Anda di halaman 1dari 6

Tugas Mandiri 2

Tulisan Singkat dengan Tema:

Pembinaan Perilaku CPNS PUPR Mewujudkan SDM yang


Profesional, Berintegritas, dan Berkinerja Tinggi

Judul:

Diklat Kader Bela Negara, 12 Hari Dalam Kebersamaan,


Memantapkan Rasa Kebangsaan dan Sikap Kepemimpinan
Menuju SDM yang Profesional, Berintegritas, dan Berkinerja Tinggi

Ditulis Oleh
Nama : Ni Putu Ratih Novyanti Dewi, ST.
No. Peserta : 3021-123-4010443
NIP : 199111262018022001
Kelompok : Jujur / 07
Formasi : Teknik Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Pertama

Orientasi CPNS Formasi Tahun 2017


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Jakarta
April 2018
1

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kader Bela Negara adalah salah satu
rangkaian kegiatan dari Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Formasi Tahun 2017. Berbeda dengan instansi lainnya
yang hanya berlangsung 3 s/d 5 hari, khusus untuk CPNS Kementerian PUPR Diklat
dilaksanakan selama 12 hari dan bertempat di Pusdiklat Bela Negara, Kementerian Pertahanan
RI, Desa Cibodas, Kecamatan
Rumpin, Kabupaten Bogor.
Tujuan dari Diklat Kader Bela
Negara ini adalah untuk
meningkatkan wawasan bela
negara, khususnya bagi para
CPNS dalam rangka
menyiapkan peserta
Gambar: Gerbang Pusdiklat Bela Negara, Kec. Rumpin, Bogor
sebelum menjadi PNS di
lingkungan Kementerian PUPR sehingga nilai-nilai bela negara dapat diinternalisasi dan
menjadi motivasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, peseta dilatih
secara langsung oleh anggota TNI dari berbagai pangkat dan golongan yang sudah
berpengalaman dan terkualifikasi.

Materi pada Diklat Kader Bela Negara meliputi materi di kelas dan materi di
lapangan. Materi di kelas terdiri dari Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan, Nilai-Nilai Bela
Negara, Kewaspadaan Dini, Sistem Pertahanan Semesta, Sejarah Perjuangan Bangsa, Proxi
War, Bahaya Narkoba dan Penanggulangannya, Bahaya Radikalisme dan Penanggulangannya,
Pengetahuan Etika, P3K dalam Penanggulangannya Bencana Alam, serta Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan. Sedangkan materi lapangan meliputi Latihan Bela Diri, Karya Bhakti,
Anjangsana, Latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Latihan Parade, Outbond, Bongkar Pasang
Senjata dan Caraka Malam. Hampir keseluruhan materi lapangan dan penugasannya
dilaksanakan dalam bentuk kelompok. Mulai dari kelompok Caraka Malam beranggotakan 4
orang, kelompok Outbond 12 orang, kelompok Karya Bhakti dan Anjangsana ±13 orang,
kelompok PBB terdiri dari Pleton (±30 orang) dan Kompi (±90 orang).

TUGAS MANDIRI 2 CPNS PUPR FORMASI 2017 NI PUTU RATIH NOVYANTI DEWI
2

Dari rangkaian kegiatan


Diklat Kader Bela Negara tersebut maka
jelas terlihat bahwa nilai-nilai
kebersamaan adalah yang utama dalam
pelaksanaannya. Penerimaan materi dalam
bentuk kelompok sangat menuntut
adanya kemampuan memimpin dan
dipimpin. Seseorang yang terpilih atau
Gambar: Kegiatan Materi di Lapangan
dipilih menjadi pemimpin harus bersikap
tegas, berani, netral, percaya diri, dan perhatian pada seluruh anggotanya. Sikap-sikap ini
sangat diperlukan agar anggota-anggotanya menjadi yakin serta memiliki kesamaan visi dan
misi sehingga tujuan kelompok dapat tercapai dengan baik. Sedangkan untuk anggota harus
memiliki sikap yang baik sebagai orang yang dipimpin, yaitu loyal pada pimpinan, proaktif
memberi saran dan masukan, mau berkerja sama, memberi kepercayaan pada pimpinan dan
anggota lainnya, serta lapang dada. Jika sikap-sikap tersebut sudah dimiliki dan diterapkan
maka niscaya tujuan dari suatu kelompok akan tercapai.

Selain materi dan penugasan lapangan ada pula materi kelas yang lebih
menitikberatkan pada mental masing-masing individu, sehingga tidak memerlukan
pembentukan kelompok. Materi-materi kelas tersebut mengandung nilai-nilai yang dapat
memupuk rasa kebangsaan dan profesionalitas dalam melakukan suatu pekerjaan. Sebagai
bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), para CPNS dituntut untuk memiliki kemampuan Bela
Negara, baik secara fisik maupun non fisik. Kemampuan secara fisik misalnya dengan ikut turun
ke medan perang jikalau ada serangan
dari pihak-pihak yang merugikan Negara,
dan secara non fisik dengan
memaksimalkan karya di bidang keahlian
masing-masing. Misalnya, untuk insan
PUPR wajib memberikan totalitas dalam
pekerjaan terkait pembangunan
Gambar: Kegiatan Materi di
infrastruktur di Indonesia. Kelas

Pelaksanaan Diklat Kader Bela Negara selama 12 hari cukup memberi efek yang
signifikan dalam mengembangkan nilai-nilai Bela Negara pada masing-masing individu. Nilai-
nilai Bela Negara terdiri dari:

TUGAS MANDIRI 2 CPNS PUPR FORMASI 2017 NI PUTU RATIH NOVYANTI DEWI
3

a. Cinta Tanah Air


Menjaga tanah, pekarangan dan seluruh ruang wilayah Indonesia, membanggakan jiwa
raga sebagi bangsa Indonesia, jiwa patriotism terhadap bangsa dan negaranya, menjaga
nama baik bangsa dan negara, memberi kontribusi pada kemajuan bangsa, serta bangga
menggunakan produk dalam negeri.
b. Sadar Berbangsa dan Bernegara
Berpartisipasi aktif dalam organisasi, jalani hak dan kewajiban sesuai aturan, ikut serta
dalam Pemilu, berpikir, bersikap, dan berbuat yang terbaik, sertaberpartisipasi menjaga
kedaulatan bangsa dan negara
c. Rela Berkorban
Bersedia mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan bangsa, siap membela
bangsa dan negara dari berbagai ancaman, aktif dalam pembangunan bangsa, gemar
membantu, serta percaya bahwa pengorbanan untuk bangsa tidak sia-sia.
d. Setia pada Pancasila
Memahami nilai-nilai Pancasla, mangamalkan nilai-nilai Pancasila, menjadikan Pancasila
sebagai alat pemersatu bangsa, senantiasa mengembangkan nilai-nilai Pancasila, setia pada
Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
e. Memiliki Kemampuan Bela Negara
Memiliki kecerdasan emosional, spiritual, dan intelegensia, senantiasa memelihara jiwa dan
raga, selalu bersyukur, gemar olah raga, dan menjaga kesehatan.

Di samping kelima dasar-dasar Bela Negara tersebut yang harus dimiliki setiap
Kader Bela Negara, rasa kebersamaan juga terjalin dengan sangat baik selama Diklat. Selain
karena kelompok-kelompok materi dan penugasan yang dibentuk, setiap kegiatan pun
dilakukan secara besama-sama. Mulai dari bangun pagi, pembersihan, senam pagi, makan
pagi, siang, dan sore, makan kudapan, hingga tidur kermbali juga dilakukan bersama-sama
dengan waktu dan aba-aba yang ditentukan pelatih. Sifat egois dan bersantai sama sekali tidak
bisa muncul dikarenakan waktu yang tersedia untuk melakukan setiap kegiatan sangat sempit.
Semua harus dilakukan dengan sigap, cepat, namun tetap maksimal. Sedikit saja peserta
berleha-leha maka 1 kelompok akan mendapat hukuman, baik fisik maupun non fisik. Oleh
sebab itu kekompakan antar peserta akan terbentuk denga n sendirinya.

Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang professional, berintegritas, dan


berkinerja tinggi, ada beberapa hal yang harus dimiliki CPNS PUPR meliputi Budaya Kerja,
Kode Etik, iProVe, dan Wawasan Kebangsaan.

TUGAS MANDIRI 2 CPNS PUPR FORMASI 2017 NI PUTU RATIH NOVYANTI DEWI
4

1. Budaya Kerja
Sesuai dengan motto yang ada, budaya kerja Insan PUPR adalah bekerja keras, bergerak
cepat, bertindak tepat, dan berjiwa seni.
a. Bekerja keras dapat dicapai dengan
melakukan tugas yang diemban tanpa
pamrih, bekerja tidak setengah-setengah
dan sampai tuntas, serta harus diimbangi
denga bekerja cerdas.
b. Bergerak cepat dilakukan dengan tidak
menunda-nuda pekerjaan namun tetap
teliti dan bersifat cepat tanggap atas segala
kejadian. Gambar: Nilai-Nilai IProVe

c. Bertindak tepat dilakukan dengan bekerja


sesuai rencana yang tepat, tepat penyelesaian, rasional, serta sesuai prioritas.
d. Berjiwa seni dilakukan dengan mempertimbangkan unsur seni dan estetika di dalam
setiap bagian pekerjaan, sehingga hasil pekerjaan tetap indah dipandang mata.
2. Kode Etik
Kode Etik pegawai tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 yang terdiri dari jujur,
bertanggung jawab, berintegritas, cermat, disiplin, melayani, hormat, sopan, tanpa
tekanan, taat peraturan, menjaga rahasia negara, menjaga reputasi, dan menjaga
kondusifitas. Turunan dari UU ini adalah Peraturan Menteri PUPR Nomor 7 Tahun 2017
tentang Kode Etik dan Kode Perilaku.
3. iProVe
iProVe merupakan singkatan dari integritas, professional, orientasi misi, visioner, dan etika.
Makna nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut:
a. Integritas
Melaksanakan tugas dengan jujur, bersikap dan berperilaku sesuai antara perbuatan
dan ucapan, konsisten, disiplin, berani, dan tegas dalam mengambil keputusan, tidak
menyalahgunakan wewenang, proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan
KKN, dan tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.
b. Profesional
Merumuskan kebijakan, perencanaan, dan program kegiatan, pengalokasian anggaran
dan pelaksanaan, pengawasan berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sesuai dan patuh

TUGAS MANDIRI 2 CPNS PUPR FORMASI 2017 NI PUTU RATIH NOVYANTI DEWI
5

dengan prosedur, bersungguh-sungguh dan mandiri, memiliki komitmen terhadap


pencapaian hasil, dan menghindari pertentangan kepentingan.
c. Orientasi Misi
Berpijak pada visi, mencapai sasaran dan kesuksesan, serta melaksanakan tugas dan
fungsi organisasi.
d. Visioner
Mencapai tujuan yang lebih besar, melihat jauh ke depan, berbuat untuk kemajuan
masyarakat, bangsa, dan negara, serta memberikan makna dalam setiap kegiatan.
e. Etika-Akhlakul Kharimah
Budi pekerti, akhlak, dan tingkah laku yang terpuji, bermanfaat, memberikan
kenyamanan lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara.
4. Wawasan Kebangsaan
Nilai-nilai kebangsaan pada hakekatnya merupakan nilai yang disepakati dan dipandang
baik, yang melekat pada setiap diri Warga Negara Indonesia, berupa norma-norma dan
etika kebaikan yang terkandung dan menjadi ciri kepribadian bangsa Indonesia, yang
besumber dari nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai
ini menjadi panduan dan pedoman bagi Bangsa Indonesia untuk membangun jati diri
bangsa dan membangun kesadaran mengenai sistem kenegaraan dan sistem nasional
dalam menata kehidupan bangsa dan negara, guna mewujudkan cita-cita nasional dan
tujuan nasional.
Keseluruhan nilai-nilai ini wajib dimiliki oleh CPNS PUPR dalam rangka
mempersiapkan diri menjadi PNS unggul dan dapat bersaing di dunia kerja. Meskipun durasi
Diklat Kader Bela Negara selama 12 hari, diharapkan agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan
selamanya, terutama saat melaksanakan tugas. Sikap-sikap ini diharapkan dapat
memantapkan rasa kebangsaan dan sikap kepemimpinan menuju SDM yang profesional,
berintegritas, dan berkinerja tinggi, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, demi
mewujudkan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,

TUGAS MANDIRI 2 CPNS PUPR FORMASI 2017 NI PUTU RATIH NOVYANTI DEWI