Anda di halaman 1dari 5

DAFTAR PUSTAKA

Friedman, John, 1992. Empowerment The Politics of Alternative Development.


Blackwell Publishers, Cambridge, USA.

Prijono, O.S. dan Pranarka, A.M.W., 1996. Pemberdayaan: Konsep, Kebijakan dan
Implementasi. Penerbit Centre for Strategic and International Studies, Jakarta
Pemberdayaan, Pengembangan, dan Pembangunan Masyarakat

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metode Pemberdayaan Kelas F

Oleh :

Aulia Hasna Wardiyana

150510150198

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
JATINANGOR
2018
Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat sebagai alat untuk membantu individu, kelompok dan


masyarakat supaya mereka mampu mengelola lingkungan dan mencapai tujuan mereka,
sehingga mampu bekerja membantu diri mereka dan orang lain untuk memaksimalkan
kualitas hidup dan tercapai kemadirian. Keberdayaan masyarakat dapat diwujudkan
melalui partisipasi aktif masyarakat yang difasilitasi dengan adanya pelaku
pemberdayaan.

Paul (1987) dalam Prijono dan Pranarka (1996) mengatakan bahwa


pemberdayaan berarti pembagian kekuasaan yang adil sehingga meningkatkan
kesadaran politis dan kekuasaan pada kelompok yang lemah serta memperbesar
pengaruh mereka terhadap proses dan hasil-hasil pembangunan. Sedangkan konsep
pemberdayaan menurut Friedman (1992) dalam hal ini pembangunan alternatif
menekankan keutamaan politik melalui otonomi pengambilan keputusan untuk
melindungi kepentingan rakyat yang berlandaskan pada sumberdaya pribadi, langsung
melalui partisipasi, demokrasi dan pembelajaran sosial melalui pengamatan langsung.

Pengembangan Masyarakat

Pengembangan masyarakat merupakan suatu kegiatan pembangunan yang


berupaya untuk meningkatkan kemampuan suatu komunitas atau kelompok masyarakat
untuk membangun struktur, sistem, dan keahlian dari anggota mereka sehingga mereka
dapat menentukan dan berusaha untuk mencapai tujuan mereka dan bersama-sama
merencanakan dan mengelola kegiatan komunitas untuk ikut serta dalam kemitraan
maupun usaha komunitas. Termasuk di dalamnya aspek-aspek pelatihan,
pengembangan keahlian personal dan organisasional, terorganisir dengan mandiri dan
terencana.

Proses pendekatan pembangunan yang menekankan adanya partisipasi dan


keterlibatan langsung mayarakat dalam proses pembangunan, dimana semua usaha
swadaya masyarakat disinergikan dengan usaha-usaha pemerintah setempat dan
stakeholders lainnya untuk meningkatkan taraf hidup, dengan inisiatif masyarakat
sendiri, serta pelayanan teknis sehingga proses pembangunan berjalan efektif. Seperti
pendekatan proyek-proyek pemerintah, proyek pengembangan industri kecil;
pengembangan kerajinan (handycraft); proyek peningkatan pendapatan; pelayanan
kesehatan masyarakat; program keluarga berencana dan pengendalian penduduk;
teknologi tepat guna dan proyek pembangunan perdesaan lainnya. Strategi-strategi yang
mereka tawarkan adalah transformative and transactive planning, bottom up,
community empowerment, dan participative, semuanya ini terkenal dengan
Pembangunan Komunitas (Community Development).

Meningkatkan kemampuan masyarakat mencakup perubahan dalam hal


pengetahuan, sikap, dan keterampilan; peningkatan kemampuan kelembagaan meliputi
perbaikan organisasi dan manajemen, keuangan, dan budaya organisasi; peningkatan
kemampuan masyarakat mencakup kemandirian, keswadayaan, dan kemampuan
mengantisipasi perubahan

Pembangunan Masyarakat

Pembangunan masyarakat merupakan upaya terencana dan sistematis yang


dilakukan oleh, untuk, dalam masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup penduduk
dalam semua aspek kehidupannya di dalam suatu kesatuan wilayah. Pembangunan
Masyarakat suatu gerakan yang direncanakan untuk menciptakan kondisi- kondisi bagi
kemajuan sosial ekonomi masyarakat dengan partisipasi aktif dan kepercayaan sepenuh
mungkin atas prakarsa masyarakat.

Tanggung jawab utama dalam program pembangunan adalah masyarakat


berdaya atau memiliki daya, kekuatan atau kemampuan. Kekuatan yang dimaksud dapat
dilihat dari aspek fisik dan material, ekonomi, kelembagaan, kerjasama, kekuatan
intelektual dan komitmen bersama dalam menerapkan prinsip-prinsip pemberdayaan.
Kemampuan berdaya mempunyai arti yang sama dengan kemandirian masyarakat.
Terkait dengan program pembangunan, bahwa tujuan yang ingin dicapai adalah untuk
membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri.
Pemberdayaan masyarakat berdasarkan pembangunan ekonomi yang
merangkum nilai-nilai sosial mencerminkan paradigma baru pembangunan, yakni yang
bersifat people centred, participatory, empowering, sustainable, dan hak untuk
menikmati hasil pembangunan.

Terjadinya keberdayaan pada empat aspek kognitif, konatif, afektif dan


psikomotorik akan dapat memberikan kontribusi pada terciptanya kemandirian
masyarakat yang dicita-citakan, karena dengan demikian dalam masyarakat akan terjadi
kecukupan wawasan yang dilengkapi dengan kecakapan ketrampilan yang memadai,
diperkuat oleh rasa memerlukan pembangunan dan perilaku sadar akan kebutuhannya
tersebut.

Gambar Modelling (Diagram Venn) Hubungan Pembangunan, Pengembangan,


dan Pemberdayaan Masyarakat

PEMBANGUNAN
MASYARAKAT

PENGAMBANGAN
MASYARAKAT PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT