Anda di halaman 1dari 3

Nama : Debby Faraditha

NIM :TB.150936

KELAS :Biologi 6A

DNA rekombinan atau rDNA (bahasa inggris: recombinant DNA) adalah suatu bentuk DNA
buatan yang dibuat dengan cara menggabungkan atau merekombinasi dua atau lebih untaian
benang DNA yang dalam keadaan normal tidak berpasangan atau terjadi bersama. Pada
bahasan biologi molekuler, modifikasi genetik dilakukan dengan memasukkan DNA yang
relevan ke dalam DNA organisme yang hidup misalnya pada plasmid bakteri, untuk
menyandikan suatu sifat khusus tertentu seperti antibiotik dan sifat lain. Hal ini berbeda
dengan konsep DNA rekombinan yang kombinasi DNAnya tidak terjadi secara alami di
dalam sel tetapi direkayasa. Proses rekombinasi DNA yang umum dilakukan adalah dengan
menggabungkan untaian DNA dari dua organisme yang berbeda. Bergabungnya dua DNA
dari organisme yang berbeda misalnya pada suatu plasmid bakteri dibantu oleh enzim ligase.
Teknologi DNA rekombinan melalui teknik pemotongan DNA merupakan salah saktu bukti
penguat yang menunjukkan bahwa DNA adalah suatu unit pewarisan.

Sejarah
DNA rekombinan pertama kali dihasilkan oleh Paul Berg pada tahun 1972 menggunakan
ecoRI. Pada tahun 1973 Boyer, Cohen dan Chang melakukan rekayasa pada bakteri E. coli
dengan plasmid rekombinan. Meskipun teknologi DNA rekombinan pertama kali ditunjukkan
tahun 1970an, prinsip-prinsip dasar dalam rekombinasi telah ditemukan jauh sebelumnya
sebagai contoh oleh Frederick Giffith pada tahun 1928 saat meneliti tentang penyakit
pneumonia di London.

Pemanfaatan
Penemuan Teknologi DNA rekombinan membuat kegiatan analisis dan rekayasa genetik
semakin berkembang khususnya dalam bidang-bidang yang telah lama mempraktikkan
pemodelan dan analisis genetik seperti kedokteran, pertanian, dan industri. Transfer gen antar
organisme saat ini dapat dilakukan bahkan di antara organisme-organisme yang secara
biologi dahulu tidak bisa bergabung. Proses transfer gen yang secara konvensional
menggunakan reproduksi seksual yaitu persilangan dapat dihindari, misalnya pada produksi
jagung “Bt” yang salah satunya tersusun dari gen bakteri yang ditransfer ke tanaman jagung
untuk membuat jagung tahan terhadap hama penggerek di Eropa. Penanda molekuler telah
tersedia untuk membuat proses seleksi menjadi lebih efektif dan efisien.

Dalam dunia kesehatan, produk komersial pertama yang dihasilkan dengan teknologi DNA
rekombinan adalah insulin. Penelitian dan proyek insulin ini dimulai sebelum peraturan dan
kebijakan pemerintah tentang pemanfaatan secara luas dan komersial tentang DNA
rekombinan dibuat. Ketika penelitian dasar teknologi DNA rekombinan terus dilakukan
untuk mencari efisiensi dan manfaat bagi umat manusia, pemanfaatan secara komersial
produk-produk yang dihasilkan dari teknologi ini dikendalikan oleh perilaku pasar dan
modal-modal investasi yang diberikan.

Alasan dapat dilakukan rekombinasi DNA


 Struktur DNA semua spesies sama
 DNA dapat disambung-sambungkan
 Ditemukan enzim pemotong dan penyambung
 Gen dapat terekspresi di sel apa pun

FAKTOR-FAKTOR DNA REKOMBINAN


 Enzim (pemotong & penyambung)
 Vektor
 Agen (sel target)

ENZIM PEMOTONG
 Enzim pemotong dikenal dengan nama enzim restriksi endonuklease
 Fungsi enzim ini adalah untuk memotong-motong benang DNA yang panjang
menjadi pendek agar dapat disambung-sambungkan kembali

ENZIM PENYAMBUNG
 Nama lain dari enzim penyambung adalah enzim ligase
 Enzim ligase berfungsi menyambung untaian-untaian nukleotida

Alasan pemilihan bakteri untuk rekombinasi DNA


a. Daya reproduksi bakteri tinggi dan cepat sehingga diperoleh jumlah
keturunan ynag banyak dalam waktu singkat
b. Merupakan mikroba yang mengandung banyak plasmid
c. Tidak mengandung gen yang membahayakan
d.
PROSES REKOMBINASI DNA
a. Para penderita diabetes melitus (kencing manis) membutuhkan asupan insulin
b. Gen insulin manusia dari pulau Langerhans diambil kemudian disambungkan ke
dalam plasmid bakteri yang sudah dipotong oleh enzim restriksi endonuklease
membentuk kimera (DNA rekombinan)
c. Kimera dimasukkan ke dalam agen (E. coli) dan disambungkan dengan bantuan
enzim ligase untuk dikembangbiakkan