Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

Achalasia esofagus adalah gangguan motorik pada otot polos esofagus, yang
memiliki karakteristik berupa kegagalan spinchter esofagus bawah untuk berelaksasi dan
tidak adanya gerakan peristaltik pada esofagus.1,2
Achalasia dideskripsikan pertama kali pada tahun 1672 oleh Sir Thomas Willis. Pada
tahun 1881, von Mikulicz mendeskripsikan penyakit ini sebagai suatu kardiospasme, di
mana gejalanya lebih disebabkan oleh suatu gangguan fungsional daripada suatu gangguan
mekanik. Pada tahun 1929, Hurt dan Rake menyatakan bahwa penyakit tersebut disebabkan
oleh kegagalan spinchter esofagus bawah untuk berelaksasi. Mereka lalu menyebutnya
sebagai “achalasia”, sebuah kata dari bahasa Yunani yang berarti gagal untuk berelaksasi.2,3

Gambar 1. Achalasia esofagus dilihat secara anatomis (dikutip dari kepustakaan 4)