Anda di halaman 1dari 2

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Dari hasil perhitungan analisis pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba
(KSLL) pada pembangunan Gedung Kampus Baru Fakultas Hukum
Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang telah dilakukan, dapat
ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Hasil analisa dengan menggunakan software Etabs didapat beban
maksimum pada kolom adalah sebesar 2076,43 kN pada kolom 28.
2. Nilai daya dukung pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (qa KSLL)
dengan menggunakan teori dari Meyerhof adalah 1317,6082 kN/m2 dan
nilai Safety Factor (SF) adalah 4,8487. Nilai Safety Factor (SF) dengan
menggunakan software Plaxis v8.2 metode Undrained C adalah 3,618 dan
metode Undrained A adalah 3,3703. Hasil analisis nilai SF dengan
perhitungan manual maupun dengan program Plaxis v8.2 dikatakan cukup
aman karena nilai yang didapat lebih besar dari yang disyaratkan untuk SF
yaitu sebesar 3.
3. Nilai hasil analisis penurunan total pada pondasi KSLL adalah 4,8856 cm.
Nilai penurunan yang terjadi masih berada dalam batas penurunan yang
disarankan oleh Skempton dan MacDonald (1955) yaitu 7,62 – 12,7 cm
sehingga penurunan pada pondasi KSLL aman.
4. Nilai hasil analisis penurunan dengan menggunakan software Plaxis v8.2
metode Undrained C sebesar 9,089 cm dan metode Undrained A sebesar
5,662 cm. Nilai penurunan yang terjadi masih berada dalam batas penurunan
yang disarankan oleh Skempton dan MacDonald (1955) yaitu 7,62 – 12,7
cm sehingga penurunan pada pondasi KSLL aman.

B. Saran
Setelah melakukan proses analisi pada pondasi Konstruksi Sarang Laba-
Laba (KSLL) pada pembangunan Gedung Kampus Baru Fakultas Hukum
Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang telah dilakukan, penulis
dapat memberikan saran sebagai berikut:
1. Analisis dengan menggunakan perhitungan manual sebaiknya ditambah
dengan membandingkan dengan rumus lain seperti Terzaghi, Skempton,
Hansen, Vesic dan lain-lain sehingga lebih banyak parameter yang dijadikan
sebagai pembanding dalam pembahasan analisis.
2. Analisis selanjutnya dilakukan dengan menggunakan rumus pendekatan
yang memperhitungkan pengaruh rib terhadap perubahan kapasitas dukung
dan penurunan.
3. Pada penelitian selanjutnya agar mempertimbangkan analisis pondasi KSLL
terhadap momen pengguling.
4. Pada parameter-parameter tanah yang diambil dari hasil korelasi sebaiknya
pada penelitian lebih lanjut menggunakan hasil dari pengujian laboratorium
yang dilakukan agar hasil lebih akurat.
5. Dalam analisis dengan metode elemen hingga dengan menggunakan Plaxis
v8.2 proses penginputan perlu lebih diperhatikan agar tidak terjadi
kesalahan pada hasil kalkulasinya.
6. Untuk mendapat analisis yang lebih akurat, pemodelan pondasi secara
keseluruhan dalam bentuk Plaxis 3D agar mencakup parameter yang lebih
lengkap, sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

155