Anda di halaman 1dari 18

Laporan

ORGAN TUMBUHAN

Di susunoleh :

Kelompok II

FERONIKA BAKARI
NUR ANNISA M. NURDIN
PRATIWI ABDULLAH
RISKA ARINI DANIAL
TIA FITRI THAMRIN

PROGRAM STUDI S1 FARMASI


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)
BINA MANDIRI GORONTALO
2017
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadiratNya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayahNya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan tugas praktikum dengan materi organ tumbuhan.
Laporan ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan laporan ini. Untuk
itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah berkontribusi dalam Pembuatan laporan ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasa. Oleh karena itu
dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar
kami dapat memperbaiki laporan ini.
Akhir kata kami berharap semoga laporan tentang ”organ tumbuhan”
dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Gorontalo, Oktober 2017

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................

DAFTAR ISI..............................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

I.1Latar Belakang......................................................................................................

I.2Rumusan Masalah.................................................................................................

I.3Tujuan...................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN

II.1 Dasar Teori.........................................................................................................

II.2 Keuntungan dan Kerugian

II.2.1 Keuntungan......................................................................................................

II.2.2 Kerugian..........................................................................................................

II.3 Uraian Tanaman.................................................................................................

II.3.1 a.Morfologi Tanaman......................................................................................

BAB III CARA KERJA

III.1 Alat dan Bahan

III.1.1 Alat.................................................................................................................

III.I.2 Bahan..............................................................................................................

III.2 Prosedur Kerja..................................................................................................

BAB IV PENUTUP

IV.1 Kesimpulan.......................................................................................................

IV.2 Saran.................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Dalam perkembangan ilmu,jaringan dimanfaatkan untuk mengembang
biakkan tumbuhan dengan teknologi maju, misalnya dengan kultur jaringan,
dll. Secara khusus dalam bidang farmasi, tumbuhan dapat dimanfaatkan
sebagai obat dengan teknik pembuatan tertentu. Namun, tentu perlu
dipelajari dan dipahami terlebih dahulu tentang anatomi dan fisiologi
tumbuhan, termasuk di dalamnya mengenai sel, jaringan, dan organ
tumbuhan. Di dunia farmasi, pengetahuan tersebut dapat membantu kita
untuk mengetahui posisi bahan aktif pada tumbuhan, mempermudah
pengambilan zat aktif, serta mempermudah penerapan metode dalam
pembuatan obat dengan bahan dasar tumbuhan. Oleh sebab itu, dalam
makalah ini akan dibahas lebih khusus tentang organ-organ penyusun tubuh
tumbuhan.Seperti layaknya makhluk hidup yang lain tumbuhan pun
memiliki organ-organ penyusun tubuh seperti akar, batang, daun, dan
bunga. Pada proses pembelahan, pembesaran dan diferensiasi sel-sel
terorganisasi menjadi jaringan dan kumpulan jaringan membentuk organ-
organ, selanjutnya kumpulan oragan membentuk sistem organ dan menjadi
tubuh tumbuhan bersel banyak (multiseluler).Sifat dari tumbuhan bersel
banyak adalah adanya tingkatan koordinasi dan korelasi yang tinggi antara
komponen organ, jaringan dan sel-sel. Jaringan tumbuhan merupakan
kumpulan sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama, atau
mempunyai bentuk yang berbeda dan fungsi yang sama atau bentuk yang
sama dan fungsi yang berbeda. Semua jaringan tumbuhan umumnya dibagi
menjadi 2 tipe yaitu jaringan meristematik dan jaringan permanen. Jaringan
meristematik (muda) dan jaringan permanen (dewasa) bersama-sama
membentuk organ-organ tumbuhan yaitu : akar, batang daun dan organ
reproduksi (bunga,buah dan biji) yang keseluruhannya merupakan tubuh tu
mbuhan(Angiospermae).Beberapa macam jaringan dengan fungsi yang
sejenis akan membentuk suatu alat tubuh. Alat tubuh makhluk hidup disebut
dengan organ, selanjutnya kesatuan yang berasal dari beberapa organ yang
melaksanakan suatu aktivitas (peranan) secara bersama-sama akan
membentuk suatu sistem yang biasa disebut dengan sistem organ.Sistem
organ yang terdapat pada tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji melakukan
suatu sistem pengangkutan (transportasi). Sistem transportasi tumbuhan
melibatkan jaringan-jaringan pengangkut yang terdiri atas pembuluh kayu
dan pembuluh tapis. Sistem pengangkutan dimulai dari akar, batang, sampai
ke daun.
Untuk itu, dibuat praktikum percobaan organ tumbuhan ini untuk lebih
mengetahui secara spesifik suatu organ tumbuhan pada tanaman.

I.2. Maksud dan Tujuan


1.2.1 Maksud
Pada praktikum kali ini dibuat untuk mengetahui secara spesifik
suatu organ tumbuhan pada tanaman.
I.2.2 Tujuan
Adapun tujuan pada percobaan ini adalah :
Mengamati morfologi bentuk dari organ tanaman serta mengamati
anatomi jaringan penyusun dari organ tumbuhan.
I.3 Rumusan Masalah
Adapun permasalahan dalam laporan ini adalah sebagai berikut :
1. Apa saja organ-organ pada tumbuhan ?
2. Apa saja jaringan penyusun organ tumbuhan serta strukturnya ?
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

II.I Dasar Teori


Berbagai jaringan pada tumbuhan membentuk system jaringan dan
beberapa system jaringan membentuk organ. Organ-organ pada tumbuhan
yang bersifat vegetotrof adalah akar, batang, dan daun. Sedangkan organ
generotif yang pokok pada tumbuhan berbunga adalah bunga.Pada
dasarnya tumbuhan tersusun atas 3 organ pokok utama, yakni akar
(radiks), batang (caulis) dan daun (folium). Tumbuhan yang mempunyai 3
organ pokok tersebut digolongkan sebagai tumbuhan kormofita.
Sedangkan bagian lain dari tumbuhan dianggap sebagai derivat dari salah
satu atau 2 bagian pokok tersebut yang telah mengalami perubahan bentuk
dan akar.
1. Akar
Semua tumbuhan berpembuluh mempunyai akar. Akar merupakan bagian
tumbuhan yang ada di dalam tanah. Akar merupakan tempat masuk air dan
mineral dari dalam tanah menuju ke seluruh bagian tumbuhan. Akar juga
berfungsi untuk melekatkan dan menopang tubuh tumbuhan agar tetap
kokoh. Pada beberapa tumbuhan, akar juga menjadi tempat penyimpanan
cadangan makanan, misalnya pada ketela pohon. Pada akar terdapat
anatomi akar atau bagian –bagian akar yaitu terdiri dari :
a. Leher akar, yaitu bagian akar yang bersambung dengan pangkal
batang.
b. Ujung akar, adalah bagian akar yang paling muda
c. Batang akar, bagian akar yang terdapat antara leher akar dan
ujungnya.
d. Serabut-serabut akar, yaitu cabang akar yang halus
e. Rambut-rambut akar, merupakan penonjolan epidermis akar
f. Tudung akar
Pada pembuluh tingkat tinggi, sistem perakaran dapat dibedakan
menjadi 2 yaitu, akar serabut dan akar tunggang. Sistem akar serabut
terdapat pada tumbuhan monokotil seperti pada jagung. Sistem akar
tunggang terdapat pada kelompok tumbuhan dikotil seperti papaya dan
mangga.
2. Batang
Batang merupakan bagian tumbuhan yang berada di permukaan
tanah.batang berfungsi sebagai tempat duduk daun, sarana lintasan air dan
mineral serta makanan antara bagian tumbuhan yaitu antara akar, batang
dan daun. Batang juga disebut sebagai penghasil alat-alat lateral.Pada
batang terdapat bagian-bagian batang antara lain :
a. Buku-buku batang, merupakan tempat melekatnya daun dan tempat
untuk tumbuhnya tunas baru.
b. Ruas batang, merupakan bagian diantara dua buku-buku yang berurutan.
c. Daun penumpu, yang biasanya berupa dua helai lembaran serupa daun
yang kecil, yang terdapat dekat pangkal tangkai daun dan umumnya
berguna untuk melindungi kuncup yang masih muda. Pada batang terdapat
struktur anatomi batang yaitu pritiderma yang merupakan bagian luar
membentuk epidermis, prokambium terletak di bagian tengah. Sel-selnya
lebuih panjang, meristem dasar merupakan jaringan yang akan membentuk
empulur dan korteks.
3. Daun
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang,
umumnya berwarna hijau dan terutama berfungsi sebagai penangkap
energi dan cahaya matahari melalui fotosintesis. Fungsi dari daun ialah
sebagai tempat terjadinya fotosintesis pada tumbuhan dikotil, terjadi
fotosintesis di jaringan parenkim palisade atau tumbuhan monokotil terjadi
pada jaringan spons, sebagai organ pernafasan dan tempat terjadinya
transpirasi. Adapun bagian-bagian dari daun ialah :
a. Upih atau pelepah daun, merupakan bagian daun yang melekat atau
memeluk batang.
b. Tangkai daun, merupakan bagian daun yang helaiannya dan bertugas
untuk menempatkan helaian daun pada posisi sedemikian rupa.
c . Helaian daun, merupakan bagian daun yang kurang ataupun lokasi
menarik perhatian.
d. Tulang daun.
e. Ibu tulang daun.
Dalam satu tangkai daun terdapat dua jenis daun yaitu ada daun yang
berhelai satu (daun tunggal), dan ada juga yang lebih dari satu (daun
majemuk). Pada daun majemuk terdapat anak daun yang tersusun menyirip
dan ada yang menjari.
4. Bunga
Bunga merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan kelompok
angiospermae. Bunga dibentuk oleh meristem ujung khusus yang
berkembang dari ujung pucuk vegetatif setelah dirangsang oleh faktor-
faktor internal dan eksternal.Bunga yang mempunyai organ kelopak,
mahkota, stamen, dan putik disebut bunga lengkap.
II.2 Keuntungan dan kerugian
II.2.1 Keuntungan
1. Kita dapat mempelajari struktur tubuh tumbuhan/anatomi
2. Dapat mengetahui keadaan sel-sel pada tumbuhan.
II.2.2 Kerugian
1. Tidak dapat mengatasi kendala alam dalam sistem budidaya
2. Hasil tidak dapat diperkirakan sebelumnya
II.3 Uraian Tanaman
1. Bunga Bougenvil (Dina suci wahyuni,2015)
Nama Resmi : Bougainvillea spectabilis
Kingdom : plantae
Divisi :magnoliphyta
Kelas :magnoliopsida
Ordo :Caryophyllales
Famili :nyctaginaceae
Genus :boungainvillea
2. Rumput Teki(Amin tabin,2010)
Nama Resmi :Cyperus rotundus L.
Kingdom :plantae
Subkingdom :Streptophyta
Super Divisi :Embriophyta
Divisi :tracheophyta
Subdivisi :spermatophytina
Kelas :magnoliosida
Super ordo :lilianae
Ordo :poales
Famili :cyperaceae
Genus :cyperus L.
3. Bawang Merah(Rinaldi nugroho,2012)
Nama Resmi :Alium cepa L. Var, Aggregatum
Kingdom :plantae
Sub kingdom :tracheobionta
Super Divisi :Spermatophyta
Divisi :Magnoliophyta
Kelas :Liliopsida
Sub kelas :lilidae
Ordo :lililales
Famili :liliaceae
Genus :Alium
4. Bawang putih(Uhan biosintang,2013)
Nama resmi :Galium Sativum L.
Kingdom :Plantae
Subkingdom :tracheobionta
Super Divisi :spermatophyta
Divisi :Magnoliophyta
Kelas :Liliopsida
Sub kelas :lilidae
Ordo :lililales
Famili :liliaceae
Genus :Alium
5. Bawang Bombay(Fredikurniawan,2008)
Nama Resmi : Alium Cepa L.
Kingdom :Plantae
Subkingdom :tracheobionta
Super Divisi :spermatophyta
Divisi :Magnoliophyta
Kelas :Liliopsida
Sub kelas :lilidae
Ordo :lililales
Famili :liliaceae
Genus :Alium
6. Jahe(Ghannip,2014)
Nama Resmi :Zingiber Officinale
Divisi :Spermatophyta
Sub divisi :angiospermae
Kelas :monocotyledoneae
Ordo :Zingiberles
Famili :Zingiberaceae
Genus :Zingiber
7. Kencur(Desi deria,2011)
Nama Resmi :Kaempferia galanga L.
Kingdom :plantae
Sub Kingdom :viridiplantae
Infra kingdom :streptophyta
Super Divisi :Embryophyta
Divisi :traceophyta
Sub Divisi :spermatophytina
Kelas :Magnoliosida
Super Ordo :lilianae
Ordo :Zingiberales
Famili :Zingiberceae
Genus :kaempferia L.
8. Kentang(Amin tabin,2010)
Nama Resmi : solanum Tuberosum linn
Kingdom :plantae
Divisi :spermatophyta
Sub Divisi :Angiospermae
Clasis :Dicotylonae
Ordo :Solonales
Genus :Solanalum Tuberosum linn
9. Wortel (Abasith rahmat,2012)
Nama Resmi :Rephanus Satiivus L.
Divisi :spermatophyte
Kelas :Angiospermae
Sub Kelas :Dicotylodone
Ordo : Umbellales
Famili :Umbelliferae
10. Jagung(Leny,2012)
Nama Resmi :Zea mays L.
Kingdom :Plantae
Divisi :Magnoliophyta
Kelas :Liliopsida
Sub Kelas :Commelinidae
Ordo :Poales
Famili :Poaceae
Genus :Zea
BAB III
CARA KERJA
III.1 Alat Dan Bahan
III.1.1 Alat
Adapun alat yang digunakan adalah silet,cater,dan pisau.
III.1.2 Bahan
Adapun bahan yang digunakan adalah aquadest,dan tisu.
III.2 Prosedur Kerja
1. Perhatikan Secara Seksama Morfologi Dari Sampel Yang Telah
Disediakan.
2. Gunakan Panduan Buku Morfologi Tumbuhan Untuk Menentukan Ciri
Morfologi Sampel.
3. Gambarkan Setiap Sampel Yang Disediakan dan beri keterangan
morfologi sampel berdasrkan buku panduan.
4. Untuk pengamatan anatomi,persiapkan mikroskop sesuai dengan
petunjuk
yang telah dijelaskan
5. Ambilah sampel dan iris setipis mungkin secara melintang dan
membujur.kemudian letakan diatas objek gelas,beri air dan tutup dengan
cover gelas.
6. Amati dibawah mikroskop
7. Gambarlah Jaringan yang terlihat pada mikroskop dan beri keterangan
mengenai bagian – bagian penting pada sampel preparat tersebut.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.1 Hasil

Gambar Keterangan

Bawang Putih (Alium sativum)

Kentang (Solanum tuberosum)

Bawang Bombay (Aliumcepalinaeus)

Wortel(Daucuscarota)
Bawang Merah(Alium cepa)

Singkong(Manihotes culenta)

IV.2 PEMBAHASAN

Pada percobaan praktikum kali ini, yang pertama tama kita lakukan
Adalah mempersiapkan segala alat dan bahan yang akan diperlukan, adapun
Alat-alat yang diperlukan dalam praktikum kali ini yaitu : cutter, pisau, silet
dan buku gambar. Selain alat ada juga bahan yang yang digunakan dalam
praktikum ini yaitu : kentang (solanum tuberosum), wortel (Daucuscurota),
singkong (Manihotes culenta), bawang merah (Alium cepa), bawang putih
(Alium sativa). Pertama-tama kita menggunakan sampel bawang
putih, Setelah itu kita membelah bawang putih tersebut menggunakan pisau
dan kemudian kita amati dan menggambar sitoplasma pada sampel, kedua
kita menggunakan sampel kentang, kentang dibelah menggunakan pisau
kemudian kita mengamati sitoplasmanya, kemudian kita menggunakan
sampel bawang bombai dengan cara dibelah dan diamati sitoplasmanya,
keempat sampel wortel dibelah dengan menggunakan pisau dan diamati
sitoplasma, kelima sampel bawang merah dan singkong,
BAB V
PENUTUP
IV.I Kesimpulan
Berdasarkan uraian dan penjelasan tentang organ-organ tumbuhan di
atas, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Organ-organ utama penyusun tumbuhan adalah akar, batang, dan daun.
Sedangkan organ modifikasi lainnya adalah bunga dan buah.
2. Jaringan-jaringan penyusun organ tumbuhan antara lain: Organ akar :
epidermis, korteks, stele (perisikel, berkas vaskelar/ pembuluh xylem
dan pembuluh floem). Organ batang : epidermis, korteks, stele (floem,
kambium, xylem, empulur) untuk tumbuhan dikotil). Organ daun :
kutikula, epidermis, jaringan palisade, jaringan spons, berkas pembulh
(xylem dan floem), stomata. Organ bunga : kelopak, mahkota, benang
sari, dan putik. Organ buah : kulit buah dan biji.
IV.II Saran
1. Untuk pihak yayasan agar lebih melengkapi sarana dan prasarana,
terutuma bagian alat labolatorium.
2. Untuk teman-teman agar saling bekerja sama dalam melakukan
praktikum.
3. Untuk asisten agar dapat mengontrol praktikan selama proses praktikum
berlangsung.
DAFTAR PUSTAKA

Diah,dkk.2007.Biologi SMA 2 SMA dan MA kelas XI.Esis:Jakarta.

Tjirosupomo,G.2003.Morfologi Tumbuhan Edisi Ke-14.Gajah Mada University


Press Yogyakarta.
LAMPIRAN