Anda di halaman 1dari 11

DAFTAR ISI

Halaman :

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

DAFTAR ISI i

1. Pendahuluan 1
2. Latar belakang 1
3. Tujuan program PKRS 2
4. Kegiatan pokok dan rincian kegiatan 2
5. Cara melaksanakan kegiatan 3
6. Sasaran 3
7. Jadwal pelaksanaan kegiatan 5
8. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan 6
9. Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan 6

i
Lampiran I :
Peraturan Direktur Rumah Sakit Karya Medika I
Nomor : 001/SK/DIR-RSKMI/II/2017
Tanggal : 10 Februari 2017

PROGRAM KERJA UNIT PELAYANAN …………………………………….


RUMAH SAKIT KARYA MEDIKA I TAHUN 201…………

1. Pendahuluan
Citra rumah sakit yang baik merupakan sarana marketing yang paling efektif. Oleh karena itu untuk
mengembangkan Rumah Sakit, salah satu upaya yang harus menjadi prioritas adalah menumbuhkan
kepercayaan konsumen bahwa dengan berobat di RS Karya Medika II akan mendapatkan pelayanan
kesehatan yang prima sesuai dengan standar pelayanan terkini, tanpa ada beban biaya yang tidak
perlu akibat prosedur diagnostik atau terapi yang berlebihan.
Agar pelayanan yang baik tersebut dapat tercapai dan bertahan lama, maka Rumah Sakit harus
membangun sistem pelayanan yang baik dan tidak bergantung pada salah satu unit/dokter tertentu
saja. Pelayanan kesehatan yang diberikan harus diupayakan agar bersifat komprehensif dengan
melibatkan tim dokter dari berbagai bidang spesialisasi, ditunjang oleh sarana diagnostic yang baik
serta unit pendukungnya.
Instalasi Laboratorium Rumah Sakit adalah suatu bagian/unit/divisi atau fasilitas di rumah sakit,
tempat penyelenggara semua kegiatan pekerjaan laboratorium klinis yang ditujukan untuk
keperluan rumah sakit itu sendiri. Sebagai salah satu komponen penting dalam pelayanan
kesehatan, hasil pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan dalam hal penetapan diagnosis,
pemberian pengobatan, pemantauan hasil pengobatan dan penentuan prognosis. Oleh karena itu
hasil pemeriksaan laboratorium harus selalu terjamin mutunya.
Agar mutu pelayanan Instalasi laboratorium semakin baik, maka perlu di dukung dengan adanya
Program Pemantapan Mutu Eksternal (PME) dan Pemantapan Mutu Internal (PMI), Program
Keselamatan Kerja dan Program Pengelolaan Peralatan laboratorium yang tersedia di RS Karya
Medika II.

2. Latar Belakang
Hasil pemeriksaan laboratorium harus akurat dan tepat waktu agar dapat membantu dokter dalam
menegakkan diagnosis penyakit atau mengetahui perkembangan penyakit pasien. Untuk mencapai
tujuan tersebut maka Laboratorium harus melakukan pemantapan mutu secara rutin, yang hasilnya
harus dievaluasi dan ditindaklanjuti bila diperlukan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi hasil
pemeriksaan laboratorium yaitu pra-analitik, analitik dan pasca-analitik. Pra-analitik meliputi :
persiapan pasien, kelayakan sampel, kecocokan sampel dan pekerjaan administrasi. Analitik adalah
ketepatan alat pemeriksaan sampel, sedangkan pasca-analitik adalah meliputi kegiatan administrasi.
Terjadinya kecelakaan kerja dapat disebabkan karena: kurangnya pengetahuan dan pemahaman
tentang bahan-bahan kimia, kurang jelasnya petunjuk kegiatan, kurangnya bimbingan, tidak
mengikuti petunjuk atau aturan-aturan yang semestinya, tidak menggunakan Alat Pelindung Diri
(APD) dan tidak bersifat hati-hati dalam melakukan pekerjaan. Untuk mencegah bahaya akibat
pekerjaan di laboratorium, maka setiap pekerja laboratorium harus menjalankan Pedoman
Keamanan Laboratorium yang baik dan benar.
Kebutuhan akan peralatan laboratorium diselaraskan dengan kemampuan laboratorium serta hasil
yang diharapkan, untuk itu pada saat pengadaan peralatan harus dilakukan seleksi dan pengetesan
Hal : 1 dari 7
agar alat yang dibutuhkan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Untuk memudahkan dalam hal
pemantauan, maka peralatan laboratorium harus dilakukan inventarisasi per tahun.
Untuk peralatan laboratorium juga harus dilakukan kalibrasi, kontrol kualitas dan pemeliharaan
secara berkala.
Agar semua hal tersebut diatas dapat terlaksana, maka perlu disusun suatu Program Kerja Instalasi
Laboratorium Rumah Sakit Royal Progress Tahun 2015 yang mencakup program mutu laboratorium,
program keselamatan laboratorium serta program pengelolaan peralatan
laboratorium.

3. Tujuan Program PKRS


3.1 Tujuan Umum
Menguraikan tentang pelayanan yang akan direncanakan di unit pelayanan ............. di Rumah
Sakit Karya Medika I.

3.2 Tujuan Khusus


1) Mengetur kebutuhan Sumber Daya Manusia ( SDM ) baik jumlah dan kualifikasinya di Unit
Pelayanan.
2) Melengkapi / mencukupi kebutuhan fasilitas di Unit Pelayanan......... untuk guna menunjang
pelayanan yang diberikan.
3) Meningkatkan mutu pelayanan di unit pelayanan...... di Rumah Sakit Karya Medika I
4) Meningkatkan Keselamatan pasien di Unit Pelayanan ........di Rumah Sakit Karya Medika I
5) Meningkatkan Keselamatan kerja di Unit Pelayanan ....... di Rumah Sakit Karya Medika I.

4. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan

Rencana Target Tempat Pelaksana


No Kegiatan Langka – langkah Kerja
Anggaran waktu Pelaksanaan & Peserta
1 Sumber Daya Manusia
Jumlah Keterangan
Nama
1) Jumlah SDM Pendidikan Sesuai Kondisi saat
Jabatan
standar ini

Rencana Target Tempat Pelaksana


No Kegiatan Langka – langkah Kerja
Anggaran waktu Pelaksanaan & Peserta
2) Orientasi - Informasikan ke staf
karyawan laboratorium 2 hari
sebelumnya tentang
waktu orientasi.
- Siapkan materi termasuk
daftar hadir, pre test dan
post test, 1 hari

Hal : 2 dari 7
sebelumnya.
- Lakukan orientasi.
- Buat arsip untuk berkas
orientasi

3) Pelatihan - Berikan pengajuan


Internal pelatihan plebotomist ke
Pelatihan bagian Diklat.
Plebotomi - Informasikan ke staff
laboratorium, 1 minggu
sebelumnya tentang
waktu traning.
- Hubungi vendor untuk
persiapannya dan siapkan
daftar hadir.
- Lakukan pretest dan post
test pada saat hari
diberikan traning.
- Setelah traning selesai,
ajukan kepada vendor
untuk proses pemberian
sertifikat ke peserta
training.

4) Pelatihan - Informasikan ke staf


Teknik laboratorium, 1 minggu
pemeriksaan sebelumnya tentang
lab waktu traning.
- Siapkan materi, form
daftar hadir dan form
notulen rapat.
- Lakukan pretest dan post
test pada saat hari
diberikan traning.
- Buat arsip berkas
pelatihan

5) Pelatihan - Informasikan ke staf


eksternal Laboratorium bahwa ada
seminar laboratorium.
- Tentukan staf yang ikut
seminar.
- Satu bulan sebelum
pelaksanaan seminar,
ajukan permohonan izin
untuk diikutsertakan
seminar tersebut.

Hal : 3 dari 7
- Ajukan permohonan dana
yang dibutuhkan.
- Konfirmasikan kembali
kepada panitia pelaksana
mengenai teknis
pelaksanaan seminar.
- Izinkan staf untuk
mengikuti seminar selama
hari yang telah
ditentukan

6) Evaluasi - Tetapkan kriteria evaluasi


Kinerja dan tunjuk petugas
evaluato
- Lakukan evaluasi
- Susun laporan evaluasi
kinerja

2 Fasilitas
1) Pemeliharaan - Lakukan servis alat jika
alat pada proses kalibrasi
ditemukan alat yang
sudah harus diservis
- Lakukan pengajuan
permohonan servis ke
bagian tekhnisi ( IPSRS )

2) Kalibrasi Alat - Lakukan pengawasan


jadwal kalibrasi dan QC
harian alat.
- Lakukan kalibrasi sesuai
jadwal kalibrasi atau bila
QC harian alat tidak
masuk, atau terjadi suatu
hal yang dapat
mengganggu kalibrasi
alat.

3) Penggantian - Lakukan pengajuan


/penambahan pengadaan LIS kepada
Manajemen RS.
- Setelah disetujui, undang
distributor untuk
melakukan persentasi.
- Lakukan seleksi dan pilih

Hal : 4 dari 7
LIS yang sesuai dengan
kebutuhan RS

3 Mutu Pelayanan
1) Kontrol mutu - Lakukan pengajuan
Internal pembelian kontrol
pemeriksaan
- Setelah bahan kontrol
datang, simpan sesuai
prosedur
- Lakukan pemeriksaan
control sebelum
dilakukan pemeriksaan
pasien.
- Dokumentasi kan hasil
kontrol dan evaluasi
dengan metode ilmiah
misalnya menggunakan
Westgard Rules, bila
control masuk, lakukan
pemeriksaan pasien

2) Pemantapan - Lakukan pengajuan untuk


mutu ikutserta dalam PME
eksternal laboratorium kepada
Direktur Rumah Sakit dan
ke bagian Keuangan
Rumah Sakit
- Setelah disetujui, lakukan
konfirmasi ke bagian
pelaksana PME
- Setelah bahan PME
datang, lakukan proses
pemeriksaan.
3) Kontrol Mutu - Lakukan pengumpulan
Pemeriksaan data alat POCT
Point Of Care - Lakukan koordinasi
Testing (POCT) pelatihan kontrol mutu
dalam alat POCT
Lingkungan - Lakukan pemantauan
RS control mutu
pemeriksaan POCT
4) Kontrol Mutu - Lakukan pengumpulan
Laboratorium pemeriksaan yang dirujuk
Luar ke lab luar
- Minta bukti kontrol mutu

Hal : 5 dari 7
lab luar.
- Lakukan kajian dan
evaluasi bukti kontrol
mutu lab luar

4 Keselamatan Pasien
Identifikasi - Lakukan pelatihan
pasien keselamatan dan
keamanan pasien
- Pantau praktek
keselamatan dan
keamanan pasien
- Laporkan setiap insiden
keselamatan pasien dan
lakukan evaluasi

5 Keselamatan Kerja
Pemakaian Alat - Lakukanpelatihan
Pelindung Diri keselamatan dan
(APD) keamanan kerja
- Sediakan alat pelindung
diri dan fasilitas untuk
keselamatan kerja Pantau
praktek keselamatan dan
keamanan kerja
- Lakukan evaluasi

6 Pencegahan dan pengendalian Infeksi ( PPI )


Cuci tangan - Lakukan pelatihan PPI,
termasuk cuci tangan
yang baik dan benar
- Sediakan alat pelindung
diri dan fasilitas untuk
keselamatan kerja
- Pantau dan
mengumpulkan data
praktek PPI.
- Melakukan evaluasi

5. Cara Melaksanakan Kegitan


1) Membuat leaflet
2) Membuat Poster/Spanduk
3) Membuat jadwal praktek dokter
4) Membuat alur pelayanan
5) Melakukan penyuluhan secara individu dan kelompok.
6) Melakukan Simposium

Hal : 6 dari 7
7) Melakukan Seminar
8) Senam sehat

6. Sasaran

No Rincian Kegiatan Target


1 Sumber Daya Manusia
1) Jumlah SDM
2) Orientasi karyawan
3) Pelatihan Internal
Pelatihan Plebotomi
4) Pelatihan Teknik pemeriksaan lab
5) Pelatihan eksternal
6) Evaluasi Kinerja

2 Fasilitas
Pemeliharaan alat
Kalibrasi Alat
Penggantian /penambahan

3 Mutu Pelayanan
1) Kontrol mutu Internal
2) Pemantapan mutu eksternal
3) Kontrol Mutu Pemeriksaan Point Of Care Testing (POCT) dalam
Lingkungan RS
4) Kontrol Mutu Laboratorium Luar

4 Keselamatan Pasien
Identifikasi pasien

5 Keselamatan Pasien
Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD)

6 Pencegahan dan pengendalian Infeksi ( PPI )


Cuci tangan

Hal : 7 dari 7
7. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Bulan Penanggung
No Rincian
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jawab
1 Sumber Daya Manusia
1) Jumlah SDM
2) Orientasi karyawan
3) Pelatihan Internal
4) Pelatihan Plebotomi
5) Pelatihan Teknik
pemeriksaan lab
6) Pelatihan eksternal
7) Evaluasi Kinerja

2 Fasilitas
1) Pemeliharaan alat
2) Kalibrasi Alat
3) Penggantian
/penambahan

3 Mutu Pelayanan
1) Kontrol mutu Internal
2) Pemantapan mutu
eksternal
3) Kontrol Mutu
Pemeriksaan Point Of
Care Testing (POCT)
dalam Lingkungan RS
4) Kontrol Mutu
Laboratorium Luar

4 Keselamatan Pasien
Identifikasi pasien

5 Keselamatan Pasien
Pemakaian Alat Pelindung
Diri (APD)

6 Pencegahan dan
pengendalian Infeksi ( PPI )
Cuci tangan

Hal : 8 dari 7
8. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan
8.1 Evaluasi Pelaksanaan
1) Program PKRS akan dievaluasi pelaksanaanya : setiap 1 ( satu ) bulan sekali, setiap hari
kamis minggu keempat.
2) Program PKRS dilakukan evaluasi oleh : Ketua Panitia PKRS.
3) Pelaksanaan Program PKRS di evaluasi dengan melakukan rapat.
8.2 Pelaporan pelaksanaan
1) Dibuat oleh : Ketua Panitia PKRS
2) Pelaporan evaluasi pelaksanaannya dibuat secara: tertulis
3) Dilakukan setiap : 1 (satu ) bulan sekali.
4) Dilaporkan kepada direktur.

9. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegitan


9.1 Pencatatan
Pencatatan dilakukan oleh unit kerja terkait masing-masing :
1) Promosi Kesehatan di Ruang Pendaftaran
Pencatatan meliputi : poster, alur pelayanan, Informasi praktek dokter.
2) Promosi Kesehatan di Rawat Jalan.
Pencatatan meliputi : Ruang konsultasi, Edukasi individu dan kelompok.
3) Promosi Kesehatan di Rawat Inap.
Pencatatan meliputi : edukasi individu, penyediaan gambar/poster, edukasi kolaborasi,
leaflet, penyuluhan kepada pembesuk.
4) Promosi Kesehatan di Penunjang Medik.
Pencatatan meliputi : penyediaan poster dan leaflet ( Ruangan laboratorium, Apotek,
Radiologi, Gizi, Fisioterapi )
5) Promosi Kesehatan Luar Gedung
Pencatatan meliputi : Seminar dan senam sehat.

6) Promosi kesehatan di luar gedung :


Pencatatan meliputi : ditempat ibadah, ditempat parkir, di taman rumah sakit.
9.2 Pelaporan
1) Dibuat oleh : Ketua Panitia PKRS
2) Laporan dibuat berdasarkan laporan dari unit terkait.
3) Dibuat setiap 3 ( tiga ) bulan sekali
4) Diserahkan kepada direktur.
9.3 Evaluasi Kegiatan
1) Evaluasi program secara menyeluruh.
2) Dilakukan dengan melakukan rapat evaluasi program, membandingkan hasil pencapain
program PKRS yang telah dicapai dengan sasaran program pada kerangka acuan yang telah
di buat.

Hal : 9 dari 7
3) Dilakukan setiap 6 ( enam ) bulan sekali.

Bekasi, 09 Februari 2017

Disahkan Oleh : Disusun oleh :

( dr. Yonita SS. Nainggolan, MARS ) ( TD Dwiastuti, S.Kep )


Direktur Rumah Sakit Karya Medika I Ketua Panitia PKRS

Hal : 10 dari 7