Anda di halaman 1dari 4

POLITEKNIS KEMENKES ACEH perawat agar individu tetap dapat melakukan aktifitas

PRODI D-III KEPERAWATAN BANDA ACEH kehidupan sehari-hari.


MATA AJARAN : KEPERAWATAN JIWA I a. memberi kesempatan megekspresikan perasaan
BEBAN STUDY : 4 SKS b. menjaga hubungan baik dengan ayah kandungnya
WAKTU : 1,5 JAM c. mengikutkan Klien dalam aktifitas sosial
PENGASUH : TIM d. membagun percaya diri klien
e. menggali perilaku positif pada diri klien
6. Dialog diruang poliklinik jiwa antara perawat-klien
PETUNJUK:
Pilihlah satu option jawaban yang benar dari soal sebagai berikut:
pilihan ganda dibawah ini. Klien : “ Saya baru mengalami kecelakaan.”
Perawat:” Ceritakan kepada saya tentang
kecelakaan yang anda alami.”
1. Seorang perawat mengatakan kepada pasien ”Saya
Apa jenis nama tehnik komunikasi terapeutik yang
mengerti bahwa Nani merasa ibu Nani akan
dilakukan oleh perawat diatas?
meracuni Nani, tapi sukar bagi saya untuk
mempercayainya karena menurut saya tidak ada a. Klarifikasi d. Refleksi
orang tua didunia ini yang ingin mencelakakan b. Sublimasi e. fokusing
c. Empati
anaknya”. Tindakan Keperawatan manakah yang
7. Klien dirawat di ruang akut RSJ. Hasil pengkajian
sesuai dengan pernyataan diatas?
diperoleh bahwa klien menolak mandi atau berpakaian,
a. berbicara dengan pasien dalam konteks realitas
mengurung diri dikamar sepanjang hari, jarang
b. tidak mendukung atau membantah waham pasien
c. membina hubungan saling percaya dengan pasien berbicara dengan teman. Dx Keperawatan pada klien
d. meyakinkan pasien bahwa ia berada dalam tersebut adalah:
a. Anxietas d. Kurang perawatan diri
keadaan aman
b. Konplik pengambilan e. Isolasi Sosial
e. memberikan pujian pada penampilan dan
keputusan
orientasi pasien yang sesuai dengan realitas
c. Menarik diri
2. Ibu Pasien, 1 hari yang lalu datang ke RSJ dengan 8. Seorang perempuan, karyawati dipindah tugsakan ke
membawa makanan, tetapi pasien tidak mau samasekali bagian operator. Sejak itu sering melamun, mengoceh
mengambil makanan tersebut. Saat ditanyakan, pasien sendiri, jika teman mengobrol di dekatnya ia merasa
mengatakan bahwa “ibu saya mau meracuni saya karena curiga. Gangguan kejiwaan pada keadaan ini dapat
dia tidak suka dengan calon istri saya, pokoknya saya dikategorikan ke dalam :
tidak mau makan makanan yang diberikan oleh ibu saya”. a. Flight of ideas d. Waham paranoid
Manakah klasifikasi yang tepat untuk jenis waham ini ? b. Waham agama e. Menarik diri
a. Waham agama c. Isolasi sosial
b. Waham curiga 7.9.Ny.K berumur 40 tahun, pekerjaan IRT, dalam aktifitas
c. Waham somatik
sehari-hari Ny.K tidak mau keluar rumah dan tidak
d. Waham nihilistik
e. Waham kebesaran mau bergaul dengan tetangga sekitar rumahnya. Ny. K
3.Seorang pasien laki-laki berusia 42 tahun mengalami merasa wajahnya jelek, dan hitam, tidak berani bertatap
gangguan jiwa dan dirawat di RSJ mengatakan, “Tolong muka dengan lawan bicara karena merasa dirinya tidak
jaga anak-anak Saya. Mungkin saya tak akan bisa punya kelebihan. Keadaan Ny.K tersebut dapat
membimbing mereka lagi!”. 2 hari ini pasien terlihat lebih diagnosa keperawatan dengan HDR, dan tindakan
senang menyendiri. keperawatan yang dapat dilakukan oleh seorang
Manakah klasifikasi yang tepat dilihat dari jenis prilaku perawat adalah:
bunuh diri? a. Mengajak Ny.K bergaul dengan para ibu disekitar
a. Isyarat bunuh diri d. Rencana bunuh diri
rumah
b. Percobaan bunuh diri e. Usaha bunuh diri
c. Ancaman bunuh diri b. Mengakui bahwa Ny.K tidak mempunyai kelebihan
4. Seorang perempuan usia 35 tahun di rawat di RSJ terlihat c. Membiarkan Ny.K terus seperti itu
berbicara sendiri seolah mendengarkan sesuatu. Pasien d. Memarahi Ny. K secara verbal
bangun dan bergerak kesatu arah untuk mendengarkan e. Mengkaji kelebihan Ny.K dan mengembangkan
suara-suara itu. Apakah respon yang paling tepat dari potensi yang dimiliki Ny.K
pasien yang menunjukan pemahaman kemampuan 10. Seorang pasien laki-laki usia 44 tahun dirawat di ruang
menghardik halusinasi ? perawatan RSJ, mengamuk, memukul, melempari
a. Katakan “Saya tidak mau dengar kamu suara palsu”.
barang-barang apa saja yang dekat dengannya dan
b. “Saya senang sekali setiap suara-suara ini datang”
c. “Silahkan saja kamu bicara saya tidak akan dengar’ memaki dengan suara yang tinggi. Oleh perawat sudah
d. “Jangan coba ganggu saya lagi” diajarkan sesuai diagnosanya. Dan saat ini
e. “Terima kasih, tapi saya tidak mau dengar kamu” memerlukan evaluasi tindakan. Apakah respon
5. Seseorang laki-laki umur 28 tahun mengalami pasien yang dinilai pada kasus tersebut?
ketidakstabilan emosi dengan menunjukan tanda gejala, a. pasien mampu berinteraksi dengan orang lain
yaitu sering marah, mudah tersinggung, dan sulit b. pasien mampu merawat diri sendiri tanpa bantuan
konsentrasi. Selama ini, semua masalah individu tersebut c. pasien mampu mengontrol suara-suara yang
sering dibicarakan dengan ayah kandungya. Bila anda didengarnya
sebagai perawat CMHN di puskesmas. Apa upaya d. pasien mampu mengungkapkan marahnya secara
konstruktif
e. pasien mampu mengungkapkan keyakinannya1. keperawatan, yang perlu dilakukan perawat adalah :
sesuai dengan kenyataan a. a.Mengkaji ulang atau biarkan saja
11. Seorang pasien laki-laki usia 80 tahun, mengalami b. b.Menganjurkan keluarga untuk memasung
disorientasi waktu, tempat dan orang, pasien tampak c. c. Merujuk ke dokter
bingung dan berjalan mondar mandir. Untuk d. d.Menganjurkan keluarga untuk membawa ke
menegakkan diagnosa keperawatan, perawat paranormal
membutuhkan informasi pendukung lainnya. e.Pasrah diri lebih utama
Apakah data yang perlu dikaji pada kasus tersebut? 18. Pernyataan yang salah dibawah ini, tentang pasien
a. Menjelaskan tujuan dan aktivitas yang akan gangguan jiwa adalah :
dilakukan A.Pasien jiwa ada kemungkinan sembuh dan prognosa
b. Menciptakan lingkungan yang terapeutik baik
c. Membina hubungan saling percaya B. Pasien jiwa sangat memerlukan dukungan eksternal
d. Mengobservasi perilaku pasien lansia C. Pasien jiwa dapat belajar hidup dan bekerja dengan
e. Menanyakan tentang keluhan yang dirasakan oleh keterampilan yang dilatih
pasien lansia D. Pasien jiwa dapat diberdayakan sesuai potensinya
12. Seorang laki-laki berusia 34 tahun pada saat dilakukan E. Pasien jiwa adalah kutukan dan akan bertahan
wawancara di dapat data; “mengatakan dirinya adalah seumur hidup
presiden dan saya akan mengadakan rapat dengan pejabat, 19.Apabila saudara menemukan kasus gangguan jiwa di
saya orang hebat dan semua yang ada disini adalah staf dan rumah, maka rujukan pertama adalah :
bawahan saya”. Kontak mata ada, bicara kacau, tidak betah, a. Rumah sakit umum
diam ditempat duduk, selalu mondar mandir sambil
menghardik teman-temannya. Apakah masalah utama pada
b. Rumah sakit jiwa
pasien ini ? c. Puskesmas
a. Gangguan konsep diri d. Tim kesehatan jiwa masyarakat
b. Isolasi sosial e. Praktik dokter
c. Gangguan persepsi sensori 20.Teknik dasar wawancara yang dilakukan pada pasien
d. Perubahan proses pikir jiwa adalah :
e. Resiko perilaku kekerasan a. Mendengar dengan perhatian
13.Seorang pasien mengatakan bahwa ia sering mendengar b. Mangajukan pertanyaan dengan hening
suara-suara yang ingin membunuh dirinya. Apakah tindakan c. Perlakuan non verbal
perawat saat mendengerkan klien mengungkapkan d. Perlakuan verbal
halusinasinya ?
a. Diam dan mendengarkan semua cerita klien sampai habis
e. Mengajukan pertanyaan tertutup
b. Memotong pembicaraan dan mengatakan suara-suara itu 21.Ciri hubungan yang dijalin dalam keperawatan jiwa
tidak ada adalah:
c. Memarahi klien karena sudah mendengarkan suara-suara a. Hubungan simpati.
tersebut b. Hubungan social
d. Mengatakan klien sudah berbohong dan mengarang cerita c. Hubungan menguntungkan salah satu pihak
e. Mengatakan percaya atas pengakuan klien tetapi tidak yaitu pasien saja.
mendengar suara tersebut d. Hubungan terapeutik
14.Pada pengkajian status mental bila mendapatkan pasien e. Hubungan berdasarkan imbalan
berbicara berpindah-pindah dari satu kalimat ke 22. Status mental klien dapat dikaji terutama melalui
kalimat yang lain tidak ada kaitannya, hal ini disebut : metode pengkajian:
a. Inkoheren d. Keras a. Wawancara
b. Cepat e. Gagap
b. Observasi
c. Apatis
c. Pemeriksaan fisik
15. Ny.A sejak dirawat dirumah sakit jiwa, tidak
d. Pengukuran
memperhatikan kebersihan dirinya, rambut acak-
acakan, kuku panjang, baju tidak pernah diganti, gigi e. Pemeriksaan laboratorium
tidak pernah disikat, setiap hari hanya melamun saja, 23. Psikofarmakotherapi merupakan suatu therapy yg
dan kadang-kadang buang air besar maupun kecil bersifat symptomatic, maksudnya adalah:
selalu diatas tempat tidur. Apakah masalah a. Suatu therapy yg dapat menghilangkan
keperawatan utama yang terjadi pada pasien? penyebab gangguan jiwa yg dialami klien.
a. Mencederai diri dan orang lain b. Therapi obat-obatan yg dapat mengubah
b.Harga diri rendah perilaku mal- adaptif menjadi adaptif
c.Marah c. Therapi yg dapat mengurangi gejala yg di alami
d.Prilaku kekerasan klien namun tidak menghilangkan penyebabnya
. e. Defisit Perawatan diri d. Suatu therapy anti depresan maupun mood
16. Seorang perawat yang memimpin jalannya TAK stabilizer
disebut sebagai: e. Therapi yg dapat meredakan gangguan jiwa
a.Leaders d. Co-Leaders klien dalam waktu singkat
b.Observer e. Fasilitator 24. Tidak semua klien jiwa aman utk diberikan anti
c.Motivator
psikotik, namun dgn melihat gejalanya dan pengaruh
17.Apabila seorang perawat menemukan suatu kasus jiwa
anti psikotik terhadap klien maka keadaan yg menjadi
yang tidak dapat ditangani dengan tindakan
kontra indikasi pemberian anti psikotik adalah;
a. Bila klien dalam keadaan gaduh gelisah dan serta riwayat kesehatan jiwa yg dialami
agitasi berat klien
b. Terindikasi risiko bunuh diri yg sangat kuat d. Menegakkan diagnose keperawatan
c. Bila ditemukan klien dgn riwayat kejang atau e. Menentukan therapy modalitas bagi klien
dalam keadaan hamil/menyusui 29. Focus renacna kegiatan perawat pada tingkat
d. Tidak diberikan bila dalam keadaan waham berat, komunitas adalah:
halusinasi atau perilaku kacau a. Meningkatkan keterampilan klien dalam
e. Semua pernyataan diatas benar melakukan ADL dan memgatasi masalahnya
25. Komponen pada therapy modalitas dengan b. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
mengembangkan pola pikir yg rasional, menggunakan kesehatan Jiwa sehingga peran masyarakat
pengetesan realita dan penyelesaian masalah dapat dimanfaatkan oleh klien maupun
merupakan jenis therapy modalitas dalam bentuk: keluarga
a. Therapi Individual c. Meningkatkan fungsi keluarga dlm merawat
b. Therapi kognitif klien
c. Therapi Biologi d. Membimbing klien dalam melakukan ADL nya
d. Thderapi keluarga e. Mengkaji tanda dan gejala awal gangguan
e. Therapi lingkungan jiwa.
26. Peran perawat dalam psikofarmakotherapi sangat 30. Pentingnya penggunaan model konseptual dalam
berperan penting sehingga therapy obat-obatan yg keperawatan jiwa adalah :
diberikan kepada klien tepat, efektif dan optimal a. Memudahkan klien utk menentukan tema
sesuai dgn kebutuhan, peran tersebut diantaranya kegiatan Therapi harian
adalah: b. Agar kegiatan konseling dapat berjalan dengan
a. Memberi resep obat yang tepat terhadap baik bila model yg digunakan tepat
klien c. Dapat menentukan diagnose yg dialami klien saat
b. Menjelaskan utk menghindari penggunaan ini
obat dalam waktu yg lama d. Membantu pelaksanaan praktek pengkajian,
c. Menentukan jenis obat klien melaksanakan intervensi keperawatan yg tepat
d. Memberikan obat kepada klien dan serta evaluasi efektifitas tindakan yg dilakukan
memonitor efek samping serta PENKES e. Dapat memastikan sejauhmana terjadinya
tentang obat penyimpangan perilaku yg dialami klien.
e. Melakukan pemeriksaan TD setiap kali 31. Jenis therapy modalitas dimana perawat
pemberian obat. memberikan contoh perilaku adaptif melalui
27. Tidak jarang ditemukan klien dan keluarga yg praktek atau menirukan suatu sikap yang baik
menolak menggunakan obat dalam jangka waktu adalah:
yang lama, maka tindakan perawat yg dapat
a. Terapi Keluarga
dilakukan adalah:
a. Menjelaskan manfaat obat dan
b. Millieu therapi
konsekwensi yg buruk bila obat tidak di c. Therapi Kelompok
konsumsi sesuai dgn kebutuhan d. Therapi Biologi
b. Perawat dapat bernegosiasi dg klien e. Therapi perilaku(role model)
sehingga klien dapat menentuka bahwa ia 32. Topografi jiwa pada tahap sadar sangatlah penting
akan mengkonsumsi obat atau tidak diketahui oleh perawat,sehingga dapat diketahui
c. Menganjurkan agar selama dirumah klien kapan waktu yang tepat utk memberikan edukasi
menyimpan obatnya sendiri sehingga terhadap klien, berikut ciri klien dalam level sadar
pengawasan obat dapat dilakukan sendiri adalah:
oleh klien a. Seseorang yg mampu melakukan aktifitas
d. Perawat sebagai role model , dgn secara sadar dan mengetahui perasaan,
mencontohkan minum obat yg benar serta fikiran serta emosi yg dialami
teratur b. Seseorang yang mengemukakan idea tau
e. Memberikan pengertian pada pihak farmasi perasaanya secara symbolic
tentang pentingnya obat c. Suatu keadaan yg dibatasi oleh ambang
28. Pada tahap pengkajian dalam proses sadar dan tidak sadar sehingga segala
keperawatan, yg dilakukan perawat di IGD atau aktifitas yg dilakukan memiliki peluang utk
poliklinik adalah: dilupakan.
a. Menentukan obat yg tepat utk klien saat ini d. Suatu keadaan dimana seseorang sangat
b. Merencanakan tindakan psikoterapeutik yg sulit untuk mengingat kembali apa yg telah
sesuai dg kebutuhan keluarga dilakukan
c. Menanyakan keluhan klien sesuai dg tanda- e. Merupakan lapisan yg paling luas dari
gejala yg mendukung adanya gangguan jiwa bagian topografi jiwa yg memungkinkan kita
utk dapat mengingat dalam jangka waktu yg 37. Seorang pasien laki-laki berusia 42 tahun mengalami
sangat panjang. gangguan jiwa dan dirawat di RSJ mengatakan,
33. Secara umum peran therapis dalam melakukan “Tolong jaga anak-anak Saya. Mungkin saya tak akan
perawatan terhadap klien adalah: bisa membimbing mereka lagi!”. 2 hari ini pasien
a. Berperan dalam memngungkapkan fikiran terlihat lebih senang menyendiri. Manakah klasifikasi
dan perasaaan yang tepat dilihat dari jenis prilaku bunuh diri?
b. Menerima ide-ide yg diungkapkan klien a. Isyarat bunuh diri
selama interaksi berlangsung dan b. Percobaan bunuh diri
melaksanakannya dalam kegiatan setiap c. Ancaman bunuh diri
harinya. d. Rencana bunuh diri
c. Mendorong klien mengungkapkan e. Usaha bunuh diri.
fikirannya secara simbolik agar lebih leluasa 38. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan
mengungkapkan perasaan terhadap klien dalam pemberian obat-obatan terhadap pasien
d. Mengembangkan perasaan simpati gangguan jiwa, termasuk kontraindikasi ,berikut
terhadap pengalaman dan situasi yg yg tidak termasuk kontra indikasi pemberian
diungkapkan klien saat interaksi
khlorpromazine adalah:
e. Mendorong verbalitas dan kemampuan
menginterpretasikan fikiran klien sehingga
a. Adanya gangguan hati
ekplorasi fikiran dan perasaan klien lebih b. Klien dengan febris
luas c. Epilepsi
34. Tindakan keperawatan yang tepat d. Obesitas
dilakukan perawat pada pasien pasca ECT: e. Anemia
a. Setelah terjadinya pernafasan spontan 39. Seorang wanita berusia 45 tahun yang menderita
pasien langsung beri minum. Cancer mamae mengatakan kepada perawat “saya
b. Melakukan pengukuran temperatur tidak usah lagi dirawat disini, biarkan saja saya pulang
kerumah saya, ini sudah menjadi nasib saya seperti
pasien.
ini”. pasien tampak menarik diri, merasa kesepian,
c. Memonitor vital sign sampai klien sadar tidak mau bicara dan putus asa juga susah tidur dan
penuh. tidak mau makan. Apakah yang dialami pasien diatas
d. Langsung menghubungi keluarga bahwa dalam rentang respon individu terhadap
tindakan ECT sudah dilakukan kehilangan/berduka ?
e. Pasien segera dibawa turun dari tempat a. Denial (penyangkalan) d. Depresi
tidur agar sadar penuh. b. Anger (marah) e. Acceptance
c. Bergaining (tawar menawar)
35. Dalam melakukan interaksi antara perawat – 40. Pada pasien yang diberikan CPZ (Chlorpromazine)
klien , dilaksanakan dalam beberapa fase, mengeluh kepada perawat bahwa ia sulit
diantaranya adalah fase orientasi, yang bertujuan melakukan aktivitas karena terasa sangat
untuk: mengantuk seteleh mengkonsumsi obat tersebut,
a. Untuk mempersiapkan mental keluhan yg dimaksud oleh pasien merupakan efek
therapis/perawat dalam melakukan
samping penggunaan obat yg disebut dengan
interaksi dg klien
b. Mengevaluasi kemampuan klien setelah
istilah:
interaksi selesai a. Hypersalivasi
c. Merumuskan rencana tindak lanjut yg b. Sedasi
dilakukan klien setiap hari c. Rambut rontok
d. Membina hubungan saling percaya d. Insomnia.
terhadap klien serta merumuskan tujuan e. Glukoma
dan komponen praktek 41. Manakah gangguan kejiwaan berikut ini paling sering
e. Klien mampu mengeksplorasikan dirinya. ditemukan pada orang dewasa yang lebih tua,yaitu:
36. Seorang mahasiswa yang sedang menunggu giliran a. Depresi d. keputusasaan
ujian sidang KTI ,tampak mondar mandir di depan ruang b. Demensia e. Fobi sosial
sidang, wajahnya pucat, berkeringat,tangan c. Kegelisahan
digenggam,ia mengatakan kepada temannya
“bagaimana saya nanti.. “,saat ini sedang sakit perut.
Dimanakah letak respon emosional pada mahasiswa
diatas?
a. Depresi d. Kehilangan
b. Cemas e. Penolakan
c. Ketakutan