Anda di halaman 1dari 3

Ini yang terjadi pada otak saat anda melihat pernografi

Internet sehat pernah di canangkan oleh salah satu pejabat di negeri ini. Program ini
bertujuan memberantas ( membatasi ) situs-situs porno yang bebas bergentayangan pada saat
itu. Bukan satu atau dua situs saja yang telah berhasil di blokir, dalam laporan yang
terpercaya sudah ada ribuan situs porno yang berhasil di blokir baik itu situs dari dalam negeri
maupun luiar negeri. Sebenarnya apa, sih, yang membuat prgram ini begitu getol dijalankan?
Beberapa ahli berpendapat, program ini dilaksanakan untuk memperbaiki moral anak bangsa
yang mungkin akan terpapar konten-konten pornografi yang sekarang seakan tidak ada pagar
pembatas, bebas berkeliaran di internet. Hanya saja ada alasan lain yang membuat program
itu perlu di dukung. Alasan itu adalah menyelamatkan otak dari kerusakan.

Sebenarnya apa sih yang akan terjadi pada otak jika kita sering melihat konten porno, kok
sampai merusak otak segala?

Berikut 4 Hal yang akan terjadi pada otak anda saat anda melihat konten pornografi sekaligus
menjelaskan hubungan antara pornografi dan kesehatan otak.

1. Adegan Seksual membuat laki-laki gagal fokus

Ceritanya di dalam otak manusia ada yang namanya serabut-serabut renik yang saling
berhubungan satu sama lain yang di sebut Neuron. Neuron ini, yang terlibat dengan proses
bagaimana manusia berfikir dan dapat meniru perilaku. Saat kita melihat konten pornografi,
sistem neuron ini memicu gairah, yang menyebabkan ketegangan seksual. Tentu saja hal ini
butuh untuk disalurkan. Saat seseorang tidak bisa menyalurkan ketegangan seksualitas pada
pasangan, otomatis yang dilakukan adalah masturbasi. Kenyataan yang menyedihkan adalah
bahwa ketika penghobi pornografi sering melakukan masturbasi ia akan mengalami efek
hormonal dan neurologis, yang membuat pecandunya gagal untuk mengalihkan fokus dari
pornografi. Jadi kalau anda punya teman yang membujang, dan sering salah melakukan
sesuatu karena gagal fokus. Anda harus mulai curiga . He2

2. Dopamin Meningkat

Dopamin adalah hormon yang di lepaskan oleh otak saat kita merasakan kebahagiaan.
Demikian juga saat melihat konten porno. Setiap jenis rangsangan yang dianggap memberikan
kepuasan akan meningkatkan tingkat transmisi dopamin di otak. Efek dopamin kurang lebih
seperti morfin serta berbagai obat adiktif, termasuk stimulan seperti kokain, amfetamin, dan
methamphetamine. Pada pria, ada lima bahan kimia utama yang terlibat dalam gairah
seksual. Namun yang sangat dominan adalah dopamin. Dopamin memainkan peran utama
dalam sistem otak yang bertanggung terhadap dorongan seksual. Dopamin secara tiba-tiba
meningkat ketika seseorang mendapatkan stimulasi. Terutama jika itu adalah stimulasi
seksual. Ini akan menimbulkan kecanduan untuk mengulang kondisi nikamt yang sama. Sialnya
dopamin dan dorongan seksual yang ditimbulkannya akan menyebabkan kecanduan yang bisa-
bisa mengajarkan otak untuk menjadi kurang puas dengan pasangan seksual yang sebenarnya.

3. Otak Kecanduan Pornografi

Fakta dari sebuah penelitian mengungkapkan bahwa beberapa pecandu pornografi lebih suka
mencari berbagai gambar/video porno paling baru daripada melakukan hubungan seks dengan
orang yang sama/ pasangannya. Ini membuat para Laki-laki penggemar pornografi memiliki
daya rangsang yang hanya bisa di panggil ketika mereka update foto/video porno baru yang
mengakibatkan mereka menjadi semakin kecanduan untuk mengeksplorasi pornografi terus
menerus.

4. Otak Mengalami Penurunan Sensitivitas Dopamin

Dan yang paling membahayakan adalah sensitivitas otak pada dopamin akan menurun.
Stimulasi berlebihan dari dopamin pada para pecandu pornografi pada akhirnya membuat otak
mereka mengalami penurunan kepekaan terhadap dopamin itu sendiri.
Pecandu pornografi akan mengalami over stimulan atau terlalu banyak distimulasi. Walau
dopamin telah di lepaskan, otak tidak akan merespon dengan seharusnya sehingga ini
menuntut para pecandu untuk terus mencari sumber kenikmatan baru untuk memenuhi rasa
lapar mereka.

Hal ini yang mendorong mereka untuk mencari lebih keras lagi rangsangan seksual yang
mampu memenuhi kepuasan mereka, dan dapat berujung pada akses konten porno yang tak
berujung. Semakin terpuaskan, semakin candu dan otak semakin 'kebal' dopamin.

Itulah beberapa hal yang terjadi saat kita melihat konten pornografi. Jadi jangan heran jika
anda mendengar ada beberapa kasus pelecehan seksual yang terjadi bermula dari pelaku yang
sering menonton atau melihat konten porno. Sesungguhnya mereka (pelaku) sedang meng
eksplor sesatu kepuasan yang baru untuk memenuhi kebutuhan kepuasan mereka. So, matikan
akses internet anda, tempatkan file-file porno anda di recycle bin tanpa restore. Lalu
kembalilah anda ke pasanagn anda masing-masing. Yang belum, puasa dulu ya

Anda mungkin juga menyukai