Anda di halaman 1dari 17

PERJALANAN HIDUP

YESUS KRISTUS

Nama : Pretty Nola Gultom


Kelas : VIIIA
Sekolah : SMP NEGERI 3

TAHUN AJARAN
2017/2018
GOD BLESS US



Yesus merupakan Juruslamat manusia dan dunia. Ia sangat


mengasihi manusia sehingga kerap kali Ia mengalami penderitaan yang
sangat dalam baik secara fisik maupun rohani dari dalam kandungan
saja Ia harus mendapati penderitaan yang belum dan yang tidak akan
sanggup dihadapi oleh manusia. Begitu banyak yang harus Ia hadapi
dalam kehidupan di dunia. Yesus begitu tulus mengasihi manusia
bahkan Ia sampai mati dikayu salib untuk menghapuskan dosa-dosa
manusia. Ia datang kedunia untuk memuliakan nama Allah walaupun
banyak hinaan dan caci maki yang Ia dapatkan tetapi Ia tidak berputus
asa Ia memulai pelayananya sejak berumur 30 tahun dan pada umur
yang ke 33 tahun Ia harus menanggung dosa manusia. Berikut adalah
uraian perjalanan Yesus Kristus.
1. Kelahiran Tuhan Yesus Kristus ( Lukas 1:26-38, 2:20 dan Matius
1:18-25, 2:1-18 )

Yesus dilahirkan dari seorang perempuan yang suci bernama Maria. Pada saat
itu, Maria telah bertunangan dengan laki-laki bernama Yusuf. Allah menyuruh
malaikat-Nya untuk menyampaikan kehendak-Nya dan Maria dengan Yusuf
menerima segala kehendak Allah dan melakukan segala perkataaan yang
disampaikan oleh malaikat-malaikat tersebut. Ketika Maria dan Yusuf
mendaftarkan diri atas perintah yang dikeluarkan Kaisar Agustus, tibalah masa
Maria untuk bersalin. Karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan
maka Maria melahirkan di dalam kandang domba di kota Betlehem dan
dibungkusnyalah bayi laki-laki yang diberi nama Yesus dengan lampin lalu
diletakkan pada palungan. Datanglah orang majus dari Timur karena telah melihat
bintang-Nya. Mereka datang dengan membawa emas, kemenyan, dan mur.
Setelah orang majus itu pulang, nampaklah malaikat Tuhan pada Yusuf dalam
mimpi dan menyuruh mereka pergi ke Mesir. Herodes adalah raja yang kejam
pada masa itu. Herodes ingin membunuh bayi Yesus karena Herodes sangat takut
kedudukannya nantinya akan di gantikan oleh sang Mesias oleh karena itulah ia
menyuruh pasukan untuk membunuh semua anak yang umurnya di bawah dua
tahun. Setelah Herodes mati, malaikat Tuhan mendatangi Yusuf dalam mimpi dan
menyuruh Yusuf membawa Anak serta ibu-Nya itu ke Galilea di kota Nazaret.
2. Percobaan di Padang Gurun {Matius 4:1-10, Lukas 4:1-13}

Setelah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, Tuhan Yesus di bawa oleh roh
kudus ke padang gurun. Di situ Ia berpuasa 40 hari 40 malam. Lalu, disana Yesus
dicobai oleh iblis sebanyak 3 kali. Yang pertama iblis mencobai Yesus dengan
perkataan yaitu “ Jika Engkau Anak Allah perintahkanlah batu-batu ini menjadi
roti.” Kemudian Yesus menjawab: “ Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti
saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Lalu iblis membawa
Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan menempatkannya di bubungan bait suci
Allah dan berkata “ Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-MU ke bawah, sebab
ada tertulis Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikatNya untuk
menantang Engkau diatas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk di batu.”
Yesus menjawab; “ Ada pula tertulis: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu.”
Lalu Iblis membawa-Nya ke atas gunung dan memperlihatkan kepada-Nya semua
kerajaan beserta kemegahannya, dan berkata: “ Semua inni akan kuberikan
kepada-Nya, jika Engkau sujud menyembahku.” Maka, Yesus menjawab:
“Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu,
dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.” Karena iblis tersebut tidak
berhasil mencobai Yesus, akhirnya iblis itu pergi dan seketika datanglah malaikat-
malaikat datang melayani Yesus
3. Yesus memberi makan lima ribu orang {Yohanes 6:1-15, Lukas
9:10-17}

Banyak orang berbondong-bondong saat Tuhan sampai di Galilea karena


orang-orang itu ingin melihat mujizat penyembuhan yang dilakukan oleh Yesus.
Tuhan Yesus melihat sekelilingNya, lalu Ia menanyakan tentang makanan yang
akan dimakan oleh orang banyak itu. Kemudian seorang muridNya yaitu Andreas
mengatakan kepada Yesus bahwa ada seorang anak yang membawa lima roti jelai
dan dua ikan. Setelah itu, Yesus menyuruh muridNya agar menyuruh orang-orang
yang banyak itu duduk. Maka duduklah orang-orang banyak itu dan Yesus
mengambil makanan itu lalu mengucap syukur kemudian membagi-bagikannya
kepada orang-orang yang duduk di situ sesuai ddengan jumlah yang mereka
kehendaki. Setelah mereka semua kenyang, Tuhan Yesus menyuruh murid-
muridNya mengumpulkan potongan-potongan yang lebih agar tidak terbuang.
Setelah semuanya dikumpulkan sisa-sisa potongan makanan tersebut tersisa
sebanyak dua bakul penuh. Ketika orang-orang melihat begitu dahsyatnya Yesus,
mereka berniat untuk menjadikan-Nya raja dengan paksa. Tetapi Yesus telah
mengetahui maksud mereka maka dari itu Ia pun menyingkir ke gunung seorang
diri.
4. Yesus menyembuhkan hamba perwira di Kapernaum {Lukas 7:1-
10, Matius 8:5-13}

Saat Yesus sampai di Kapernaum, Ia bertemu dengan seorang perwira yang


mempunyai seorang hamba yang sangat dihargainya dan saat itu hambanya
sedang sakit keras, bahkan hampir mati. Ketika perwira tersebut mendengar
tentang Yesus, ia langsung pergi menghadap Yesus dan memohon kepadaNya
agar menyembuhkan hambanya. Lalu Yesus berkata : “Aku akan datang
menyembuhkannya.” Tetapi ia menjawab: ”Tuan, aku tidak layak menerima Tuan
di dalam rumahku, katakana saja sepatah kata maka hambaku ituakan sembuh.
Setelah mendengar hal yang dikatakan oleh perwira itu terheranlah Yesus karena
Ia tidak pernah menemui iman sebesar itu di dalam diri orang Israel sebelumnya.
Kemudian Yesus juga terheran karena Ia menemui orang Timur hingga ke Barat
tidak ada seorang pun mereka yang menghargai hambanya sedemikian rupa.
Yesus pun berkata kepada perwira itu: “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti
yang engkau percayai.” Maka pada saat itu juga hamba sang perwira itu sembuh.
5. Yesus menyembuhkan dua orang buta {Matius 9:27-31}

Dalam perjalanan Yesus terus diikuti dua orang buta yang berseru-
seru dan berkata-kata, bahkan pada saat Tuhan masuk ke salah satu
rumah datanglah kedua orang itu dihadapanNya. Lalu Tuhan Yesus
menanyakan kepada mereka berdua apakah mereka percaya bahwa Ia
dapat melakukannya dan kedua orang itu pun menjawab bahwa
mereka percaya Yesus dapat melakukan hal itu. Kemudian Tuhan Yesus
menjamah kedua mata mereka sambil berkata: “ Jadilah kepadamu
menurut imanmu.” Tiba-tiba mereka langsung dapat melihat dan Yesus
pun tegas berpesan agar mereka tidak memberitahukan kepada
siapapun. Tetapi akrena mereka sangat senang mereka memasyhurkan
nama-Nya ke seluruh daerah di situ.
6. Yesus membangkitkan Lazarus {Yohanes 11 : 1-44}

Ada seorang di Betania yang bernama Lazarus yang sedang sakit keras. Ia
adalah saudara dari Maria yang meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur. Maria
dan Marta tersebut mengirimkan hal tersebut tetapi Yesus baru sampai di Betania
setelah Lazarus berada di dalam kubur selama empat hari. Lalu saat Marta tahu
bahwa Yesus telah datang, datanglah dia menjumpai Yesus dan berandai bahwa
Tuhan ada disana saat itu maka saudaranya tidak akan meninggal kemudian
Tuhan berkata: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia akan hidup walaupun ia sudah mati dan setiap orang yang hidup dan yang
percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.” Kemudian datanglah Maria
kepada Yesus lalu mengatakan hal yang sama seperti Marta sambil tersungkur
dan menangis juga terdapat orang-orang Yahudi yang mengikutinya. Akhirnya
masygullah hati-Nya dan menanyakan dimanakah Lazarus di kuburkan. Pergilah
Yesus ke kubur itu, kubur tersebut adalah gua yang tertutup dengan batu.
Kemudian Yesus menyuruh orang-orang untuk membuka batu penutup gua itu.
Setelah itu, Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucapsyukur
kepada-Mu, karena Engkau selalu mendengarkan Aku. Tetapi orang banyak ini
mengelilingi Aku, Aku mengatakannya supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah
yang mengutus aku.”Kemudian Yesus berteriak dengan suara yang keras: “Lazarus
marilah keluar!” Lazarus pun keluar dengan kaki dan tangan yang masih terikat
kain kapan dan mukanya masih tertutup kain peluh.
7. Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa {Lukas 8:26-39}

Setibanya Yesus di tanah Gerasa, datanglah seorang laki-laki dari kota


menemui-Nya orang itu dirasuki oleh setan-setan dan ia sudah lama tinggal di
pekuburan. Ketika ia melihat Yesus, ia langsung berteriak dan tersungkur
dihadapanNya juga memohon agar Yesus jangan menyiksanya dia berkata
demikian karena Yesus memerintahkan setan itu agar keluar dari laki-laki itu.
Karena setan itu sering menyeret-nyeret dia, akhirnya dia pun dirantai. Yesus pun
menanyakan siapa namanya dan ia menjawab namanya adalah Legion. Lalu Yesus
memerintahkan setan-setan itu untuk keluar, tetapi setan-setan itu memohon
agar Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang. Adalah di sana
sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung dan setan-setan itu
melihat sekumpulan babi-babi itu lalu mereka meminta agar Yesus
memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu dan kemudian Yesus
mengabulkan permintaan mereka. Kemudian setan-setan itu keluar dari orang itu
dan memasuki tubuh babi-babi itu dan tubuh babi-babi itu terjun dari tepi jurang
ke danau lalu mati lemas. Penjaga babi-babi itu menceritakan hal itu di kota dan
kampung-kampung sekitar dan keluarlah orang orang itu kemudian orang
menjumpai Yesus. Lalu seluruh orang Gerasa menyuruh Yesus keluar dari sana
karena mereka ketakutan. Laki-laki yang telah diselamatkan Yesus pun
memberitahukan hal itu kepada seluruh kota.
8. Penderitaan Yesus Kristus
a) Penetapan Perjamuan Malam {Matius 26:26-29, Markus
14:22-25}

Ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, lalu mengucap berkat
kemudian memecahkannya kemudian membagi bagikannya ke murid muridnya
sambil berkata ambillah dan makanlah ini adalah tubuh-KU. Sesudah itu Yesus
mengambil cawan kemudian membagikannya dan bekata bahwa anggur itu
adalah darah-Nya, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk
pengampuan dosa. Yesus berkata Yesus tidak akan lagi minum hasil pokok anggur
tersebut sampai hari dimana mereka bersama-sam di kerajaan Bapa yang di sorga
nantinya.

b) Di taman Getsemani {Matius 26:36-46, Lukas 22:39-46}

Sesampainnya di tempat bernama Getsemani, Ia berkata kepada murid-


muridNya Ia ingin berdoa sendiri dan menyuruh muridNya agar tetap duduk di
situ dan hanya membawa Petrus dan juga kedua anak Zebedeus, saat itulah Ia
mulai bersedih. Lalu Yesus menyuruh murid-murid-Nya berjaga-jaga di sana.
Kemudian Tuhan maju sedikit lalu sujud berdoa kataNya: “ Ya Bapa-Ku, jikalau
sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti
yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” Setelah itu, Yesus
kembali kepada muid-murid-Nya tetapi murid-murid-Nya telah tertidur. Tuhan
sanagt kecewa karena mereka tidak dapat berjaga-jaga. Lalu Ia pergi kedua
kalinya dan berdoa, kemudian Yesus kembali kepda murid-murid-Nya, setelah itu
Ia pun pergi bedoa untuk ketiga kalinya dan Ia membangunkan muridNya dan
berkata : “ Bangunlah, marilah kita pergi dia yang menyerahkanKu sudah dekat.”

c) Yesus di tangkap dan di hadapan Pilatus {Matius 26:47-56,


Yohanes 18:11-10}

Waktu Yesus sedang berbincang-bincang datanglah Yudas dan


bersama-sama dengan orang-orang membawa pedang dan pentungan
yang disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
Karena mengetahui apa yang akan terjadi pada diri-Nya, lalu Ia maju ke
depan dan berkata kepada orang-orang itu. Lalu datanglah mereka
yang ingin menangkap Yesus dan menangkap-Nya tetapi Simon Petrus
yang membawa pedang, menghunus pedang itu, lalu menetakkannya
kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya. Nama hamba
tersebut adalah Malkhus. Kemudian Yesus kepada Petrus berkata “
Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang
diberikan Bapa kepada-Mu?”
- Yesus di hadapan Pilatus

Setelah itu mereka membawa Yesus kepada Pilatus, lalu Pilatus


menanyakan apakah kesalahan Yesus sehingga mereka membawa
Yesus kehadapannya. Lalu Pilatus menanya-nanyai Yesus tentang diri-
Nya

9. Yesus disalibkan {Matius 27:32-44, Lukas 23:26, 33-43}

Yesus dibawa ketempat Ia akan disalibkan dengan berjalan sambil memikul


salib-Nya dalm perjalanan itu mereka menahan seorang yang bernama Simon dari
Kirene, supaya dia membantu Yesus untuk memikul salib-Nya. Banyak orang
mengikuti-Nya, diantaranya perempuan yang menangis. Ketika mereka sampai di
bukit yang bernama bukit Golgata atau tempat Tengkorak disana mereka
menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang jahat di sebelah-Nya sebelum di
salib Ia diberi minum anggur bercampur empedu. Setelah menyalibkan-Nya
mereka membagi-bagikan pakaianNya dengan membuang undi. Di kepala-Nya
terdapat mahkota duri dan di atas kepala-Nya terdapat tulisan INRI {Inilah Yesus
Raja orang Yahudi}. Orang-orang disana menghujat dan meludahi-Nya.

10. Yesus mati dan dikuburkan {Matius 27:45-56, atau Yohanes


19:38-42 }

Kemudian mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh


daerah di situ sampai jam tiga petang. Pada jam tiga tersebut
berserulah Tuhan dengan suara nyaring dan berkata: “Eli, Eli lama
sabhaktani (Allahku, Allahku mengapa Engkau meninggalkanku)?”
Beberapa orang yang ada di situ mengira bahwa Ia sedang memanggil
Elia. Lalu Tuhan mengatakan bahwa Ia haus, jadi diberi orang-orang
tersebutlah suatu bekas penuh anggur asam kemudian mencucukkan
bunga karang, yang telah dicelupkan pada dalam anggur asam, pada
sebatang hisop kemudian mengunjukkannya ke mulut Yesus. Setelah
itu, Ia berkata: “Sudah selesai.” Kemudian Ia menundukkan kepala-Nya dan
menyerahkan seluruh nyawa-Nya.
11. Kebangkitan Yesus {Matius 28:1-10, Lukas 24:1-12}

Sesudah hari Sabat lewat, menjelang fajar menyingsing pada hari pertama
minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria lainnya ke kubur Yesus. Tiba-tiba
terjadialah gempa bumi yang dahsyat dan turunlah malaikat Tuhan yang
wajahnya putih bagaikan salju. Mereka gentar bagaikan orang mati, tetapi
malaikat itu menyuruh mereka jangan takut karena ia ingin memberitahukan
bahwa Tuhan Yesus telah bangkit dari antara orang mati dan ia menyampaikan
bahwa mereka harus memberitahukan hal itu kepada murid-muridNya. Dan
Tuhan Yesus telah mendahului mereka di Galilea. Setelah itu perempuan-
perempuan itu dengan rasa takut dan bersukacita, langsung cepat-cepat
meninggalkan kubur tersebut agar cepat memberitahukan hal itu kepada murid-
murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: ” Salam
bagimu.” Lalu mereka langsung tersunguk memeluk kaki-Nya serta menyembah-
Nya. Kemudian Yesus mengatakan kepada mereka supaya mereka jangan takut
dan menyuruh mereka untuk memberitahukan kepada semua orang, agar orang-
orang itu datang ke Galilea untuk melihat-Nya.
12. Yesus menampakkan diri kepada semua murid-Nya {Lukas
24:36-49 dan Yohanes 20:19 -23}

a. Yesus menampakkan diri kepada semua murid-NYa


Saat mereka sedang membicarakan tentang Yesus yang menunjukkan diri-
Nya di jalan ke Emaus, tiba-tiba Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan
memberi salam kepada mereka, sehingga mereka sangat gentar dan takut dan
mengira mereka melihat hantu. Lalu Yesus menujukkan kepada kaki dan tangan-
Nya kepada mereka. Lalu Ia mengatakan bahwa ini sudah tertulis di Kitab Suci.
Kemudian Yesus berkata mereka adalah saksi dari semua ini. Setelah itu Yesus
juga mengatakan siapa yang mengampuni dosa ia juga akan diampuni.

13. Kenaikkan Tuhan Yesus {Lukas 24:50-53}


Yesus membawa murid-murid-Nya itu ke luar kota Betania, disanalah Ia
mengangkat tangan-Nya dan di berikanNya mereka berkat. Saat Ia memberikan
mereka berkat , Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.. Mereka
langsung sujud menyembah kepada Yesus, lalu mereka pulang ke Yerusalem
dengan sukacita yang amat besar. Semenjak saat itu mereka selalu berada di
dalam bait Allah dan memuji, memuliakan-Nya.
Puji syukur kehadirat Tuhan Yesus Kristus atas kasihNya yang selalu melimpah
atas kehidupan kita dan karena kebaikanNya saya dapat menyelesaikan makalah
ini dengan baik. Terimakasih banyak kepada kedua orang tua saya yang telah
membantu menyediakan prasana dalam menyelesaikan tugas ini. Terimakasih
banyak juga kepada ibu guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang telah bersedia
membimbing saya dalam menyelesaikan makalah Agama ini. Juga kepada
teman-teman saya yang juga membantu saya saat saya tidak mengerti dalam
membuat makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi siapa saja.
Maaf bila terjadi kesalahan tanda baca dan penulisan kata-kata. Sekali lagi saya
ucapkan “TERIMAKASIH”. 

RIMBO BUJANG, 24 APRIL 2018

TTD Penulis