Anda di halaman 1dari 10

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN

Muslimah, S.Si,M.Si
Dosen Tetap Universitas Samudra

ABSTRAK
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti
kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. Memang ada
tumbuhan dan hewan yang hidup di laut, tetapi sebagian besar dari makanan kita berasal dari permukaan
tanah. Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap,
tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian
terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung
kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya. Pencemaran
tanah bisa disebabkan limbah domestik, limbah industri, dan limbah pertanian. Beberapa langkah
penanganan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah yaitu : Remediasi,
Bioremediasi dan Fitoremediasi. Timbunan sampah yang berasal dari limbah domestik dapat mengganggu/
mencemari karena: lindi (air sampah), bau dan estetika. Timbunan sampah juga menutupi permukaan tanah
sehingga tanah tidak bisa dimanfaatkan. Padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan adalah
limbah padat hasil buangan industri. Adanya reaksi kimia yang menghasilkan gas tertentu menyebabkan
penimbunan limbah padat ini busuk selain itu pencemaran tanah juga menyebabkan timbulnya bau di
sekitarnya. Karena tertimbunnya limbah ini dalam jangka waktu lama menyebabkan permukaan tanah
menjadi rusak dan air yang meresap ke dalam tanah terkontaminasi bakteri tertentu dan berakibat turunnya
kualitas air tanah pada musim kemarau oleh karena telah terjadinya pencemaran tanah. Timbunan yang
mengering akan dapat mengundang bahaya kebakaran. Sisa hasil industri pelapisan logam yang
mengandung zat-zat seperti tembaga, timbal, perak,khrom, arsen dan boron adalah limbah cair yang sangat
beracun terhadap mikroorganisme. Peresapannya ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi
mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat penting terhadap kesuburan tanah dan dalam hal ini pun
menyebabkan pencemaran tanah. Pupuk yang digunakan secara terus menerus dalam pertanian akan
merusak struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenis
tanaman tertentu karena hara tanah semakin berkurang. Dalam kondisi ini tanpa disadari justru pupuk juga
mengakibatkan pencemaran tanah. Pestisida yang digunakan bukan saja mematikan hama tanaman tetapi
juga mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. Padahal kesuburan tanah tergantung pada jumlah
organisme di dalamnya. Selain pencemaran tanah penggunaan pestisida yang terus menerus akan
mengakibatkan hama tanaman kebal terhadap pestisida tersebut. Selain itu pada berbagai bidang dampak
yang ditimbulkan akibat pencemaran tanah, diantaranya adalah: Dampak pencemaran tanah terhadap
kesehatan tergantung pada tipe polutan, jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentanan populasi yang terkena.
Kromium, berbagai macam pestisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi.
Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat menyebabkan kerusakan otak, serta kerusakan
ginjal pada seluruh populasi. Paparan kronis (terus-menerus) terhadap benzena pada konsentrasi tertentu
dapat meningkatkan kemungkinan terkena leukemia. Merkuri (air raksa) dan siklodiena dikenal dapat
menyebabkan kerusakan ginjal, beberapa bahkan tidak dapat diobati. PCB dan siklodiena terkait pada
keracunan hati. Organofosfat dan karmabat dapat menyebabkan gangguan pada saraf otot. Berbagai pelarut
yang mengandung klorin merangsang perubahan pada hati dan ginjal serta penurunan sistem saraf pusat.
Terdapat beberapa macam dampak kesehatan yang tampak seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi mata
dan ruam kulit untuk paparan bahan kimia yang disebut di atas. Yang jelas, pada dosis yang besar,
pencemaran tanah dapat menyebabkan Kematian.
Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem. Perubahan kimiawi tanah
yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimia beracun/berbahaya bahkan pada dosis yang rendah
sekalipun. Perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik dan
antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapat memusnahkan beberapa
spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberi akibat yang besar terhadap predator atau tingkatan
lain dari rantai makanan tersebut. Bahkan jika efek kimia pada bentuk kehidupan terbawah tersebut rendah,
bagian bawah piramida makanan dapat menelan bahan kimia asing yang lama-kelamaan akan terkonsentrasi
pada makhluk-makhluk penghuni piramida atas. Banyak dari efek-efek ini terlihat pada saat ini, seperti
konsentrasi DDT pada burung menyebabkan rapuhnya cangkang telur, meningkatnya tingkat Kematian
anakan dan kemungkinan hilangnya spesies tersebut. Dampak pada pertanian terutama perubahan
metabolisme tanaman yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian. Hal ini dapat
menyebabkan dampak lanjutan pada konservasi tanaman di mana tanaman tidak mampu menahan lapisan
tanah dari erosi. Beberapa bahan pencemar ini memiliki waktu paruh yang panjang dan pada kasus lain
bahan-bahan kimia derivatif akan terbentuk dari bahan pencemar tanah utama.

Kata Kunci: Pencemaran, Konservasi, Tanah, Bahan Kimia, Dampak

AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

11
PENDAHULUAN Dampak negatif yang menimpa lahan pertanian
Pertambahan jumlah penduduk serta dan lingkungannya perlu mendapatkan
peningkatan jumlah kegiatan pembangunan perhatian yang serius, karena limbah industri
yang mengakibatkan terjadinya pergeseran pola yang mencemari lahan pertanian tersebut
penggunaan lahan di Indonesia. Sering dijumpai mengandung sejumlah unsur-unsur kimia
pola penggunaan lahan yang tidak sesuai berbahaya yang bisa mencemari badan air dan
dengan kaidah penataan ruang dan kemampuan merusak tanah dan tanaman serta berakibat
serta kesesuaian lahan, sehingga timbul lebih jauh terhadap kesehatan makhluk hidup
masalah seperti lahan kritis, hilangnya lahan
pertanian yang subur, dan terjadinya PENCEMARAN LINGKUNGAN
pencemaran tanah. Pertumbuhan ekonomi dan Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau
industri yang menyebabkan terjadinya dimasukkannya mahluk hidup, zat energi, dan
kecenderungan kepada perubahan siklus alami, atau komponen lain ke dalam lingkungan atau
terutama mengenai perubahan-perubahan berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan
sungai dan kegiatan lain yang dapat mengurangi manusia atau oleh proses alam sehingga
produktivitas biologis. Tanah merupakan bagian kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat
penting dalam menunjang kehidupan makhluk tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi
hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai kurang atau tidak dapat berfungsi lagi.
makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan
hewan hidup dari tumbuhan. Memang ada pencemaran di sebut polutan. Syarat-syarat
tumbuhan dan hewan yang hidup di laut, tetapi suatu zat disebut polutan bila keberadaannya
sebagian besar dari makanan kita berasal dari dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk
permukaan tanah. Oleh sebab itu, sudah hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar
menjadi kewajiban kita menjaga kelestarian 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan,
tanah sehingga tetap dapat mendukung tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat
kehidupan di muka bumi ini. Akan tetapi, memberikan efek merusak.
sebagaimana halnya pencemaran air dan udara, Suatu zat dapat disebut polutan apabila :
pencemaran tanah pun akibat kegiatan manusia 1. Jumlahnya melebihi jumlah normal.
juga. 2. Berada pada waktu yang tidak tepat.
Namun seiring berjalannya waktu, kesuburan 3. Berada di tempat yang tidak tepat.
yang dimiliki oleh tanah Indonesia banyak yang Sifat polutan adalah :
digunakan sesuai aturan yang berlaku tanpa 1. Merusak untuk sementara, tetapi bila telah
memperhatikan dampak jangka panjang yang bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak
dihasilkan dari pengolahan tanah tersebut. lagi.
Salah satu diantaranya, penyelenggaraan 2. Merusak dalam waktu lama.
pembangunan Pembangunan kawasan industri Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya
di daerah-daerah pertanian dan sekitarnya rendah. Akan tetapi dalam jangka waktu yang
menyebabkan berkurangnya luas areal lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh
pertanian, pencemaran tanah dan badan air sampai tingkat yang merusak
yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas PENCEMARAN TANAH
hasil/produk pertanian, terganggunya Pencemaran tanah adalah keadaan di
kenyamanan dan kesehatan manusia atau mana bahan kimia buatan manusia masuk dan
makhluk hidup lain. merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran
ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah
AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

12
cair atau bahan kimia industri atau fasilitas Tanah adalah bagian penting dalam
komersial; penggunaan pestisida; masuknya air menunjang kehidupan makhluk hidup di muka
permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan bumi. Kita ketahui rantai makanan bermula dari
sub-permukaan; kecelakaan kendaraan tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari
pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air tumbuhan. sebagian besar makanan kita
limbah dari tempat penimbunan sampah serta berasal dari permukaan tanah, walaupun
limbah industri yang langsung dibuang ke tanah memang ada tumbuhan dan hewan yang hidup
secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). di laut. Sudah sepatutnya kita menjaga
Ketika suatu zat berbahaya/beracun kelestarian tanah sehingga bisa mendukung
telah mencemari permukaan tanah, maka ia kehidupan di muka bumi ini. Sebagaimana
dapat menguap, tersapu air hujan dan atau pencemaran air dan udara, pencemaran tanah
masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang pun merupakan akibat kegiatan manusia.
masuk ke dalam tanah kemudian terendap
sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun 2.Sumber Bahan Pencemar Tanah
di tanah tersebut dapat berdampak langsung Pencemar tanah mempunyai hubungan erat
kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat dengan pencemaran udara dan pencemaran air,
mencemari air tanah dan udara di atasnya. makan sumber pencemar udara dan sumber
pencemar air pada umumnya juga merupakan
Menurut Peraturan Pemerintah RI No. sumber pencemar tanah. Sebagai contoh gas-
150 tahun 2000 tentang Pengendalian gas oksida karbon, oksida nitrogen, oksida
kerusakan tanah untuk produksi bio massa: belerang yang menjadi bahan pencemar udara
“Tanah adalah salah atu komponen lahan yang larut dalam air hujan dan turun ke tanah
berupa lapisan teratas kerak bumi yang terdiri dapat menyebabkan terjadinya hujan asam
dari bahan mineral dan bahan organik serta sehingga menimbulkan terjadinya pencemaran
mempunyai sifat fisik, kimia, biologi, dan pada tanah. Air permukaan tanah yang
mempunyai kemampuan menunjang kehidupan mengandung bahan pencemar misalnya
manusia dan makhluk hidup lainnya. Tetapi apa tercemari zat radioaktif, logam berat dalam
yang terjadi, akibat kegiatan manusia, banyak limbah industri, sampah rumah tangga, limbah
terjadi kerusakan tanah. Di dalam PP No. 150 rumah sakit, sisa-sisa pupuk dan pestisida dari
th. 2000 di sebutkan bahwa “Kerusakan tanah daerah pertanian, limbah deterjen, akhirnya juga
untuk produksi biomassa adalah berubahnya dapat menyebabkan terjadinya pencemaran
sifat dasar tanah yang melampaui kriteria baku pada tanah daerah tempat air permukaan
kerusakan tanah”. ataupun tanah daerah yang dilalui air
Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah permukaan tanah yang tercemar tersebut.
mencemari permukaan tanah, maka ia dapat
menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke 3.Komponen Bahan Pencemar Tanah
dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam Komponen-komponen bahan pencemar yang
tanah kemudian terendap sebagai zat kimia diperoleh dari sumber-sumber bahan pencemar
beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut tersebut di atas antara lain berupa:
dapat berdampak langsung kepada manusia a) Senyawa organik yang dapat membusuk
ketika bersentuhan atau dapat mencemari air karena diuraikan oleh mikroorganisme,
tanah dan udara di atasnya. seperti sisa-sisa makanan, daun, tumbuh-
tumbuhan dan hewan yang mati.
1. Penyebab Pencemaran Tanah
AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

13
b) Senyawa organik dan senyawa anorganik yang Manufaktur, industri kecil, industri perumahan,
tidak dapat dimusnahkan/ diuraikan oleh bisa berupa limbah padat dan cair.
mikroorganisme seperti plastik, serat,
1. Limbah industri yang padat atau limbah
keramik, kaleng-kaleng dan bekas bahan
padat yang adalah hasil buangan industri
bangunan, menyebabkan tanah menjadi
berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal
kurang subur.
dari proses pengolahan. Misalnya sisa
c) Pencemar Udara berupa gas yang larut dalam
pengolahan pabrik gula, pulp, kertas, rayon,
air hujan seperti oksida nitrogen (NO dan
plywood, pengawetan buah, ikan daging dll.
NO2), oksida belerang (SO2 dan SO3), oksida
2. Limbah cair yang adalah hasil pengolahan
karbon (CO dan CO2), menghasilkan hujan
dalam suatu proses produksi, misalnya sisa-
asam yang akan menyebabkan tanah
sisa pengolahan industri pelapisan logam
bersifat asam dan merusak kesuburan
dan industri kimia lainnya. Tembaga, timbal,
tanah/ tanaman.
perak, khrom, arsen dan boron adalah zat
d) Pencemar berupa logam-logam berat yang
hasil dari proses industri pelapisan logam
dihasilkan dari limbahindustri seperti Hg, Zn,
Pb, Cd dapat mencemari tanah.
3) Limbah pertanian
e) Zat radioaktif yang dihasilkan dari PLTN,
Limbah pertanian yang bisa menyebabkan
reaktor atom atau dari percobaan lain yang
pencemaran tanah merupakan sisa-sisa pupuk
menggunakan atau menghasikan zat
sintetik untuk menyuburkan tanah/tanaman,
radioaktif.
misalnya pupuk urea, pestisida pemberantas
hama tanaman, misalnya DDT (Dichloro Diphenyl
Pencemaran tanah bisa disebabkan limbah
Trichlorethane).
domestik, limbah industri, dan limbah pertanian
Dua sifat buruk yang menyebabkan DDT
1) Limbah domestik
sangat berbahaya terhadap lingkungan hidup
Limbah domestik yang bisa menyebabkan
adalah:
pencemaran tanah bisa berasal dari daerah:
1. Sifat apolar DDT: ia tak larut dalam air tapi
pemukiman penduduk; perdagang-
sangat larut dalam lemak. Makin larut
an/pasar/tempat usaha hotel dan lain-lain;
suatu insektisida dalam lemak (semakin
kelembagaan misalnya kantor-kantor
lipofilik) semakin tinggi sifat apolarnya. Hal
pemerintahan dan swasta; dan wisata, bisa
ini merupakan salah satu faktor penyebab
berupa limbah padat dan cair.
DDT sangat mudah menembus kulit.
1. Limbah padat berbentuk sampah anorganik.
2. Sifat DDT yang sangat stabil dan persisten.
Jenis sampah ini tidak bisa diuraikan oleh
Ia sukar terurai sehingga cenderung
mikroorganisme (non-biodegradable),
bertahan dalam lingkungan hidup, masuk
misalnya kantong plastik, bekas kaleng
rantai makanan (foodchain) melalui bahan
minuman, bekas botol plastik air mineral,
lemak jaringan mahluk hidup. Itu sebabnya
dsb.
DDT bersifat bioakumulatif dan
2. Limbah cair berbentuk; tinja, deterjen, oli, cat,
biomagnifikatif. Karena sifatnya yang stabil
jika meresap kedalam tanah akan merusak
dan persisten, DDT bertahan sangat lama
kandungan air tanah dan bisa membunuh
di dalam tanah; bahkan DDT dapat terikat
mikro-organisme di dalam tanah.
dengan bahan organik dalam partikel
2) Limbah industri
tanah. Dalam ilmu lingkungan, DDT
Limbah industri yang bisa menyebabkan
termasuk dalam urutan ke 3 dari polutan
pencemaran tanah berasal dari daerah: pabrik,
AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

14
organik yang persisten (Persistent Organic biodegradasi, sehingga peresapan air dan
Pollutants, POP), yang memiliki sifat-sifat mineral yang dapat menyuburkan tanah hilang
berikut: dan jumlah mikroorganisme di dalam tanahpun
a) Tak terdegradasi melalui fotolisis, akan berkurang, oleh sebab itu tanaman sulit
biologis maupun secara kimia, tumbuh dan bahkan mati sebab tidak
b) Berhalogen (biasanya klor), mendapatkan makanan untuk berkembang.
c) Daya larut dalam air sangat Tinja, deterjen, oli bekas, cat, adalah
rendah, limbah cair rumah tangga; peresapannya
d) Sangat larut dalam lemak, kedalam tanah akan merusak kandungan air
e) Semivolatile, tanah dan zat kimia yang terkandung di
f) Di udara dapat dipindahkan oleh dalamnya dapat membunuh mikro-organisme di
angin melalui jarak jauh, dalam tanah, inilah salah satunya yang
g) Bioakumulatif, disebutkan sebagai pencemaran tanah.
Pengaruh buruk DDT terhadap lingkungan Padatan, lumpur, bubur yang berasal
sudah mulai tampak sejak awal penggunaannya dari proses pengolahan adalah limbah padat
pada tahun 1940-an, dengan menurunnya hasil buangan industri. Adanya reaksi kimia
populasi burung elang sampai hampir punah di yang menghasilkan gas tertentu menyebabkan
Amerika Serikat. Dari pengamatan ternyata penimbunan limbah padat ini busuk selain itu
elang terkontaminasi DDT dari makanannya pencemaran tanah juga menyebabkan timbulnya
(terutama ikan sebagai mangsanya) yang bau di sekitarnya. Karena tertimbunnya limbah
tercemar DDT. DDT menyebabkan cangkang ini dalam jangka waktu lama menyebabkan
telur elang menjadi sangat rapuh sehingga rusak permukaan tanah menjadi rusak dan air yang
jika dieram. Dari segi bahayanya, oleh EPA DDT meresap ke dalam tanah terkontaminasi bakteri
digolongkan dalam bahan racun PBT (persistent, tertentu dan berakibat turunnya kualitas air
bioaccumulative, and toxic) material tanah pada musim kemarau oleh karena telah

DAMPAK YANG DITIMBULKAN AKIBAT terjadinya pencemaran tanah. Timbunan yang

PENCEMARAN TANAH mengering akan dapat mengundang bahaya

Timbunan sampah yang berasal dari kebakaran.

limbah domestik dapat mengganggu/ Sisa hasil industri pelapisan logam yang

mencemari karena: lindi (air sampah), bau dan mengandung zat-zat seperti tembaga, timbal,

estetika. Timbunan sampah juga menutupi perak,khrom, arsen dan boron adalah limbah

permukaan tanah sehingga tanah tidak bisa cair yang sangat beracun terhadap

dimanfaatkan. Timbunan sampah bisa mikroorganisme. Peresapannya ke dalam tanah

menghasilkan gas nitrogen dan asam sulfida, akan mengakibatkan kematian bagi

adanya zat mercury, chrom dan arsen pada mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat

timbunan sampah bisa timbulkan pencemaran penting terhadap kesuburan tanah dan dalam

tanah / gangguan terhadap bio tanah, hal ini pun menyebabkan pencemaran tanah.

tumbuhan, merusak struktur permukaan dan Pupuk yang digunakan secara terus

tekstur tanah. Limbah lainnya adalah oksida menerus dalam pertanian akan merusak

logam, baik yang terlarut maupun tidak menjadi struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan

racun di permukaan tanah. tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenis

Yang menyebabkan lapisan tanah tidak tanaman tertentu karena hara tanah semakin

dapat ditembus oleh akar tanaman dan tidak berkurang. Dalam kondisi ini tanpa disadari

tembus air adalah Sampah anorganik tidak ter-


AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

15
justru pupuk juga mengakibatkan pencemaran tanah yang radikal dapat timbul dari adanya
tanah. bahan kimia beracun/berbahaya bahkan pada
Pestisida yang digunakan bukan saja dosis yang rendah sekalipun. Perubahan ini
mematikan hama tanaman tetapi juga dapat menyebabkan perubahan metabolisme
mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. dari mikroorganisme endemik dan antropoda
Padahal kesuburan tanah tergantung pada yang hidup di lingkungan tanah tersebut.
jumlah organisme di dalamnya. Selain Akibatnya bahkan dapat memusnahkan
pencemaran tanah penggunaan pestisida yang beberapa spesies primer dari rantai makanan,
terus menerus akan mengakibatkan hama yang dapat memberi akibat yang besar terhadap
tanaman kebal terhadap pestisida tersebut. predator atau tingkatan lain dari rantai makanan
tersebut. Bahkan jika efek kimia pada bentuk
Selain itu pada berbagai bidang dampak yang kehidupan terbawah tersebut rendah, bagian
ditimbulkan akibat pencemaran tanah, bawah piramida makanan dapat menelan bahan
diantaranya adalah: kimia asing yang lama-kelamaan akan
1. Pada kesehatan terkonsentrasi pada makhluk-makhluk penghuni
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan piramida atas. Banyak dari efek-efek ini terlihat
tergantung pada tipe polutan, jalur masuk ke pada saat ini, seperti konsentrasi DDT pada
dalam tubuh dan kerentanan populasi yang burung menyebabkan rapuhnya cangkang telur,
terkena. Kromium, berbagai macam pestisida meningkatnya tingkat Kematian anakan dan
dan herbisida merupakan bahan karsinogenik kemungkinan hilangnya spesies tersebut.
untuk semua populasi. Timbal sangat berbahaya Dampak pada pertanian terutama perubahan
pada anak-anak, karena dapat menyebabkan metabolisme tanaman yang pada akhirnya dapat
kerusakan otak, serta kerusakan ginjal pada menyebabkan penurunan hasil pertanian. Hal ini
seluruh populasi. dapat menyebabkan dampak lanjutan pada
Paparan kronis (terus-menerus) terhadap konservasi tanaman di mana tanaman tidak
benzena pada konsentrasi tertentu dapat mampu menahan lapisan tanah dari erosi.
meningkatkan kemungkinan terkena leukemia. Beberapa bahan pencemar ini memiliki waktu
Merkuri (air raksa) dan siklodiena dikenal dapat paruh yang panjang dan pada kasus lain bahan-
menyebabkan kerusakan ginjal, beberapa bahan kimia derivatif akan terbentuk dari bahan
bahkan tidak dapat diobati. PCB dan siklodiena pencemar tanah utama.
terkait pada keracunan hati. Organofosfat dan PENANGANAN YANG HARUS DILAKUKAN
karmabat dapat menyebabkan gangguan pada Pencegahan dan penanggulangan merupakan
saraf otot. Berbagai pelarut yang mengandung dua tindakan yang tidak dapat dipisah-pisahkan
klorin merangsang perubahan pada hati dan dalam arti biasanya kedua tindakan ini
ginjal serta penurunan sistem saraf pusat. dilakukan untuk saling menunjang, apabila
Terdapat beberapa macam dampak kesehatan tindakan pencegahan sudah tidak dapat
yang tampak seperti sakit kepala, pusing, letih, dilakukan, maka dilakukan langkah tindakan.
iritasi mata dan ruam kulit untuk paparan bahan Namun demikian pada dasarnya kita semua
kimia yang disebut di atas. Yang jelas, pada sependapat bahwa tindakan pencegahan lebih
dosis yang besar, pencemaran tanah dapat baik dan lebih diutamakan dilakukan sebelum
menyebabkan Kematian. pencemaran terjadi, apabila pencemaran sudah
2. Pada Ekosistem terjadi baik secara alami maupun akibat
Pencemaran tanah juga dapat memberikan aktivisas manusia untuk memenuhi kebutuhan
dampak terhadap ekosistem. Perubahan kimiawi
AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

16
hidupnya, baru kita lakukan tindakan 4) Sampah zat radioaktif sebelum dibuang,
penanggulangan. disimpan dahulu pada sumursumur atau
Tindakan pencegahan dan tindakan tangki dalam jangka waktu yang cukup lama
penanggulangan terhadap terjadinya sampai tidak berbahaya, baru dibuang ke
pencemaran dapat dilakukan dengan berbagai tempat yang jauh dari pemukiman, misal
cara sesuai dengan macam bahan pencemar pulau karang, yang tidak berpenghuni atau
yang perlu ditanggulangi. Langkah-langkah ke dasar lautan yang sangat dalam.
pencegahan dan penanggulangan terhadap 5) Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan
terjadinya pencemaran antara lain dapat secara sembarangan namun sesuai dengan
dilakukan sebagai berikut: aturan dan tidak sampai berlebihan.
Langkah pencegahan 6) Usahakan membuang dan memakai detergen
Pada umumnya pencegahan ini pada prinsipnya berupa senyawa organik yang dapat
adalah berusaha untuk tidak menyebabkan dimusnahkan/diuraikan oleh
terjadinya pencemaran, misalnya mikroorganisme.
mencegah/mengurangi terjadinya bahan Langkah Penanganan
pencemar, antara lain: Penanganan khusus terhadap limbah
1) Sampah organik yang dapat domestik yang berjumlah sangat banyak
membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme diperlukan agar tidak mencemari tanah.
antara lain dapat dilakukan dengan Pertama sampah tersebut kita pisahkan ke
mengukur sampah-sampah dalam tanah dalam sampah organik yang dapat diuraikan
secara tertutup dan terbuka, kemudian dapat oleh mikroorganisme (biodegradable) dan
diolah sebagai kompos/pupuk. Untuk sampah yang tidak dapat diuraikan oleh
mengurangi terciumnya bau busuk dari gas- mikroorganisme (non-biodegradable). Akan
gas yang timbul pada proses pembusukan, sangat baik jika setiap rumah tangga bisa
maka penguburan sampah dilakukan secara memisahkan sampah atau limbah atas dua
berlapis-lapis dengan tanah. bagian yakni organik dan anorganik dalam dua
2) Sampah senyawa organik atau senyawa wadah berbeda sebelum diangkut ketempat
anorganik yang tidak dapat dimusnahkan pembuangan akhir.
oleh mikroorganisme dapat dilakukan Sampah organik yang terbiodegradasi
dengan cara membakar sampah-sampah bisa diolah, misalnya dijadikan bahan urukan,
yang dapat terbakar seperti plastik dan serat kemudian kita tutup dengan tanah sehingga
baik secara individual maupun dikumpulkan terdapat permukaan tanah yang dapat kita pakai
pada suatu tempat yang jauh dari lagi; dibuat kompos; khusus kotoran hewan
pemukiman, sehingga tidak mencemari dapat dibuat biogas dll sehingga dalam hal ini
udara daerah pemukiman. Sampah yang bukan pencemaran tanah yang terjadi tetapi
tidak dapat dibakar dapat digiling/dipotong- proses pembusukan organik yang alami.
potong menjadi partikel-partikel kecil, Sampah anorganik yang tidak dapat
kemudian dikubur. diurai oleh mikroorganisme. Cara penanganan
3) Pengolahan terhadap limbah industri yang yang terbaik dengan daur ulang. Kurangilah
mengandung logam berat yang akan penggunaan pupuk sintetik dan berbagai bahan
mencemari tanah, sebelum dibuang ke kimia untuk pemberantasan hama seperti
sungai atau ke tempat pembuangan agar pestisida.
dilakukan proses pemurnian. Limbah industri harus diolah dalam
pengolahan limbah, sebelum dibuang kesungai
AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

17
atau kelaut. Kurangilah penggunaan bahan- kemudian diolah dengan instalasi pengolah air
bahan yang tidak bisa diuraikan oleh limbah. Pembersihan off-site ini jauh lebih mahal
mikroorganisme (non-biodegradable). Salah satu dan rumit.
contohnya adalah dengan mengganti plastik 2. Bioremediasi
sebagai bahan kemasan/pembungkus dengan Bioremediasi adalah proses pembersihan
bahan yang ramah lingkungan seperti dengan pencemaran tanah dengan menggunakan
daun pisang atau daun jati mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi
Ada beberapa langkah penanganan bertujuan untuk memecah atau mendegradasi
untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan zat pencemar menjadi bahan yang kurang
oleh pencemaran tanah. Diantaranya: beracun atau tidak beracun (karbon dioksida
1. Remediasi dan air).
Remediasi adalah kegiatan untuk Selain langkah – langkah di atas
membersihkan permukaan tanah yang tercemar. terdapat pula teknologi yang digunakan untuk
Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in-situ (atau menangani dampak dari pencemaran tanah
on-site) dan ex-situ (atau off-site). Pembersihan yaitu, Fitoromediasi. Fitoremediasi adalah
on-site adalah pembersihan di lokasi. teknologi pembersihan, penghilangan atau
Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, pengurangan polutan berbahaya, seperti logam
terdiri dari pembersihan, venting (injeksi), dan berat, pestisida, dan senyawa organik beracun
bioremediasi. dalam tanah atau air dengan menggunakan
Pembersihan off-site meliputi penggalian bantuan tanaman (hiperakumulator plant).
tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke Terdapat beberapa keunggulan dari karakteristik
daerah yang aman. Setelah itu di daerah aman, tanaman hiperkumulator yaitu, mampu
tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. menyerap lebih dari 10.000 ppm Mn, Zn, Ni;
Caranya yaitu, tanah tersebut disimpan di menyerap lebih dari 1.000 ppm untuk Cu dan
bak/tanki yang kedap, kemudian zat pembersih Se; dan menyarap lebih dari 100 ppm untuk Cd,
dipompakan ke bak/tangki tersebut. Selanjutnya Cr, Pb, dan Co.
zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang
Jenis Tanaman Unsur Yg Diserap
Thlaspi caerulescens Zink (Zn) dan Kadmium (Cd)
Alyssum sp., Berkheya sp., Sebertia acuminate Nikel (Ni)
Brassicacea sp. Sulfate
Pteris vittata, Pityrogramma calomelanos Arsenik (As)
Pteris vittata, Nicotiana tabacum, Liriodendron Mercuri (Hg)
tulipifera.
Thlaspi caerulescens, Alyssum murale, Oryza sativa Senyawa organik (petroleum hydrocarbons,
PCBs, PAHs, TCE juga TNT)
Brassica sp. Emas (Au)
Brassica juncea. Selenium (Se)

AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

18
Proses Fitoremediasi kimia, atau limbah; air limbah dari tempat
1. Phytoacumulation : tumbuhan menarik zat penimbunan sampah serta limbah industri yang
kontaminan sehingga berakumulasi disekitar langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi
akar tumbuhan syarat (illegal dumping).
2. Rhizofiltration : proses adsorpsi / pengendapan Penanganan khusus terhadap limbah
zat kontaminan oleh akar untuk menempel domestik yang berjumlah sangat banyak diperlukan
pada akar. agar tidak mencemari tanah. Pertama sampah
3. Phytostabilization : penempelan zat-zat tersebut kita pisahkan ke dalam sampah organik
contaminan tertentu pada akar yang tidak yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme
mungkin terserap kedalam batang tumbuhan. (biodegradable) dan sampah yang tidak dapat
4. Rhyzodegradetion : penguraian zat-zat diuraikan oleh mikroorganisme (non-
kontaminan oleh aktivitas microba biodegradable). Akan sangat baik jika setiap rumah
5. Phytodegradation : penguraian zat kontamin tangga bisa memisahkan sampah atau limbah atas
6. Phytovolatization : transpirasi zat contaminan dua bagian yakni organik dan anorganik dalam dua
oleh tumbuhan dalam bentuk yang telah wadah berbeda sebelum diangkut ketempat
menjadi larutan terurai sebagai bahan yang pembuangan akhir.
tidak berbahaya Penanganan limbah dan sampah yang
mengakibatkan pencemaran tanah dapat
Keuntungan Fitoremediasi dilakukan dengan beberapa cara yaitu, Remediasi,
1. Biaya operasi lebih murah Bioremediasi dan dengan teknologi fitoremediasi.
2. Tanaman juga dapat digunakan bahan bakar. Walaupun beberapa cara telah dapat digunakan
3. Pencemaran pada tanah bisa berkurang untuk mengurangi dampak dari pencemaran tanah
secara alamiah namun alangkah baiknya jika kesadaran untuk
4. Tanah juga akan mengalami perbaikan akibat menjaga kelestarian alam dan lingkungan lebih
adanya aktivitas akar. ditingkatkan.
5. Tanah menjadi lebih subur kembali. Bahan bahan yang kita perlukan dalam
6. Tanaman yang mampu menyerap unsur memenuhi kebutuhan dapat diperoleh dari tanah.
bernilai ekonomi seperti emas (au) dan nikel (ni) Karenanya mari kita menghindari pencemaran
bisa digunakan untuk pertambangan. tanah bersama-sama menjaga kelestariannya,
7. Tanaman hiperakumulator masuk dalam demi kelangsungan anak, cucu kita dimasa datang.
kriteria tanaman dengan syarat tumbuh yang tidak
membutuhkan nutrisi tinggi dan tidak rewel. DAFTAR PUSTAKA
Baehaki. 1993. Insektisida Pengendalian Hama
PENUTUP Tanaman. Percetakan ANGKASA, Bandung.
KESIMPULAN Bachri, Moch. 1995. Geologi Lingkungan. CV.
Pencemaran tanah adalah keadaan di Aksara, Malang. 112 hal
mana bahan kimia buatan manusia masuk dan McArmand Zurhaar. 2008. Pencemaran Tanah
merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini http://www.mcarmand.co.cc/2008/08/
biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair pencemaran-tanah.html. diakses 20
atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; Desember 2008.
penggunaan pestisida; masuknya air permukaan Wardhana, W.A., 1995. Dampak Pencemaran
tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; Lingkungan, Andi Offset Yogyakarta, Jakarta.
kecelakaan kendaraan pengangkut minyak, zat
AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

19
Wikipedia. 2008. Pencemaran Tanah (On-line).
http://id.wikipedia.org/wiki/pencemaran_ta
nah. diakses 20 Desember 2008

AGRISAMUDRA, Jurnal Penelitian Vol.2 No. 1 Januari – Juni 2015

20