Anda di halaman 1dari 2

4.

2 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan secara
langsung dari responden dengan mengunakan kuesioner. Dengan memanfaatkan
data primer maka penelitian ini tidak lepas dari keterbatasan- keterbatasan yang
dapat mempengaruhi hasil dari penelitian yang dibuat.
Dalam melakukan penelitian ini, peneliti mempunyai banyak keterbatasan
dalam beberapa hal, diantaranya adalah waktu dan kurangnya pengalaman,
dikarenakan penelitian ini menggunakan data primer yang didapat dari responden
sehingga penelitian ini juga dapat terjadinya bias yaitu jawaban responden yang
tidak tepat sehingga klarifikasi jawaban tidak tepat pula. Peneliti mengakui
kemungkinan ada banyaknya kekurangan di dalam melakukan penelitian ini.

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Setelah dilakukan penelitian dan uji statistik tentang Hubungan Pengetahuan,
Sikap Ibu dan Media Informasi dalam Pemberian Imunisasi Hepatitis B 0-7 hari
Pada Bayi Baru Lahir di BPM Hj. Darmis Syaiful di Jakarta Timur sebanyak 30
responden maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
5.1.1 Variabel yang secara signifikan berhubungan dengan pemberian imunisasi
Hepatitis B 0-7 hari pada bayi baru lahir di BPM Hj. Darmis Syaiful di
Jakarta Timur yaitu sikap (p-value=0,016) dan variabel yang tidak
berhubungan dengan pemberian imunisasi Hepatitis B 0-7 hari pada bayi
baru lahir di BPM Hj. Darmis Syaiful di Jakarta Timur yaitu pengetahuan
(p-value=0,199) dan media informasi (p-value=0,266).
5.1.2 Variabel yang berpeluang untuk beresiko dalam pemberian imunisasi
Hepatitis B 0-7 hari pada bayi baru lahir di BPM Hj. Darmis Syaiful di
Jakarta Timur adalah variabel sikap dengan nilai OR tertinggi pada Ibu yang
bersikap tidak setuju beresiko (OR=15,000) artinya Ibu yang memiliki sikap
tidak setuju beresiko 15,000 kali dalam pemberian imunisasi Hepatitis B 0-7
hari pada bayi baru lahir di bandingkan Ibu yang memiliki sikap setuju.
5.1.3 Ibu yang mempunyai bayi 0-7 hari yang tidak memberikan Imunisasi
Hepatitis B 0-7 hari sebanyak 19 orang (63.3%), pengetahuan Ibu kurang
sebanyak 22 orang (73.3%), sikap Ibu tidak setuju sebanyak 24 orang
(80.0%), dan Ibu tidak setuju mendapatkan informasi dari media informasi
yaitu media elektronik dan media cetak dalam pemberian Imunisasi
Hepatitis B 0-7 hari bayi baru lahir sebanyak 18 orang Ibu (60.0%).
5.2 Saran
5.2.1 Bagi Peneliti Selanjutnya
Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian
lebih lanjut mengenai variabel lainnya yaitu dukungan suami, paritas, tradisi,
dukungan keluarga
5.2.2 Bagi Tempat Penelitian BPM Hj. Darmis Syaiful di Jakarta Timur
Kepada petugas kesehatan atau Bidan Pelaksana BPM Hj. Darmis Syaiful
di Jakarta Timur agar terus mempertahankan pemberian informasi baik melalui
penyuluhan perorangan pada saat kunjungan rumah ataupun penyuluhan
perkelompok pada saat pelaksanan posyandu dan informasi yang diterima
membawa anggapan positif bagi peningkatan promosi kesehatan dimasa yang
akan datang.
5.2.3 Bagi Intitusi Pendidikan Universitas Nasional Fakultas Kesehatan
Kepada intitusi pendidikan agar melaksanakan kegiatan ekstra kurikulum
bagi mahasiswa yang berhubungan dengan pelayanan Imunisasi khususnya
tentang cara pemberian Imunisasi Hepatitis B 0-7 hari pada Bayi Baru Lahir.
Menyediakan lebih banyak waktu untuk belajar dilahan praktek sehingga pada
saat selesai kuliah nanti mahasiswa sudah mampu mengaplikasikan disiplin ilmu
yang mereka miliki.