Anda di halaman 1dari 7

INSEKTARIUM

Laporan Proyek

Disusun untuk Memenuhi Tugas Matakuliah ......

Oleh:

Widyarnes Niwangtika 100342404666

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
OKTOBER
A. Latar Belakang
Penjelasan secara umum kenapa membuat insektarium

B. Tujuan

D. Kegunaan Proyek
Penelitian ini mempunyai beberapa kegunaan sebagai berikut:
1. Mengembangkan dan menambah ilmu dalam bidang biologi khususnya dalam
ilmu entomologi
2. Memberikan informasi mengenai jenis-jenis serangga
3. Melatih mahasiswa agar terampil dalam melakukan kegiatan inventarisasi
dengan menggunakan metode pitfall trap.......
4. .......bisa ditambah ditambah sendiri

E. Definisi Operasional
Definisi operasional dalam proyek ini adalah sebagai berikut:

1. Insektarium
2. Serangga
3. ....... silahkan diteruskan
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Insektarium

B. Deskripsi Umum Kelas Insekta .

C. Klasifikasi Insekta
Ada berbagai macam versi mengenai klasifikasi serangga. Djarubito
(1984) membagi serangga menjadi 34 ordo, sedangkan lilies (1992) membagi
serangga dalam 2 golongan besar yaitu Apteryota dan Pterygota, berdasarkan
pada struktur sayap, bagian mulut, metamorfosis dan bentuk tubuh
keseluruhan. Apterygota terbagi menjadi 4 ordo dan Pterygota terbagi menjadi
20 ordo. Dalam pembahasan berikut akan diuraikan ciri-ciri serangga
berdasarkan Lilies (1992). Silahkan diteruskan....
a. Ordo Diptera. Penjelasan singkat dan jelas
b. Ordo Odonata
c. Ordo Coleoptera
d. Ordo Lepidoptera
e. Ordo Orthopthera
f. Ordo Neuroptera
g. Ordo Isoptera
h. Ordo Tysanoptera
i. Ordo Homoptera
j. Ordo Dermaptera
k. Ordo Hemiptera
l. Ordo Collembola
m. Ordo Hymenoptera
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observatif karena penelitian ini tidak
meggunakan perlakuan khusus, untuk memperoleh informasi tentang serangga
yang hidup di terestial. Digunakan metode Pitfall Trap untuk menangkap atau
memperoleh serangga yang hidup di tanah, dan Swing Net untuk menangkap atau
memperoleh serangga yang bisa terbang atau memiliki sayap.

B. Waktu dan Tempat Penelitian


1. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 September - 1 Oktober
2016
2. Tempat penelitian dilakukan di kebun biologi dan wilayah sekitar
Universitas Negeri Malang
C. Alat dan Bahan Beserta Fungsinya
1) Alat
- 1 set alat Swing net berfungsi untuk menangkap insekta yang terbang atau
memiliki sayap
- Alat suntik berfungsi untuk menyuntikkan formalin pada hewan
- Gelas air mineral berfungsi untuk media yang digunakan dalam membuat
Pitfall Trap (tempat serangga jatuh)
- Cetok berfungsi untuk menggali tanah yang akan digunakan untuk Pith Fall
trap
2) Bahan
- Kloroform berfungsi untuk membius hewan
- Formalin 70% berfungsi sebagai pengawet spesimen
- Kapas berfungsi sebagai media penetesan kloroform
- Alkohol 15% berfungsi untuk memberi rangsangan bau
- Gliserin 15% berfungsi untuk menangkap serangga pada jebakan
- Serasah daun berfungsi untuk menutupi Pith Fall trap yang telah di buat
dan mengelabui serangga agar bisa mendekat
- Gabus berfungsi untuk media membuat insectarium
- Jarum pentul berfungsi untuk mengikatkan serangga awetan pada gabus
- Plastik mika berfungsi untuk penutup insectarium yang telah dibuat
E. Prosedur Kerja
1. Membuat Pitfall Trap
digali tanah sedalam + 10 cm atau setinggi gelasa air mineral yang
digunakan dengan cetok

dimasukkan gelas air mineral ke dalam tanah

dimasukkan atraktan ke dalam gelas air mineral+ 1cm

diratakan permukaan tanah sampai sejajar dengan bagian mulut gelas air
mineral

Ditutupi gelas air mineral dengan serasah daun

diambil setelah 2x24 jam

d
e
Tanah a Tanah
b
c
Gambar 3.1 Cara pemasangan Pitfall Trap
Keterangan : a = gelas air mineral
b = aquades + alkohol 15% + gliserin 15% (3 : 1 : 1)
c = lubang tempat gelas air mineral diletakkan
d = serasah dedaun
e = permukaan tanah
2. Menggunakan Swing net

dibuka penutup batang, dan dikeluarkan besi lentur yang ada di dalamnya

dimasukkan besi lentur tersebut ke dalam lubang yang ada pada jaring

ditekuk besi lentur yang telah dimasukkan pada jaring sampai kedua
ujungnya bertemu dan jaring membentuk lingkaran

dimasukkan kedua ujung besi lentur pada lubang yang ada dalam batang

3. Membuat Insectarium

dibius serangga yang telah diperoleh, mengunakan kapas yang telah diberi
kloroform dan dimasukkan ke dalam kantung plastik, ditunggu beberapa
menit sampai serangga mati

disuntikan formalin menggunakan alat suntik pada bagian toraks serangga

diletakkan serangga tersebut pada gabus, diatur sedemikian rupa posisi tubuh
sesuai bentuk aslinya kemudian dilekatkan menggunakan jarum pentul. Untuk
serangga yang memiliki sayap, ditambahkan gabus untuk membuat posisinya
sedikit lebih tinggi dibandingkan yang lain

ditutup insectarium yang telah dibuat, digunakan plastik mika agar transparan
dan tidak rusak
BAB IV
DATA DAN PEMBAHASAN

1. DATA
Isinya foto spesimen yang ditemukan beserta ciri morfologinya dalam tabel,
contoh:
No Gambar Ciri-ciri Ordo
1. Sayap terselubung Coleoptera

2. PEMBAHASAN

Penjelasan singkat dari spesimen yang ditemukan beserta jumlahnya dan kenapa
jumlah yang ditemukan sekian, kenapa rusak spesimennya atau kenapa adanya
ditempat tersebut.....

BAB VI
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pembahasan nya belum baca secara keseluruhan aku nok
B. Saran
- Berhati-hatilah menggunakan alat suntik ketika membuat insektarium,
agar formalin yang ada di dalamnya tidak terkena tangan

DAFTAR RUJUKAN