Anda di halaman 1dari 43

INTERPRETASI RADIOGRAFIS STRUKTUR

ANATOMIS DAN VARIASI NORMALNYA


DAN

INTERPRETASI RADIOGRAFIS
PERTUMBUHAN/PERKEMBANGAN NORMAL
GIGI DAN RAHANG

Didin Kustantiningtyastuti
Gigi : - paling padat pada tubuh manusia
- lebih >> menerima/ menyerap sinar Ro
drpd jaringan lain.
Email: lebih padat lebih radiopak

tipis pada cervix gigi, mengikuti alur


cusp. Radiopak berarti email dalam
batas normal.
Radiopak : putih
Radiolusen : hitam
Radio intermediate : abu-abu
Dentin dan semen kepadatannya sama,
gambarannya radiointermediat
Batas antara email dan dentin: tajam dan jelas
Gigi Incisivus : densitasnya sama , kecuali pada
lekuk mesial dan distal lebih gelap keliru
dengan karies.
Gigi P & C :gambar anatomi sesuai pada ro” ft,
densitasnya sesuai
Gigi M : bentuk bervariasi, jadi lebih sempit pd
distal, ada perbedaan densitas
Pulpa & saluran akar :
- Lubang dengan jar lunak menyerap sinar<<
radiolusen, keslrhan pulpa hmp sama, ka-
dang2 ada pemanj & pembesaran
- Ukuran bervariasi : anak-anak lebar, makin dws

- makin sempit
Gigi yang tumbuh bentuk mengkerucut
sempurna ke apikal.
sal akar konvergen
kearah apex. Pada sal akar tampak cabang-cabang
saluran akar radiolusen dia
gonal dari sal akar ke arah lateral mesial atau
distal
Akar gigi
- Gamb densitas dibanding dengan mahkota sa-
ngat kecil karena perbedaan ukuran
- Akar tiga : bagian palatinal sering tdk tampak
Membran periodontal

- Gamb radiolusen, nempel pada akar gigi


- Tampak berupa garis tipis tdk terputus
- Tampak mulai dari batas cej sampai ke apikal, tiap
orang berbeda, hanya terlihat pd apex & lateral
mesial dan distal
Lamina Dura
- Gamb radiopak, nempel pada semen, terletak
antara memb period dan tl alveolar mesial dan
distal.
- Tampak berupa garis tipis tdk terputus
- Tampak mulai dari cej sampai ke apikal,
merupakan lapisan tipis tl kortikal padat pada
soket.
Puncak tl alveolar (Alveolar crest)
- Gamb radiopak, padat, btk runcing, lebih tinggi
dari cej
- Terletak antara cej distal dan cej mesial gigi
lainnya
Anatomi radiografi maksila
• Foramen incisivum mrpk celah pada
bidang sagital, btk bundar, pear, hati,
mengerucut.

- Foramen ini // dengan akar gigi incisivus 1


atau antara dua incisiv, kadang dekat alv crest
- Gambarannya radiolusen bulat jelas dengan
dibatasi grs radiopak
• Sutura intermaksilaris
- terletak antara dua proc. Alveolaris
bayangan radiografi terlihat pada orang muda
pada orang tua jarang.
- grs sutura : grs putih sepanjang batas maksila
• Fossa nasalis
- gambaran radiolusen
- bentuk pear, huruf w, lebih bulat di inferior
dan septum nasalis membtk grs tengah
radiopak
- batas fossa membentuk garis hitam dibatasi
grs putih sempit
- letak dekat foramen incisivum, dekat dengan
incisiv 1
• Ductus lacrimal
- bentuk oval bervariasi
- letaknya diatas akar gigi caninus
- pada oklusal foto sering melebar keliru
dengan kista
• Sinus maksilaris
- gambaran radiolusen di regio molar maksila,
dapat meluas sampai premolar extrimnya
dapat meluas ke C dan I walau sangat jarang

- sinus dipisah oleh septum (radiopak)


- ukuran dan bentuk sinus tiap individu beda,
tebal dinding beda
- isi pada orang dewasa 5-10ml
- bagian dalam dilapisi selaput lendir dan
berhub dengan selaput lendir rongga hidung
Anatomi radiografi mandibula
• Symphisis mandibula radiolusen tipis
• Mylohyoid ridge tumpul agak naik, radiopak
bulat, tipis
• proc. koronoideus :
- bayangan btk kerucut dengan apex mengarah
ke atas dan ke depan
- apex dapat tumpul /tajam, dgn densitasnya
bervariasi dari radiopak halus kearah radiopak
jelas.
• Canalis mandibularis
- terlihat antara P sampai M
- radiolusen antara akar gigi, lurus , panjang
bervariasi.

- mandib
saluran penghubung for. mental dgn for
• Foramen mental
- gamb bulat radiolusen
- letaknya dibawah apex gigi premolar
keliru dengan infeksi periapikal
Anomali oleh karena gangguan pertumbuhan
1. Anomali dalam jumlah gigi :
a. Anodontia, dapat total dan sebagian
rontgen foto : tdk tampak benih gigi

b. Supernumerary kelebihan gigi


- mesiodens, antara incisiv btk kerucut
- distomolar, antara distal molar tiga
- paramolar, antara bukal/lingual molar dua
2. Anomali dalam bentuk gigi
Macrodontia, bentuk gigi lebih besar dari
normal
Microdontia, bentuk gigi lebih kecil dr normal