Anda di halaman 1dari 1

CreatedARTHRITISby Unlicensed Version

Hambatan nutrisi Kerusakan

WOC JUVENIL REUMATOID ERMA SUGIHARTINI NIM 215118006


pada kartilago kartilago dan

artikularis tulang

Mekanisme IMUN ( Antigen- Mudah luksasi Tendon dan


Infiltrasi ke ligament
Antibody), Faktor metabolik, dan dan subluksasi
dalam melemah
infeksi virus
Os.subcondria

Pengeluaran mediator nyeri Reaksi Peradangan Hambatan nutrisi Hilangnya


bradikinin, histamin, prostaglandin padakartilago kekuatan otot

artikularis
Resiko cidera:
1. ajarkan orang tua
Vasodilatasi pembuluh Synovial menebal Kartilago nekrosis untuk memperkirakan
darah, Perubahan perubahan pada
Pemeriksaan Penunjang: permeabilitas kapiler kemampuan anak
Laboratorium : Tidak ada uji diagnostik yang spesifik. pembuluh darah, akumulasi Pannus
2. diskusikan dengan

cairan dan protein plasma orang tua perlunya


Pemeriksaan laboratorium dipakai sebagai penunjang
pemantauan konstan
diagnosis. Bila ditemukan Anti Nuclear Antibody (ANA), Faktor Erosi kartilago
terhadap anak
Reumatoid (FR) dan peningkatan C3 serta C4 maka diagnosis

JRA menjadi lebih sempurna Rubor, dolor, Nodus Ankilosis Tulang 3. jelaskan dan
perkirakan kepatuhan
kalor, tumor
Radiologi
Ultrasonografi: menilai efusi atau sinovitis dengan menilai Adhesi pada dengan aturan tertentu
Created by Unlicensed Version 4. awasi resiko
penebalan membran sinovial dari sendi yang meradang permukaan sendi
Deformitas terjadinya jatuh
P nekanan
pada syaraf
Sendi Terbatasnya

gerakan sendi
Penatalaksanaan: sekitar jaringan Ankilosis fibrosis
yg inflamasi

1. Nonstreroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)


2. Methotrexate Kekakuan sendi
3. Glucocorticoid drugs Nyeri
4. Biologic response modifiers
5. Modes of advanced therapy Gangguan Citra Tubuh/body
Gangguan mobilitas: Deficit self:
6. Autologous stem cell transplatation image
Kaji hambatan
1. diskusikan dg ortu bgmn Evaluasi/ lanjutkan pemantauan tingkat
Gangguan rasa nyaman: nyeri citra diri berkembang inflamasi/ rasa sakit pada sendi terhadap partisipasi
duduk
dalam diri. /rencana
Pertahankan istirahat tirah baring/
Daftar Pustaka :
1. kaji karakteristik dan skala 2. minta anak untuk modifikasi lingkungan
jika diperlukan jadwal aktivitas untuk
nyeri menggambar tubuhnya Bantu dalam
Doengoes Marilynn. E et al. 1999.Rencana Asuhan setelah mandi dan minta u/ memberikan periode istirahat
2. kaji faktor yang dapat kebutuhan perawatan
Keperawatan, edisi 3. Jakarta : EGC uraikan gmb tsb Bantu rentang aktif/pasif
menurunkan dan mencetuskan yang diperlukan
nyeri 3. fokuskan pada Ubah posisi dengan sering dengan jumlah Ikut sertakan pasien
Field Tiffany dkk.1995.Juvenile Rheumatoid Arthritis: perubahan tubuh personel cukup. Demonstrasikan/ bantu
3. Observasi TTV dalam
Benefits from Massage tehnik pemindahan dan penggunaan
4. perhatikan gejala nyeri non merencanakan
bantuan mobilitas
verbal perawatan dan
Kwang Nam Kim. 2010. Treatment of juvenile Posisikan dengan bantal, kantung pasir,
5. Ajarkan dan bantu anak membuat jadwal
rheumatoid arthritis. Korean Journal Pediatr. gulungan trokanter, bebat
melakukan teknik relaksasi dan aktivitas
Jennifer N Stinson. dkk.2012. Assessment and Gunakan bantal kecil/tipis di bawah leher.
distraksi
management of pain in juvenile idiopathic arthritis. Pain Berikan lingkungan yang aman, misalnya
Res Manage Vol 17 No 6 November/December 2012 6. beri kesempata menaikkan kursi, menggunakan pegangan
Smeltzer C. Suzanne, Brunner & Suddarth.2002.Buku pada penggunaan roda, tangga toilet, kursi
Ajar Keperawatan Medikal Bedah.Jakarta : EGC.
Wilkinson, M, Judith & Ahern, R, Nancy.2011.Buku saku
Created
Kolaborasi: konsul dengan fisoterapi.
by Unlicensed Versi
diagnosa keperawatan, edisi 9.Jakarta:EGC.