Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 1

Kelompok 1
Kornelis K.Bolen
Oryza Sativa
Zaenab M
Mata kuliah
Etika Bisnis & Profesi Akuntan

PELANGGARAN ETIKA BISNIS PT.


FREEPORT INDONESIA

Latar Belakang Masalah

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namun hal itu belum
mampu untuk mensejahterakan masyarakatnya sendiri, terlihat dari masih banyaknya
kemiskinan, pengangguran dan Gap antara orang kaya dan miskin yang terlampau amat jauh. Hal
ini di sebabkan salah satunya karena ketidak mampuan SDM di Negara kita untuk mengolah
SDA agar menjadi barang siap jual. Pada akhirnya benyak eksploitasi alam di Negara kita di
lakukan oleh bangsa asing, sehingga yang seharusnya SDA yang keuntungannya kita dapat
manfaatkan untuk kepentingan Negara dan masyarakat sendiri harus berbagi dengan orang asing
karena belum bisa mengolahnya sendiri. Seperti salah satu contohnya adalah tambang Emas
yang ada di pegunungan Grasberg dan Ertsberg Papua, tambang ini di kuasai oleh salah satu
perusahaan tambang besar yang berasal dari Amerika. Kontrak dari perusahaan tersebut sudah di
tanda tangani kurang lebih 49 tahun yang lalu, dan masih berlangsung hingga sekarang. Di
perkirakan kontrak tersebut selesai pada tahun 2021.
Dari sekian lamanya waktu operasi yang di lakukan tambang Emas Freeport tersebut harusnya
sudah dapat mensejahterakan masyarakat banyak khususnya di daerah Papua namun hal tersebut
belum terjadi. Padahal jika kita ketahui eksploitansi alam dilakukan tambang freeport begitu
nyata, dengan meninggalkan berbagai lubang galian yang besar yang mengganggu keseimbangan
alam di sekitaran tambang.

Selain itu, Freport juga mempunyai masalah dengan pemerintah yaitu masalah tentang ketetapan
mengubah izin Kontrak Karya dengan izin IUPK yang dalam hal ini seharusnya Freeport sebagai
perusahaan tambang yang beroperasi di Negara kedaulatan Indonesia mengikuti apa aturan yang
telah berlaku di Negara Indonesia. Yang sesuai dengan apa yang masyarakat Indonesia inginkan.
Namun hal itu malah di tolak oleh Freeport dan mengancam akan membawa masalah ini ke
pengadilan arbritasi Internasional. Tentu harusnya tambang Freeport sebagai perusahaan yang
beroperasi di Indonesia harus mengikuti Hukum yang berlaku di Negara Indonesia agar tidak
menjadi masalah yang merugikan bagi kedua belah pihak.