Anda di halaman 1dari 3

Faktor yang mempenagruhi nyeri

1. pada sistem kardiovaskuler : penyakit arteri koronaria, penyakit katup aorta,


hipertensi, prolaps katup mitral, stenosis subaorta hipertrofi adiopartik (IHSS), diseksi
aorta

Ciri nyeri dada yang disebabkan jantung

Nyeri didefinisikan sebagai sensasi tidak enak akibat kerusakan jaringan. Nyeri
sebenarnya bersifat subyektif. Jantung akan memberikan sensasi nyeri bila terjadi
ancaman kerusakan jaringan jantung. Penyebab terseringnya ialah kekurangan
oksigen dan darah yang dapat muncul pada kondisi sumbatan atau penyempitan
pembuluh darah jantung.

Tidak semua nyeri dada perlu dikhawatirkan berasal dari jantung. Beberapa
karakteristik nyeri dada berikutlah yang patut diwaspadai berasal dari jantung.

Jantung terletak di tengah-tengah dada agak sedikit ke kiri. Oleh karena itu, tidak
semua nyeri dada akibat jantung dirasakan di sebelah kiri. Bila yang mengalami
kerusakan jantung sebelah kanan, maka nyeri yang dirasakan dapat berupa nyeri dada
kanan. Jika yang mengalami kerusakan jaringan jantung belakang, maka dapat
muncul gejala rasa tidak enak di punggung. Demikian pula bila bagian bawah jantung
yang mengalami kerusakan, nyeri bisa dirasakan di ulu hati yang menyerupai gejala
sakit maag.

Jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak
terlokalisasi. Artinya, Anda tidak akan dapat menunjuk letak nyeri hanya dengan satu
jari. Biasanya, seorang pasien jantung akan menunjukkan tempat nyerinya dengan
seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan.
Penyebab nyeri dada
1. suplai oksigen yang berkurang di pembuluh darah koroner akibat karena adanya
penyempitan atau pun penyumbatan pembuluh darah koroner utama di jantung.
2. ketidaknyamanan dada yang terjadi ketika ada suplai oksigen darah yang
berkurang pada area dari otot jantung. Pada kebanyakan kasus-kasus yang terjadi,
penyebab kekurangan suplai darah ini adalah disebabkan oleh penyempitan dari
arteri-arteri koroner sebagai akibat dari arteriosclerosis.
3. terjadi saat latihan, stres emosi yang parah, atau setelah makan yang berat.
Selama periode-periode ini, otot jantung menuntut lebih banyak oksigen darah
daripada arteri-arteri yang menyempit dapat berikan.

PENGKAJIAN NYERI (sumber : ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN


DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULER, Arif
Muttaqin,2009,penerbit:salemba medika, Jakarta)
(https://books.google.co.id/books?id=noWFt_QVOUMC&pg=PA76&dq=faktor+
pemicu+nyeri+dada+pada+gangguan+sistem+kardiovaskuler&hl=id&sa=X&re
dir_esc=y#v=onepage&q=faktor%20pemicu%20nyeri%20dada%20pada%20ga
ngguan%20sistem%20kardiovaskuler&f=false) rilis taggal 26-09-2017
Provoking incident : berisikan nyeri setelah beraktivitas dan tidak berkurang dengan
istirahat dan sudah diberikan terapi farmakologi.
Quality of pain : seperti apa nyeri yang dirasakan atau digambarkan klien. Sifat nyeri
dapat seperti tertekan, diremas dan diperas.
Region, radiation, relief : lokasi nyeri didaerah subternal atau nyeri diatas perikardium.
Penyebaran nyeri dapat diperluas hingga area dada. Dapat terjadi nyeri dan
ketidakmampuan menggerakan bahu dan tangan.
Scale of pain : klien ditanya dengan rentang 0-4 atau 0-10 (visual analog scale VAS)
dan klien akan menilai seberapa berat nyeri yang dirasakan
Time : sifat mula asal timbulnya (onset). biasa gejala nyeri timbul mendadak. Lama
timbulnya (durasi) nyeri dada umumnya dikeluhkan lebih dari 15 menit. Nyeri infark
miokardium dapat timbul saat istirahat, nyeri biasanya dirasakan lebih berat dan
dalam waktu yang lama. Gejala-gejala yang meliputi infark miokardium antaralain
berkeringat, ansietas, dispnea, dan pingsan.