Anda di halaman 1dari 2

Nama : Yuniar Fauziyah

NPM : 240110160091
Tanggal Tugas : 2 Mei 2018
Tugas Metodologi Penelitian
Dosen: AWS

ANALISIS SKRIPSI EKSPERIMENTAL LABORATORIUM

1. Judul Skripsi
Judul Skripsi : Kajian Suhu dan Penambahan Putih Telur pada Pengeringan
Pembusaan (Foam MAT Drying) Wortel dalam Pembuatan
Bubuk Ekstrak Wortel
Penulis : Haryatna Sartika Pramasari
NPM : 240110080079
Tahun Skripsi : 2014

2. Eksperimental Laboratorium
Terdapat beberapa jenis analisis pada eksperimen laboratorium, yaitu diantaranya
analisis RAL (Rancangan Acak Lengkap), RAK (Rancangan Acak Kelompok), dan
analisis regresi.
Skripsi yang berjudul Kajian Suhu dan Penambahan Putih Telur pada Pengeringan
Pembusaan (Foam MAT Drying) Wortel dalam Pembuatan Bubuk Ekstrak Wortel ini
menggunakan analisis RAK dimana analisis RAK adalah suatu rancangan percobaan
yang menempatkanobjek eksperimen ke dalam kondisi yang berbeda-beda pada
pengulangannya. Bedanya dengan analisis RAL adalah analisis RAL lebih sederhana
dari RAK karena percobaannya yang sangat sederhana dan lebih homogen.
Analisis RAK yang ada pada skripsi ini ditunjukkan oleh adanya pengelompokan
6 perlakuan yang berbeda untuk tiga kali ulangan yang dilakukan. Pengelompokan itu
dibuat berdasarkan persen penambahan putih telur 2% dan 5% pada suhu pengering
50oC, 60oC, dan 70oC.
Selain analisi RAK, dilakukan juga analisis regresi deskriptif untuk mengetahui
pengaruh atau hubungan sebab akibat antar variabel. Analisis regresi deskriptif adalah
analisis yang dilakukan dnegan mendeskripsikan hasil penelitian untuk mendapatkan
kesimpulan.
3. Parameter dan Variabel
Parameter adalah variabel yang diukur untuk dijadikan tolak ukur dalam
pengambilan hasil dan kesimpulan penelitian. Parameter yang diukur pada skripsi
eksperimetal ini diantaranya rendemen total bubuk wortel, rendemen parsial pembuatan
bubuk wortel, warna, kadar air jus wortel, laju pengeringan, kadar beta karoten wortel,
dan kadar air akhir bubuk wortel yang dihasilkan.
Variabel yang diamati pada eksperimen ini adalah massa awal wortel segar,
volume awal larutan wortel sebelum dikeringkan, massa bubuk wortel hasil pengeringan,
kadar air awal dan akhir (wortel segar dan bubuk wortel), serta suhu pengeringan bubuk
wortel.

4. Kontrol positif dan negatif


Kontrol positif adalah pemberian perlakuan pada objek percobaan sehingga
diperoleh hasil yang mendukung hipotesis. Sedangkan kontrol negatif adalah pemberian
perlakuan yang tidak mempengaruhi hasil. Kontrol dalam eksperimental ini adalah
kontrol positif dimana perbedaan persen pemberian putih telur dan suhu pengeringan
diperkirakan dapat memengaruhi variabel yang diamati seperti kadar air dan warna
akhir bubuk ekstrak wortel.