Anda di halaman 1dari 8

Identifikasi Potensi wilayah

Identifikasi wilayah diambil dari kantor Kepala Desa dan PT East West Seed Indonesia
cabang Lembang (indoor Seed Production).
1. Lokasi MAGANG
PT East West Seed Indonesia (Indoor Seed Production Lembang) yang bertempat :
Kampung : Tugu III RT/03, RW/06
Desa : Tugumukti
Kecamatan : Cisarua
Kabupaten : Bandung-Barat
Provinsi : Jawa Barat
2. Letak Geografis Lokasi MAGANG
Tabel 1. Keadaan Geografis PT. EWSI (Indoor Seed Production)

Keadaan Lahan Kebun Produksi Benih Sayur Horticultura

Ketinggian Tampat 1100 – 1300 m dpl

Temperatur / Suhu 16o – 29o C

Curah Hujan 700 mm / bulan

pH Tanah 5,5 – 7,0

pH Air 5,5-7,0

Kemiringan Tempat 30%

Desa Tugumukti berbatasan dengan :

Sebelah Utara : Pasir Langu

Sebelah Selatan : Desa Pasir Halang

Sebelah Barat : Desa Pasir Langu

Sebelah Timur : Desa Jamudipa


3. Profil Desa TuguMukti
a. Wilayah Administrasi Pemerintah
- Jumlah RW : 13
- Jumlah RT : 54
- Jumlah Kepala Urusan :-
b. Nama Tokoh Masyarakat di Desa Tugumukti tepatnya di RT 03 RW 06
- Ketua RT : Nurjaman
- Ketua RW : Bapak Odih
- Kepala Desa : Bapak Ondo Solihin
- Ketua Karang Taruna : Asep Surahman
- Tokoh Agama : H. Sarmani
c. Luas Wilayah Desa Tugumukti
- Tanah Sawah : 1 Ha
- Tanah Kuburan :-
- Perkantoran : 2 Ha
- Tempat peribadahan : 1 Ha
- Perkebunan : 17,80 Ha
d. Waktu Tempuh dan Letak Desa
- Jarak ke Ibu Kota Kecamatan : 3 Km
- Jarak ke Ibu Kota Kabupaten : 27 Km
- Jarak ke Ibu Kota Provinsi : 38 Km
- Jarak Tempuh ke Kecamatan : 10 Menit
- Jarak Tempuh ke Kabupaten : 45 Menit
4. Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Desa Nangerang adalah 1936 orang yang terdiri dari 996 orang laki
– laki dan 940 orang perempuan.
Tabel 2. Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian
No. Mata Pencaharian % Jumlah (orang)
1 Buruh Tani 78 1510
2 PNS 2,5 49
3 Swasta 17 329
4 Wiraswasta 2,5 49
Sumber : Monografi Desa Tugumukti (2014)
Tabel 3. Jenis Pelayanan Masyarakat
a) Jenis Pelayanan
a Pelayanan Umum orang

b Kependudukan orang

c Legalisasi orang

Sumber : Monografi Desa Tugumukti (2014)

b) Keamanan Desa
a. Jumlah Hansip 15 Orang
b. Alat Pemadam -
c. Jumlah Hansip Telatih 7 orang
Sumber : Monografi Desa Tugumuktu (2014)
c) Bidang Pembangunan Sarana Ibadah
a. Mesjid 4 Buah
b. Mushola 8 Buah
Sumber : Monografi Desa Tugumukti (2014)
d) Bidang Pendidikan
a. TK 35 Murid, 3 Guru, 1 Gedung
b. SD 528 Murid, 16 Guru, 2 Gedung
c. MA 250 Murid, 6 Guru, 1 Gedung
Sumber : Monografi Desa Tugumukti (2014)

e) Tenaga Kerja
a. Pembantu Pengatur Rumah Tangga 28 orang
b. Penampung Pekerja Ke Luar Negeri 2 Buah
Sumber : Monografi Desa Tugumukti (2014)

Tabel 4. Kemasyarakatan
No. Kemasyarakatan Jumlah

1. Majelis Ta’lim 4 Kelompok … Anggota

2. Remaja Mesjid … Anggota


Sumber : Monografi Desa Tugumukti (2014)

5. Sejarah dan Pengembangan PT EAST WEST SEED INDONESIA ( EWSI )

PT. East West Seed Indonesia didirikan di Indonesia pada tahun 1990 yang di
resmikan oleh Mentri Pertanian Ir. Wardoyo pada tanggal 11 juni 1991. PT East West Seed
Indonesia berdiri dengan diawali oleh kerjasama antara swasta Indonesia dengan perusahaan
swsta Belanda ( ENZA Co ), saat ini Pt EWSI di miliki oleh EAST WEST SEED INDONESIA
Co Group dan ENZA Co dari Belanda. Selain di Indonesia EAST WEST SEED Conpany juga
memiliki cabang diberbagai Negara yaitu: Philipina, Thailand, Banglades dan Vietnam.

Adapun Visi dan Misi PT. EAST WEST SEED INDONESIA adalah sebagai berikut:

- Visi : Kami percaya pada benih sayuran berkualitas tinggi untuk hidup yang lebih
baik

- Misi : Menyediakan benih berkualitas tinggi untuk meningkatkan pendafatan petani


dan memperbesar konsumsi sayuran.

PT EAST WEST SEED INDONESIA didirikan dengan tujuan untuk memberikan


kemudahan bagi petani dalam mendapatkan benih-benih Varietas Unggul baik dari segi produksi
kualitas, daya adaptasi, maupun resistensi terhadap serangan penyakit.
Selama keberadaanya PT EAST WEST SEED INDONESIA telah 3 ( tiga ) kali
mengalami pergantian pemimpin dan beberapa kali mengalami perubahan stuktur organisasi.
Tahun 1990-1995 dipimpin oleh Bapak Joseph Van Ballen dan dari tahun 1995-2011 dipimpin
oleh Bapak Attmadi Saleh 2011 hingga saat ini di pimpin oleh Bapak Gleen Pardede.

Mula-mula PT EAST WEST SEED INDONESIA memasarkan benih varietas


unggul komoditi sayuran dataran rendah dan menengah kemudian berkembang sampai
komoditas sayuran dataran tinggi, merek dagang yang di gunakan adalah cap Panah Merah,
hingga saat ini varietas yang dihasilkan PT EWSI telah lebih dari 300 varietas.

6. Struktur Organisasi
Sebelum tahun 2001 Struktur Organisasi PT EWSI masih menggunakan istilah Manager
untuk setiap kepala Devisinya dan di kepalai oleh General Manager

Saat ini devisi divisinya yang ada di kepalai oleh masing-masing satu orang direksi yang
terdapat pada tubuh perusahaan meliputi “Divisi production, Devisi Research and Developmen
(R&D), Devisi Quality Control (QC), Devisi Marketing, Divisi Vinansial, dan Divisi Plant “
keenam direksi ini masing –masing membawahi beberapa sub kepala bagian dan tanggung
jawab terhadap pimpinan perusahaan

Sumber gagasan kegiatan umumnya berasal dari direksi sebelum dilaksanakan, gagasan
tersebut di diskusikan dengan para Staf .

Direksi juga menampung ide-ide dari para staf untuk kemajuan Divisinya dan
perkembangan perusahaan. Masalah yang di hadapi karyawan umumnya di bicarakan pada
penanggung jawab atau Suverpisor atau masing-masing bagian kemudian di sampaikan pada
direksi dan pimpinan perusahaan

Divisi Production termasuk indoor seed production bertanggung jawab pada masalah
perakitan varietas, pengujian varietas, pelepasan varietas dan penelitian, yang berkaitan dengan
peningkatan kualitas tanaman dan teknik budidaya. Divisi ini menerima masukan ide-ide
gagasan penelitian dari devisi Merketing, Field Plant bahkan dari intansi di luar perusahaan.

Divisi Quality Control bertanggung jawab pada masalah-masalah penjualan dan


pemasaran benih yang di produksi.
Divisi Financial bertanggung jawab pada masalah yang berkaitan dengan keuangan
perusahaan termasuk penadaan penelitian dan gaji karyawan.

Divisi Field Plant bertanggung jawab pada masalah yang di hadapi selama penanaman
hingga menghasilkan benih yang diproses divisi ini membawai kordinator lapangan di wilayah
Purwakarta, Wanayasa dan Lembang.

7. Ketenaga Kerjaan
Karyawan PT EAST WEST SEED INDONESIA mencapai lebih dari 900 tenaga kerja
yang terdiri dari Staf, karyawan tetep, karyawan bulanan/harian, karyawan magang dan
karyawan borongan. Karyawan tetap dan staf pada divisi Field Plant dan Researh and
Development di bagi dalam beberapa kelompok kerja berdasarkan jenis pekerjaannya.
Kelompok kerja tersebut antara lain :

1. Kelompok Breeding ( Pemuliaan Tanaman )


2. Kelompok Produksi Field dan Indoor production
3. Kelompok Produksi Demo.
Kelompok Breeding ( Pemuliaan ) terbagi menjadi 3 ( tiga ) yaitu yang menangani
pemuliaan Cabe, bawang, kacang-kacangan, sawi dan lain-lain. kedua yang menangani
pemuliaan tomat, terong, selada kangkung dan lain-lain. ketiga yang menangani pemuliaan
tanaman semangka, ketimun, melon, paria dan lain-lain.

Karyawan tetap dan staf pada divisi SO Productiaon yang tersebar seluluh Indonesia (
struktur organisasi Terlampir.

Indoor Seed Production Lembang di dirikan pada bulan Juli 2011 yang berlokasi:

Kampung : Tugu III RT/03, RW/06, Desa Tugu Mukti-Cisarua


Dengan luas lahan 2 ha, yang terdiri dari 12 ruangan/compartemen, masing-masing
compartemen dengan kapasitas populasi @ 3.480 tanaman.

Tujuan di bangunnya Indoor/green house untuk mensiasati tergantungnya pada keadaan


cuaca, bila terjadi perubahan musim, apalagi bila tidak terprediksi akan menyebabkan sulitnya
menentukan jenis tanaman yang akan diproduksi. Jika musim hujan terlalu panjang akan
menyebabkan banyaknya penyakit termasuk pembusukan akar. Jika musim terlalu kering akan
menyebabkan tanaman kekurangan air, hama juga akan menyerang yang dapat menimbulkan
kerugian.

Untuk itu perlu sekali mengurangi ketergantungan pada lingkungan luar menggantikan
dengan mikroklimat yang diatur. Dengan demikian dapat dijadwalkan produksi secara leguler
dan berkesinambungan. Sehingga konsumen/ petani tidak perlu kehilangan product yang dia
dibutuhkan,

1.Meningkatkan hasil produksi

Pada luasan areal yang sama tingkat produksi budidaya di dalam Indoor/green house lebih
tinggi dibandingkan di luar green house. Karena budidaya di dalam indoor/green house kondisi
lingkungan dan pemberian hara dikendalikan sesuai kebutuhan tanaman. Gejala hilangnya hara
yang biasa terjadi pada areal terbuka seperti pencucian dan fiksasi, di dalam indoor/green house
diminimalisir. Budidaya tanaman seperti ini dikenal sebagai hidroponik. Kondisi areal yang
beratap dan lebih tertata menyebabkan pengawasan dapat lebih intensif dilakukan. Bila terjadi
gangguan terhadap tanaman baik karena hama, penyakit ataupun gangguan fisiologis, dapat
dengan segera diketahui untuk diatasi

2.Meningkatkan kualitas produksi

Ekses radiasi matahari seperti sinar UV, kelebihan temperatur, air hujan, debu, polutan dan
residu pestisida akan mempengaruhi penampilan visual, ukuran dan kebersihan hasil produksi.
Dengan kondisi lingkungan yang terlindungi dan pemberian nutrisi akurat dan tepat waktu,
maka hasil produksi tanaman akan berkwalitas. Pemasakan berlangsung lebih serentak,
sehingga pada saat panen diperoleh hasil yang lebih seragam, baik ukuran maupun bentuk
visual produk.
3.Meminimalisasi pestisida

Indoor/Green house yang baik selain dirancang untuk memberikan kondisi mikroklimat ideal
bagi tanaman, juga memberikan perlindungan tanaman terhadap hama dan penyakit.
Perlindungan yang umum dilakukan adalah dengan memasang insect screen pada dinding dan
bukaan ventilasi di bagian atap. Insect screen yang baik tidak dapat dilewati oleh hama seperti
kutu daun.

Pada beberapa Indoor/green house bagian pintu masuknya tidak berhubungan langsung dengan
lingkungan luar/entry room ruang kecil, semacam teras transisi yang dibuat untuk menahan
hama atau patogen yang terbawa oleh manusia. Pada lantai ruang ini juga terdapat bak berisi
cairan pencuci hama dan patogen. Untuk pintu dapat ditambahkan lembaran PVC sheet.

Disiplin kerja yang diterapkan di PT EAST WEST SEED INDONESIA mencangkup


hal-hal sebagai berikut :

1. Karyawan PT EAST WEST SEED INDONESIA bekerja selama 40 jam. Selama 1 minggu
apabila lebih dari jam itu maka dihitung lembur.
2. Pembagian waktu kerja di PT EAST WEST SEED INDONESIA adalah sebagai berikut :
a. Senin – kamis : Pukul 07:00 hingga 16:00 dan istirahat pada pukul 12:00-13:00 wib.
b. Jumat : Pukul 07:00 hingga 16:30 dan istirahat pada pukul 11:30-13:00 wib.
3. Semua Karyawan harus sudah siap 15 menit sebelum pukul 07:00 di PT EWSI. Untuk
menerima pembagian tugas dari Supervisor kelompoknya.

4. Sepuluh menit sebelum pukul 16:00 karyawan diperbolehkan meninggalkan lapangan,


tempat bekerjanya untuk membersihkan alat yang di gunakan dan merapihkannya kembali di
dalam gudang.
5. Karyawan diwajibkan untuk member I alasan melalui surat kepada atasanya jika tidak dapat
masuk karena sesuatu hal tertentu.