Anda di halaman 1dari 3

Mineral oil (HoPE 6th)

Sinonim: Parafin cair, Avatech; Drakeol

Pemerian: transparan, tidak berwarna, cairan berminyak kental, tanpa fluoresensi di siang hari. Ini
praktis tidak berasa dan tidak berbau ketika dingin, dan memiliki bau samar minyak ketika dipanaskan

Kelarutan: Praktis tidak larut dalam etanol (95%), gliserin, dan air; larut dalam aseton, benzena,
kloroform, karbon disulfida, eter, dan petroleum eter. Dapat dicampur dengan minyak atsiri, dengan
pengecualian minyak jarak.

BM: 23.9979 (chemicalbook.com)

Boiling point: >360⁰C

Flash point: 210–224C

Pour point: -12.2 to -9.48⁰C

Stabilitas: paraffin cair mengalami oksidasi saat terkena panas dan cahaya. Stabilisator mungkin
ditambahkan untuk menghambat oksidasi; hydroxyanisole butylated, butylated hydroxytoluene, dan
alfa tokoferol adalah antioksidan yang paling umum digunakan.

Penyimpanan: Harus disimpan dalam wadah kedap udara, terlindung dari cahaya, di tempat yang sejuk
dan kering

Inkompatibilitas: Strong oxidizing agents

Fungsi: digunakan dalam emulsi minyak dalam air sebagai pelarut

kegunaan Concentration (%)

Ophthalmic ointments 3.0–60.0

Otic preparations 0.5–3.0

Topical emulsions 1.0–32.0

Topical lotions 1.0–20.0

Topical ointments 0.1–95.0


Cetyl Alcohol (HoPE 6th)

Sinonim: Alcohol cetylicus; Avol; Cachalot;

Nama kimia: Hexadecan-1-ol

Rumus kimia: C16H34O

BM: 242.44

Struktur kimia:

Fungsi: Coating agent; emulsifying agent; stiffening agent

Cetyl alcohol juga digunakan untuk penyerapan airnya di emulsi air dalam minyak. Cetyl alcohol
bertindak sebagai pengemulsi lemah dari jenis air-dalam-minyak, sehingga memungkinkan pengurangan
jumlah agen pengemulsi lainnya yang digunakan dalam formulasi. Cetyl alcohol juga telah dilaporkan
meningkatkan konsistensi emulsi air dalam minyak. Dalam emulsi minyak dalam air, setil alkohol
dilaporkan meningkatkan stabilitas dengan menggabungkan dengan agen pengemulsi yang larut dalam
air. Pengemulsi campuran gabungan menghasilkan pembatas monomolekuler yang dikemas rapat
antarmuka minyak-air yang membentuk suatu pemmbatas mekanis terhadap koalesensi droplet.

Use Concentration (%)

Emollient 2–5

Emulsifying agent 2–5

Stiffening agent 2–10

Water absorption 5

Pemerian: seperti lilin, serpihan putih, butiran, kubus. Memiliki bau khas yang samar dan rasa hambar

Boiling point: 316–344⁰C; 300–320⁰C for Nacol 16-95; 310–360⁰C for Speziol C16 Pharma; 344⁰C for
pure material.

Density: 0.908 g/cm3; 0.805-0.815 g/cm3 for Speziol C16 Pharma

Flash point: 165⁰C


Melting point: 45–52⁰C; 49⁰C for pure material.

Kelarutan: larut dalam etanol (95%) dan eter, kelarutan meningkat dengan meningkatnya suhu; praktis
tidak larut dalam air. Dapat bercampur ketika dilelehkan dengan lemak, parafin cair dan padat, dan
miristat isopropil.

Stabilitas: stabil dalam asam, basa, cahaya, dan udara (tidak menjadi tengik)

Penyimpanan: harus disimpan dalam keadaan tertutup wadah di tempat yang sejuk dan kering

Inkompatibilitas: strong oxidizing agents

Anda mungkin juga menyukai