Anda di halaman 1dari 5

Nama : Ina Widia

NPM : 260112170576

Studi Kasus Penyakit Hipertiroid


Seorang wanita, 47 tahun datang ke klinik dengan keluhan dada kiri terasa
berdebar-debar, matanya tampak melotot serta tangan yang bergetar terus
(tremor), sering berkeringat dan merasa cepat lapar. Tekanan darah: 140/90
mmHg. Suhu tubuh: 37,5 C. Kadar h-TSH : 0,003µ U/mL (normal : 0,4-5). Pada
pemeriksaan fisik tampak pembesaran ringan kelenjar tioid. Dokter mendiagnosa
pasien menderita hipertiroid. Dokter memberikan resep metimazol 30 mg/hari dan
bisoprolol 2,5 mg/hari.

Analisis SOAP

1. Subjektif
Jenis kelamin : wanita
Usia : 47 tahun (dewasa)
Keluhan : dada kiri terasa berdebar-debar, matanya tampak melotot
serta tangan yang bergetar terus (tremor), sering berkeringat
dan merasa cepat lapar.
Pada pemeriksaan fisik tampak pembesaran ringan kelenjar tioid.
Dokter mendiagnosa pasien menderita hipertiroid.
Dokter memberikan resep metimazol 30 mg.hari dan bisoprolol 2,5 mg/hari

2. Objektif

Tekanan darah : 140/90 mmHg

Suhu tubuh : 37,5 C

Kadar h-TSH : 0,003µ U/mL (normal : 0,4-5).


3. Assessment
Tekanan darah : 140/90 mmHg

Suhu tubuh : 37,5 C  Normal


Kadar h-TSH : 0,003µ U/mL (normal : 0,4-5).  Menurun
• Pada hipertiroid, konsentrasi TSH plasma ↓ (karena terdapat yang
menyerupai TSH “biasanya antibodi immunoglobulin yng disebut TSI”)
berikatan dengan reseptor yang mengikat TSH. Dimana bahan-bahan
tersebut merangsang aktivasi cAMP dalam sel  hasil akhirnya
hipertiroid
• Sekresi hormon tiroid (T3, T4) ↑ disebabkan TSI pembentukan TSH
ditekan oleh kelenjar hipofisis anterior  kelenjar tiroid dipaksa
mensekresikan hormon hingga diluar batas  sel-sel sekretori kelenjar
membesar  peningkatan laju metabolisme diatas normal  terjadi
penurunan berat badan dan ketidakseimbangan energi
Masalah Pasien :
- Menderita hipertiroid
- Tekanan darah tinggi  stage 1

Analisis DRP
Obat Tanpa Indikasi Tidak ada
Indikasi Tanpa Obat Tidak ada
Pemilihan Obat Yang Tidak ada
Kurang Tepat
Dosis Terlalu Tinggi Tidak ada
Dosis Terlalu Rendah Tidak ada
Efek Samping Obat Ada
- Methimazole : sakit kepala, vertigo, mual,
muntah, konstipasi, nyeri lambung, edema
- Bisoprolol : bradikardi, gagal jantung, hipotensi,
gangguan saluran cerna, gangguan tidur
Interaksi Obat Tidak ada
Gagal Menerima Obat Tidak ada

4. Plan

Rank Terapi :

- Hipertiroid
- Hipertensi

Tujuan Terapi :

- Mengobati dan mengatasi gejala hipertiroid


- Menormalkan kadar h-TSH
- Menormalkan tekanan darah hingga 130/80 mmHg
Terapi Yang Dipilih :
Apakah pasien ada
gangguan kardiovaskular ?

Ya : Tidak
First choice beta blocker

Apakah pasien sedang


hamil ?

Ya : Tidak :

First choice PTU First choice MMI


(12-18 Bulan )

Kadar TSH tetap dibawah normal


dan kadar T4 tetap tinggi setelah
pemakaian 12-18 bulan

1. Radioaktif iodin
2. Tiroidektomi ( ada
pembesaran kelenjar tiroid )

 Antihipertiroid : methimazole
- Pemilihan terapi sudah benar
- Dosis : 30 mg/hari
- Bentuk sediaan : tablet
- Cara pemakaian : per oral, diminum 3 x 1 tablet (10 mg) setelah
makan
- PIO : obat harus diminum setelah makan karena memiliki efek
samping mual dan meningkatkan sekresi asam lambung
- Penyimpanan : disimpan pada suhu kamar terlindung dari cahaya

 Antihipertensi : Bisoprolol 2,5 mg/hari


- Pemilihan terapi sudah benar
- Dosis : 2,5 mg/hari
- Bentuk sediaan : tablet
- Cara pemakaian : 1 kali sehari sebelum atau sesudah makan, paling
baik digunakan pada pagi hari, digunakan secara oral tidak boleh
dikunyah atau digerus. Efek akan terlihat setelah penggunaan selama
satu minggu.
- PIO : tidak digunakan malam hari karena memiliki efek
samping gangguan tidur
- Penyimpanan : disimpan pada suhu di bawah 30oC, terlindung dari
cahaya.

Terapi Non-Farmakologi :
- Diet yang diberikan harus tinggi kalori, yaitu memberikan kalori
2600-3000 kalori per hari baik dari makanan maupun suplemen
- Konsumsi protein harus tinggi, yaitu 100-125 gr (2,5 gr/ kg BB)
- Olahraga secara teratur
- Mengurangi rokok, alkohol dan kafein
- Jangan stress

Monitoring :
- Cek kadar h-TSH secara berkala
- Cek Tekanan darah (target < 130/80 mmHg)
- Kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat secara tepat
- Jka kadar TSH tetap dibawah normal setelah pengobatan selama 12-
18 bulan maka dilakukan tindakan lanjutan yaitu radioaktif iodin atau
tiroidektomi

Daftar Pustaka

American Thyroid Association. 2011. HYPERTIROIDISM AND OTHER OF


THYROTOXICOCOSIS : MANAGEMENT GUIDELINES OF THE
AMERICAN THYROID ASSOCIATION AND AMERICAN
ASSOCIATION OF CLINICAL ENDOCRINOLOGISTS. AACE
ENDOCRINE PRACTICE Vol 17 No 3 May/ June2011.
Dipiro, J.T., Wells, B.G., Schwinghammer, T.L., Dipiro, C.V. 2009.
Pharmacotherapy Handbook 7th edition. USA: The McGraw-Hill
Companies, Inc.