Anda di halaman 1dari 88

PENGELOLAAN KEUANGAN

DESA
Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun
2018
ISUE STRATEGIS KEBIJAKAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (1)
Laporan
Sederhana

2.
1.Tata Kelola Kewenangan
Mengetur Padat
Karya
Instruksi Output Masalah
Tunai di Dana Hukum
Desa
Presiden Desa
(Fraud)

3. Kedudukan
Keudes
Laporan
Output

Perubahan Permendagri
Nomor 113/2014
ISUE STRATEGIS KEBIJAKAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (2)
KEWENANGAN MENGATUR
•  KEMENDAGRI
•  KEMENKEU
•  KEMENDES, PDTT

Tata cara
pengalokasian, Prioritas
Pengelolaan Penyaluran, Penggunaan
Keuangan Desa
Penggunaan, Dana Desa (Ps.
(Ps 106 PP. Pemantauan dan 21 PP. 60/2014)
43/2014) Evaluasi DD
(PP. 60/2014)
ISUE STRATEGIS KEBIJAKAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (3)

KEDUDUKAN KEUANGAN DESA


Pusat
UU. 6/2014 UU . 17/2003
UU. 1/2004
Hak Asal Usul Provinsi

Lokal Berskala Desa


Kab/Kota
Penugasan

Lain-lain Penugasan
Desa
?
Definisi Keuangan Desa
113/2014 20/2018

•  Keuangan Desa adalah •  Keuangan Desa adalah


semua hak dan semua hak dan
kewajiban Desa yang kewajiban Desa yang
dapat dinilai dengan dapat dinilai dengan
uang serta segala uang serta segala
sesuatu berupa uang Tidak Berubah sesuatu berupa uang
dan barang yang dan barang yang
berhubungan dengan berhubungan dengan
pelaksanaan hak dan pelaksanaan hak dan
kewajiban Desa kewajiban Desa
Azas Pengelolaan Keuangan Desa
113/2014 20/2018

•  Keuangan desa dikelola •  Keuangan Desa dikelola


berdasarkan asas-asas transparan, berdasarkan asas-asas transparan,
akuntabel, partisipatif serta
akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin
dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran.
anggaran. •  APB Desa merupakan dasar
•  Pengelolaan keuangan desa, pengelolaan keuangan Desa
dalam masa 1 (satu) tahun
dikelola dalam masa 1 (satu) tahun anggaran mulai tanggal 1 Januari
anggaran yakni mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 31
Januari sampai dengan tanggal 31 Desember
Desember.
Pengelola Keuangan Desa
113/2014 20/2018

Kepala Desa Kepala Desa


PKPKD PKPKD

PTPKD PPKD
SekDes SekDes
Koord PTPKD Koord PPKD

KaSie Bendahara KaUr Keu KaUr KaSie


Bendahara Pel Keg Angg Pel Keg Angg

Tata usaha dan umum Pemerintahan


Perencanaan Kesejahteraan
Pelayanan
Kepala Desa
113/2014 20/2018

•  Kepala Desa adalah pemegang kekuasaan •  Kepala Desa adalah PKPKD dan mewakili
pengelolaan keuangan desa dan mewakili Pemerintah Desa dalam kepemilikan kekayaan
Pemerintah Desa dalam kepemilikan milik Desa yang dipisahkan.
kekayaan milik desa yang dipisahkan
•  Kepala Desa dalam melaksanakan •  Dalam melaksanakan kekuasaan pengelolaan
pengelolaan keuangan desa, dibantu oleh keuangan Desa, kepala Desa menguasakan
sebagian kekuasaannya kepada perangkat Desa
PTPKD selaku PPKD.
•  Pelimpahan sebagian kekuasaan PKPKD kepada
PPKD ditetapkan dengan keputusan kepala Desa.
•  PTPKD berasal dari unsur Perangkat Desa, •  PPKD terdiri atas:
terdiri dari:
•  Sekretaris Desa;
•  Sekretaris Desa;
•  Kaur dan Kasi; dan
•  Kepala Seksi; dan •  Kaur keuangan.
•  Bendahara.
Sekretaris Desa
113/2014 20/2018
•  Sekretaris Desa bertindak selaku koordinator •  Sekretaris Desa bertugas sebagai koordinator PPKD.
pelaksana teknis pengelolaan keuangan •  Sekretaris Desa mempunyai tugas:
desa. •  mengoordinasikan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan APB
•  Sekretaris Desa selaku koordinator Desa;
pelaksana teknis pengelolaan keuangan •  mengoordinasikan penyusunan rancangan APB Desa dan
rancangan perubahan APB Desa;
desa mempunyai tugas: •  mengoordinasikan penyusunan rancangan peraturan Desa tentang
•  menyusun dan melaksanakan Kebijakan APB Desa, perubahan APB Desa, dan pertanggungjawaban
Pengelolaan APBDesa; pelaksanaan APB Desa;
•  menyusun Rancangan Peraturan Desa tentang •  mengoordinasikan penyusunan rancangan peraturan kepala Desa
APBDesa, perubahan APBDesa dan pertanggung tentang Penjabaran APB Desa dan Perubahan Penjabaran APB
jawaban pelaksanaan APBDesa; Desa;
•  melakukan pengendalian terhadap pelaksanaan •  mengoordinasikan tugas perangkat Desa lain yang menjalankan
kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBDesa; tugas PPKD; dan
•  mengoordinasikan penyusunan laporan keuangan Desa dalam
•  menyusun pelaporan dan pertanggungjawaban rangka pertanggungjawaban pelaksanaan APB Desa.
pelaksanaan APBDesa; dan
•  Sekretaris Desa juga mempunyai tugas:
•  melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti
•  melakukan verifikasi terhadap DPA, DPPA, dan DPAL;
penerimaan dan pengeluaran APBDesa.
•  melakukan verifikasi terhadap RAK Desa; dan
•  melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti penerimaan dan
pengeluaran APB Desa.
Kaur Keuangan dan Bendaharawan
113/2014 20/2018

•  Bendahara di jabat oleh staf pada •  Kaur keuangan melaksanakan fungsi


Urusan Keuangan. kebendaharaan.
•  Bendahara mempunyai tugas: •  Kaur keuangan mempunyai tugas:
menerima, menyimpan, •  menyusun RAK Desa; dan
•  melakukan penatausahaan yang meliputi
menyetorkan/membayar,
menerima menyimpan, menyetorkan/
menatausahakan, dan membayar, menatausahakan dan
mempertanggungjawabkan mempertanggungjawabkan penerimaan
penerimaan pendapatan desa dan pendapatan Desa dan pengeluaran dalam
pengeluaran pendapatan desa rangka pelaksanaan APB Desa.
dalam rangka pelaksanaan •  Kaur Keuangan dalam melaksanakan
APBDesa. fungsi kebendaharaan memiliki
Nomor Pokok Wajib Pajak
pemerintah Desa.
Pelaksana
113/2014 20/2018

•  Kaur dan Kasi bertugas sebagai pelaksana kegiatan


•  Kepala Seksi bertindak sebagai pelaksana anggaran
kegiatan sesuai dengan bidangnya. •  Kaur dan Kasi mempunyai tugas:
•  Kepala Seksi mempunyai tugas: •  melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran atas
•  menyusun rencana pelaksanaan kegiatan yang beban anggaran belanja sesuai bidang tugasnya;
menjadi tanggung jawabnya; •  melaksanakan anggaran kegiatan sesuai bidang tugasnya;
•  melaksanakan kegiatan dan/atau bersama •  mengendalikan kegiatan sesuai bidang tugasnya;
Lembaga Kemasyarakatan Desa yang telah •  Menyusun DPA, DPPA, dan DPAL sesuai bidang tugasnya;
ditetapkan di dalam APBDesa; •  menandatangani perjanjian kerja sama dengan penyedia atas
•  melakukan tindakan pengeluaran yang pengadaan barang/jasa untuk kegiatan yang berada dalam
menyebabkan atas beban anggaran belanja bidang tugasnya; dan
kegiatan; •  menyusun laporan pelaksanaan kegiatan sesuai bidang
•  mengendalikan pelaksanaan kegiatan; tugasnya untuk pertanggungjawaban pelaksanaan APB Desa.
•  melaporkan perkembangan pelaksanaan •  Pembagian tugas Kaur dan Kasi pelaksana kegiatan
kegiatan kepada Kepala Desa; dan anggaran dilakukan berdasarkan bidang tugas masing-
•  Menyiapkan dokumen anggaran atas beban masing dan ditetapkan dalam RKP Desa.
pengeluaran pelaksanaan kegiatan.
ANGGARAN PENDAPATAN DAN
BELANJA DESA
APB Desa
Pendapatan Desa
•  Pendapatan Asli Desa
•  Transfer
•  Dana Desa;
•  bagian dari hasil pajak daerah dan retribusi daerah kabupaten/kota;
•  Alokasi Dana Desa (ADD);
•  bantuan keuangan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi; dan
•  bantuan keuangan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten/Kota.
•  Pendapatan Lain-Lain.
Pendapatan Asli Desa
113/2014 20/2018
antara lain hasil Bumdes antara lain
Hasil Usaha Hasil Usaha
tanah kas desa

tambatan perahu
antara lain pasar desa antara lain
Hasil Aset Hasil Aset
tempat pemandian umum
jaringan irigasi
hasil aset lainnya sesuai dengan
kewenangan berdasarkan hak asal-
usul dan kewenangan lokal berskala
Desa.
Swadaya, antara lain antara lain Swadaya,
tenaga, barang yang dinilai dengan uang
partisipasi dan partisipasi dan
penerimaan yang berasal dari
Gotong royong sumbangan masyarakat Desa Gotong royong

Lain-lain pendapatan antara lain


hasil pungutan Desa
antara lain Lain-lain pendapatan
asli desa asli desa
Pendapatan Lain-Lain
113/2014 20/2018
Hibah dan Sumbangan dari pihak
ketiga yang tidak mengikat
antara lain
Pendapatan Lain-
Pendapatan Lain-
lain lain-lain pendapatan Desa yang
sah
lain

•  penerimaan dari hasil kerja sama Desa


•  penerimaan dari bantuan perusahaan yang berlokasi di
Desa;
•  penerimaan dari hibah dan sumbangan dari pihak
ketiga;
•  koreksi kesalahan belanja tahun anggaran sebelumnya
yang mengakibatkan penerimaan di kas Desa pada
tahun anggaran berjalan;
•  bunga bank.
Belanja Desa
113/2014 20/2018
•  Belanja Desa, yaitu semua pengeluaran yang
•  Belanja desa, meliputi semua
pengeluaran dari rekening desa yang merupakan kewajiban Desa dalam 1 (satu)
merupakan kewajiban desa dalam 1 tahun anggaran yang tidak akan diperoleh
(satu) tahun anggaran yang tidak akan pembayarannya kembali oleh Desa.
diperoleh pembayarannya kembali oleh •  Klasifikasi Belanja Desa terdiri atas bidang:
desa. •  penyelenggaraan pemerintahan Desa;
•  Klasifikasi Belanja Desa, terdiri atas •  pelaksanaan pembangunan Desa;
kelompok: •  pembinaan kemasyarakatan Desa;
•  Penyelenggaraan Pemerintahan Desa; •  pemberdayaan masyarakat Desa; dan
•  Pelaksanaan Pembangunan Desa; •  penanggulangan bencana, keadaan darurat dan
•  Pembinaan Kemasyarakatan Desa; mendesak Desa
•  Pemberdayaan Masyarakat Desa; dan
•  Klasifikasi belanja dibagi dalam sub bidang
•  Belanja Tak Terduga.
dan kegiatan sesuai dengan kebutuhan Desa
yang telah dituangkan dalam RKP Desa.
BIDANG

PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN PENANGGULANGAN


PENYELENGGARAAN PEMBINAAN BENCANA, KEADAAN
PEMBANGUNAN KEMASYARAKAT MASYARAKAT
PEMERINTAHAN DESA DARURAT DAN
DESA AN DESA; DESA MENDESAK DESA

Sub Bidang: Sub Bidang: Sub Bidang: Sub Bidang: Sub Bidang:
•  penyelenggaraan belanja •  pendidikan; •  kelautan dan perikanan;
•  ketentraman, ketertiban, •  penanggulanga
penghasilan tetap, •  pertanian dan
tunjangan dan •  kesehatan; dan pelindungan peternakan; n bencana;
operasional •  pekerjaan umum dan masyarakat; •  peningkatan kapasitas •  keadaan
pemerintahan Desa; penataan ruang; •  kebudayaan dan aparatur Desa; darurat;
•  sarana dan prasarana •  kawasan permukiman; kegamaan; •  pemberdayaan
pemerintahan Desa; perempuan, •  keadaan
•  kehutanan dan •  kepemudaan dan olah perlindungan anak dan mendesak.
•  administrasi lingkungan hidup; keluarga;
raga
kependudukan,
pencatatan sipil, statistik, •  perhubungan, •  koperasi, usaha mikro
•  kelembagaan kecil dan menengah;
dan kearsipan; komunikasi dan masyarakat
informatika; •  dukungan penanaman
•  tata praja pemerintahan, modal
perencanaan, keuangan, •  energi dan sumber daya
dan pelaporan; •  perdagangan dan
mineral; dan perindustrian
•  pertanahan •  pariwisata;
BIDANG BIDANG PEMBINAAN
KEMASYARAKATAN DESA

SUB KETENTRAMAN, KETERTIBAN,


DAN PELINDUNGAN
KEBUDAYAAN DAN KEPEMUDAAN KELEMBAGAAN
KEGAMAAN MASYARAKAT
BIDANG MASYARAKAT
DAN OLAH RAGA

Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Pembinaan Group Kesenian dan Pengiriman Kontingen Kepemudaan dan Pembinaan Lembaga
Desa (pembangunan pos, pengawasan Kebudayaan Tingkat Desa Olah Raga sebagai Wakil Desa di tingkat Adat
pelaksanaan jadwal ronda/patroli dll) ** Kecamatan dan Kabupaten/Kota
Pengiriman Kontingen Group Kesenian Pembinaan LKMD/LPM/
Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga dan Kebudayaan sebagai Wakil Desa di Penyelenggaraan pelatihan LPMD
Keamanan/Ketertiban oleh Pemerintah Desa tingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota kepemudaan (Kepemudaan,
Penyadaraan Wawasan Kebangsaan, Pembinaan PKK
(Satlinmas desa Penyelenggaraan Festival Kesenian, dll) tingkat Desa Pelatihan Pembinaan
Koordinasi Pembinaan Ketentraman, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan
KEGIATAN

Penyelenggaraan Festival/Lomba Lembaga


Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat (perayaan hari kemerdekaan, hari besar
(dengan masyarakat/instansi pemerintah keagamaan, dll) tingkat Desa Kepemudaan dan Olahraga tingkat Desa Kemasyarakatan
daerah, dll) Skala Lokal Desa lain-lain kegiatan sub
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana bidang Kelembagaan
Pelatihan Kesiapsiagaan/Tanggap Bencana Kebudayaan/Rumah Adat/Keagamaan Masyarakat*
Skala Lokal Desa Milik Desa ** Kepemudaan dan Olah Raga Milik
Desa**
Penyediaan Pos Kesiapsiagaan Bencana Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan
Skala Lokal Desa Sarana dan Prasarana Kebudayaan/ Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan
Rumah Adat/Keagamaan Milik Desa ** Sarana dan Prasarana Kepemudaan
Bantuan Hukum Untuk Aparatur Desa dan dan Olah Raga Milik Desa**
Masyarakat Miskin lain-lain kegiatan sub bidang
Kebudayaan dan Keagamaan* Pembinaan Karang Taruna/Klub
Pelatihan/Penyuluhan/Sosialisasi kepada Kepemudaan/Klub Olah raga
Masyarakat di Bidang Hukum dan Pelindungan
Masyarakat lain-lain kegiatan sub bidang
Kepemudaan dan Olah Raga*
lain-lain kegiatan sub bidang Ketenteraman,
Ketertiban Umum, dan Pelindungan
Masyarakat*
Kode Bidang, Sub Bidang, dan Kegiatan
Sub Bidang
Bidang Kegiatan

X X XX Sesuai dengan
masing-masing
Sub bidang
Sesuai dengan
masing-masing
01 …….;
1 Penyelenggaraan pemerintahan Desa; 02 ……;
rincian bidang
2 Pelaksanaan pembangunan Desa; ……………
3 Pembinaan kemasyarakatan Desa; 1 ……. Kegiatan yang dimulai
4 Pemberdayaan masyarakat Desa; 2 …… 90 dengan kode 9 adalah
5 Penanggulangan bencana, keadaan …………… 91 kegiatan lain-lain yang
darurat dan mendesak Desa …. menjadi kewenangan
99 Kota/Kabupaten
Jenis Belanja Desa
113/2014 20/2018

•  Belanja Pegawai; •  Belanja pegawai;


•  Belanja Barang dan Jasa; dan •  Belanja barang/jasa;
•  Belanja Modal. •  Belanja modal; dan
•  Belanja tak terduga.
BELANJA

BELANJA BELANJA BELANJA BELANJA TAK


PEGAWAI BARANG DAN MODAL TERDUGA
JASA

pengeluaran bagi Belanja untuk kegiatan


Pengeluaran bagi kepala pengadaan barang/jasa yang Pengeluaran pengadaan barang dan/
nilai manfaatnya kurang dari pada sub bidang
Desa dan perangkat Desa, atau bangunan yang nilai manfaatnya penanggulangan bencana,
serta tunjangan BPD, terdiri 12 (dua belas) lebih dari 12 (dua belas) bulan dan keadaan darurat, dan
dari: •  operasional pemerintah menambah aset. keadaan mendesak yang
Desa; berskala lokal Desa.
•  Penghasilan tetap, •  Belanja Modal Pengadaan Tanah
•  pemeliharaan sarana kriteria:
prasarana Desa •  Belanja Modal Peralatan, Mesin, dan
•  Tunjangan, Alat Berat •  bukan merupakan
•  kegiatan sosialisasi/rapat- kegiatan normal dari
•  Penerimaan lain, dan rapat/pelatihan/bimbingan •  Belanja Modal Kendaraan aktivitas pemerintah
teknis; •  Belanja Modal Gedung, Bangunan Desa dan tidak dapat
•  pembayaran jaminan diprediksikan
•  operasional BPD; dan Taman
social (sesuai dengan sebelumnya;
ketentuan peraturan •  insentif Rukun Tetangga/ •  Belanja Modal Jalan/Prasarana Jalan
Rukun Warga; dan •  tidak diharapkan terjadi
perUUan dan •  Belanja Modal Jembatan berulang; dan
•  pemberian barang pada •  Belanja Modal Irigasi/Embung/Air
kemampuan APB Desa) masyarakat/kelompok •  berada di luar kendali
masyarakat. Sungai/Drainase/Air Limbah/ pemerintah Desa.
Persampahan
•  Belanja Modal Jaringan/Instalasi
•  Belanja Modal lainnya
Pembiayaan Desa
113/2014 20/2018

•  Pembiayaan Desa terdiri atas •  Pembiayaan Desa terdiri atas


kelompok: kelompok:
•  Penerimaan Pembiayaan; dan •  penerimaan pembiayaan; dan
•  pengeluaran pembiayaan.
•  Pengeluaran Pembiayaan.
•  Penerimaan pembiayaan, mencakup
•  Penerimaan Pembiayaan, mencakup:
•  SiLPA tahun sebelumnya;
•  Sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) •  pencairan dana cadangan; dan
tahun sebelumnya; •  hasil penjualan kekayaan Desa yang
•  Pencairan Dana Cadangan; dan dipisahkan.
•  Hasil penjualan kekayaan desa yang •  Pengeluaran Pembiayaan, terdiri dari
dipisahkan. •  pembentukan dana cadangan; dan
•  Pengeluaran Pembiayaan, terdiri dari : •  penyertaan modal.
•  Pembentukan Dana Cadangan; dan
•  Penyertaan Modal Desa.
Kode Klasifikasi Utama, Sub, dan Obyek
Sub/Jenis
Utama Obyek

X X XX Sesuai dengan
masing-masing
obyek
Sesuai dengan
masing-masing
01 …….;
4 Pendapatan rincian 02 ……;
5 Belanja 1 ……. ……………
6 Pembiayaan 2 ……
3 …….
PENGELOLAAN KEUANGAN
DESA
Pengelolaan Keuangan Desa
•  Pengelolaan keuangan Desa meliputi:
•  perencanaan;
•  pelaksanaan;
•  penatausahaan;
•  pelaporan; dan
•  pertanggungjawaban

•  Pengelolaan keuangan Desa dilakukan dengan Basis Kas.


•  Basis Kas merupakan pencatatan transaksi pada saat kas diterima atau
dikeluarkan dari rekening kas Desa.
•  Pengelolaan keuangan Desa dapat dilakukan dengan menggunakan sistem
informasi yang dikelola Kementerian Dalam Negeri
PERENCANAAN
Perencanaan
•  Perencanaan pengelolaan keuangan Desa merupakan perencanaan penerimaan dan
pengeluaran pemerintahan Desa pada tahun anggaran berkenaan yang dianggarkan
dalam APB Desa.
•  Sekretaris Desa mengoordinasikan penyusunan rancangan APB Desa berdasarkan
RKP Desa tahun berkenaan dan pedoman penyusunan APB Desa yang diatur
dengan Peraturan Bupati/Wali Kota setiap tahun.
•  Materi muatan Peraturan Bupati/Wali Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
paling sedikit memuat:
•  sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah kabupaten/kota dengan kewenangan Desa dan RKP
Desa;
•  prinsip penyusunan APB Desa;
•  kebijakan penyusunan APB Desa;
•  teknis penyusunan APB Desa; dan
•  hal-hal khusus lainnya.
•  Rancangan APB Desa yang telah disusun merupakan bahan penyusunan rancangan
Peraturan Desa tentangAPB Desa.
Bupati/
Walikota
Penyusunan PerDes APB Desa
Rancangan
Camat PerDes
9
APBDesa

Rancangan
Kepala 3 PerDes
BPD
Desa APBDesa
RancanganRancangan
PerKaDes PerDes
Pedoman APBDesa APBDesa 4
Penyusunan
8
Musyawarah
Rancangan
PerDes
APBDesa
RKP Des A
1 2
SekDes 5
Rancangan Rancangan Penyelengaraan
PerDes 6a Ya OK Tida 6b PerKaDes Pemerintahan
7 k
APBDesa ? APBDesa Pagu tahun lalu
Pedoman
Evaluasi
Penyusunan PerDes APB Desa
Bupati/ 10 >20hr Tidak 11b OK Tidak 13b
Walikota Kerja? ?
Ya 13a
Ya
11a
SK Bupati/
Walikota

14a 14b
PerKaDes
APBDesa

PerDes 12 Kepala
APBDesa Musyawarah BPD
Desa 15

Media
- 57 -

D.1. Format Rancangan Perkades tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan
C.1. Format Rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa Belanja Desa

KEPALA DESA ….. (Nama Desa)


KABUPATEN/KOTA........ (Nama Kabupaten/Kota) KEPALA DESA ….. (Nama Desa)
KABUPATEN/KOTA........ (Nama Kabupaten/Kota)
PERATURAN DESA… (Nama Desa)
NOMOR … TAHUN … PERATURAN KEPALA DESA… (Nama Desa)
NOMOR … TAHUN …
TENTANG
TENTANG
PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA
TAHUN ANGGARAN …………………
TAHUN ANGGARAN ….
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA… (Nama Desa),
KEPALA DESA (Nama Desa),

Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 4 Peraturan Desa


Menimbang : a. bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa sebagai wujud Nomor....... Tahun ...... tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
dari pengelolaan keuangan Desa dilaksanakan secara terbuka Tahun Anggaran ....., maka perlu menyusun Peraturan Kepala Desa
dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.....(Nama
masyarakat Desa; Desa) Tahun Anggaran ......;
b. bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran
...... termuat dalam Peraturan Desa tentang Anggaran Mengingat : 1. ......;
Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran .... yang disusun 2. .…..;
sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan Desa 3. ……dan seterusnya;
berdasarkan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan,
berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan kemandirian
sehingga menciptakan landasan kuat dalam melaksanakann MEMUTUSKAN:
pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil,
Menetapkan : PERATURAN KEPALA DESA TENTANG PENJABARAN ANGGARAN
makmur, dan sejahtera;
PENDAPATAN DAN BELANJA DESA.... TAHUN ANGGARAN .....
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Desa
tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Pasal 1
Anggaran ....; Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran
...... terdiri dari:
Mengingat : 1. .....; 1. Pendapatan Desa
2. …..; a. Pendapatan Asli Desa Rp………………
3. ……dan seterusnya; b. Transfer Rp………………
c. Lain-lain Pendapatan yang sah Rp………………
Jumlah Pendapatan Rp………………
Dengan Kesepakatan Bersama 2. Belanja Desa
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA … (Nama Desa) a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa Rp…...............
dan b. Bidang Pembangunan Rp…...............
KEPALA DESA … (Nama Desa) c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Rp…...............
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp…...............
ANGGARAN PENDAPAT AN DAN BELANJA DESA

Rancangan
PEMERINT AH DESA…………..
T AHUN ANGGARAN………….
ANGGARAN SUMBER
KODE REKENING URAIAN
Rp. DANA
1 2 3 4 5

APB Desa
a b c a b
4 PENDAPAT AN
4 1 PADe sa
4 2 T ransfe r
4 3 Pe ndapatan lai n-lai n
JUMLAH PENDAPAT AN

5 BELANJA
1 Pe nye le nggaraan Pe me ri ntahan De sa
1 1 Pe nye le nggaraan Be lanja Pe nghasi lan T e tap,
T unjangan dan Ope rasi onal Pe me ri ntahan
1 1 01 Denye
Pe sa di aan Pe nghasi lan T e tap dan T unjangan
Ke pala De sa
1 1 01 5 1 Be lanja Pe gawai
1 3 Admi ni strasi Ke pe nduduk an, Pe ncatatan Si pi l,
Stati sti k dan Ke arsi pan
1 3 01 Pe layanan admi ni strasi umum dan
k e pe nduduk an (Surat Pe ngantar/Pe layanan
KT P, Kartu Ke luarga, dll)
1 3 01 5 2 Be lanja Barang dan Jasa
2 Pe lak sanaan Pe mbangunan De sa
2 1 Pe ndi di k an
2 1 05 Pe mbangunan/Re habi li tasi /Pe ni ngk atan
Sarana Prasarana Pe rpustak aan/T aman
Bacaan De sa/Sanggar Be lajar
2 1 05 5 3 Be lanja Modal
5 Pe nanggulangan Be ncana, Ke adaan Darurat
dan Me nde sak

5 1 Pe nanggulangan Be ncana
5 1 5 4 Be lanja T ak T e rduga
5 1 Ke adaan Darurat
5 1 5 4 Be lanja T ak T e rduga
dst
JUMLAH BELANJA
SURPLUS /(DEFISIT )

6 PEMBIAYAAN
6 1 Pe ne ri maan Pe mbi ayaan
6 2 Pe nge luaran Pe mbi ayaan

SELISIH PEMBIAYAAN
…………………,……………………
Ke pala De sa, ……………….

(………………………………..)
Perubahan Anggaran
Perubahan PerDes Perubahan PerKaDes

•  Pemerintah Desa dapat melakukan perubahan APB Desa •  Pemerintah Desa dapat melakukan perubahan terhadap
apabila terjadi: Peraturan Kepala Desa tentang perubahan penjabaran APB
•  penambahan dan/atau pengurangan dalam pendapatan Desa Desa sebelum Rancangan Peraturan Desa tentang
pada tahun anggaran berjalan; Perubahan APB Desa ditetapkan.
•  sisa penghematan belanja dan sisa lebih perhitungan •  Peraturan Kepala Desa tentang perubahan penjabaran APB
pembiayaan tahun berjalan yang akan digunakan dalam tahun Desa dapat dilakukan apabila terjadi:
berkenaan; •  penambahan dan/atau pengurangan dalam pendapatan Desa pada
•  keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran antar tahun anggaran berjalan;
bidang, antar sub bidang, antar kegiatan, dan antar jenis •  keadaan yang menyebabkan harus segera dilakukan pergeseran
belanja; dan antar objek belanja;
•  keadaan yang menyebabkan SiLPA tahun sebelumnya harus •  kegiatan yang belum dilaksanakan tahun sebelumnya dan
digunakan dalam tahun anggaran berjalan. menyebabkan SiLPA akan dilaksanakan dalam tahun anggaran
•  Perubahan APB Desa hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali berjalan.
dalam 1 (satu) tahun anggaran, kecuali dalam keadaan luar •  Kepala Desa memberitahukan kepada BPD mengenai
biasa. penetapan Peraturan Kepala Desa tentang perubahan
•  Perubahan APB Desa ditetapkan dengan peraturan Desa penjabaran APB Desa dan selanjutnya disampaikan kepada
mengenai perubahan APB Desa dan tetap mempedomani Bupati/Wali Kota melalui surat pemberitahuan mengenai
RKP Desa. Peraturan Kepala Desa tentang perubahan penjabaran APB
Desa.
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN PERUBAHAN
TAHUN ANGGARAN …………………………………………….
DESA :
KECAMATAN :
KABUPATEN :
PROVINSI :
KODE REKENING URAIAN SEMULA MENJADI RENCANA PENARIKAN ANGGARAN (Rp) JUMLAH
ANGGARAN ANGGARAN (Rp)
Jumlah Sumber Jumlah Sumber
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des
(Rp) (Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9
a b c a b c d
1 Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa
1 1 Penyelenggaraan Belanja
Penghasilan Tetap,
Tunjangan dan Operasional
Pemerintahan Desa

1 1 01 Penyediaan Penghasilan
Tetap dan Tunjangan
Kepala Desa
1 1 01 5 1 Belanja Pegawai
1 1 01 5 1 1 Penghasilan Tetap &
Tunjangan Kepala Desa
1 1 01 5 1 1 … <Rincian Obyek Belanja>
1 3 Administrasi
Kependudukan, Pencatatan
Sipil, Statistik dan
1 3 01 Kearsipan administrasi
Pelayanan
umum dan kependudukan
(Surat
Pengantar/Pelayanan KTP,
Kartu Keluarga, dll)
1 3 01 5 2 Belanja Barang dan Jasa
1 3 01 5 2 2 Belanja Jasa Honorarium
<Rincian Obyek Belanja>
2 Pelaksanaan Pembangunan
Desa
2 1 Pendidikan
2 1 05 Pembangunan/Rehabilitasi
/ Peningkatan Sarana
Prasarana Perpustakaan/
Taman Bacaan
Desa/Sanggar Belajar
2 1 05 5 3 Belanja Modal
2 1 05 5 3 4 Belanja Modal Gedung dan
Bangunan
1 1 05 5 3 4 … <Rincian Obyek Belanja>
5 Penanggulangan Bencana,
Keadaan Darurat dan
Mendesak
5 1 Penanggulangan Bencana
5 1 00 5 4 Penanggulangan Bencana
5 1 00 5 4 Belanja Tak Terduga
5 1 00 5 4 00 Belanja Tak Terduga
5 1 00 5 4 00 00 Belanja Tak Terduga

……….., ……………………………….
Kaur/Kasi……………………………
Diverifikasi oleh:
Sekretaris Desa,

(………………………………………..)

(……………………………………….) Disetujui oleh:


Kepala Desa,

(………………………………………)
PELAKSANAAN
Rekening Kas Desa
20/2018
113/2014
•  Pelaksanaan pengelolaan keuangan Desa merupakan
penerimaan dan pengeluaran Desa yang dilaksanakan
•  Semua penerimaan dan pengeluaran desa dalam melalui rekening kas Desa pada bank yang ditunjuk
rangka pelaksanaan kewenangan desa Bupati/ Wali Kota.
dilaksanakan melalui rekening kas desa. •  Rekening kas Desa dibuat oleh Pemerintah Desa
dengan spesimen tanda tangan kepala Desa dan Kaur
•  Khusus bagi desa yang belum memiliki Keuangan.
pelayanan perbankan di wilayahnya maka •  Desa yang belum memiliki pelayanan perbankan di
wilayahnya, rekening kas Desa dibuka di wilayah
pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah terdekat yang dibuat oleh Pemerintah Desa dengan
Kabupaten/Kota. spesimen tanda tangan kepala Desa dan Kaur
Keuangan.
•  Bendahara dapat menyimpan uang dalam Kas
•  Rekening kas Desa dilaporkan kepala Desa kepada
Desa pada jumlah tertentu dalam rangka Bupati/Wali Kota.
memenuhi kebutuhan operasional pemerintah •  Bupati/Wali Kota melaporkan daftar rekening kas Desa
desa kepada Gubernur dengan tembusan Menteri melalui
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa.
•  Pengaturan jumlah uang dalam kas desa •  Kaur Keuangan dapat menyimpan uang tunai pada
ditetapkan dalam Peraturan Bupati/Wali Kota. jumlah tertentu untuk memenuhi kebutuhan operasional
pemerintah Desa.
•  Pengaturan jumlah uang tunai ditetapkan dalam
Peraturan Bupati/Wali Kota mengenai pengelolaan
Keuangan Desa.
DPA, Rencana Kegiatan dan Anggaran Desa, Rencana
Kerja Kegiatan, RAB dan RAK Des
•  Kepala Desa menugaskan Kaur dan Kasi pelaksana kegiatan anggaran sesuai
tugasnya menyusun DPA paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah Peraturan Desa
tentang APB Desa dan Peraturan Kepala Desa tentang Penjabaran APB Desa
ditetapkan.
•  DPA terdiri atas:
•  Rencana Kegiatan dan Anggaran Desa, merinci setiap kegiatan, anggaran yang disediakan, dan
rencana penarikan dana untuk kegiatan yang telah dianggarkan.
•  Rencana Kerja Kegiatan Desa, merinci lokasi, volume, biaya, sasaran, waktu pelaksanaan
kegiatan, dan pelaksana kegiatan anggaran.
•  Rencana Anggaran Biaya (RAB), merinci satuan harga untuk setiap kegiatan
•  Prosedur:
•  Kaur dan Kasi pelaksana kegiatan anggaran menyerahkan rancangan DPA kepada Kepala Desa
melalui Sekretaris Desa paling lama 6 (enam) hari kerja setelah penugasan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1).
•  Sekretaris Desa melakukan verifikasi rancangan DPA paling lama 15 (lima belas) hari kerja sejak
Kaur dan Kasi menyerahkan rancangan DPA.
•  Kepala Desa menyutujui rancangan DPA yang telah diverifikasi oleh Sekretaris Desa.
Prosedur Penyusunan DPA dan RAK Desa
DPA RAK Desa

Kepala 1 Kepala 1
Desa RAK Desa
Desa
DPA
4 4
DPA
OK
DPA RKA Desa
Verifikasi OK
Verifikasi OK
3 hari

15 hari 5 PerKaDes 5
3
3 APBDesa

Sekretaris DPA 6 hari KaSie/ PerDes Sekretaris RKA Desa 2 KaUr


APBDesa
Desa 2 KaUr Desa Keuangan
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN*

Format
TAHUN ANGGARAN …………………………………………….
DESA :
KABUPATEN :
PROVINSI :
ANGGARAN RENCANA PENARIKAN ANGGARAN (Rp)
KODE REKENING URAIAN Jumlah JUMLAH (Rp)
Sumber Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des
(Rp)

DPA
1 2 3 4 5 6 7
a b c a b c d
1 Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa
1 1 Penyelenggaraan Belanja
Penghasilan Tetap,
Tunjangan dan Operasional
Pemerintahan Desa

1 1 01 Penyediaan Penghasilan
Tetap dan Tunjangan
Kepala Desa
1 1 01 5 1 Belanja Pegawai
1 1 01 5 1 1 Penghasilan Tetap &
Tunjangan Kepala Desa
1 1 01 5 1 1 … <Rincian Obyek Belanja>
1 3 Administrasi
Kependudukan, Pencatatan
Sipil, Statistik dan
Kearsipan
1 3 01 Pelayanan administrasi
umum dan kependudukan
(Surat
Pengantar/Pelayanan KTP,
Kartu Keluarga, dll)
1 3 01 5 2 Belanja Barang dan Jasa
1 3 01 5 2 2 Belanja Jasa Honorarium
<Rincian Obyek Belanja>
2 Pelaksanaan Pembangunan
Desa
2 1 Pendidikan
2 1 05 Pembangunan/Rehabilitasi
/Peningkatan Sarana
Prasarana
Perpustakaan/Taman
Bacaan Desa/Sanggar
2 1 05 5 3 Belajar
Belanja Modal
2 1 05 5 3 4 Belanja Modal Gedung dan
Bangunan
1 1 05 5 3 4 … <Rincian Obyek Belanja>
5 Penanggulangan Bencana,
Keadaan Darurat dan
Mendesak
5 1 Penanggulangan Bencana
5 1 00 5 4 Penanggulangan Bencana
5 1 00 5 4 Belanja Tak Terduga
5 1 00 5 4 00 Belanja Tak Terduga
5 1 00 5 4 00 00 Belanja Tak Terduga
dst
Diverifikasi oleh: Kaur/Kasi………………………
Sekretaris Desa,

(…………………………………..)
(……………………………………….) Disetujui oleh:
Kepala Desa,

(……………………………………………………………)
Rencana Kerja Kegiatan Desa
RENCANA KERJA KEGIATAN DESA*
TAHUN : …………….
DESA :
KECAMATAN :
KABUPATEN :
PROVINSI :

Sasaran Waktu Pelaksanaan Tim yang


Bidang/Sub Bidang/Kegiatan Pelaksana melaksanaka
No Lokasi Volume Satuan Biaya (Rp) Kegiatan n kegiatan
Jumlah laki-laki Perempuan A-RTM Durasi Mulai Selesai Anggaran
Bidang Sub Bidang Kegiatan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Penyelenggaraan
1 Pemerintahan
Desa

Jumlah Per Bidang 1

Pembangunan
2
Desa

Jumlah Per Bidang 2

Pembinaan
3
Kemasyarakatan

Jumlah Per Bidang 3

Pemberdayaan
4
Masyarakat

Jumlah Per Bidang 4


Bidang
Penanggulangan
Bencana,
5
Keadaan
Darurat, dan
Mendesak Desa
Kepala Desa, Sekretaris Desa,

(..........................) (..........................)
Rencana Anggaran Biaya (RAB)
RENCANA ANGGARAN BIAYA
DESA……………………… KECAMATAN………………….
TAHUN ANGGARAN…………………………

Bidang : ................................
Sub Bidang : …………………………
Kegiatan : ................................
Waktu Pelaksanaan : ………………………….

Rincian Pendanaan :
NO. URAIAN VOLUME HARGA JUMLAH
SATUAN (Rp.)
(Rp.)
1 2 3 4 5

JUMLAH (Rp.)

……………………, ……………………………..20….
Disetujui
Kepala Desa Kaur/Kasi…………………

(…………………………….) (………………………….)
RENCANA ANGGARAN KAS DESA
TAHUN ANGGARAN …………………………………………….
DESA :
KECAMATAN :
KABUPATEN :

RAK Desa
PROVINSI :

Contoh
KODE REKENING URAIAN ANGGARAN PENERIMAAN/ PENGELUARAN (Rp.) JUMLA
(Rp) Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des H (Rp)
1 2 3 4 5 6
a b c a b c d
4 PENDAPATAN
4 1 PADesa
4 1 1 Hasil usaha
4 1 1 … <Obyek Pendapatan>
4 2 Transfer
4 2 1 Dana Desa
4 3 Pendapatan lain-lain
4 3 1 Penerimaan dari Hasil
Kerjasama Desa dengan Pihak
Ketiga
4 3 1 …. <Obyek Pendapatan>
dst…

JUMLAH PENDAPATAN

5 BELANJA
1 Penyelenggaraan Pemerintahan
Desa
1 1 Penyelenggaraan Belanja
Penghasilan Tetap, Tunjangan
dan Operasional Pemerintahan
Desa
1 1 01 Penyediaan Penghasilan Tetap
dan Tunjangan Kepala Desa
1 1 01 5 1 Belanja Pegawai
1 1 01 5 1 1 Penghasilan Tetap & Tunjangan
Kepala Desa
1 1 01 5 1 1 … <Rincian Obyek Belanja>
1 3 Administrasi Kependudukan,
Pencatatan Sipil, Statistik dan
Kearsipan
1 3 01 Pelayanan administrasi umum
dan kependudukan (Surat
Pengantar/Pelayanan KTP,
Kartu Keluarga, dll)
1 3 01 5 2 Belanja Barang dan Jasa
1 3 01 5 2 2 Belanja Jasa Honorarium
<Rincian Obyek Belanja>
2 Pelaksanaan Pembangunan
Desa
JUMLAH BELANJA
SURPLUS /(DEFISIT)

6 PEMBIAYAAN
6 1 Penerimaan Pembiayaan
6 1 1 SiLPA Tahun Sebelumnya
6 1 1 1 SiLPA Tahun Sebelumnya
6 2 Pengeluaran Pembiayaan
6 2 1 Pembentukan Dana
Cadangan
6 2 2 1 Pembentukan Dana
Cadangan

dst
SELISIH PEMBIAYAAN

Jumlah Total Penerimaan


Jumlah Total Pengeluaran
Selisih Penerimaan dan
Pengeluaran

……….., ……………………………………………….
Kaur Keuangan,
Diverifikasi oleh:
Sekretaris Desa,

(………………………………………………………..)

(……………………………………….) Disetujui oleh:


Kepala Desa,

(……………………………………………………………)
Realisasi Penerimaan (pasal 65)
Penerimaan Desa disetor ke rekening kas Desa dengan cara:
•  disetor langsung ke bank oleh Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;
•  disetor melalui bank lain, badan, lembaga keuangan dan/atau kantor pos oleh
pihak ketiga; dan
•  disetor oleh Kaur Keuangan untuk penerimaan yang diperoleh dari pihak
ketiga.
Realisasi Pengeluaran
•  Kaur dan Kasi melaksanakan kegiatan berdasarkan DPA yang telah disetujui Kepala
Desa.
•  Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pengadaan melalui swakelola dan/atau
penyedia barang/jasa.
•  Pelaksanaan kegiatan diutamakan melalui swakelola.
•  Pengadaan melalui swakelola dilakukan dengan memaksimalkan penggunaan
material/bahan dari wilayah setempat dan gotong royong dengan melibatkan
partisipasi masyarakat untuk memperluas kesempatan kerja dan pemberdayaan
masyarakat setempat.
•  Dalam hal pelaksanaan kegiatan tidak dapat dilaksanakan melalui swakelola, baik
sebagian maupun keseluruhan dapat dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa yang
dianggap mampu.
•  Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan kegiatan pengadaan barang/
jasa di Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan peraturan Bupati/
Wali Kota berpedoman pada peraturan perundang-undangan mengenai pengadaan
barang/jasa di Desa.
Realisasi Pengeluaran Swakelola

SPP
Kepala
Sekretaris
Verifikasi Desa
Desa

PerKaDes DPA SPP


APBDesa OK
SPP
OK
PerDes KaSie/ Swakelola
APBDesa KaUr
KaUr
Keuangan

Penggunan anggaran yang diterima dari pengajuan SPP untuk


kegiatan pengadaan barang/jasa secara swakelola tidak lebih dari 10
Catat dalam Buku
(sepuluh) hari
Pembantu
Kegiatan Catat dalam BKU, Buku
Pembantu Panjar dan
Pajak
Realisasi Pertanggungjawaban Pengeluaran Swakelola
Pertanggung
jawaban
Kepala
Sekretaris
Verifikasi Desa
Desa

DPA Pertanggung
PerKaDes jawaban
APBDesa OK Pertanggung
jawaban
PerDes KaSie/ 7 (tujuh) hari OK
APBDesa KaUr
KaUr Setelah selesai
kegiatan Keuangan

Bila terdapat sisa kas, dikembalikan ke KaUr


Keuangan
Catat dalam Buku
Pembantu
Kegiatan Catat dalam BKU, Buku
Pembantu Panjar dan
Pajak
Realisasi Pengeluaran Penyedia Barang
Penerimaan
Pernyataan Barang
Tanggung Tagihan
Jawab Belanja SPP
Kepala
Sekretaris
Verifikasi Desa
Desa
PerDes
APBDesa
Pernyataan
PerKaDes DPA SPP Tagihan
Tanggung
APBDesa OK
Penerimaan Jawab Belanja SPP
Pernyataan Barang OK
KaSie/ Penerimaan
Tanggung
Tagihan KaUr Barang
KaUr Jawab Belanja
Keuangan
Catat dalam Buku
Pembantu
Kegiatan

Penerimaan Catat dalam BKU, Buku


Barang Pembantu Panjar dan
Pajak
Penyedia Tagihan
Barang
SURAT PERMINTAAN PEMBAYARAN ( SPP )

DESA …………………… KECAMATAN …………………………….

SPP TAHUN ANGGARAN ................

Bidang : ……………………………….
Sub Bidang : ……………………………….
Kegiatan : ……………………………….
Waktu Pelaksanaan : ……………………………….

No URAIAN PAGU PENCAIRAN PERMINTAA JUMLAH SISA DANA


ANGGARAN S.D. YG N SAMPAI SAAT
LALU SEKARANG INI
(Rp.) (Rp.) (Rp.) (Rp.) (Rp.)
1 2 3 4 5 6 7

JUMLAH

................., …………. 20….


Telah dilakukan verifikasi
Sekretaris Desa, Kaur/ Kasi………………….

(……………………………………) (…………………………………….)

Disetujui untuk dibayarkan Telah dibayar lunas


Kepala Desa, Kaur Keuangan,

(……………………………………) (…………………………………….)
Laporan Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran
LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN KEGIATAN DAN ANGGARAN
Bulan : …………………………………….Tahun : …………………

DESA : ………………………..
KECAMATAN : ………………………..
KABUPATEN : ………………………..
PROVINSI
OUTPUT SUMBER DANA
Dana Alokasi Lain- Bentu
KODE Rencana Realisasi Sampai Saat ini
URAIAN Desa Dana Lain k Lain
REKENING Volume Satuan Anggara Volume Satuan Anggaran Capaia (Rp) Desa (Rp)
n (Rp) n (%) (Rp)
3 4 5 (Rp)
6 7 8
1 2 9 10 11 12 13 14
a b c a b c d

Jumlah
………….,……………………….
Kaur/Kasi

ttd

(…………………………)
Pernyataan Tanggung Jawab Belanja
PERNYATAAN TANGGUNGJAWAB BELANJA
DESA …………………… KECAMATAN …………………………….
TAHUN ANGGARAN ................

Bidang : ................................
Sub Bidang : …………………………
Kegiatan : ..................................

NO. PENERIMA URAIAN JUMLAH


(Rp.)
1 2 3 4

JUMLAH (Rp.)

Bukti-bukti pengeluaran atau belanja tersebut diatas sebagai terlampir, untuk


kelengkapan administrasi dan pemeriksaan sesuai peraturan perundang-undangan.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

....................., ..................................
Kaur/Kasi……………………………………..

(……………………………………………..)
Laporan Akhir Realisasi Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran

LAPORAN AKHIR REALISASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN ANGGARAN


Bulan : …………………………………….Tahun : …………………

DESA : ………………………..
KECAMATAN : ………………………..
KABUPATEN : ………………………..
PROVINSI
KODE URAIAN OUTPUT SUMBER DANA
REKENING Rencana Realisasi Dana Alokasi Lain- Bentuk
Desa Dana Lain Lain
Volume Satuan Anggaran Volume Satuan Anggaran Capaian (Rp) Desa (Rp) (Rp)
(Rp) (Rp) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
a b c a b c d

Jumlah
………….,……………………….
Kaur/Kasi

ttd
Tidak diperlukan
(…………………………)
Rencana Kegiatan dan Anggaran Lanjutan
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN LANJUTAN*
TAHUN ANGGARAN …………………………………………….
DESA : ……………………………..
KECAMATAN : ……………………………..
KABUPATEN : ……………………………..
PROVINSI : ……………………………..
KODE REKENING URAIAN ANGGARAN REALISASI LANJUTAN
Anggaran Volume Jumlah Waktu Penarikan Anggaran (Rp)
kegiata Anggaran Penyelesaian
n
Jumlah
1 2 SumberJumlah (Rp) % % Rp. hari Jan Feb Mar Jumlah
(Rp)
a b c a b c d

……….., …………………………………….
Diverifikasi oleh: Kaur/Kasi……………………
Sekretaris Desa,

Diperlukan?
(………………………………..)
(……………………………….)
Disetujui oleh:
Kepala Desa,

(…………………………………………)
Buku Pembantu Kegiatan
BUKU KAS PEMBANTU KEGIATAN
DESA……………….. KECAMATAN…………………..
TAHUN ANGGARAN……………………………………

No. Tanggal Nomor Uraian Penerimaan Pengeluaran (Rp) Pengembalian Saldo Kas
Bukti dari Kas ke Kas Desa (Rp.)
Desa
(Rp) Belanja Belanja (Rp)
Barang Modal
dan Jasa
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Pindahan
Jumlah dari
halaman
sebelumnya
Jumlah
Total Penerimaan Total Pengeluaran
Total Pengeluaran + Saldo Kas

…………………..,…………………………
Kaur/Kasi…………………………………

(…………………………………………..)
PENATAUSAHAAN
Penatausahaan
113/2014 20/2018

•  Penatausahaan dilakukan oleh Bendahara Desa. •  Penatausahaan keuangan dilakukan oleh Kaur
Keuangan sebagai pelaksana fungsi
•  Bendahara Desa wajib melakukan pencatatan kebendaharaan.
setiap penerimaan dan pengeluaran serta •  Penatausahaan dilakukan dengan mencatat
melakukan tutup buku setiap akhir bulan secara setiap penerimaan dan pengeluaran dalam
tertib. buku kas umum.
•  Pencatatan pada buku kas umum ditutup
setiap akhir bulan.
•  Kaur Keuangan wajib membuat buku
pembantu kas umum yang terdiri atas:
•  buku pembantu bank, merupakan catatan penerimaan
dan pengeluaran melalui rekening kas Desa
•  buku pembantu pajak, merupakan catatan penerimaan
potongan pajak dan pengeluaran setoran pajak
•  buku pembantu panjar, merupakan catatan pemberian
dan pertanggungjawaban uang panjar
Buku Kas Umum
BUKU KAS UMUM
DESA ……………………
TAHUN ANGGARAN .......................

KECAMATAN :
KABUPATEN :
PROVINSI :
NO TGL KODE REKENING URAIAN PENERIMAAN PENGELUARA NOMOR JUMLAH SALDO
(Rp) N BUKTI PENGELUARAN (Rp)
(Rp) KUMULATIF
(Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 2
a b c a b c d

JUMLAH Rp. Rp. Rp. Rp.

……….., ………………………….
Diverifikasi oleh: Kaur Keuangan
Sekretaris Desa,

(…………………………………..)

(……………………………….) Disetujui oleh:


Kepala Desa,

(………………………………………………)
Buku Pembantu Bank
BUKU PEMBANTU BANK
DESA …………………… KECAMATAN …………………………….
TAHUN ANGGARAN .........

BULAN
BANK CABANG
NO. REKENING

No. TANGGAL URAIAN BUKTI PEMASUKAN (Rp) PENGELUARAN (Rp) SALDO


TRANSAKSI TRANSAKSI TRANSAK SETORAN BUNGA PENARIKAN PAJAK BIAYA ADM (Rp)
SI BANK
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

TOTAL TRANSAKSI BULAN INI


TOTAL TRANSAKSI KUMULATIF
……….., ………………………….
Kaur Keuangan

(…………………………………..)
Buku Pembantu Pajak
BUKU KAS PEMBANTU PAJAK
DESA …………………… KECAMATAN …………………………….
TAHUN ANGGARAN ........

No. TANGGAL URAIAN PEMOTONGAN PENYETORAN SALDO


(Rp) (Rp) (Rp)
1 2 3 4 5

JUMLAH

……….., ………………………….
Kaur Keuangan

(…………………………………..)
Buku Pembantu Panjar
BUKU PEMBANTU PANJAR
DESA……………….. KECAMATAN…………………..
TAHUN ANGGARAN……………………………………

No. Tanggal Nomor Uraian Penerima Pemberian Pertanggung- Saldo


Bukti (Rp) jawaban Panjar (Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8

……….., ………………………….
Kaur Keuangan

(…………………………………..)
LAPORAN DAN
PERTANGGUNGJAWABAN
Pemerintahan Desa
Sesuai Permendagri 20/2018
PELAPORAN
Pelaporan
Pasal 37 - 113/2014 Pasal 68 dan 69 - 20/2018

•  Kepala Desa menyampaikan laporan realisasi •  Kepala Desa menyampaikan laporan pelaksanaan APB
pelaksanaan APBDesa kepada Bupati/Wali Kota Desa semester pertama kepada Bupati/Wali Kota melalui
berupa:
•  laporan semester pertama; dan
camat.
•  laporan semester akhir tahun. •  Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari:
•  Laporan semester pertama sebagaimana dimaksud •  laporan pelaksanaan APB Desa; dan
pada ayat (1) huruf a berupa laporan realisasi •  laporan realisasi kegiatan.
APBDesa. •  Kepala Desa menyusun laporan sebagaimana dimaksud
•  Laporan realisasi pelaksanaan APBDesa pada ayat (2) dengan cara menggabungkan seluruh
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a laporan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 paling
lambat minggu kedua bulan Juli tahun berjalan.
disampaikan paling lambat pada akhir bulan Juli
tahun berjalan.
•  Bupati/Wali Kota menyampaikan laporan konsolidasi
•  Laporan semester akhir tahun sebagaimana
pelaksanaan APB Desa kepada Menteri melalui Direktur
dimaksud pada ayat (1) huruf b disampaikan Jenderal Bina Pemerintahan Desa paling lambat minggu
paling lambat pada akhir bulan Januari tahun kedua Bulan Agustus tahun berjalan.
berikutnya.
Alur Pelaporan
Dirjen
113/2014 20/2018 Bina
Pemdes
Lap.Konsolidasi
Bupati/ Bupati/ Konsoli Pelaksanaan
Walikota Walikota dasi APBDes Sem IMinggu ke 2 Agustus

Camat
Laporan
Realisasi
APBDes Sem II
Akhir Januari
Laporan Laporan
Akhir Juli Th Berikutnya
Realisasi Realisasi 1 bulan
Laporan APBDes Sem I Kegiatan Sem I
Realisasi
APBDes Sem I
Minggu ke 2 Juli
Laporan
Kegiatan KaDes
KaDes
KaUr
KaSie 7 hari setelah
Akhir Kegiatan
Bentuk laporan Semester I
Pelaksanaan ANGGARAN
REALISASI
SUMBER

APBDes
KODE REKENING URAIAN ANGGARAN
(Rp) DANA
(Rp)
1 2 3 4 5 6
a b c a b c d
5 BELANJA
1 Penyelenggaraan Pemerintahan
LAPORAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA
Desa
SEMESTER PERTAMA
1 1 Penyelenggaraan Belanja
PEMERINTAH DESA…………..
Penghasilan Tetap, Tunjangan dan
TAHUN ANGGARAN………….
Operasional Pemerintahan Desa

Contoh
1 1 01 Penyediaan Penghasilan Tetap
REALISASI dan Tunjangan Kepala Desa REALISASI
ANGGARAN SUMBER ANGGARAN SUMBER
KODE REKENING URAIAN ANGGARAN
1 1 01 5DANA 1 Belanja Pegawai KODE REKENING URAIAN ANGGARAN
(Rp) (Rp) DANA
1 (Rp)
1 01 5 1 1 Penghasilan Tetap & Tunjangan (Rp)
1 2 3 4 5 6 Kepala Desa 1 2 3 4 5 6
a b c a b c d 1 1 01 5 1 1 … <Rincian Obyek Belanja> a b c a b c d
4 PENDAPATAN 1 3 Administrasi Kependudukan,
6 PEMBIAYAAN
4 1 PADesa Pencatatan Sipil, Statistik dan
6 1 Penerimaan Pembiayaan
4 1 1 Hasil usaha Kearsipan
6 1 1 SiLPA Tahun Sebelumnya
4 1 1 … <Obyek Pendapatan> 1 3 01 Pelayanan administrasi umum
dan kependudukan (Surat
6 1 1 1 SiLPA Tahun Sebelumnya
4 2 Transfer
Pengantar/Pelayanan KTP, Kartu 6 2 Pengeluaran Pembiayaan
4 2 1 Dana Desa
Keluarga, dll) 6 2 1 Pembentukan Dana Cadangan
4 3 Pendapatan lain-lain
4 3 1 Penerimaan dari Hasil Kerjasama 1 3 01 5 2 Belanja Barang dan Jasa 6 2 2 1 Pembentukan Dana Cadangan
Antar Desa 1 3 01 5 2 2 Belanja Jasa Honorarium dst
4 3 1 …. <Obyek Pendapatan> <Rincian Obyek Belanja> SELISIH PEMBIAYAAN
dst… 2 Pelaksanaan Pembangunan Desa
…………………,……………………… 20…..
JUMLAH PENDAPATAN 2 1 Pendidikan Kepala Desa, ……………….
2 1 05 Pembangunan/Rehabilitasi/Penin
gkatan Sarana Prasarana
Perpustakaan/Taman Bacaan (………………………………..)
Desa/Sanggar Belajar
2 1 05 5 3 Belanja Modal
2 1 05 5 3 4 Belanja Modal Gedung dan
Bangunan
1 1 05 5 3 4 … <Rincian Obyek Belanja>
5 Penanggulangan Bencana,
Keadaan Darurat dan Mendesak
5 1 Penanggulangan Bencana
5 1 00 5 4 Penanggulangan Bencana
5 1 00 5 4 Belanja Tak Terduga
5 1 00 5 4 00 Belanja Tak Terduga
5 1 00 5 4 00 00 Belanja Tak Terduga
dst
JUMLAH BELANJA
SURPLUS /(DEFISIT)
Bentuk Laporan Semester I – Laporan Kegiatan
LAPORAN REALISASI KEGIATAN
PERIODE 01 JANUARI - 30 JUNI (SEMESTER PERTAMA) / 01 JANUARI - 31 DESEMBER*
TAHUN ANGGARAN …………………………………………….
DESA : ………………………..
KECAMATAN : ………………………..
KABUPATEN : ………………………..
PROVINSI
KODE URAIAN OUTPUT SUMBER DANA
REKENING RENCANA REALISASI Dana Alokasi Lain- Bentuk
Desa Dana Lain Lain
Volume Satuan Anggaran Volume Satuan Anggaran Capaian (%) (Rp) Desa (Rp) (Rp)
(Rp) (Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
a b c

Jumlah

………….,……………………….
Kepala Desa

ttd

(…………………………)
PERTANGGUNGJAWABAN
Pertanggungjawaban
113/2014 20/2018

Pasal 38 Pasal 70
•  Kepala Desa menyampaikan laporan •  Kepala Desa menyampaikan laporan
pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBDesa pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan
kepada Bupati/Wali Kota setiap akhir tahun anggaran. APB Desa kepada Bupati/Wali Kota melalui
•  Laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan camat setiap akhir tahun anggaran.
APBDesa, terdiri dari pendapatan, belanja, dan •  Laporan pertanggungjawaban disampaikan
pembiayaan. paling lambat 3 (tiga) bulan setelah akhir
•  Laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan tahun anggaran berkenaan yang ditetapkan
APBDesa ditetapkan dengan Peraturan Desa. dengan Peraturan Desa.
•  Peraturan Desa tentang laporan pertanggungjawaban •  Peraturan Desa disertai dengan:
realisasi pelaksanaan APBDesa dilampiri: •  laporan keuangan, terdiri atas:
•  format Laporan Pertanggungjawaban Realisasi •  laporan realisasi APB Desa; dan
Pelaksanaan APBDesa Tahun Anggaran berkenaan; •  catatan atas laporan keuangan.
•  format Laporan Kekayaan Milik Desa per 31 Desember
•  laporan realisasi kegiatan; dan
Tahun Anggaran berkenaan; dan
•  daftar program sektoral, program daerah dan
•  format Laporan Program Pemerintah dan Pemerintah
program lainnya yang masuk ke Desa.
Daerah yang masuk ke desa.
Pertanggungjawaban (Lanjutan)
113/2014 20/2018

Pasal 39 Pasal 71
•  Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan •  Laporan Pertanggungjawaban merupakan bagian dari
APBDesa merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir
tahun anggaran.
laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
•  Bupati/Wali Kota menyampaikan laporan konsolidasi
Pasal 40 realisasi pelaksanaan APB Desa kepada Menteri melalui
•  Laporan realisasi dan laporan pertanggungjawaban Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa paling lambat
realisasi pelaksanaan APBDesa diinformasikan kepada minggu kedua Bulan April tahun berjalan.
masyarakat secara tertulis dan dengan media informasi Pasal 72
yang mudah diakses oleh masyarakat. •  Laporan diinformasikan kepada masyarakat melalui
•  Media informasi antara lain papan pengumuman, radio
media informasi.
•  Informasi paling sedikit memuat:
komunitas, dan media informasi lainnya.
•  laporan realisasi APB Desa;
Pasal 41 •  laporan realisasi kegiatan;
•  Laporan realisasi dan laporan pertanggungjawaban •  kegiatan yang belum selesai dan/atau tidak terlaksana;
realisasi pelaksanaan APBDesa disampaikan kepada •  sisa anggaran; dan
Bupati/Wali Kota melalui camat atau sebutan lain. •  alamat pengaduan.
•  Laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan
APBDesa, disampaikan paling lambat 1 (satu) bulan
setelah akhir tahun anggaran berkenaan
Alur Pertanggungjawaban
Dirjen
113/2014 20/2018 Bina
Pemdes
Lap.Konsolidasi
Bupati/ Bupati/ Konsoli Pelaksanaan
Walikota Walikota dasi APBDes Sem I Minggu ke 2 April
Tahun Berikutnya

Camat

Perdes
Akhir Tahun Anggaran Laporan
Laporan
Lap Program
Media Realisasi Pem/Pemda 2 Minggu
Perdes Laporan Keuangan
Informasi Kegiatan masuk ke desa
Realisasi
Laporan Lap Program
Pelak APBDes
Kekayaan Pem/Pemda
Milik Desa masuk ke desa
3 bulan setelah Thn Anggaran
Laporan
Kegiatan KaDes
KaDes
KaUr
KaSie 7 hari setelah
Akhir Kegiatan
Bentuk Laporan Pertanggungjawaban
•  laporan keuangan, terdiri atas:
•  laporan realisasi APB Desa; dan
•  catatan atas laporan keuangan.
•  laporan realisasi kegiatan; dan
•  daftar program sektoral, program daerah dan program lainnya yang masuk ke
Desa.
Bentuk Laporan Pertanggungjawaban – Laporan
Realisasi APB Desa
LAPORAN REALISASI APB DESA
PEMERINTAH DESA ABC
Kecamatan KLM
Kabupaten XYZ
TAHUN ANGGARAN 20x1
(Lebih)
Ref Anggaran Realisasi /
kurang
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa C.2 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pendapatan Transfer
Dana Desa C.3 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bagian dr hasil pajak dan Retribusi Daerah C.4 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Alokasi Dana Desa C.5 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bantuan Keuangan Propinsi C.6 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota C.7 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pendapatan Lain lain C.8 xxx.xxx xxx.xxx xxx
JUMLAH PENDAPATAN x.xxx.xxx x.xxx.xxx x.xxx

BELANJA
Bidang Penyelenggaraan pemerintah Desa C.9 dan C15 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa C.10 dan C15 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bidang Pembinaan Kemasyaratan Desa C.11 dan C15 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa C.12 dan C15 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bidang Penangulangan Bencana, Keadaan C.13 dan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Darurat dan Mendesak Desa C15

JUMLAH BELANJA C.14 x.xxx.xxx x.xxx.xxx x.xxx


SURPLUS/(DEFISIT) XX.XXX XX.XXX XX
PEMBIAYAAN C.15
Penerimaan Pembiayaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pengeluaran Pembiayaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
PEMBIAYAAN NETTO XX.XXX XX.XXX XX
SILPA TAHUN BERJALAN XXX XXX XXX

Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
Bentuk Laporan Pertanggungjawaban – Catatan
Atas Laporan Keuangan 2. Pendapatan Asli Desa
Pendapatan Asli Desa terdiri dari:
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
Catatan Atas Laporan Keuangan Pendapatan Asli Desa terdiri dari:
Pemerintah Desa ABC, Kecamatan KLM, Kabupaten XYZ a. Hasil Usaha xxx.xxx xxx.xxx xxx
Tahun Anggaran 20x1 b. Hasil Aset xxx.xxx xxx.xxx xxx
c. Swadaya, partisipasi, dan Gotong Royong xxx.xxx xxx.xxx xxx
d. Lain-lain PADes yang sah xxx.xxx xxx.xxx xxx
A. Informasi Umum xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pemerintah Desa ABC merupakan desa di Kecamatan KLM, Kabupaten XYZ. Sesuai dengan
Keputusan Bupati No. ……………………. Tanggal …………………, saat ini kepengurusan 3. Dana Desa
Pemerintahan Dana Desa merupakan penerimaan desa yang diperoleh dari APBN. Jumlah penerimaan Dana
1. Kepala DesaDesa ABC terdiri dari:
: XXXXX
Desa selama tahun anggaran 20x1 adalah sebagai berikut:
2. Sekretaris Desa : YYYYY
(Lebih)/
3. Bendahara Desa : ZZZZZ Anggaran Realisasi
kurang
Kantor Pemerintahan Desa beralamat di …………………………., Desa ABC, Kecamatan KLM,
Tahap 1 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Tahap 2 xxx.xxx xxx.xxx xxx
B. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
xxx.xxx xxx.xxx xxx
Laporan Keuangan Desa berupa Laporan Realisasi APBDes sesuai basis kas dengan dasar harga
perolehan. Pendapatan dicatat pada saat kas diterima di Bank atau Kas dan Belanja dicatat pada
4. Bagian dari hasil pajak dan Retribusi Daerah
saat kas dikeluarkan dan telah bersifat definitif.
Penerimaan Desa yang berasal dari Bagian dari hasil pajak dan Retribusi Daerah adalah
sebagai beikut: (Lebih)/
C. Rincian Pos Laporan Keuangan Anggaran Realisasi
1. Rekonsiliasi SILPA dan Kas kurang
Tahap 1 xxx.xxx xxx.xxx xxx
SILPA tahun anggaran 20x1 XXX Tahap 2 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Mutasi Potongan Pajak ……… xxx.xxx xxx.xxx xxx
- Saldo Awal Periode Potongan Pajak yg belum disetor ke Kas Negara XXX xxx.xxx xxx.xxx xxx
- Penerimaan Potongan Pajak tahun anggaran berjalan XXX
- Setoran Pajak ke Kas Negara selama tahun anggaran berjalan (XXX)
- Saldo Akhir Periode Potongan Pajak yg belum disetor ke Kas Negara XXX 5. Alokasi Dana Desa (ADD)
Penerimaan Desa yang berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) adalah sebagai beikut:
(Lebih)/
Saldo Kas per 31 Desember 20x1 X.XXX Anggaran Realisasi
kurang
Tahap 1 xxx.xxx xxx.xxx xxx
Tahap 2 xxx.xxx xxx.xxx xxx
……… xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
6. Bantuan Keuangan Propinsi
Penerimaan Desa yang berasal dari Bantuan Keuangan Propinsi ……….. adalah sebagai
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
……………… xxx.xxx xxx.xxx xxx
……………… xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx

7. Bantuan Keuangan Kabupaten/kota


Penerimaan Desa yang berasal dari Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota ……….. adalah
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
……………… xxx.xxx xxx.xxx xxx
……………… xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx

8. Pendapatan Lain-lain
Pendapatan lain-lain terdiri dari:
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
Penerimaan dari hasil kerjasama antar Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Penerimaan dari hasil kerjasama Desa dengan
pihak ketiga xxx.xxx xxx.xxx xxx
Penerimaan dari bantuan perusahaan yang
berlokasi di Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Hibah dan sumbangan dari pihak ketiga xxx.xxx xxx.xxx xxx
Koreksi kesalahan belanja tahun-tahun anggaran
sebelumnya yang mengakibatkan penerimaan di
kas Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bunga bank xxx.xxx xxx.xxx xxx
Lain-lain pendapatan yang sah xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
9. Belanja - Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 12. Belanja - Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Belanja untuk Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa terdiri dari: Belanja untuk Bidang Perberdayaan Masyarakat Desa terdiri dari:
(Lebih)/ (Lebih)/
Anggaran Realisasi Anggaran Realisasi
kurang kurang
Belanja Pegawai xxx.xxx xxx.xxx xxx Belanja Barang dan Jasa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Barang dan Jasa xxx.xxx xxx.xxx xxx Belanja Modal xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal xxx.xxx xxx.xxx xxx xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
13. Belanja - Bidang Penangulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak Desa
10. Belanja - Bidang Pembangunan Desa Selama tahun anggaran 20x1, Pemerintahan Desa melakukan penanggulangan bencana dan
Belanja untuk Bidang Pembangunan Desa terdiri dari: keadaan darurat sebagai berikut
(Lebih)/ (Lebih)/
Anggaran Realisasi Anggaran Realisasi
kurang kurang
Belanja Barang dan Jasa xxx.xxx xxx.xxx xxx ……………. xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal xxx.xxx xxx.xxx xxx ……………. xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx xxx.xxx xxx.xxx xxx

11. Belanja - Bidang Pembinaan Kemasyaratan Desa


Belanja untuk Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa terdiri dari:
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
Belanja Barang dan Jasa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
14. Belanja Desa dalam klasifikasi ekonomi
Jumlah belanja dalam klasifikasi ekonomi adalah sebagai berikut
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
Belanja Pegawai
Penghasilan Tetap dan Tunjangan Kepala Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Penghasilan Tetap dan Tunjangan Perangkat
Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Jaminan Kesehatan Kepala Desa dan Perangkat
Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Tunjangan BPD xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Barang dan Jasa
Belanja Barang Perlengkapan Kantor xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Jasa Honorarium xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Operasional Aparatur Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Jasa Sewa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Operasional Perkantoran xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Pemeliharaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Barang dan Jasa yang Diserahkan kepada
Masyarakat xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal
Belanja Modal Pengadaan Tanah xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Peralatan, Mesin, dan Alat Berat xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Kendaraan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Gedung dan Bangunan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Jalan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Jembatan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Irigasi/Embung/Air Sungai/Drainase xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal Jaringan/Instalasi xxx.xxx xxx.xxx xxx
Belanja Modal lainnya xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
15. Belanja Desa dalam klasifikasi Sub Bidang (Fungsi) Bidang Pembinaan Kemasyaratan Desa
(Lebih)/ Sub Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, xxx.xxx xxx.xxx xxx
Anggaran Realisasi
kurang dan Pelindungan Masyarakat
Bidang Penyelenggaraan pemerintahan Desa Sub Bidang Kebudayaan dan Keagamaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Penyelenggaraan Belanja xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Kepemudaan dan Olah Raga xxx.xxx xxx.xxx xxx
Penghasilan Tetap, Tunjangan dan Operasional Sub Bidang Kelembagaan Masyarakat xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pemerintahan Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Sarana dan Prasarana xxx.xxx xxx.xxx xxx Belanja - Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Pemerintahan Desa
Sub Bidang Administrasi Kependudukan, xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Kelautan dan Perikanan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pencatatan Sipil, Statistik dan Kearsipan Sub Bidang Pertanian dan Peternakan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Tata Praja Pemerintahan, xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Peningkatan Kapasitas Aparatur xxx.xxx xxx.xxx xxx
Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Desa
Sub Bidang Pertanahan xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Pemberdayaan Perempuan, xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx Perlindungan Anak dan Keluarga
Sub Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Bidang Pembangunan Desa Menengah (UMKM)
Sub Bidang Pendidikan xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Dukungan Penanaman Modal xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Kesehatan xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Perdagangan dan Perindustrian xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan xxx.xxx xxx.xxx xxx xxx.xxx xxx.xxx xxx
Ruang Belanja - Bidang Penangulangan Bencana,
Sub Bidang Kawasan Permukiman xxx.xxx xxx.xxx xxx Keadaan Darurat dan Mendesak Desa
Sub Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Penanggulangan Bencana xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Perhubungan, Komunikasi, dan xxx.xxx xxx.xxx xxx Sub Bidang Keadaan Darurat xxx.xxx xxx.xxx xxx
Informatika Sub Bidang Keadaan Mendesak. xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral xxx.xxx xxx.xxx xxx xxx.xxx xxx.xxx xxx
Sub Bidang Pariwisata xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
16. Pembiayaan
Jumlah netto pembiayaan tahun anggaran 20x1 adalah sebagai berikut:
(Lebih)/
Anggaran Realisasi
kurang
Penerimaan Pembiayaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Pengeluaran Pembiayaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx

Penerimaan Pembiayaan terdiri dari:


1. SILPA tahun anggaran sebelumnya xxx.xxx xxx.xxx xxx
2. Pencairan Dana Cadangan xxx.xxx xxx.xxx xxx
3. Hasil Penjualan Kekayaan Desa yang dipisahkan xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx

Pengeluaran Pembiayaan terdiri dari:


1. Pembentukan Dana Cadangan xxx.xxx xxx.xxx xxx
2. Penyertaan Modal Desa xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
17. Aset Desa
Perolehan aset desa adalah sebagai berikut,
Penambahan
20x0 20x1 /
(Penguranga
Tanah xxx.xxx xxx.xxx xxx
Peralatan, Mesin, dan Alat Berat xxx.xxx xxx.xxx xxx
Kendaraan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Gedung dan Bangunan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Jalan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Jembatan xxx.xxx xxx.xxx xxx
Irigasi/Embung/Air Sungai/Drainase xxx.xxx xxx.xxx xxx
Jaringan/Instalasi xxx.xxx xxx.xxx xxx
Aset Tetap lainnya xxx.xxx xxx.xxx xxx
Konstruksi dalam Pengerjaan xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx
Rincian Aset Tetap dapat untuk masing-masing klasifikasi diatas dapat dilihat pada lampiran ….

18. Penyertaan Modal Desa


Pernyertaan Modal Desa pada BUMDes adalah sebagai berikut,
Penambahan
20x0 20x1 /
(Penguranga
BUMDes XXX xxx.xxx xxx.xxx xxx
BUMDes YYY xxx.xxx xxx.xxx xxx
………. xxx.xxx xxx.xxx xxx
xxx.xxx xxx.xxx xxx

19. dst
Pemerintah Desa ABC

Lampiran
Kecamatan KLM, Kabupaten XYZ
Rincian Aset Tetap Desa per 31 Desember 20xx
Contoh
Klas Aset dan Nama/Identitas Aset Bukti Kepemilikan Tahun Kondisi
No. Kode Aset Tetap Nilai Perolehan Keterangan
Tetap Jenis Nomor Tanggal Perolehan Aset

Aset Desa I Tanah


1 Tanah Persil A. , Luas 2200 m

2 Tanah Lapangan X. , Luas 1000 m2


2
HGB

……..
230/20142 Juli 2014

…….. ……..
2014

1998
50.000.000 Baik
Nilai perolehan
Rusak Ringanbelum
diketahui
3 ……………………………………………….
II Peralatan, Mesin, dan Alat Berat
1 Komputer, PC 2014 5.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
III Kendaraan
1 Motor, merk QQQ, 100cc, No Polisi: DS123YU
BPKB 1231212 4 Des 2014 2014 10.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
IV Gedung dan Bangunan
2
1 Bangunan Kantor, Luas 200 m IMB 432 2 Juli 2014 2014 75.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
V Jalan
1 Jalan Desa Lokasi di ………….., 800m 2014 50.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
VI Jembatan
1 Jembatan XYZ Lokasi di ………….., 50m 2014 40.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
VII Irigasi/Embung/Air Sungai/Drainase
1 Embung XYZ, Lokasi di ………….. 2014 40.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
VIII Jaringan/Instalasi
1 Jaringan Listrik Desa, Lokasi di …………. 2014 120.000.000 Baik
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
IX Aset Tetap lainnya
1 Sapi 3 ekor 2014 30.000.000
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….
X Konstruksi dalam Pengerjaan
1 Pembangunan Jembatan dalam Konstruksi Konstruksi 2014 65.000.000
2 ……………………………………………….
3 ……………………………………………….

Total Nilai Aset Tetap per 31 Desember 20xx 485.000.000

*) Diisi dengan Baik (B), Rusak Ringan (RR), dan Rusak Berat (RB)
Bentuk Laporan Pertanggungjawaban – Laporan
Realisasi Kegiatan
LAPORAN REALISASI KEGIATAN
PERIODE 01 JANUARI - 30 JUNI (SEMESTER PERTAMA) / 01 JANUARI - 31 DESEMBER*
TAHUN ANGGARAN …………………………………………….
DESA : ………………………..
KECAMATAN : ………………………..
KABUPATEN : ………………………..
PROVINSI
KODE URAIAN OUTPUT SUMBER DANA
REKENING RENCANA REALISASI Dana Alokasi Lain- Bentuk
Desa Dana Lain Lain
Volume Satuan Anggaran Volume Satuan Anggaran Capaian (%) (Rp) Desa (Rp) (Rp)
(Rp) (Rp)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
a b c

Jumlah

………….,……………………….
Kepala Desa

ttd

(…………………………)
Bentuk Laporan Pertanggungjawaban – daftar program
sektoral, program daerah dan program lainnya yang
masuk ke Desa.
PROGRAM SEKTORAL, PROGRAM DAERAH, DAN PROGRAM LAINNYA YANG MASUK KE DESA

Desa : …………………………
Kecamatan : …………………………
Kabupaten : …………………………
Provinsi : …………………………

Kegiatan Anggaran
No. Program
Jenis Lokasi Volume Satuan Jumlah Sumber Dana

…………………,………………………………………….
Kepala Desa

(………………………………………..)
PEMBINAAN DAN
PENGAWASAN
Pembinaan dan Pengawasan
113/2014 20/2018

•  Pemerintah Provinsi wajib membina dan mengawasi •  Menteri melakukan pembinaan dan
pemberian dan penyaluran Dana Desa, Alokasi Dana pengawasan yang dikoordinasikan oleh
Desa, dan Bagi hasil Pajak dan Retribusi Daerah dari Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa
Kabupaten/Kota kepada Desa. dan Inspektur Jenderal Kementerian
•  Pemerintah Kabupaten/Kota wajib membina dan Dalam Negeri sesuai dengan tugas dan
mengawasi pelaksanaan pengelolaan keuangan fungsi.
desa. •  Pemerintah Daerah Provinsi melakukan
pembinaan dan pengawasan terhadap
pemberian dan penyaluran Dana Desa,
Alokasi Dana Desa, bagian dari hasil pajak
daerah dan retribusi daerah kabupaten/
kota, dan bantuan keuangan kepada Desa.
•  Bupati/Wali Kota melakukan pembinaan
dan pengawasan yang dikoordinasikan
dengan APIP kabupaten/kota.
LAIN-LAIN
Lain-Lain

•  Kerugian Desa yang terjadi karena adanya pelanggaran administratif dan/atau


pelanggaran pidana diselesaikan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
•  Ketentuan Peralihan
•  Pengelolaan keuangan Desa yang saat ini masih berjalan berdasarkan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa tetap berlaku
sampai tahun 2018 sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Menteri ini.
•  Pengelolaan keuangan Desa sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini mulai berlaku
untuk APB Desa tahun anggaran 2019.
•  Peraturan Bupati/Wali Kota mengenai Pengelolaan Keuangan Desa yang telah ditetapkan
sebelum Peraturan Menteri ini tetap berlaku dan wajib menyesuaikan paling lambat 1 (satu)
tahun setelah Peraturan Menteri ini ditetapkan.
Dalam Hal Pengelolaan Keuangan Desa, Muatan substansi yang perlu
ditindaklanjuti selain dari pengaturan atas Permendagri 20/2018 adalah:
1.  Pengaturan mengenai kegiatan dalam Bidang 5:
a.  kriteria bencana alam dan bencana sosial;
b.  kriteria kegiatan yang dapat dibiayai untuk penanggulangan bencana alam dan bencana
sosial;
c.  kriteria keadaan darurat;
d.  kriteria sarana dan prasarana pelayanan dasar untuk masyarakat;
e.  kriteria keadaan mendesak;
f.  kriteria masyarakat miskin yang mengalami kedaruratan; dan
g.  tata cara penggunaan anggaran dalam .
2.  Tata cara penyertaan modal
a.  indikator penyertaan modal yang dapat disertakan; dan
b.  Indikator analisa kelayakan penyertaan modal.
Lanjutan:
3.  Pedoman penyusunan APB Desa
a.  sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah kabupaten/kota dengan kewenangan Desa
dan RKP Desa;
b.  prinsip penyusunan APB Desa;
c.  kebijakan penyusunan APB Desa;
d.  teknis penyusunan APB Desa; dan
e.  hal-hal khusus lainnya.
4.  Kriteria keadaan luar biasa
5.  Pengaturan jumlah uang tunai yang disimpan oleh Kaur Keuangan untuk
memenuhi kebutuhan operasional pemerintah Desa
Peraturan Bupati/Wali Kota yang berhubungan dengan Peraturan
mengenai Pengelolaan Keuangan Desa
1.  Kewenangan Desa
2.  Pengadaan Barang/jasa di Desa
3.  Standar Harga di Desa
4.  Pengalokasian dan Penyaluran Dana Desa (DD)
5.  Pengalokasian dan Penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) termasuk
Pengaturan mengenai Siltap dan Tunjangan.
6.  Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah
7.  Penyusunan RPJMDesa dan RKPDesa
8.  Tata Cara Penyusunan APBDesa
9.  Pengelolaan Aset Desa
SELESAI