Anda di halaman 1dari 10

CONTOH PERHITUNGAN KONSERVASI HVAC

Contoh: TEMPERATUR SETTING 16 oC


A. Membuat P-h diagram R22
 Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan pada temperatur setting 16 oC,
diperoleh data rata-rata sebagai berikut:
Pevaporator = 2,74 bara
Pkondensor = 12,71 bara
Tr 2 = Trefrigeran, 2 = 97,66 oC
 Menentukan titik 2 (h2;P2)
Dengan menggunakan aplikasi CoolPack Refrigerant calculator R-22 kondisi super heat
pada:
P2= 12,71 bara
Tr 2= 97,66 oC
Maka diperoleh:
h2= 469,47 kJ/kg
s2= 1870,44 J/(kg oC)
Sehingga titik 2= (469,47 kJ/kg ;12,71 bara)
 Menentukan titik 1 (h1;P1)
Dengan menggunakan aplikasi CoolPack Refrigerant calculator R-22 pada:
P1= 2,74 bara
s1= 1870,44 J/(kg oC)
Maka diperoleh:
h1= 423,81 kJ/kg
T1=
Sehingga titik 1= (423,81 kJ/kg; 2,74 bara)
 Menentukan titik 3 (h3;P3).
Dengan menggunakan aplikasi CoolPack Refrigerant calculator R-22 pada kondisi
saturated liquid dengan
P3= 12,71 bara
Maka diperoleh:
h3= 239,85 kJ/kg
Sehingga titik 3= (239,85 kJ/kg ;12,71 bara)
 Menentukan titik 4 (h4;P4)
h4= h3= 239,85 kJ/kg
pada tekanan
P4= 2,74 bara
Sehingga titik 4= (239,85 kJ/kg ;2,74 bara)
Dengan menggunakan aplikasi CoolPack Refrigerant calculator R-22 pada h4=239,85
kJ/kg dan P4= 2,74 bara, maka diperoleh:
T4= -17,04 oC
B. Menghitung Nilai Efek Refrigerasi
 Untuk mencari nilai Efek Rerigerasi (ER) digunakan persamaan sebagai berikut:
𝐸𝑅 = 𝑚̇𝑢 × ∆ℎ𝑢
𝐸𝑅 = 𝜌𝑢 × 𝐴 × 𝑣𝑢 × (ℎ𝑢,𝑖𝑛 − ℎ𝑢,𝑜𝑢𝑡 )
 Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan pada temperatur setting 16 oC,
diperoleh data rata-rata sebagai berikut:
Tudara masuk = Tu, in = 25,33 oC
T udara keluar = Tu, out = 16,49 oC
Kelembapan relative udara masuk = RHu, in = 67,76 oC
Kelembapan relative udara keluar = RHu, out = 67,76 oC
Kecepatan udara = vu = 2,21 m/s
Luas penampang saluran udara = A = 0,028 m2
 Dengan menggunakan aplikasi Android Psychrometric pada kondisi:
Tu, in = 25,33 oC
RHu, in = 67,76 oC
maka diperoleh nilai:
hu, in = 60,46 kJ/kg
ρu, in = 1,1582 kg/m3
 Dengan menggunakan aplikasi Android Psychrometric pada kondisi:
Tu, iout = 25,33 oC
RHu, out = 67,76 oC
maka diperoleh nilai:
hu, out = 33,05 kJ/kg
ρu, out = 1,2073 kg/m3
 Mencari nilai ρu
𝜌𝑢,𝑖𝑛 + 𝜌𝑢,𝑜𝑢𝑡
𝜌𝑢 =
2
(60,46 + 33,05)𝑘𝑔/𝑚3
𝜌𝑢 =
2
𝜌𝑢 = 1,1828 𝑘𝑔/𝑚3
 Mencari nilai ER
𝐸𝑅 = 𝜌𝑢 × 𝐴 × 𝑣𝑢 × (ℎ𝑢,𝑖𝑛 − ℎ𝑢,𝑜𝑢𝑡 )
𝐸𝑅 = 1,1828 𝑘𝑔/𝑚3 × 0,028 𝑚2 × 2,21 𝑚/𝑠 × (60,46 − 33,05)𝑘𝐽/𝑘𝑔
𝐸𝑅 = 2,00236 𝑘𝑊
C. Menghitung Nilai Efektifitas Evaporator (𝜺𝒆 )
 Untuk mencari nilai efektifitas evaporator digunakan persamaan sebagai berikut:
(𝑇𝑟,𝑒𝑣𝑎 𝑜𝑢𝑡 − 𝑇𝑟,𝑒𝑣𝑎 𝑖𝑛 )
𝜀𝑒 =
(𝑇𝑢,𝑒𝑣𝑎 𝑖𝑛 − 𝑇𝑟,𝑒𝑣𝑎 𝑖𝑛 )
 Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan pada temperatur setting 16 oC,
diperoleh data rata-rata sebagai berikut:
Tu, eva in = 25,33 oC
Tu, eva out = 16,49 oC
 Berdasarkan P-h diagram R22 pada setting temperatur 16 oC, diperoleh data sebagai
berikut:
Tr, eva in = -17,04 oC
Tr, eva out = 20,45 oC
 Mencari nilai 𝜀𝑒
(𝑇𝑟,𝑒𝑣𝑎 𝑜𝑢𝑡 − 𝑇𝑟,𝑒𝑣𝑎 𝑖𝑛 )
𝜀𝑒 =
(𝑇𝑢,𝑒𝑣𝑎 𝑖𝑛 − 𝑇𝑟,𝑒𝑣𝑎 𝑖𝑛 )
(20,4 − (−17,04))℃
𝜀𝑒 =
(25,33 − (−17,04))℃
𝜀𝑒 = 0,8848
D. Menghitung Nilai Daya evaporator (𝑸̇𝒆 )
 Untuk mencari Daya evaporator digunakan persamaan sebagai berikut:
𝐸𝑅 = 𝜀𝑒 × 𝑄̇𝑒
 Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya, diperoleh data sebagai
berikut:
ER = 2,00236 kW
𝜀𝑒 = 0,8848
 Menccari nilai 𝑄̇𝑒
𝐸𝑅 = 𝜀𝑒 × 𝑄̇𝑒
𝐸𝑅
𝑄̇𝑒 =
𝜀𝑒
2,00236 𝑘𝑊
𝑄̇𝑒 =
0,8848
𝑄̇𝑒 = 2,2630 𝑘𝑊
E. Mencari Nilai Laju Aliran Massa Refrigerant (𝒎̇𝒓 )
 Untuk mencari nilai laju aliran massa refrigerant (𝑚̇𝑟 ) digunakan persamaan sebagai
berikut:
𝐸𝑅 = 𝜀𝑒 × 𝑄̇𝑒
𝑄̇𝑒 = 𝑚̇𝑟 × (ℎ1 − ℎ4 )
 Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya, diperoleh data sebagai
berikut:
ER = 2,00236 kW
𝜀𝑒 = 0,8848
h1 = 423,81 kJ/kg
h4 = 239,85 kJ/kg
 Mencari nilai 𝑚̇𝑟
𝐸𝑅 = 𝜀𝑒 × 𝑄̇𝑒
𝐸𝑅 = 𝜀𝑒 × 𝑚̇𝑟 × (ℎ1 − ℎ4 )
𝐸𝑅
𝑚̇𝑟 =
𝜀𝑒 × (ℎ1 − ℎ4 )
2,00236 𝑘𝑊
𝑚̇𝑟 =
0,8848 × (423,81 − 239,85)𝑘𝐽/𝑘𝑔
𝑚̇𝑟 = 0,01230146 𝑘𝑔/𝑠
F. Menghitung Nilai Daya Yang Diserap Air (𝑸̇𝒂)
 Untuk mencari nilai daya yang diserap air (𝑄̇𝑎 ) digunakan persamaan sebagai berikut:
𝑄̇𝑎 = 𝐶𝑎 × ∆𝑇
𝑄̇𝑎 = 𝑚̇𝑎 × 𝑐𝑝𝑎 × (𝑇𝑎,𝑜𝑢𝑡 − 𝑇𝑎,𝑖𝑛 )
𝜌𝑎 × 𝑉𝑎
𝑄̇𝑎 = × 𝑐𝑝𝑎 × (𝑇𝑎,𝑜𝑢𝑡 − 𝑇𝑎,𝑖𝑛 )
𝑡𝑝𝑒𝑚𝑎𝑛𝑎𝑠𝑎𝑛
 Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan pada temperatur setting 16 oC,
diperoleh data rata-rata sebagai berikut:
Ta, in = 34 oC
Ta, out = 51,7 oC
Va = 50 liter = 0,05 m3
tpemanasan = 80 menit = 4800 sekon
 Menghitung nilai Tf
𝑇𝑎,𝑖𝑛 + 𝑇𝑎,𝑜𝑢𝑡
𝑇𝑓 =
2
(34 + 51,7)℃
𝑇𝑓 =
2
𝑇𝑓 = 42,85℃
 Dengan menggunakan aplikasi Android SteamProperty H2O pada kondisi
Tf = 42,85 0C
Maka diperoleh nilai
cpa = 4,1788 kJ/kg.oC
ρa = 990,099
 Mencari nilai 𝑚̇𝑎
𝜌𝑎 × 𝑉𝑎
𝑚̇𝑎 =
𝑡𝑝𝑒𝑚𝑎𝑛𝑎𝑠𝑎𝑛
𝑘𝑔
990,099 × 0,05𝑚3
𝑚̇𝑎 = 𝑚3
4800 𝑠
𝑚̇𝑎 = 0,010313531 𝑘𝑔/𝑠
 Mencari nilai 𝑄̇𝑎
𝑄̇𝑎 = 𝑚̇𝑎 × 𝑐𝑝𝑎 × (𝑇𝑎,𝑜𝑢𝑡 − 𝑇𝑎,𝑖𝑛 )
𝑘𝑔
990,099 × 0,05𝑚3
𝑄̇𝑎 = 𝑚3 × 4,1788 𝑘𝐽/𝑘𝑔℃ × (51,7 − 34)℃
4800 𝑠
𝑄̇𝑎 = 0,76284 𝑘𝑊
G. Mencari Nilai Efektifitas HE (𝜺𝑯𝑬 )
 Untuk mencari nilai Efektifitas 𝜺𝑯𝑬 digunakan persamaan sebagai berikut:
𝐶ℎ (𝑇ℎ,𝑖𝑛 − 𝑇ℎ,𝑜𝑢𝑡 )
𝜀𝐻𝐸 =
𝐶𝑚𝑖𝑛 (𝑇ℎ,𝑖𝑛 − 𝑇𝑐,𝑖𝑛 )
𝐶𝑟 (𝑇𝑟2 − 𝑇𝑟3 )
𝜀𝐻𝐸 =
𝐶𝑚𝑖𝑛 (𝑇𝑟2 − 𝑇𝑎,𝑖𝑛 )
 Berdasarkan hasil percobaan dan perhitungan yang telah dilakukan pada temperatur
setting 16 oC, diperoleh data rata-rata sebagai berikut:
𝑚̇𝑟 = 0,01230146 kg/s
Tr 2 = 97,66 oC
Tr 3 = 42,94 oC
Ta i = 34oC
𝑚̇𝑎 = 0,010313531 kg/s
cpa = 4,1788 kJ/kg.oC
 Mencari nilai Tr f
𝑇𝑟 2 + 𝑇𝑟 3
𝑇𝑟 𝑓 =
2
(97,66 + 42,94)℃
𝑇𝑟 𝑓 =
2
𝑇𝑟 𝑓 = 70,30℃
 Mencari nilai cpr.
Dengan menggunakan aplikasi CoolPack Refrigerant calculator R-22 pada kondisi super
heat dengan:
P2= 12,71 bara
Tr f = 70,30 oC
Maka diperoleh:
cpr= 0,820863864387 kJ/kg.oC
 Mencari nilai Cmin
𝐶𝑟 = 𝑚̇𝑟 . 𝑐𝑝𝑟
𝐶𝑟 = 0,0108848 kg/s × 0,820863864387 kJ/kg. ℃
𝐶𝑟 = 0,008934939𝑘𝑊/℃

𝐶𝑎 = 𝑚̇𝑎 . 𝑐𝑝𝑎
𝐶𝑎 = 0,010313531 kg/s × 4,1788 kJ/kg. ℃
𝐶𝑎 = 0,043098183𝑘𝑊/℃

𝐶𝑟 < 𝐶𝑎 , maka 𝐶𝑚𝑖𝑛 = 𝐶𝑟

 Mencari nilai 𝜺𝑯𝑬


𝐶𝑟 (𝑇𝑟2 − 𝑇𝑟3 )
𝜀𝐻𝐸 =
𝐶𝑚𝑖𝑛 (𝑇𝑟2 − 𝑇𝑎,𝑖𝑛 )
(𝑇𝑟2 − 𝑇𝑟3 )
𝜀𝐻𝐸 =
(𝑇𝑟2 − 𝑇𝑎,𝑖𝑛 )
(97,66 − 42,94)℃
𝜀𝐻𝐸 =
(97,66 − 34)℃
𝜀𝐻𝐸 = 0,8596
H. Menghitung Daya Kondensor Total (𝑸̇𝑪 )
 Untuk mencari nilai daya kondensor total (𝑄̇𝐶 ) digunakan persamaan sebagai berikut:
𝑄̇𝐶 = 𝑚̇𝑟 × (ℎ2 − ℎ3 )
 Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan sebelumnya, diperoleh data
sebagai berikut:
𝑚̇𝑟 = 0,01230146 kg/s
h2 = 469,47 kJ/kg
h3 = 239,85 kJ/kg
 Mencari nilai daya kondensor total 𝑄̇𝐶
𝑄̇𝐶 = 𝑚̇𝑟 × (ℎ2 − ℎ3 )
𝑄̇𝐶 = 0,01230146 𝑘𝑔/𝑠 × (469,47 − 239,85)𝑘𝐽/𝑘𝑔
𝑄̇𝐶 = 2,2847 𝑘𝑊
I. Menghitung Daya yang Dilepas Kondensor (𝑸̇𝒄 )
 Untuk mencari nilai daya yang dilepas kondensor (𝑄̇𝑐 ) digunakan persamaan sebagai
berikut:
𝑄̇𝑎
𝑄̇𝑐 = 𝑄̇𝐶 − ( )
𝜀𝐻𝐸
 Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan sebelumnya, diperoleh data
sebagai berikut:
𝑄̇𝐶 = 2,2847 kW
𝑄̇𝑎 = 0,7628 kW
𝜀𝐻𝐸 = 0,8596
 Mencari nilai daya yang dilepas kondensor 𝑄̇𝑐
𝑄̇𝑎
𝑄̇𝑐 = 𝑄̇𝐶 − ( )
𝜀𝐻𝐸
0,7628 𝑘𝑊
𝑄̇𝑐 = 2,2847 𝑘𝑊 − ( )
0,8596
𝑄̇𝑐 = 2,2847 𝑘𝑊 − 0,8874 𝑘𝑊
𝑄̇𝑐 = 1,9373 𝑘𝑊
J. Menghitung Nilai COP
 Untuk mencari nilai Coefficient Of Performance (COP) digunakan persamaan sebagai
berikut:
𝑄̇𝑒
𝐶𝑂𝑃 =
𝑊𝑘
 Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan sebelumnya yang telah dilakukan pada
temperatur setting 16 oC, diperoleh data sebagai berikut:
𝑄̇𝑒 = 2,2630 kW
𝑊𝑘 = 0,62894 kW
 Mencari nilai COPpendinginan
𝑄̇𝑒
𝐶𝑂𝑃 =
𝑊𝑘
2,2630 𝑘𝑊
𝐶𝑂𝑃 =
0,62894 𝑘𝑊
𝐶𝑂𝑃 = 3,5981