Anda di halaman 1dari 2

1.

describe the following kinds of media and their uses: defined or synthetic media,
complex media, general purpose media, enriched media, selective media, and
differential media, give and example of each kind.
2. what are peptones, yeast extract, beef extract, and agar? why are they used in
media?
3. Berkaitan dengan pengecatan gram bakteri terkait peptidoglikan kenapa ungu dan
safranin berwarna pink?

Jawaban:

1. deskripsikan jenis media berikut dan penggunaannya:


a. media sintesis
 deskripsi: Media sintesis, yaitu media yang disusun dari senyawa kimia yang
jenis dan takarannya diketahui secara pasti.
 contoh: Mac Conkey Agar.
b. media kompleks
 deskripsi: Medium kompleks tersusun atas bahan-bahan dengan
macam dan komposisi tidak semua diketahui dengan pasti.
 contoh: Nutrien Agar (NA) yang mengandung beef extract dan
pepton.
c. general purpose media
 deskripsi: Medium umum, media yang ditambahkan bahan-bahan
yang bertujuan menstimulasi pertumbuhan mikroba secara umum.
 contoh: Nutrien Agar (NA) untuk menstimulasi pertumbuhan bakteri,
Potato Dextose Agar (PDA) untuk menstimulir pertumbuhan fungi.
d. enriched media
 deskripsi: Media diperkaya (enrichment) adalah media yang
dirancang untuk mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Media
tersebut memiliki konstituen nutrisi yang mendorong pertumbuhan
mikroba tertentu.
 contoh: kaldu selenit, atau kaldu tetrationat untuk memisahkan
bakteri Salmonella thyposa dari tinja.
e. selective media
 deskripsi: Media selektif adalah media yang memungkinkan suatu
jenis mikroba tumbuh dengan pesat, sementara jenis mikroba yang
lain terhambat.
 contoh: Media Salmonella Shigella Agar (SSA), Thiosulphate Citrate
Bile Salt (TCBS), dsb.
f. differential media
 deskripsi: Media diferensial adalah media yang bila ditumbuhi oleh mikroba
yang berbeda, mikroba tersebut akan tumbuh dengan ciri khusus sehingga
dapat dibedakan. Contohnya:
 contoh: Media Triple Sugar Iron Agar (TSIA), Media Sulfit Indol Motility
(SIM), dsb.
2. Jelaskan!
a. Pepton: Peptone adalah produk hidrolisis protein hewani atau nabati seperti
otot, liver, darah, susu, casein, lactalbumin, gelatin dan kedelai. Komposisinya
tergantung pada bahan asalnya dan bagaimana cara memperolehnya.
b. Ekstrak ragi: Yeast extract terbuat dari ragi pengembang roti atau pembuat
alcohol. Yeast extract mengandung asam amino yang lengkap & vitamin (B
complex).
c. Ekstrak daging sapi: digunakan daging sebagai sumber vitamin B,
mengandung nitrogen organik, dan senyawa karbon.
d. Agar: Agar (dari rumput laut) yang berfungsi untuk pemadat media. Agar sulit
didegradasi oleh mikroorganisme pada umumnya dan mencair pada suhu
45oC.
Mengapa mereka digunakan di media: karena bahan bahan diatas mendukung
pertumbuhan mikroorganisme yang akan di biakkan pada media.
3. Prinsip pewarnaan gram adalah kemampuan dinding sel mengikat zat warna
dasar (kristal violet) setelah pencucian dengan alkohol 95%. Hal ini berhubungan
dengan komposisi senyawa penyusun dinding sel. Pada bakteri gram positif
mengandung peptidoglikan lebih banyak dan lemak lebih sedikit dibandingkan
bakteri gram negative. Dalam pewarnaan gram sel-sel yang tidak dapat
melepaskan warna dan akan tetap berwarna dan akan tetap berwarna seperti
warna kristal violet yaitu biru-ungu disebut bakteri gram positif. Sedangkan sel-sel
yang dapat melepaskan kristal violet dan mengikat safranin sehingga berwarna
merah muda disebut bakteri gram negatif (Sari dkk, 2013).