Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEBIDANAN PADA PERSALINAN

DENGAN EMBOLI CAIRAN KETUBAN

TERHADAP Ny. “S” DI RSUD AHMAD MOCHTAR

BUKITTINGGI

TAHUN 2018

I. PENGUMPULAN DATA DASAR

A. Anamnese Tanggal 26 April 2018, pukul 11.00 WIB

1. Identitas

Nama Ibu : Ny. S NamaSuami : Tn. Z

Umur : 40 Tahun Umur : 45Tahun

Agama : Islam Agama : Islam

Pendidikan : SLTP Pendidikan : SLTA

Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta

Alamat : Jl.Perawat No.94 Alamat : Jl.Perawat No.94

2. Keluhan utama

Ibu hamil G4P3A0H3, 40 minggu, ibu mengeluh sakit pada daerah


pinggang dan menjalar keperut bagian bawah. Mengeluarkan lendir
bercampur darah dan sudah mengeluarkan air sejak pukul 09.00 WIB.

2. Keluhan sejak kunjungan terakhir

Ibu mengatakan merasa cepat lelah dan cemas menghadapi


persalinannya
3. Tanda-tanda persalinan

a. His : ada,

lamanya 20 detik kuat

b. Frekuensi : 2 x/10 menit

c. Lamanya : 20 detik

d. Lokasi, ketidaknyamanan : daerah abdomen

4. Pengeluaran pervaginam Lendir bercampur darah

5. Masalah khusus

Ibu tidak merasakan kelainan pada kehamilannya, Keadaan umum ibu


baik

6. Riwayat imunisasi

Selama hamil ibu mendapatkan imunisasi 2 kali

a. TT I pada kehamilan 20 minggu di BPM

b. TT II pada kehamilan 24 minggu di BPM

7. Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu

Umur Jenis penolong Bayi Nifas


persalinan

KU BB TB JK Lochea laktas Kompli

5 th Normal Bidan Baik 3100 50 Pr Normal Ada -

3 th Normal Bidan Baik 3200 51 Lk Normal Ada -

1 th Normal Bidan Baik 2700 46 Lk Normal Ada -

INI - - -
8. Pergerakan janin dalam rahim

Gerakan fetu sangat kuat, frekuensi > 10 x/menit

9. Makan, munim terakhir

Ibu makan teratur tadi pagi, tapi hanya sedikit karena nafsu makan ibu
berkurang sejak adanya his.

10. Eliminasi terakhir

BAB : 1 x/hari

BAK : 6-7 x/hari

11. Istirahat dan tidur

Setiap hari ibu tidur + 8 jam, tetapi semenjak timbul his ibu tidurnya
berkurang

12. Psychologis

Ibu hanya mengalami kegelisahan dan ketakutan dalam menghadapi


persalinan

B. Pemeriksaan

1. Pemeriksaan umum

a. Keadaan umum ibu : baik

b. Kesadaran : komposmentis

c. Tanda-tanda vital :

1) TD : 120/80 mmHg

2) 2) RR : 20 x/menit

3) Nadi : 84 x/menit

4) 4) Temp : 38oC
5) BB : 61 kg

6) TB : 159 cm

2. Pemeriksaan fisika.

a. Inpeksi

1) Rambut : Bersih, berwarna hitam, keadaan bersih, tidak mudah dicabut

2) Muka : Terdapat cloasma gravidarum

3) Mata : Simetris kanan kiri, sklera tidak ikterik, conjungtiva tidak


pucat

4) Hidung : Bersih, berfungsi dengan baik, tidak ada pembesaran polip

5) Mulut : Bersih, gigi terdapat caries pada gerahan bawah tidak ada
stomatitis

6) Telinga : Normal, fungsi pendengaran baik, sekret tidak ada

7) Leher : Tidak ada pembesaran tyroid dan vena jugularis

8) Dada : Simetris, pergerakan nafas teratur, tidak ada whezzing, tidak


terdengar bunyi ronchi

9) Mamae : Simetris kanan/kiri, tidak ada benjolan yang abnormal,


puting susu menonjol, hyperpigmentasi pada aerola mamae, kolostrum
keluar

10) Perut : Tidak ada bekas operasi

11) Genetalia : Pengeluaran blood slym, tidak ada oedema dan varices

12) Punggung : Lordosis

13) Ekstremitas

a) Atas : Pergerakan baik, simetris kanan dan kiri, tidak ada oedema,
jari lengkap
b) Bawah : Pergerakan baik, simetris kanan dan kiri, tidak ada
oedema, jari lengkap

b. Palpasi

1) Pemeriksaan abdomen

Leopold I : TFU ½ jari bawah Px

Leopold II : Puki

Leopold III : Presentasi kepala

Leopold IV : Bagian terbawah janin sudah masuk PAP

Mc. Donald : 35 cm

TBJ : (35 – 12) x 155 = 3565 gram

2) Auskultasi : DJJ (+),

frekwensi 130 x/menit

3) PD : Pukul 11.00 WIB

a) Perdataran : 30%

b) Arah serviks : kedepan

c) Pembukaan : 3 cm

d) Konsistensi : lunak

e) Bagian terendah : Hodge III

f) Turunnya kepala : 2/5


Pengawasan Kala I

Keadaan Ibu Kontraksi Keadaan Janin


Uterus/10
Tanggal Waktu PD TD S N R DJJ Penurunan
menit/lamanya
Kepala

26-04- 11.00 3 cm 160/70 37 84 24 2x10 mnt lamanya 130 3/5


2018 20-40 dtk x/i

11.30 160/70 84 24 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

12.00 110/70 85 23 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

12.30 110/70 86 24 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

13.00 110/70 83 21 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

13.30 110/70 84 24 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

14.00 160/70 84 20 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

14.30 110/70 82 20 3x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

15.00 110/70 82 20 4x10 mnt lamanya 130


20-40 dtk x/i

15.30 110/70 84 20 4x10 mnt lamanya 130 1/5


20-40 dtk x/i
II. INTERPRESTASI DATA DASAR, DIAGNOS, MASALAH DAN
KEBUTUHAN

1. Diagnosa

G4P3A0H3 hamil 40 minggu, inpartu kala I fase laten dengan janin tunggal hidup
intrauterine

DS : a. Ibu mengatakan ini kehamilannya yang ke-4

c. Ibu mengatakan mulas pada perut bagian bawah menjalar ke pinggang

d. Ibu mengatakan sudah mengeluarkan lendir bercampur darah

DO : a. His kuat dan tidak teratur 2x/10 menit

13. Pada pemeriksaan dalam pukul 11.00 WIB, vagina teraba lunak dan
bagian terendah H III, efacement 90-100%, pembukaan 3 cm

3. Masalah

a. Nyeri sehubungan dengan his yang kuat

DS : Ibu mengeluah mulas pada bagian terbawah menyebar kepinggang


sejak pukul 09.00 WIB

DO : 1) Ibu inpartu kala I, kontraksi uterus 2 x/10 menit, lamanya 20 dt

2) Ibu tampak menahan sakit dan gelisah pada saat his yang kuat

b. Ibu takut menghadapi persalinan

DS : Ibu mengatakan takut menghadapi persalinannya karena ini


persalian yang ke-4

DO : Ibu tampak sangat gelisah

c. His sangat terasa kuat

DS : His timbul 2 x/10 menit dan kuat

DO : Ibu mengatakan perutnya terasa sakit


d. Penyuluhan menghadapi persalinan kala II (kebutuhan/persiapan)

DS : Ibu mengatakan takut dalam menghadapi persalinan

DO : 1) Ibu G4P3A0 hamil 40 minggu, inpartu kala I

2) Ibu tampak cemas

3) Gerakan janin kuat

III. IDENTITAS DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL

Potensial terjadi

a. Perdarahan berat pada ibu

b. Kematian pada ibu

c. Koma pada ibu

d. Kolaps kardiovaskuler pada ibu

e. Cyanosis

IV. KEBUTUHAN TINDAKAN SEGERA DAN KOLABORASI

Kolaborasi dengan dokter, segera lakukan rujukan

V. RENCANA MANAJEMEN

1. Beritahu pada ibu hasil pemeriksaan

a. Jelaskan pada ibu hasil pemeriksaan saat ini

b. Jelaskan tentang kemajuan persalinan

2. Siapkan ibu dan alat-alat untuk persalinan yang bersih dan steril

a. Tempatkan ibu diruang yang nyaman

b. Pasang infus dan oksitosin untuk melakukan aksilerasi

c. Atur posisi ibu senyaman mungkin

d. Penuhi kebutuhan nutrisi ibu


e. Lakukan vulva vagina

f. Lakukan pengawasan kala I dan berikan antibiotika

3. Tenangkan ibu

a. Ajarkan teknik relaksasi

b. Ajarkan untuk tidak mengedan sebelum waktunya

c. Jelaskan tahap-tahap yang akan dilalui selama proses persalinan

d. Libatkan peran suami/keluarga untuk mendampingi ibu

e. Dampingi ibu untuk berikan dukungan psikolgis

f. Anjurkan ibu istirahat saat his timbul

g. Anjurkan ibu tidur miring kiri

4. Observasi kemajuan persalinan

VI. IMPLEMENTASI

1. Jelaskan kepada ibu tentang keadaannya saat ini

Ibu memasuki inpartu dengan adanya tanda persalinan, perut mulas pada bagian
bawah, keluarnya lendir bercampur darah dari vagina dan pembukaan 3 cm

2. Ibu berada ditempat yang nyaman

3. Menyiapkan ibu dan alat-alat

a. Menempatkan ibu diruang yang nyaman, yang bersih.

b. Pasang infus glukosa 500 cc dan oksitosin 2,5 U mulai dengan 10


tetes/menit sampai kontraksi adekuat, lebih 3 x/10 menit dengan lama 40 detik
mempertahankan sampai terjadi kelahiran

c. Mengatur posisi ibu senyaman mungkin

Menganjurkan ibu agar tidur dengan posisi miring kiri agar tidak
menghambat aliran darah ke janin.
d. Memenuhi nutrisi ibu dengan memberi makanan dan minum

e. Melakukan pengawasan kala I, dengan memantau TTV dan kontraksi


uterus serta DJJ/30 menit

f. Memberi aktibiotik Amoxilin 100 gr setiap 4 jam.

4. Menenangkan ibu untuk mengurangi rasa nyeri dan lemas dengan cara

a. Yaitu ibu diminta menahan nafas panjang, tahan nafas sebentar kemudian
lepaskan dengan meniup melalui mulut sewaktu his serta ibu istirahat di luar his.

b. Mengajarkan pada ibu mengejan yang baik dan tidak mengejan


sebelumnya

c. Menjelaskan tahap-tahap yang akan dijalani ibu dalam proses persalinan

d. Melibatkan suami untuk mendampingi ibu dalam proses persalinan

e. Menganjurkan pada ibu agar istirahat setelah adanya his

5. Mengobservasi kemajuan persalinan, keadaan umum ibu dan janin yaitu


menahan menarik nafas panjang, kedua tangan merangkul paha, mata dibuka dan
mulut ditutup. Kemudian mengedan seperti BAB keras dan jangan mengedan di leher.

VII. EVALUASI

26 April 2018, pukul 11.00

1. Ibu mengetahui tentang keadaannya

2. Ibu berada ditempat yang nyaman

3. Infus terpasang glukosa 500 cc, oksitosin 2,5 U 40 tetes/menit

4. Ibu sudah makan dan minum

5. Ibu tidur miring kiri

6. Alat persalinan tetap siap

7. Ibu sudah minum amoxylin 100 mg


8. Melakukan pengawasan kala I : kontrol his, DJJ, TTV

9. Ibu mengerti teknik relaksasi

10. Ibu mengerti mengejan yang baik

11. Ibu mengerti tahap persalinan

12. Ada keluarga dan suami yang mendampingi ibu

CATATAN PERKEMBANGAN

Kala II tanggal 26 April 2018 pukul 15.30 WIB

S : Ibu mengatakan perutnya sangat terasa mulas-mulas yang sangat kuat (his
yangsangat kuat, disertai keluar air dari kemaluannya. His yang muncul dirasakan ibu
terus-menerus. Ibu juga mengatakan mual muntah dan sangat gelisah.

O:

1. Dilakukan pemeriksaan/pengukuran tanda vital

a. Tekanan darah : 110/70 mmHg

b. Nadi : 90 x/menit (nadi cepat dan lemah) terjadi takikardia

c. Respirasi : 28 x/menit (pernafasan cepat/takipnea)

d. Keadaan umum : lemah

e. Kesadaran : komposmentis

2. Pembukaan seviks 10 cm

3. Air ketuban masuk melalui sinus nistagmus

4. DJJ : 134 x/menit

5. Presentasi : kepala, penurunan bagian terendah di hodge IV, kanan depan

6. Konsistensi porsio lunak, tipis, effisement 90%

A:
Diagnosa

G4P3A0H3 inpartu kala II dengan emboli air ketuban

Dasar :

a. Kontraksi uterus 5-7 x dalam 10 menit yang sangat kuat dan terus-menerus

b. Pembukaan lengkap

c. Portio tidak teraba, ketuban (-) namun sebagian masuk kesinus vena, perineum
menonjol, vulva membuka

d. DJJ : 134 x/menit

e. TD menurun, nadi cepat dan lemah, takipnea (pernafasan yang cepat), takikardi
(denyut jantung yang cepat), kebiruan kulit pada ibu (sianosis)

Masalah

Ibu cemas, takut, gelisah menghadapi persalinan ibu menjadi lemah

Dasar : Ibu memasuki kala II persalinan dengan tanda-tanda emboli air ketuban

Kebutuhan

a. Dukungan psikologi dari suami/keluarga

b. Penyuluhan cara relaksasi

c. Pertolongan persalinan yang cepat dan tepat

d. Pemenuhan cairan dan nutrisi

e. Penatalaksanaan/perawatan pertama terhadap potensial terjadinya emboli


air ketuban.

Dasar :

1) TD menurun

2) Nade cepat dan lemah

3) Takipnea
4) Takikardia

5) Sianosis

6) Kesadaran umum disertai nistagmus

7) his yang kuat dan terus menerus

8) Air ketuban masuk kesinus vena

P:

1. Jelaskan kepada ibu kondisi ibu saat ini bahwa ibu dalam proses persalinan

2. Bahwa pembukaan serviks sudah 10 cm (lengkap) dan ibu memasuki proses


persalinan untuk melahirkan bayinya.

3. Libatkan orang terdekat yaitu suami dalam memberikan dukungan

4. Lakukan pengawasan kala II menggunakan partograf, pantau tenaga ibu,


kontraksi uterus dan vital sign

5. Pimpin persalinan dengan membimbing ibu mengedan saat ada his

6. lakukan pertolongan persalinan, lahirkan kepala, bahu dan tubuh bayi.

7. Bayi lahir pukul 15.30 WIB

BB : 3500 gram, PB : 48 cm, Apgar : 7/8, Anus : (+), Jenis kelamin :


perempuan

8. Observasi perdarahan pervaginam

9. Penatalaksanaan terhadap potensial terjadinya emboli air ketuban

Kala III, tanggal 26 April 2018 pukul 16.30 WIB

S : 1. Ibu mengatakan perutnya terasa sangat mulas

2. Ibu mengatakan terasa mual dan mau muntah

3. Ibu mengatakan sesak dalam bernafas

4. Ibu mengatakan badan terasa lemah


O : 1. Keadaan umum : lemah

2. Kesadaran : komposmentis

3. Tanda-tanda vital :

a. TD : 90/70 mmHg

b. Nadi : 91 x/menit

c. Respirasi : 28 x/menit

4. TFU sepusat

5. Kontraksi uterus (his) kuat dan terus-menerus

A:

Diagnosa

G4P3A0 inpartu kala III

MasalahPotensial

terjadi emboli air ketuban

Kebutuhan

a. Terjadinya perdarahan pervaginam yang sukar dan lambat membekub.


Kontraksi kuat dan terus-menerus

P : 1. Jelaskan kepada ibu kondisi ibu saat ini bahwa proses persalinan saat ini harus
di rujuk

2. Lakukan pemeriksaan tanda-tanda vital

3. Lakukan management aktif kala III

a. Menyuntikan oksitosin

1) Memeriksa fundus uteri untuk memastikan kehamilan tunggal

2) Memberitahu ibu akan disuntik


3) Menyuntikan oksitosin 10 unit secara intera muskuler pada bagian
luar paha kanan 1/3 atas setelah melakukan aspirasi terlebih dahulu untuk
memastikan bahwa ujung jarum tidak mengenai pembuluh darah

b. Peregangan tali pusat terkendali

1) Memindahkan klem pada tali pusat sehingga berjarak 5-10 cm dari


vulva

2) Meletakkan tangan kiri diatas simpisis menahan bagian bawah uterus,


sementara tangan kanan memegang tali pusat menggunakan klem atau kain
kasa dengan jarak antara 5-10 cm dari vulva

3) Saat kontraksi menegangkan tali pusat dengan tangan kanan


sementara tangan kiri memegang uterus dengan hati-hati ke arah dorso-
kranial

c. Mengeluarkan plasenta

4. Plasenta lahir lengkap dan spontan pukul 16.30 WIB

a. Panjang tali pusat : 50 cm

b. Tebal plasenta : 4 cm

c. Lebar plasenta : 21 cm

d. Berat plasenta : 500 gr

e. Insersi : Setralis

f. Tidak ada kelainan pada plasenta

5. Perdarahan : + 300 – 500 cc

Darah lambat dan sukar membeku

a. Pemberian hidrocortion untuk membantu mengatasi keadaan yang amat


gawat

6. Penatalaksanaan perdarahan pervaginam yang lambat membeku akibat emboli


a. Pemenuhan cairan infuse

b. Pemberian Haparin 200 unit IV dan traysilat 300000 dalam 20 menit

c. Pemberian fibrinogen manusia 3-5-10 gr

d. Pemberian darah segar untuk mengurangi kekurangan darah

e. Melakukan digitallis,berkhasiat kalau terdapat kegagalan jantung

f. Explorasi uterus secara manual dilakukan untuk menyingkirkan rupture


uteri

g. Pemberian hidrocortion untuk membantu mengatasi keadaan yang akan


gawat.

7. Pantau kontraksi uterus

8. Ajarkan ibu untuk massase fundus uteri selama 15 detik

9. Persiapan rujukan bila ibu mengalami perdarahan hebat meliputi bidan, alat,
kendaraan, surat, obat-obatan, keluarga dan uang (Baksoku)

10. Merujuk pasien sakit yang memiliki fasilitas pelayanan penanganan-


penanganan kegawat daruratan

Kala IV, tanggal 26 April 2018 pukul 17.30 WIB

S : 1. Ibu mengatakan perut masih terasa mulas

2. Ibu mengatakan nafas terasa sesak

3. Ibu mengatakan badan terasa lemah

O : 1. Tanda-tanda vital :

a. TD : 90/70 mmHg

b. RR : 28 x/menit

c. Pols : 90 x/menit
2. TFU 2 jari dibawah pusat

3. Kontraksi uterus kuat

4. Keadaan umum ibu lemas

5. Perdarahan 400-500 cc mengalir

6. Ibu tampak pucat, sianosis, lemah

A:

1. Diagnosa

G4P3A0H3 kala IV postpartum 30 menit

Dasar ;

a. Ibu melahirkan pukul 15.30 (spontan pervaginam)

b. Kala IV belum selesai

2. Masalah

Terjadinya perdarahan yang hebat akibat darah sukar membeku karena terjadinya
emboli air ketuban

3. Kebutuhan

a. Pasang cairan

b. Pemantauan TTV

c. Pemantauan kontraksi uterus

d. Pemantauan perdarahan pervagina

e. Persiapan rujukan

P:

1. Jelaskan pada ibu dan keluarga tentang kondisi dan proses persalinan saat ini
harus dirujuk
2. Pemenuhan cairan infuse

3. Berikan suport pada ibu dengan melibatkan keluarga dan orang terdekat
DAFTAR PUSTAKA

Mansjoer, Arief dkk. Kapita Selekta Kedokteran Jilid I. Jakarta : Media Ascula
Plus

Prof. Dr.dr.Gulardi, Hanifa.Winkjosastro, SPOG.2002. Buku Panduan Paktis


Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta :Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawiroharjo.

OXORN HARRY 1996, Ilmu Kebidanan Patologis Dan Fisiologis Persalinan


Human Labor And Birth, yayasan ESSENSIA MEDIK.

Beri Nilai