Anda di halaman 1dari 4

Pengertian Efisiensi Transformator

Apabila kamu memanaskan air, apakah sama antara jumlah air sebelum dipanaskan dan sesudah
dipanaskan? Tentu tidak sama, mengapa demikian? Karena sebagian air akan menjadi uap air yang
menghasilkan energi panas.

Demikian pula halnya yang terjadi pada trafo. Energi listrik yang keluar dari trafo akan lebih kecil
daripada energi yang masuk ke dalam trafo.

Perbedaan tersebut akibat adanya perubahan energi listrik menjadi energi panas. Energi panas
berupa kalor ini tidak dapat dihindarkan dan akan selalu ada setiap kali trafo menghasilkan energi
listrik. Terbukti bila trafo diraba akan terasa hangat.

Efisiensi transformator didefinisikan sebagai perbandingan antara daya listrik keluaran dengan
daya listrik yang masuk pada transformator.
Peristiwa tersebut dapat dituliskan sebagai berikut.

Energi listrik masuk = energi listrik keluar + kalor


Sebagaimana dikemukakan sebelumnya, daya listrik yang masuk sama dengan daya yang keluar
dari trafo, berarti trafo tidak mengubah daya listrik.

Akan tetapi pada kenyataannya energi yang masuk tidak sama dengan energi yang keluar, berarti
daya yang masuk tidak sama dengan daya yang keluar.

Rumus Efisiensi Trafo


Perbandingan antara daya keluaran dengan daya masukan yang dinyatakan dalam persen disebut
efisiensi transformator ditulis dengan h, dan dituliskan dengan rumus:

Dimana:
η = efisiensi transformator
Vs = tegangan sekunder (V)
Vp = tegangan primer (V)
Ip = kuat arus primer (A)
Is = kuat arus sekunder (A)

Apabila energi listrik yang berubah menjadi kalor sebesar 10% dari energi masukan, maka efisiensi
trafonya 90%.
Contoh Soal Efisiensi Trafo
1. Sebuah transformator dengan lilitan kumparan primernya 2000 dan lilitan kumparan sekundernya
1000 mempunyai efisiensi 80%. Daya yang dipasang pada kumparan primer 3000 Watt. Hitunglah
daya pada kumparan sekundernya!

Penyelesaian

Diketahui :
np = 2000
Ns = 1000
η = 80%
Pp = 3000 Watt

Ditanya : Ps?

Jawab:

2. Sebuah transformator step-up mengubah tegangan 40 Volt menjadi 300 Volt. Jika efisiensi
transformator itu 90% dan kumparan sekunder dihubungkan dengan alat listrik 300 Volt, 90 Watt,
maka hitunglah!
a. Daya pada kumparan primernya?
b. Kuat arus pada kumparan primernya?

Penyelesaian

Diketahui :
Vp = 40 Volt
Vs = 300 Volt
η = 90%
Ps = 90 Watt

Ditanya :
a. Ps = …?
b. i = …?

Jawab :
Efisiensi Transformator
Efisiensi transformator didefinisikan sebagai perbandingan antara daya listrik keluaran dengan daya
listrik yang masuk pada transformator. Pada transformator ideal efisiensinya 100 %, tetapi pada kenyataannya
efisiensi tranformator selalu kurang dari 100 %.hal ini karena sebagian energi terbuang menjadi panas atau energi
bunyi.
Efisiensi transformator dapat dihitung dengan:

Efisiensi trafo dinyatakan dalam angka prosentase, pada faktor kerja cosφ=0,2 efisiensi trafo
mencapai sekitar 65%. Pada beban dengan faktor kerja cosφ=1,0, efisiensi trafo bisa mencapai
90%,gambar 4.