekuitas didefinisikan sebagai arus kas dari operasi dikurangi pengeluaran modal dan
penyesuaian untu perubahan utang.

Analisis dalam Pasar Efisien

7
Hipotesis pasar efisien (Eficcient Market Hypothesis) berhubungan dengan reaksi harga pasar
terhadap informasi keuangan dan informasi lainnya. Efisiensi pasar tidak saja tergantung
pada ketersediaan informasi, tetapi juga pada interpretasi yang benar.

Kesimpulan :

Analisis laporan keuangan merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dari analisis bisnis.
Sasaran analisis bisnis adalah untuk meningkatkan pengambilan keputusan bisnis dengan
mengevaluasi informasi yang tersedia tentang situasi keuangan perusahaan, manajemennya,
rencana dan strateginya, serta lingkungan bisnisnya. Analisis bisnis diterapkan dalam banyak
bentuk dan merupakan suatu bagian penting dari keputusan analis efek, penasehat investasi,
manajer reksa dana (fund manager), bankir investasi (investment banker), pemeringkat kredit
(credit raters), bankir korporasi (corporate bankers), dan investor individual.

Sumber :
- Wild, Jhon J., Financial Statement Analysis, McGraw-Hill, 2010
- Duke, J.C., and H. G. Hunt “An Empirical Examination Of Debt Covenant Restrictions and
Accounting-Related Debt Proxies “ Journal Of Accounting and Economics, Januari 1990.
- Copeland, T., T. Koller, and Murrin Valluation : measuring and Managing The Value of
Companies, second edition, New York : Jhon Wiley and Sons, 1996.