Anda di halaman 1dari 3

1.

Jenis pemeriksaan kesehatan tenaga kerja di perusahaan berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga
Kerja dan Transmigrasi no 02 Tahun 1980, kecuali :
B. Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Berkala Setiap Bulan

2. Berikut ini adalah tahapan pencegahan kecelakaan kerja di Perusahaan :


E. Eliminasi, substitusi, isolasi potensi bahaya dan penggunaan alat pelindung diri

3. Jenis-Jenis pekerjaan yang digunakan untuk pertimbangan pencahayaan tempat kerja di dasarkan
pada :
B. Tingkat Ketelitian pekerjaan

4. Nilai ambang batas or Threshold Limit Value adalah


B. Kadar bahan kimia atau tingkat potensi bahaya di tempat kerja di mana tenaga kerja dapat
menghadapi tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan untuk jangka waktu 8 jam sejari
dan 40 jam seminggu

5. Hearing Conservation Program terdiri dari beberapa program kecuali


D. Spectral confulncity

6. Persyaratan yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam pengadaan Alat Pelindung Diri, kecuali
:
E. Keluhan pekerja yang akan memakai

7. Syarat sebagai Badan Audit K3 antara lain sebagai berikut, kecuali :


E. Harus sudah menerapkan standar dalam ISO 9001

8. Berikut ini termasuk Engineering Controlle Hazard di tempat kerja, kecuali :


D. redesign

9. Manfaat penerapan peraturan Perundang-undangan Ketenagakerjaan bidang Keselamatan dan


Kesehatan Kerja (K3) bagi tenaga kerja antara lain :
D. memberdayakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi

10. Berikut ini termasuk radiasi mengion di tempat kerja :


D. radiasi elektromagnetik dan partikel

11. Audit Hiperkes dan Keselamatan Kerja atau SMK3 di perusahaan merupakan pelaksanaan program
K3 pada aspek :
D. Pemantauan dan evaluasi kinerja K3

12. Syarat utama gizi kerja yang baik adalah :


c. cukup kalori, cukup gizi dan aman dikonsumsi

13. Penentuan beban kerja ringan, sedang atau berat untuk penilaian iklim kerja dengan parameter
Indeks Suhu Bola dan Suhu Basah (ISBB) adalah :
D. output Kalori
14. Sifat dan tingkat toksik bahan kimia terhadap kesehatan tenaga kerja ditentukan oleh hal-hal
berikut kecuali
E. Daya tahan tubuh tenaga kerja

15. Perusahaan di bawah ini sudah wajib menerapkan SMK3 berdasarkan Peraturan Prundang-
undangan yang berlaku di Indonesia:
B. Perusahaan dengan potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat tinggi

16. Berikut ini adalah penilaian pencahayaan di tempat kerja secara kuantitatif kecuali :
D. Distribusi Cahaya

17. Berikut ini tidak termasuk faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi seseorang:
E. Jenis pekerjaan

18. Pemaparan uap Pb di tempat kerja dpat menimbulkan gangguan/ penyakit


E. bukan salah satu di atas

19. Kanker kulit akibat kerja disebabkan oleh beberapa faktor kecuali :
E. Sinar Matahari

20. Audit SMK3 yang secara formal digunakan ssebagai pedoman tingkat keberhasilan pelaksanaan
atau penerapan K3 di perusahaan adalah :
B. Audit Eksternal

21. Berikut adalah salah satu pelayanan kesehatan kerja yang termasuk program rehabilitative:
D. penempatan tenaga kerja setelah sakit atau kecelakaan sesuai dengan kemampuan fisik dan
psikisnya

22 BPJS ketenagakerjaan mempunyai program jaminan antara lain, kecuali


E. semua di atas benar

23. Prevalensi anemia gizi yang tinggi ditempat kerja dapat membawa efek negatif yang
mempengaruhi fungsi seperti :
A. Kemampuan kerja yang rendah

24. Berikut ini merupakan sumber potensi bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan
kerja:
A. Faktor fisik, kimia, biologi, fisiologi dan psikologi

25. Pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan yang dulu Jamsostek berdasarkan :


C. Undang Undang No 24 tahun 2011

26. Perusahaan yang mempunyai tempat kerja dengan tingkat kebisingan di atas 115dB harus
menyediakan alat pelindung telinga berupa :
E. Kombinasi earplug dan earmuff
27. Di bawah ini merupakan dasar hukum penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (SMK3), kecuali :
D. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi no 04 tahun 1987

28. Heat Exhaustion adalah dampak dari pemaparan tekanan panas ekstra tinggi dengan gejala:
C. Keluar keringat banyak, suhu tubuh normal, tekanan darah turun, nadi naik tapi lemah dan dehidrasi

29. Berikut ini bukan merupakan tugas dokter perusahaan dalam rangka pencegahan Penyakit Akibat
Kerja (PAK) dan Kecelakaan Kerja di perusahaan:
E. Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja awal, berkala, khusus dan purna kerja

30. Peraturan Menteri Tenaga Kerja yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan Undang-Undang
No 1 tahun 1970 tentang keselamatan Kerja pasal 8 adalah :
C. Peraturan Mnteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No 02 tahun 1980 tentang pemeriksaan Kesehatan
Tenaga Kerja dalam Penyelenggaraan Kesehatan Kerja