Anda di halaman 1dari 27

1

PEMERINTAH KABUPATEN BELITUNG TIMUR


DINAS PENDIDIKAN
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Belitung Timur
Jl. Raya Gantung Dusun Manggarawan Manggar Belitung Timur 33472
Telp./Fax. (0719) 9220040 e-mail : dindik.beltim@gmail.com

KEPUTUSAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BELITUNG TIMUR
Nomor : 421.3 /039/ SK / DINDIK / III /2018

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)


SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH DAN SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH MELALUI DANA APBD KABUPATEN BELITUNG
TIMUR
TAHUN ANGGARAN 2018

KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BELITUNG TIMUR,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan program


pendidikan dasar dan menengah serta untuk memberikan kesempatan
kepada siswaagar dapat menyelesaikan pendidikan, Pemerintah
Kabupaten Belitung Timur pada Tahun Anggaran 2018, telah
mengalokasikan anggaran untuk memberikan Bantuan Operasional
Sekolah (BOS) bagi Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah/ (SD/MI dan SMP/MTs) di
Kabupaten Belitung Timur;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf


a, perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan
Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD/MI
dan SMP/MTs melalui Dana APBD Kabupaten Belitung Timur Tahun
2018;

Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang pembentukan Propinsi


Kepulauan Bangka Belitung (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 217,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4033);

2. Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pembentukan


Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten
Bangka Barat dan Kabupaten Belitung Timur di Propinsi Kepulauan
Bangka Belitung (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4268) ;

3. Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 No. 78, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4301) ;

4. Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah


(Lembaran Negara tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4437) sebagimana telah diubah dengan Undang – Undang nomor
8 tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Perundang – Undangan
Nomor 3 tahun 2005 tetang Perubahan atas Undang – Undang Nomor
32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang –
Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor
108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);

5. Undang – Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan


Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan

2
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

6. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 2 Tahun 2015 tentang


Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-
2019;

7 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 81/PMK/.05/2012


tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementrian/Lembaga

8 Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan


Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4578);

9 Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian


Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah
Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4737);

10 Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2009 tentang Pendanaan


Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor
91);

11 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan


Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 23);

12 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.


22 Tahun 2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Tahun 2015 – 2019;

13 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 69


Tahun 2009 tentang Standar Biaya Operasional Non Personalia Tahun
2009 untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah
Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah
Pertama Luar Biasa (SMPLB), dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa
(SMALB)

14 Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan


Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 54,
tambahan lembaran Negara Republik Indonesia nomor 3952);

15 Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Timur Nomor 14 Tahun 2017


tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran
2018 (Lembaran Daerah Kabupaten Belitung Timur Tahun 2017 Nomor
14, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Belitung Timur Nomor 62);

16 Peraturan Bupati Belitung Timur Nomor 60 Tahun 2017 tentang


Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran
2018 (Berita Daerah Kabupaten Belitung Timur Tahun 2017 Nomor 60).

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BELITUNG


TIMUR TENTANG PETUNJUK TEKNIS BANTUAN OPERASIONAL
SEKOLAH (BOS) SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH DAN
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SD/MI dan
SMP/MTs) TAHUN 2018

PERTAMA : Menetapkan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD/MI


3
dan SMP/MTs melalui Dana APBD Kabupaten Belitung Timur Tahun
Anggaran 2018 sebagaimana tercantum pada Lampiran Keputusan ini.

KEDUA : Penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diwajibkan memenuhi


ketentuan Petunjuk Teknis sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU.

KETIGA : Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur diwajibkan melakukan


Monitoring dan Evaluasi terhadap Proposal Penerima Bantuan Operasional
Sekolah (BOS)

KEEMPAT : Segala Biaya yang timbul akibat diterbitkannya Keputusan ini dibebankan
pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Belitung Timur
Tahun Anggaran 2018.

KELIMA : Keputusan ini mulai berlaku surut sejak tanggal 07 Februari 2018 dengan
ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam
Keputusan ini akan diubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Manggar
Pada Tanggal : 26 Maret 2018

Kepala Dinas,

Drs. KESUMAJAYA. D, M.Si


Pembina Utama Muda, IV/c
NIP. 19590131 198803 1 002

Tembusan Yth :
1. Bupati Belitung Timur (sebagai laporan)
Ketua DPRD Kab. Belitung Timur
2. Inspektur Inspektorat Kab. Belitung Timur
3. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah
4. Arsip

4
PENGANTAR

Sejak tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur telah memberikan


bantuan operasional sekolah, untuk SD/MI dan SMP/MTs Negeri dan Swasta.
Program bantuan ini diharapkan mampu membantu memenuhi biaya operasional
sekolah dan memberi layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi siswa
miskin.

BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur adalah program
bantuan Pemerintah berupa pemberian bantuan langsung ke sekolah dimana
bantuan yang diterima sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa masing-masing
sekolah dan bantuan yang diterima satuan. Dana BOS digunakan untuk membantu
sekolah memenuhi biaya operasional non personalia sekolah.

Sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas pengalokasian dana


BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timurtersebut,sekolah wajib
untuk membebaskan dan atau membantu siswa miskin dari kewajiban membayar
iuransekolah dan biaya pendidikan menjadi kebijakan sekolah dengan
mempertimbangkan faktor jumlah siswa yang ada, dana yang diterima dan besarnya
biaya sekolah.

Dalam pelaksanaan program ini diharapkan sekolah mampu menerapkan


Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), transparan, akuntabel, demokratis, efektif
efisien, tertib administrasi, dan pelaporan, serta saling percaya.

Kami menyadari bahwa petunjuk teknis ini masih memerlukan


penyempurnaan secara berkala, namundemikian kami berharap dapat memberikan
layanan pendidikan dasar dan menengah yang terjangkau dan bermutu bagi seluruh
siswa, khususnya siswa miskin.

Manggar, 07 Februari 2018

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Belitung Timur,

Drs. KESUMAJAYA. D, M.Si


Pembina Utama Muda, IV/c
NIP. 19590131 198803 1 002

5
DESKRIPSI PROGRAM

A. NAMA PROGRAM
Penyediaan Biaya Operasional SD/MI dan SMP/MTs untuk jenjang
pendidikan dasar yang bersumber dari APBD Kabupaten Belitung Timur.

B. PENGERTIAN
1. BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur adalah program
pemerintah Kabupaten Belitung Timur berupa pemberian bantuan dana
langsung ke SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun swasta dimana besaran
dana bantuan yang diterima sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa
masing- masing sekolah dan satuan biaya bantuan.
2. Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur digunakan
untuk membantu sekolah memenuhi biaya operasional non personalia.
3. Dana Bantuan Operasional membantu sekolah memenuhi biaya operasional
sekolah sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas
pengalokasian dana bantuan operasional sekolah tersebut. Sekolah wajib
membebaskan dan atau membantu siswa miskin agar dapat menyelesaikan
pendidikannya.
4. Jumlah siswa yang dibebaskan atau mendapatkan keringanan biaya
pendidikan menjadi kebijakan sekolah dengan mempertimbangkan
faktor jumlah siswa miskin yang ada, dana yang diterima dan besaran
biaya sekolah.

C. TUJUAN
Secara umum, tujuan dari program bantuan dana BOS adalah mewujudkan
layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi siswa bagi semua lapisan
masyarakat, sedangkan secara khusus bertujuan :
1. Membantu opersional sekolah.
2. Mengurangi angka putus sekolah SD/MI dan SMP/MTs.
3. Meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa SD/MI dan SMP/MTs,
4. Mewujudkan keberpihakan pemerintah bagi siswa miskin dibidang
pendidikan di tingkat SD/MI dan SMP/MTs melalui pembebasan dan atau
membantutagihan biaya sekolah bagisiswa miskin.
5. Memberikan kesempatan yang setara bagi siswa miskin jenjang pendidikan
dasar untukmendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

D. SASARAN
Sasaran program ini adalah siswa SD/MI dan SMP/MTs negeri dan swasta di
Kabupaten Belitung Timur. Besarnya bantuan per sekolah diperhitungkan
berdasarkan jumlah siswa, dengan rincian sebagai berikut :
1. SD/MI Negeri dengan jumlah siswa 13.100, dana bantuan sebesar Rp.
1.572.000.000,-
2. SMP/MTS Negeri dengan jumlah siswa 6.250, dana bantuan sebesar Rp.
1.500.000.000,-
3. SD/MI Swasta dengan jumlah siswa 118, dana bantuan sebesar Rp.
14.160.000,-

6
4. SMP/MTSSwasta dengan jumlah siswa 457, dana bantuan sebesar Rp.
109.680.000,-

E. SATUAN BIAYA
1 SMP/MTS Negeri : Rp. 20.000,-/siswa/bulan atau Rp. 60.000,-
/siswa/triwulan atau Rp. 240.000,-/siswa/tahun
2 SD/MI Negeri : Rp. 10.000,-/siswa/bulan atau Rp. 30.000,-
/siswa/triwulan atau Rp. 120.000,-/siswa/tahun
3 SMP/MTS Swasta : Rp. 240.000,-/siswa/tahun
4 SD/MISwasta : Rp. 120.000,-/siswa/tahun

F. PEMANFAATAN
Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur digunakan
sekolah untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya operasional sekolah non
personalia dan personalia,meliputi antara lain :

Sekolah Sekolah
NO Uraian
Negeri Swasta
1 Belanja Pegawai :
a. Honor Guru Mata Pelajaran
b. Honor Pegawai Administrasi
c. Transport guru/pegawai honor
d. Honor laboran
e. Honor pustakawan 15 % 50 %
f. Honor penjaga malam
g. Honor satpam
h. Honor tukang kebun/taman
i. Honor cleaning service
j. Honor Operator (Dapodik, PIP, dan lainnya)
2 Belanja Barang dan Jasa :
a. Penyelenggaraan ulangan semester
b. Pelaksanaan ujian akhir sekolah
c. Try Out kelas VI dan IX
d. Ujian praktek
e. Bantuan transportasi dan akomodasi keluar
daerah
f. Kegiatan MKKS/KKKS/MGMP/KKG
1. Iuran 70 % 40 %
2. Fotocopy
g. Biaya administrasi Bank (rek tabungan sekolah
penerimaan dana BOS APBD)
h. Tambahan jam pelajaran
i. Kegiatan pembinaan minat, bakat dan
kreativitas siswa
j. Kegiatan peringatan hari besar Nasional
k. Kegiatan akhir semester
1. Pentas Seni
2. Lomba Literasi
3. Class Meeting
4. Dan kegiatan/lomba lainnya di sekolah
l. Pemberian penghargaan kepada guru dan
siswa yang berprestasi
m. Student Newspaper
3 Belanja Modal dan Pemeliharaan 15 % 10 %

7
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………………. 1


Deskripsi Program ……………………………………………………………………………………. 2
Daftar Isi ……………………………………………………………………………………. 4

BAB I PENDAHULUAN
A. Dasar Hukum ………………………………………………………………………………… 5
B. Latar Belakang ………………………………………………………………………………… 5
C. Pengertian ………………………………………………………………………………… 6
D. Tujuan ………………………………………………………………………………… 6
E. Sasaran Program dan Besar Bantuan ……………………………………………………… 6
F. Waktu Penyaluran Dana ……………………………………………………………………… 7

BAB II PROGRAM BOS SD/MI DAN SMP/MTS APBD KABUPATEN BELITUNG TIMUR DALAM
PENDANAAN PENDIDIKAN
A. Peranan Program BOS SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timur
………………………………………………………………………………………………………… 8
B. Program BOS SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timur dan
manajemen berbasis sekolah …………………………………………………………………. 8

BAB III IMPLEMENTASI BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD KABUPATEN BELITUNG TIMUR
A. Sekolah Penerima BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur
………………………………………………………………………………………………………… 9
B. Peruntukan Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur
………………………………………………………………………………………………………… 9

BAB IV MEKANISME PENYALURAN DANA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN
BELITUNG TIMUR, PENGELOLAAN, DAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
A. Alokasi Dana BOS ………………………………………………………………… 12
B. Penyaluran Dana BOS ………………………………………………………………… 12
C. Prinsip Pengelolaan BOS ………………………………………………………………… 12
D. Pengelolaan Program BOS ………………………………………………………………… 13
E. Ketentuan Perpajakan ………………………………………………………………… 13
F. Daftar Larangan ………………………………………………………………… 16
G. Sanksi …………………………………………………………………………………………. 17
H. Laporan Pertanggungjawaban ……………………………………………………………. 17

LAMPIRAN – LAMPIRAN
LAMPIRAN 1 : FORMAT SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB SD/MI
…………………………………………………………………………………………….. 18
LAMPIRAN 2 : FORMAT SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB SMP/MTs
…………………………………………………………………………………………….. 19
LAMPIRAN 4 : FORMAT BUKU KAS UMUM …………………………………………………… 20

LAMPIRAN 5 : FORMAT BUKU PEMBANTU KAS ………………………………………….. 21

LAMPIRAN 6 : FORMAT BUKU PEMBANTU BANK ………………………………………….. 22

LAMPIRAN 7 : FORMAT BUKU PEMBANTU PAJAK ………………………………………….. 23


8
BAB I
PENDAHULUAN

A. DASAR HUKUM
Dasar hukum pemberian dana Bantuan Operasional Sekolah Dasar dan
Sekolah Menengah Pertama meliputi :
1. Undang-Undang Dasar Negara Tahun 1945.
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
3. Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan.
4. Peraturan Nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.
5. Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 2008 Tentang Dekonsentrasi dan Tugas
Pembantuan.
6. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 22
Tahun 2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Tahun 2015 – 2019.
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 69 Tahun
2009 tentang Standar Biaya Operasional Non Personalia Tahun 2009 untuk
Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah
Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),
Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa
(SMPLB), dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB).
9. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 81/PMK/.05/2012
tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementrian/Lembaga.
10. Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Timur Nomor 14 Tahun 2017 tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 (Lembaran
Daerah Kabupaten Belitung Timur Tahun 2017 Nomor 14, Tambahan
Lembaran Daerah Kabupaten Belitung Timur Nomor 62).
11. Peraturan Bupati Belitung Timur Nomor 60 Tahun 2017 tentang Penjabaran
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 (Berita
Daerah Kabupaten Belitung Timur Tahun 2017 Nomor 60).
12. Dokumen Pelaksana Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD)
Tahun Anggaran 2018.

B. LATAR BELAKANG
Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasionalmengamanatkan bahwa sistem pendidikan nasional harus
mampumenjamin pemerataan kesempatan pendidikan dan peningkatan mutu
serta relevansi pendidikan untuk menghadapi tantangan perubahan kehidupan
lokal, nasional, dan global.Usaha untuk memenuhi undang-undang tersebut
dilakukan melalui program wajib belajar 12 tahun.

9
Tujuan Program BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung
Timur ini adalah membantu sekolah memenuhi biaya operasional non personalia
dan membantu siswa miskin memenuhi kebutuhan pendidikan jenjang dasar dan
menengah

C. PENGERTIAN
Berikut ini beberapa pengertian dasar dari Program BOS SD/MI dan
SMP/MTs :
1. BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur adalah program
bantuan Pemerintah berupa pemberian dana langsung ke SD/MI dan
SMP/MTs untuk sekolah negeri maupun swasta dimana besaran dana
bantuan yang diterima sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa masing-
masing sekolah dan satuan biaya bantuan.
2. Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs Kabupaten Belitung Timur digunakan
untuk membantu memenuhi biaya operasional sekolah non personalia.
3. BOS SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timur memberikan
dana untuk membantu sekolah memenuhi biaya operasional sekolah.
Sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas pengalokasian
dana bantuan operasional tersebut, sekolah diwajibkan untuk
membebaskan dan membantu siswa miskin agar dapat menyelesaikan
pendidikannya.
4. Jumlah siswa yang dibebaskan atau mendapat keringanan biaya pendidikan
menjadi kebijakan sekolah dengan mempertimbangkan faktor jumlah siswa
miskin yang ada, dana yang diterima, dan besarnya biaya sekolah.

D. TUJUAN
Secara umum program BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten
Belitung Timur bertujuan untuk mewujudkan layanan pendidikan yang
terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat,sedangkan secara
khusus bertujuan :
1. Membantu biaya operasional sekolah.
2. Mengurangi angka putus sekolah SD/MI dan SMP/MTs Meningkatkan
angka partisipasi kasar (APK) siswa SD/MI dan SMP/MTs.
3. Mewujudkan keberpihakan pemerintah bagi siswa miskin dengan
membebaskan dan atau membantu tagihan biaya sekolah bagi siswa miskin.
4. Memberikan kesempatan yang setara bagi siswa miskin SD/MI dan
SMP/MTs untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan
bermutu.

E. SASARAN PROGRAM DAN BESARAN BANTUAN


Sasaran program ini adalah siswa SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun
swasta di Kabupaten Belitung Timur.

Untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu


dengan besaran bantuan darijumlah siswa, dengan rincian sebagai berikut :

10
1. Sekolah Negeri
Jumlah Satuan Satuan Satuan
No Sekolah Total Alokasi
Siswa Biaya/Bulan Biaya/Triwulan Biaya/Tahun

1 SMP Negeri 5.900 Rp. 20.000,- Rp. 60.000,- Rp. 240.000,- Rp. 1.416.000.000,-
2 MTs Negeri 350 Rp. 20.000,- Rp. 60.000,- Rp. 240.000,- Rp. 84.000.000,-
3 SD Negeri 13.100 Rp. 10.000,- Rp. 30.000,- Rp. 120.000,- Rp. 1.544.400.000,-
4 MI Negeri 230 Rp. 10.000,- Rp. 30.000,- Rp. 120.000,- Rp. 27.600.000,-
Total Siswa Negeri Rp. 3.072.000.000,-

2. Sekolah Swasta
Jumlah Satuan Satuan Satuan
No Sekolah Total Alokasi
Siswa Biaya/Bulan Biaya/Triwulan Biaya/Tahun

5 SMP Swasta 216 Rp. 80.000,- Rp. 240.000,- Rp. 240.000,- Rp. 51.840.000,-
6 MTs Swasta 241 Rp. 80.000,- Rp. 240.000,- Rp. 240.000,- Rp. 57.840.000,-
7 SD Swasta 118 Rp. 40.000,- Rp. 120.000,- Rp. 120.000,- Rp. 14.160.000,-
Total Siswa Swasta Rp. 123.840.000,-

F. WAKTU PENYALURAN DANA


1. Sekolah Negeri
Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs Negeri yang bersumber dari APBD
Kabupaten Belitung Timur disalurkan kepada sekolah penerima setiap
triwulan. Triwulan I (Januari-Maret), triwulan II (April-Juni), triwulan III (Juli-
September), triwulan IV (Oktober-Desember). Penyaluran dana sesuai dengan
tahun anggaran yaitu terhitung dari periode Januari sampai Desember 2018.

2. Sekolah Swasta
Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs Swasta yang bersumber dari APBD
Kabupaten Belitung Timur disalurkan kepada sekolah penerima di Triwulan IV
pada anggaran perubahan APBD Kabupaten Belitung Timur. Penyaluran dana
sesuai dengan tahun anggaran yaitu terhitung dari periode Oktober sampai
Desember 2018.

11
BAB II
PROGRAM BOS SD/MI DAN SMP/MTs
APBDKABUPATEN BELITUNG TIMUR
DALAM PENDANAAN PENDIDIKAN

A. PERANAN BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN BELITUNG TIMUR


Program BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung
Timurmerupakan salah satu program utama pemerintah Belitung Timur yang
bertujuan mendukung penuntasan program wajib belajar 12 tahun yang
terjangkau dan bermutu maka dianggap penting program BOS SD/MI dan
SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur yaitu :
1. Memberikan kesempatan yang setara bagi siswa miskin untuk mendapatkan
layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.
2. Merupakan sarana penting untuk meningkatkan akses layanan pendidikan
yang terjangkau dan bermutu.
3. Memperkecilgap (kesenjangan) partisipasi sekolah antar kelompok
penghasilan (kaya – miskin) dan antarwilayah ( kota-desa).
4. Menyediakan sumber dana bagi sekolah untuk mencegah siswa miskin
putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan.
5. Mendorong dan memberikan motivasi kepada pemerintah daerah serta
masyarakat yang mampu untuk memberikan subsidi kepada siswa miskin
(subsidi silang).

B. PROGRAM BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN BELITUNG


TIMURDAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS)
Program ini memberikan dukungan kepada sekolah dalam menerapkan
konsep MBS yaitu kebebasan untuk perencanaan, pengelolaan dan pengawasan
program yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing masing
sekolah. Penggunaan dana semata-mata ditujukan hanya untuk kepentingan
peningkatan layanan pendidikan dan tidak ada invtervensi atau pemotong dari
pihak manapun dan untuk kepentingan apapun. Pengelolaan program BOS
SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timurmenjadi kewenangan
sekolah secara mandiri dengan mengikutsertakan komite sekolah dan
masyarakat.

12
BAB III
IMPLEMENTASI BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD
KABUPATEN BELITUNG TIMUR

A. SEKOLAH PENERIMA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN


BELITUNG TIMUR
1. SD/MI dan SMP/MTS negeri dan swasta di seluruh Kabupaten Belitung
Timur.
2. Sekolah penerima dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten
Belitung Timurberkewajiban untuk mengirimkan datajumlah siswa ke Dinas
Pendidikan.
3. Sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas pengalokasian
dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur, sekolah
berkewajiban untuk membebaskan dan atau membantu siswa miskin agar
dapat menyelesaikan pendidikannya.
4. Semua sekolah penerima Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten
Belitung Timur berkewajiban mengikuti juknis BOS SD/MI dan SMP/MTs
APBD Kabupaten Belitung Timur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah
Kabupaten Belitung Timur.
5. Semua sekolah yang menolak menerima dana BOSSD/MI dan SMP/MTs,
APBD Kabupaten Belitung Timur harus mendapatkan persetujuan dari
orang tua siswa, komite sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung
Timur serta tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa miskin di
sekolah tersebut.

B. PERUNTUKAN DANA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN


BELITUNG TIMUR
BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timurdigunakan
sekolah untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional sekolah personalia dan
non personalia. Peruntukan dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten
Belitung Timur, pada tahun 2018 Kepala Dinas Pendidikan mengeluarkan juknis
untuk pertanggungjawaban keuangan sekolah selaku penerima bantuan berikut
perincian penggunaan bantuan dengan alokasi persentase sebagai berikut:

I. Untuk Sekolah Dasar/ Menegah Pertama Negeri :


1. Belanja Pegawai sebesar 15 % (lima belas persen) dari total dana BOS
yang diterima dengan peruntukan :
a) Honor Guru Mata Pelajaran
b) Honor Pegawai Administrasi
c) Transport guru/pegawai honor
d) Honor laboran
e) Honor pustakawan
f) Honor penjaga malam
g) Honor satpam
h) Honor tukang kebun/taman
i) Honor cleaning service
j) Honor Operator (Dapodik, PIP, dan lainnya)

13
2. Belanja barang dan jasa sebesar 70 % (tujuh puluh persen) dari total
dana BOS yang diterima dengan peruntukan :
a) Penyelenggaraan ulangan semester
b) Pelaksanaan ujian akhir sekolah
c) Try Out kelas VI dan IX
d) Ujian praktek
e) Bantuan transportasi dan akomodasi keluar daerah
f) Kegiatan MKKS/KKKS/MGMP/KKG
f.1) Iuran
f.2) Fotocopy
g) Biaya administrasi Bank (rek tabungan sekolah penerimaan dana
BOS APBD)
h) Tambahan jam pelajaran
i) Kegiatan pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa
j) Kegiatan peringatan hari besar Nasional
k) Kegiatan akhir semester
k.1) Pentas Seni
k.2) Lomba Literasi
k.3) Class Meeting
Dan kegiatan/lomba lainnya di sekolah
l) Pemberian penghargaan kepada guru dan siswa yang berprestasi
m) Student Newspaper

3. Belanja Modal dan Pemeliharaan sebesar 15 % (lima belas persen)dari


total dana BOS yang diterima

4. Sisa saldo/bunga Bank pada rekening BOS APBD Kabupaten Belitung


Timur masih dapat digunakan ditahun berikutnya

II. Untuk Sekolah Dasar/ Menegah Pertama Swasta :


1. Belanja Pegawai sebesar 50 % (lima puluh persen) dari total dana BOS
yang diterima dengan peruntukan :
a) Honor Guru Mata Pelajaran
b) Honor Pegawai Administrasi
c) Transport guru/pegawai honor
d) Honor laboran
e) Honor pustakawan
f) Honor penjaga malam
g) Honor satpam
h) Honor tukang kebun/taman
i) Honor cleaning service
j) Honor Operator (Dapodik, PIP, dan lainnya)

2. Belanja barang dan jasa sebesar 40 % (empat puluh persen) dari total
dana BOS yang diterima dengan peruntukan :
a) Penyelenggaraan ulangan semester
b) Pelaksanaan ujian akhir sekolah
c) Try Out kelas VI dan IX
d) Ujian praktek
e) Bantuan transportasi dan akomodasi keluar daerah

14
f) Kegiatan MKKS/KKKS/MGMP/KKG
f.1) Iuran
f.2) Fotocopy
g) Biaya administrasi Bank (rek tabungan sekolah penerimaan dana
BOS APBD)
h) Tambahan jam pelajaran
i) Kegiatan pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa
j) Kegiatan peringatan hari besar Nasional
k) Kegiatan akhir semester
k.1) Pentas Seni
k.2) Lomba Literasi
k.3) Class Meeting
Dan kegiatan/lomba lainnya di sekolah
l) Pemberian penghargaan kepada guru dan siswa yang berprestasi
m) Student Newspaper

3. Belanja Modal dan Pemeliharaan sebesar 10 % (sepuluh persen) dari total


dana BOS yang diterima

4. Sisa saldo/bunga Bank pada rekening BOS APBD Kabupaten Belitung


Timur masih dapat digunakan ditahun berikutnya

15
BAB IV
MEKANISME PENYALURANPENGELOLAANDAN LAPORAN
PERTANGGUNGJAWABAN
DANA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN BELITUNG TIMUR,

A. ALOKASI DANA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN BELITUNG


TIMUR
1. Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan menetapkan alokasi dana BOS
SD/MI dan SMP/MTs pada APBD Kabupaten Belitung Timur.
2. Alokasi dana BOS SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung
Timurditetapkan pada periode (Januari s.d. Desember 2018) berdasarkan
jumlah siswa pada tahun 2018.

B. PENYALURAN DANA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN BELITUNG


TIMUR
Penyaluran dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung
Timurdilakukan dengan tata cara sebagai berikut :
1. Jumlah dana dan besarannya terdapat dalam Dokumen Pelaksanaan
Anggaran (DPA) Kabupaten Belitung Timur.
2. Jumlah pagu anggaran masing-masing sekolah menyesuaikan dengan
keadaan jumlah siswa pada masing – masing sekolah setelah
sinkronisasi/update data DAPODIK terakhir.
3. Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs Negeri TA. 2018 disalurkan per triwulan
dengan periode Januari s.d Maret (Triwulan I), April s.d Juni (Triwulan II),
Juli s.d September (Triwulan III) dan Oktober s.d Desember ( Triwulan IV)
dengan rincian besaran :
a. SD/MI : Rp. 30.000,-/siswa/triwulan
b. SMP/MTS : Rp. 60.000,-/siswa/triwulan
4. Dana BOS SD/MI dan SMP/MTSSwasta TA. 2018 disalurkan pada Triwulan
ke IV, dengan rincian besaran :
c. SD/MI : Rp. 120.000,-/siswa/tahun
d. SMP/MTS : Rp. 240.000,-/siswa/tahun
5. Sekolah mengajukan surat permohonan pencairan dana yang
mencantumkan jumlah siswa dan besaran dana BOS setiap Triwulan
kepada Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan melakukan proses pencairan
dengan ketentuan yang berlaku melalui Badan Pengelola Keuangan dan
Pendapatan Daerah (BPKPD) dimana proses pencairan tersebut dilakukan
berdasarkan permohonan sekolah disetiap triwulan dan tidak menyimpang
dari DPA yang disalurkan melalui rekening BOS APBD sekolah.

C. PRINSIP PENGELOLAAN DANA BOS SD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN


BELITUNG TIMUR
Pengelolaan dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung
Timurmengacu pada konsep Manajemen Berbasis (MBS) sekolah yang
mengandung arti :
1. Swakelola dan partisipatif
Pelaksanan dilakukan secara swakelola (direncanakan, dikerjakan dan
diawasi sendiri) dengan melibatkan warga sekolah dan masyarakat untuk
16
berpartisipasi secara aktif dalam memberikan dukungan terhadap
perencanaan,pelaksanaan, dan pengawasan program sesuai dengan
peraturan yang berlaku.

2. Transparan
Pengelolaan dana harus dilakukan secara terbuka agar warga sekolah dan
masyarakat dapat memberikan saran, kritik serta melakukan pengawasan
dan pengendalian terhadap pelaksanaan program.
3. Akutanbel
Pengelolaan dana harus dapat dipertanggungjawabkan, sesuai pedoman
pelaksanaan yang sudah disepakati.
4. Demokratis
Penyusunan perencanaan, pengambilan keputusan dan pemecahan masalah
ditempuh melalui jalan musyawarah/mufakat dengan memberikan
kesempatan kepada setiap individuuntuk mengajukan saran, kritik atau
pendapat.
5. Efektif dan Efisien
Pemanfaatan dana harus efektif dan efisien. Siswa yang dibebaskandan
dibantu biaya sekolahnya harus diseleksi secara seksama dan sesuai dengan
kriteria yang ditetapkan.
6. Tertib Administrasi dan Pelaporan
Sekolah penerima harus menyusun dan menyampaikan laporan hasil
pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan sesuai ketentuan
yang dipersyaratkan.
7. Saling Percaya
Pemberian dana berlandaskan rasa saling percaya antara pemberi dan
penerima dana.Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga
kepercayaan tersebut dengan memegang amanah dan komitmen yang
ditujukan semata-mata hanya untuk membangun pendidikan yang lebih
baik.

D. PENGELOLAAN PROGRAM BOSSD/MI DAN SMP/MTs APBD KABUPATEN


BELITUNG TIMUR
Dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung Timur dikelola
oleh :
1. Pengelolaan pencairan melalui Dinas Pendidikan sebagai OPD yang memiliki
DPA/DIPA/DPPA dengan tidak melebihi pagu dana yang ada didalamnya
2. Program/dana ini dikelola Panitia yang dibentuk oleh kepala sekolah. Panitia
ini terdiri dari unsur kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan komite
sekolah yang dibentuk secara musyawarah. Susunan Kepanitiaan terdiri
dari :
a) Kepala sekolah sebagai penanggung jawab.
b) Bendahara dari guru/pegawai sebagai pengelola keuangan.
c) Komite Sekolah

E. KETENTUAN PERPAJAKAN
Ketentuan perpajakan terkait dengan pengunaan dana BOS SD/MI dan
SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timur tahun 2018 diatur sebagai berikut :

17
1. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk
pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain – lain pada kegiatan
penerimaan peserta didik baru, kesiswaan, ulangan harian, ulangan umum,
ujian sekolah dan laporan hasil belajar peserta didik, pembelian bahan-
bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil, dan bahan
praktikum, pengembangan profesi guru, pembelian bahan – bahan untuk
perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah.
a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas
penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah :
1) Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5 %.
2) Memungut dan menyetor PPN sebesar 10 % untuk nilai pembelian
lebih dari Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas Penyerahan Barang
Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak
Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPN-
nya jumlahnya tidak melebihi Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan
bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah, PPN yang
terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan
Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum. Pemungut
PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut
PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan
Pengusaha Kena Pajak (PKP).

b. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri


adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak
termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22
dan atau PPN. Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi
bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri yang
terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana
tersebut di atas adalah :
1) Tidak mempunyai kewajiban memungut PPhPasal 22, karena tidak
termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungt PPh Pasal 22.
2) Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena
Pajak)

2. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk


pembelian/penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku
teks yang sudah rusak.
a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas
penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks
pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah :
1) Atas pembelian buku-buku pelajaran umum, kitab suci dan buku-
buku pelajaran agama, tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar
1,5 %.
2) Atas pembelian buku-buku pelajaran umum, kitab suci dan buku-
buku pelajaran agama, PPN yang terutang dibebaskan.
3) Memungut dan menyetor PPN sebesar 10 % untuk nilai pembelian
lebih dari Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang
Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum,
kitab suci, dan buku-buku pelajaran agama. Namun untuk nilai
pembelian ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Rp.

18
1.000.000,- (satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran
yang dipecah-pecah, PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh
Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah.

b. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri adalah


tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk
sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan atau
PPN. Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/
pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri yang terkait dengan
pembelian/penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku
teks yang sudah rusak adalah :
1) Tidak mempunyai kewajiban memungut PPhPasal 22, karena tidak
termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungt PPh Pasal 22.
2) Atas pembelian buku-buku pelajaran umum, kitab suci dan buku-
buku pelajaran agama, PPN yang terutang dibebaskan.
3) Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena
Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku pelajaran umum, kitab
suci, dan buku-buku pelajaran agama.

3. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan


penerimaan peserta didik baru, kesiswaan, pengembangan profesi guru,
penyusunan laporan BOS dan kegiatan pembelajaran, semua
bendaharawan/penanggungjawab dana BOS baik pada sekolah negeri
maupun sekolah bukan negeri :
a. Bagi guru / pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan, harus dipotong
PPh Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari
jumlah bruto honor.

b. Bagi guru / pegawai PNS diatur sebagai berikut :


1) Golongan I dan II dengan tarif 0 % (nol persen).
2) Golongan III dengan tarif 5 % (lima persen) dari penghasilan bruto.
3) Golongan IV dengan tarif 15 % (lima belas persen) dari penghasilan
bruto.

4. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam


rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer
sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang
dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut :
a. Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT), Tenaga
Kependidikan Honorer, Pegawai Tidak Tetap (PTT), untuk jumlah
sebulan sampai dengan Rp. 4.500.000,- (empat juta lima ratus ribu
rupiah) tidak terhutan PPh Pasal 21.

b. Untuk jumlah lebih dari itu, PPh Pasal 21 dihitung dengan


menyetahunkan penghasilan sebulan, dengan perhitungan sebagai
berikut :
1) Pengahasilan sebulan ................................................................... XX
2) Penghasilan netto setahun (x12) .................................................... XX
3) Dikurangi PTKP *) ......................................................................... XX

19
4) Penghasilan Kena Pajak .................................................................. XX
5) PPH Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s.d Rp. 50 jt) .................
dst ................................................................................................ XX
6) PPh Pasal 21 sebulan ( : 12) ............................................................ XX
*) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), adalah :
1) Status Sendiri ..................................................................... Rp. 54jt
2) Tambahan status kawin ..................................................... Rp. 4,5jt
3) Tambahan tanggungan keluarga, maksimal 3 orang @ ...........
............................................................................................... Rp. 4,5jt

5. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS, baik


pada Sekolah Negeri, Sekolah Swasta, untuk membayar honor kepada
tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan kegiatan perawatan
atau pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan
sebagai berikut :
a. Tidak dilakukan pemotongan PPh Pasal 21, dalam hal penghasilan
sehari atau rata-rata penghasilan sehari belum melebihi Rp.450.000,-
(empat ratus lima puluh ribu rupiah).
b. Dilakukan pemotongan PPh Pasal 21, dalam hal penghasilan sehari atau
rata-rata penghasilan sehari melebihi Rp.450.000,- (empat ratus lima
puluh ribu rupiah), dan jumlah sebesar Rp. 450.000,- (empat ratus lima
puluh ribu rupiah) tersebut merupakan jumlah yang dapat dikurangkan
dari penghasilan bruto.

F. LARANGAN
Pemberian BOS SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timur
adalah amanah. Agar terhindar dari segala macam bentuk manipulasi dan
penyimpangan keuangan negara, dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Dana BOS disimpandengan maksud dibungakan.
2. Dana BOS dipinjamkan kepada pihak lain.
3. Mengalokasikan dana BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten
Belitung Timuryang tidak sesuai dengan pelaksanaan.
4. Membiayai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kabupaten dimana
kegiatan tersebut masuk dalam anggaran (DPA/DIPA/DPPA) Kabupaten
Belitung Timur , Provinsi dan Nasional, terkecuali item yang dibiayai
dengan dana BOS tidak masuk dalam anggaran tersebut.
5. Menanamkan saham.
6. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti
pelatihan/sosialisasi/pendampingan, terkecuali item yang dibiayai
dengan dana BOS tidak masuk dalam anggaran penyelenggara
7. Membiayai belanja yang sudah masuk/digunakan pada BOS APBN
8. Terkait program BOSSD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten Belitung
Timur, perpajakan program BOS SD/MI dan SMP/MTs APBD Kabupaten
Belitung Timur yang diselenggarakan diluar OPD Dinas
Pendidikan/Kabupaten/Kota dan Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan.

20
G. SANKSI
Apabila berdasarkan hasil evaluasi institusi pemeriksa (Inspektorat / BPK),
penerima bantuan terbukti secara sah melakukan kekeliruan, kesalahan secara
sengaja dalam melaksanakan program dan pengelolaan keuangan yang
merugikan keuangan negara, Dinas Pendidikan / Inspektorat Kabupaten
memberikan peringatan /teguran secara lisan dan tertulis kepada Kepala Sekolah
dengan tembusan ke Bupati Belitung Timur.

Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan dalam


berbagai bentuk :
1. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan perundang-
undangan yang berlaku, seperti penurunan pangkat, mutasi kerja dan
pemberhentian.
2. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi.
3. Pemblokiran dana dan penghentian sementara, bila terbukti melakukan
pelanggaran yang dilakukan secara sengaja dan sistematik untuk
memperoleh keuntungan pribadi, kelompok atau golongan.
4. Masuk dalam daftar hitam (black list) sekolah yang tidak akan mendapat
bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur.

H. LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
1. Sekolah penerima dana BOS membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ).
2. Sekolah penerima membuat dan mengirimkan Laporan Realisasi
Penggunaan Anggaran pertriwulan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten
Belitung Timur.
3. Sekolah penerima membuat SK Panitia Pengelola dana BOS
4. Sekolah penerima menyiapkan RKAS
5. Administrasi Keuangan BOS diperiksa oleh Inspektorat, sesuai petunjuk
teknis BOS SD/MI dan SMP/MTS APBD Kabupaten Belitung Timur yang
dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur.
6. Bila terjadi laporan yang tidak sesuai petunjuk, Inspektorat memberikan
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) agar tidak terjadi penyimpangan pada
masa berikutnya.

21
KOP SEKOLAH

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB


NO :........................................................

1. Nama Satuan Pendidikan :


2. Kode Organisasi : 1.01.1.01.01
3. Nomor/Tanggal DPA-SKPD : 1.01.01.25.12.5.2
4. Kegiatan : Penyediaan Biaya Operasional SD/MI

Yang bertandatangan dibawah ini :

Menyatakan bahwa saya bertanggungjawab atas semua realisasi pendapatan yang


telah diterima dan belanja yang telah dibayar kepada yang berhak menerima, yang
dananya bersumber dari dana BOS APBD Kabupaten Belitung Timur dan digunakan
langsung oleh satuan pendidikan ............pada bulan...........Tahun Anggaran 2018
dengan rincian sebagai berikut :

PENDAPATAN BELANJA
SALDO
KODE REKENING JUMLAH KODE REKENING JUMLAH
5.2.1 Belanja Pegawai 5.2.1 Belanja Pegawai
5.2.2 Belanja Barang/Jasa 5.2.2 Belanja
Barang/Jasa
5.2.3 Belanja Modal 5.2.3 Belanja Modal

Jumlah Pendapatan Jumlah Belanja

Bukti – bukti pendapatan dan/belanja diatas disimpan sesuai ketentuan yang


berlaku untuk kelengkapan administrasi dan keperluan pemeriksaan aparat
pengawas, Apabila dikemudian hari terjadi kerugian negara. Saya bertanggungjawab
sepenuhnya atas kerugian negara dimaksud dan dapat dituntut penggantian sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya

........., .................. 2018

Kepala Sekolah,

........................
NIP.

22
KOP SEKOLAH

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB


NO :........................................................

1. Nama Satuan Pendidikan :


2. Kode Organisasi : 1.01.1.01.01
3. Nomor/Tanggal DPA-SKPD : 1.01.01.25.12.5.2
4. Kegiatan : Penyediaan Biaya Operasional SMP/MTs

Yang bertandatangan dibawah ini :

Menyatakan bahwa saya bertanggungjawab atas semua realisasi pendapatan yang


telah diterima dan belanja yang telah dibayar kepada yang berhak menerima, yang
dananya bersumber dari dana BOS APBD Kabupaten Belitung Timur dan digunakan
langsung oleh satuan pendidikan ............pada bulan...........Tahun Anggaran 2018
dengan rincian sebagai berikut :

PENDAPATAN BELANJA
SALDO
KODE REKENING JUMLAH KODE REKENING JUMLAH
5.2.1 Belanja Pegawai 5.2.1 Belanja Pegawai
5.2.2 Belanja Barang/Jasa 5.2.2 Belanja
Barang/Jasa
5.2.3 Belanja Modal 5.2.3 Belanja Modal

Jumlah Pendapatan Jumlah Belanja

Bukti – bukti pendapatan dan/belanja diatas disimpan sesuai ketentuan yang


berlaku untuk kelengkapan administrasi dan keperluan pemeriksaan aparat
pengawas, Apabila dikemudian hari terjadi kerugian negara. Saya bertanggungjawab
sepenuhnya atas kerugian negara dimaksud dan dapat dituntut penggantian sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya

........., .................. 2018

Kepala Sekolah,

........................
NIP.

23
LAMPIRAN 3

BUKU KAS UMUM

Nama Sekolah :
Desa / Kecamatan :
Kabupaten / Kota :
Provinsi :

Tanggal No. Kode No. Bukti Uraian Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo
1 2 3 4 5 6 7

Mengetahui,
Kepala Sekolah Bendahara

(...........................................) (................................................)
NIP. ................................... NIP. .........................................

24
LAMPIRAN 4

BUKU PEMBANTU KAS

Bulan : ..................

Nama Sekolah :
Desa / Kecamatan :
Kabupaten / Kota :
Provinsi :

Tanggal No. Kode No. Bukti Uraian Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo
1 2 3 4 5 6 7

Mengetahui, ......................... , ...................... 20......


Kepala Sekolah Bendahara

(...........................................) (................................................)
NIP. ................................... NIP. .........................................

25
LAMPIRAN 5

BUKU PEMBANTU BANK

Bulan : ..................

Nama Sekolah :
Desa / Kecamatan :
Kabupaten / Kota :
Provinsi :

Tanggal No. Kode No. Bukti Uraian Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo
1 2 3 4 5 6 7

Mengetahui, ......................... , ...................... 20......


Kepala Sekolah Bendahara

(...........................................) (................................................)
NIP. ................................... NIP. .........................................

26
LAMPIRAN 6

BUKU PEMBANTU PAJAK

Bulan : ..................

Nama Sekolah :
Desa / Kecamatan :
Kabupaten / Kota :
Provinsi :

Penerimaan (Debit)
Pengeluaran
Tanggal No. Kode No. Bukti Uraian Saldo
(Kredit)
PPN PPh 21 PPh 22 PPh 23
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Mengetahui, ......................... , ...................... 20......


Kepala Sekolah Bendahara

(...........................................) (................................................)
NIP. ................................... NIP. .........................................

27