Anda di halaman 1dari 1

Salah satu laporan yang wajib ditampilkan pada sebuah laporan keuangan kegiatan bisnis adalah

Laporan Aliran Kas atau Cashflow analisis. Laporan ini menceritakan berapa uang yang masuk
dan berapa uang yang keluar pada periode tertentu. Selain jumlah masuk dan keluarnya uang,
laporan ini juga menceritakan pada pos apa saja uang tersebut dikeluarkan dan dari pos mana
saja uang kas diterima.

Lantas apa perbedaannya dibandingkan dengan laporan Laba/Rugi? Bukankah laporan laba/rugi
juga menceritakan pemasukan dan pengeluaran. Sebenarnya laporan laba rugi tidaklah bercerita
tentang laporan pemasukan dan pengeluaran kas. Laporan laba rugi bercerita tentang transaksi
baik kas maupun non kas yang mempengaruhi untung rugi perusahaan. Walaupun keuntungan
perusahaan selalu dinyatakan dalam nilai mata uang, namun keuntungan tersebut tidak selalu
berwujud uang kas.

Keuntungan bisa berwujud piutang yang tidak berupa uang, atau berupa barang yang juga tidak
berupa uang. Dengan demikain laporan ini bercerita hal yang berbeda dengan laporan aliran kas
yang hanya membahas transaksi yang melibatkan uang kas. Pemasukan pada laporan aliran kas
adalah pemasukan yang berwujud uang kas.

Pengeluaran yang dibahas pada Laporan laba/rugi adalah pengeluaran yang menyebabkan
perubahan laba atau rugi perusahaan juga berubah. Pengeluaran tersebut dapat berbentuk uang
kas maupun hutang. Dengan timbulnya hutang, berarti terjadi penambahan kerugian atau
pengurangan keuntungan, walaupun uang kas tidak berkurang. Sementara transaksi yang hanya
mengahsilkan hutang ini walaupun menyebabkan berkurangnya keuntungan tetap tidak masuk
dalam laporan aliran kas, karena tidak mengalirkan kas keluar.