Anda di halaman 1dari 6

7.

5 PROSEDUR
7.5.1 Suspensi
Pertama botol di kalibrasi ad 100ml. Zinc Oxide disuspensikan dengan zat
pensuspensi dalam tiga varian konsentrasi. Kemudian dibuat varian konsentrasi 0,05%,
0,07%, dan 0,1%. Diamati dan dicatat volume sedimentasi yang terjadi dalam interval
waktu 0 menit, 15 menit, 30 menit, 60 menit, 24 jam, 48 jam, dan 96 jam. Setelah 24
jam redispersikan sediaan suspensi.

7.5.2 Emulsi
Pertama botol di kalibrasi ad 100ml.Minyak jagung diemulsikan dengan zat
pengemulsi dalam satu varian konsentrasi. Kemudian dibuat variasi konsentrasi 5%
dengan HLB 6, 7, dan 8. Diamati dan dicatat volume sedimentasi yang terjadi dalam
interval waktu 0 menit, 15 menit, 30 menit, 60 menit, 24 jam, 48 jam, dan 96 jam.
Setelah 24 jam redispersikan sediaan emulsi.

7.6 DATA PENGAMATAN


Tabel 7.6.1 Pembuatan sediaan suspensi
Zat aktif Formula

Sediaan 1 Sediaan 2 Sediaan 3

PGA 0,05% PGA 0,07% PGA 0,1%


Zinc oxide Aquadest ad Aquadest ad Aquadest ad
100ml 100ml 100ml

Tabel 7.6.2 Pembuatan sediaan emulsi


Zat aktif Formula

Sediaan 1 Sediaan 2 Sediaan 3

Aquadest ad Aquadest ad Aquadest ad


Minyak jagung 100ml 100ml 100ml
Tween 80 Tween 80 Tween 80
5% 5% 5%
Span 80 Span 80 Span 80
(HLB=6) (HLB=7) (HLB=8)

Tabel 7.6.3 Hasil Data Pengamatan suspensi


Waktu (menit) Sediaan 1 Sediaan 2 Sediaan 3

0 1 1 1

15 0,014 1 1

30 0,11 1 1

60 0,11 0,016 1

Waktu (jam)

24 0,11 0,016 1

48 0,11 0,32 0,044

96 0,14 0,080 0,060

Redispersibilitas Terdispersi Terdispersi Terdispersi

Tabel 7.6.4 Hasil Data Pengamatan emulsi


Waktu (menit) Sediaan 1 Sediaan 2 Sediaan 3

0 1 1 1

15 1 1 1

30 1 1 1

60 1 1 1

Waktu (jam)
24 0,09 0,05 0,11

48 0,15 0,08 0,14

96 0,22 0,11 0,15

Redispersibilitas Terdispersi Terdispersi Terdispersi


7.10 LAMPIRAN
7.10.1 Perhitungan konsentrasi PGA
0,05
Kosentrasi I = 100 X100 = 0,05 gram
0,07
Kosentrasi II= 100 X100=0,07 gram
0,1
Kosentrasi III=100X100=0,1 gram

7.10.2 Perhitungan Tween dan Span 5 %


Kosentrasi
1.HLB 6
2.HLB 7
3.HLB 8
1. Span+tween= HLB 6 Bcam: 6 gram
HLB=4,3 HLB =15
1,7
15 1,7→ tween 80 = 10,7 X 5 gram = 0,79 gram

6
9 9
4,3 → span 80 = 10,7 X 5 gram= 4,21 gram
10,7

2. HLB camp = 7 Bcamp = 6 gram


2,7
15 2,7→ tween 80 = 10,7 X 5 gram = 1,26gram

7
8 8
4,3 →span 80= 10,7 X 5 gram = 3,74 gram
10,7

3. HLB camp = 8 Bcamp = 5


3,7
15 3,7 →tween 80 = 10,7 X 5 gram = 1,73gram

8
7 8
4,3 →span 80 = 10,7 X 5 gram = 3,27gram
10,7

7.10.3 Perhitungan Derajat Flokulasi


1. Suspensi
a) 15 menit 0,05%
Vα 1
F=V0 = 70 = 0,014

b) 30 menit 0,05%
Vα 8
F=V0 = 70 = 0,011
c) 60 menit 0,05%
Vα 8
F=V0 = 70 = 0,011
d) 60 menit 0,07%
Vα 1
F=V0 = = 0,016
62
e) 24 jam 0,05%
Vα 8
F=V0 = = 0,011
702
f) 24 jam 0,07%
Vα 1
F=V0 = = 0,016
62
g) 48 jam 0,05%
Vα 8
F=V0 = = 0,011
70
h) 48 jam 0,07%
Vα 2
F=V0 = = 0,32
62
i) 48 jam 0,1%
Vα 3
F=V0 = = 0,044
67
j) 96 jam 0,05%
Vα 10
F=V0 = = 0,14
70
k) 96 jam 0,07%
Vα 5
F=V0 = = 0,080
62
l) 96 jam 0,1%
Vα 4
F=V0 = = 0,060
67

2. Emulsi
a) 24 jam emulsi l
Vα 6
F=V0 = = 0,09
65
b) 24 jam emulsi ll
Vα 3
F=V0 = = 0,05
65
c) 24 jam emulsi lll
Vα 7
F=V0 = = 0,11
65
d) 48 jam emulsi l
Vα 10
F=V0 = = 0,15
65
e) 48 jam emulsi ll
Vα 5
F=V0 = = 0,08
65
f) 48 jam emulsi lll
Vα 9
F=V0 = = 0,14
65
g) 96 jam emulsi l
Vα 14
F=V0 = = 0,22
65
h) 96 jam emulsi ll
Vα 7
F=V0 = = 0,11
65
i) 96 jam emulsi lll
Vα 10
F=V0 = = 0,15
65