Anda di halaman 1dari 4

Kesimpulan Pihak Tergugat

Surabaya, 2 November 2012

Perihal : Kesimpulan Terggugat


Lampiran : Surat Kuasa Khusus

Kepada
Majelis Hakim Pemeriksa Perkara
Nomor 156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya
Di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya

SURABAYA

Dengan Hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama: Yudi Ajeng Wiratih, SH.
Advokat/Pengacara yang berkantor di Jalan Manahan no.9 Surakarta, berdasarkan Surat Kuasa
Khusus tertanggal 5 Oktober 2012 terlampir, bertindak untuk dan atas nama :

Nama : Hj. RINA IRIANI SRI RATNANINGSIH , S.Pd., M.Hum


Kewarganegaraan : Indonesia
Pekerjaan : BUPATI Karanganyar
Alamat : Jalan lawu Nomor 85 Karanganyar, Jawa Tengah

Bahwa setelah mengikuti proses persidangan dalam perkara ini di Pengadilan Tinggi Tata Usaha
Negara Surabaya, proses jawab menjawab, pengajuan bukti-bukti, baik surat maupun saksi-saksi
ahli dari kedua belah pihak serta memperhatikan jalannya persidangan maka dengan ini Terggugat
melalui kuasa hukumnya akan mengajukan konklusi dalam perkara sebagai berikut:
1. Bahwa kami menolak segala dalil-dalil yang diajukan oleh Penggugat dalam surat gugatannya
kecuali secara tegas-tegas diakui kebenarannya;
2. Bahwa tergugat telah mengirimkan jawaban gugatan dan eksepsi.
3. Bahwa benar Penggugat dalam perkara nomor 156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya adalah mantan
Direktur Bank Daerah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang berkedudukan di Jalan
Diponegoro Nomor 144 Karanganyar;
4. Bahwa benar Tergugat dalam perkara nomor 156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya pada tanggal 2
September 2012 telah mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 539/449/Kep/2012 tentang
Pemberhentian Dengan Tidak Hormat atas nama Tergugat dalam perkara nomor
156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya;
5. Bahwa pada posita alasan gugatan nomor 2 (dua) penggugat dalam perkara nomor
156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya adalah tidak benar, karena berdasarkan laporan Dewan
Pengawas menemukan adanya kelalaian dari Penggugat dalam perkara nomor
156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya sehingga dalam hal ini telah memenuhi ketentuan Pasal 51
angka 2 huruf c Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 2 Tahun 2011 yang menjelaskan melakukan
tindakan yang merugikan PD BPR Bank Karanganyar;
6. Bahwa pada posita alasan gugatan nomor 3 (tiga) penggugat dalam perkara nomor
156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya adalah tidak benar, karena Sidang Dewan Pengawas bagi
penggugat dalam perkara nomor 156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya sebagaimana ditentukan di
dalam Pasal 53 Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 2 Tahun 2011 tentang PD. BPR Bank
Karanganyar telah diselenggarakan pada tanggal 26 Agustus 2012 akan tetapi Penggugat tidak
hadir;
7. Bahwa pada posita alasan gugatan nomor 4 (empat) penggugat dalam perkara nomor
156/Tun.G/2012/PT.TUN Surabaya adalah tidak benar, karena pertimbangan yang digunakan oleh
Tergugat adalah berdasar fakta yang ada yaitu hasil Pelaporan atau audit keuangan yang dilakukan
oleh Dewan Pengawas yang menyatakan bahwa Penggugat telah secara nyata-nyata melakukan
tindakan sedemikian rupa sehingga menimbulkan kerugian bagi PD. BPR Bank karanganyar.
Dalam hal ini telah sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 51 ayat (1) huruf c Perda Kabupaten
Karanganyar Nomor 2 Tahun 2011 tentang PD. BPR Bank Karanganyar.
Surat:
a. Bukti surat berupa fotokopi Surat Keputusan Bupati Kabupaten Karanganyar Nomor
539/449/Kep/2012 tertanggal 2 September 2012 tentang Pemberhentian dengan tidak hormat atas
nama Penggugat;
b. Bukti Laporan keuangan Dewan Pengawas BPR Karanganyar
c. Bukti berupa Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 2 tahun 2011 tentang PD. BPR Bank
Karanganayar;

Saksi Ahli:
a. Perdana Rohmat N. SE.MM, 40 tahun,Anggota Dewan Pengawas BPR Karanganyar

Keterangan saksi ahli dari penggugat sebagaimana dalam persidangan adalah sebagai berikut:

Bahwa dalam faktanya mekanisme pemberhentian terhadap penggugat dilakukan pihak tergugat
sesuai dengan procedural karena penggugat yang menjabat sebagai Direktur Utama PD BPR
Karanganyar dalam melaksankan tugas pekerjaannya telah melakukan satu kesalahan fatal yaitu
berdasarkan laporn keuangan Dewan Pengawas pada tanggal 25 Juni 2012 ditemukan kerugian
sebesar 1 milyar (satu milyar rupiah) yang diakibatkan oleh tindakan penggugat. Yang berupa
tindakan penanaman saham yang mana diharapkan BPR Karanganyar mendapat keuntungan tetapi
justru akhirnya instansi kami mengalami kerugian.

Bahwa berdasarkan dalil dan bukti sebagaimana tersebut diatas, maka Terggugat
memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar kiranya
berkenan untuk memutuskan yang amarnya sebagai berikut:
1. Menolak semua gugatan Penggugat
2. Menyatakan gugatan di tolak atau setidak-tidaknya tidak dapat diterima (Niet Onvakelijk
Verklaard)

Apabila majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memiliki pendapat lain,
penggugat mohon putusan seadil-adilnya.
Demikian gugatan ini kami sampaikan, semoga Tuhan yang Maha Esa selalu menyertai Amiin.

Hormat kami,
Advokat / Penasehat Hukum

Yudi Ajeng Wiratih, S.H