Anda di halaman 1dari 15

A.

DATA UMUM
1. Nama Keluarga (KK) : Tn W
2. Usia : 50 tahun
3. Pendidikan : SMA
4. Pekerjaan : Swasta
5. Alamat : Ds Dadapan Rt 06 Rw 02
6. Perincian anggota keluarga
NO Umur Jenis kelamin Hubungan dg KK Pendidikan Pekerjaan
1 30tahun Perempuan Istri KK SMA IRT
2 12tahun perempuan Anak KK SD -
3 9tahun perempuan Anak KK SD -

7. Genogram

Keterangan :
: perempuan

: laki-laki
: tinggal serumah
: pasien

8. Tipe keluarga
Keluarga Tn W termasuk dalam kategori keluarga tradisional Nucklear karena terdiri
dari keluarga ini (Ayah,Ibu, dan anak) tinggal dalam satu rumah ditetapkan oleh
sanksi-sanksi legal dalam suatu ikatan perkawinan satu/ keduanya dapat bekerja
diluar rumah.
9. Budaya
Keluarga klien berasal dari suku jawa atau Indonesia, kebudayaan yang dianut tidak
bertentangan dengan masalah kesehatan sedangkan bahasa sehari-hari yang
digunakan adalah bahasa jawa.
10. Agama
Seluruh anggota Tn W adalah beragama islam dan taat beribadah, sering mengikuti
pengajian yang ada di RT.
11. Status social ekonomi keluarga
1) Sumber pendapatan keluarga diperoleh dari KK sejumlah = Rp 2.000.000/bulan
Kebutuhan yang diperlukan keluarga:
 Makan : Rp 750.000
 Bayar listik/PDAM : Rp 200.000
 Pendidikan : Rp 250.000
 Lian-lain : Rp 150.000
Rp 1.350.000

Sisanya ditabung untuk kebutuhan yang mendadak

2) Barang-barang yang dimilik


1 buah TV, 2 kipas angin dan 1 sepeda motor. Pada ruang tamu terdapat 1 set
kursi dan lemari, pada ruang tengah terdapat 1 kulkas.
12. Aktivitas rekreasi atau waktu luang keluarga
Rekreasi digunakan untuk mengisi kekosongan waktu dengan menonton TV bersama
dirumah, sedangkan rekreasi diluar rumah kadang-kadang ikut rombongan pengajian
yang ada (ziarah) yang diadakan 2-3 tahun sekali.

B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


13. Tahap perkembangan keluarga
Keluarga Tn W dalam tahap perkembangan yaitu pada tahap dengan anak pra
sekolah. Tahap ini dimulai dari sejak anak berusia 1-5 tahun. Pada fase ini pada
umumnya keluarga mencapai fase jumlah anggota keluarga yang maksimal. Tugas
perkembangan sebagai berikut:
 Membantu sosialisasi anak, tetangga, sekolah dan lingkungan
 Mempertahankan keintiman keluarga
 Memenuhi kebutuhan biaya hidup
14. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan penyebab belum terpenuhi
Dari semua tugas perkembangan yang diatas belum ada yang terpenuhi.
15. Riwayat keluarga inti
Dalam keluarga Tn W ada yang susah makan yaitu An M. Pada saat dilakukan
pengkajian ditemukan data An M mengatakan susah makan.
16. Riwayat keluarga sebelumnya
Dalam keluarga Tn W tidak memiliki riwayat penyakit keturunan

C. LINGKUNGAN
17. Karakteristik rumah
Rumah dari Tn W yaitu rumah permanen, dengan atap genting dan tidak terdapat
langit-langit rumah, lantai dengan menggunakan keramik, terdapat ventilasi yang baik
dan pencahayaan sinar matahari yang masuk kedalam rumah baik, ada jendela rumah.
Di dalam rumah keluarga Tn W terdapat tempat sampah, kebiasaan keluarga Tn W
dalam membuang sampah yaitu ditemapat sampah, keluarga Tn W memiliki kamar
mandi dan WC.

D : Dapur
D
K : Kamar tidur
W
K K
W : Kamar mandi dan WC
RT : Ruang Tamu
K
G : Gudang
RT

18. Karakteristik tetangga dan komunitas


Keluarga Tn W mengatakan bahwa lingkungan di sekitat tempat tinggalnya
merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi gotong royong, tetangga-tetangga
keluarga Tn W baik, masyarakat di sekitar rumah keluarga Tn W saling bantu
membantu ketika dalam masyarakat/tetangganya ada yang sakit.
19. Mobilitas geografis keluarga
Rumah keluarga Tn W merupakan rumah permanen
20. Perkumpulan keluarga dan interkasi dengan masyarakat
Didalam keluarga Tn W sering kali keluarga Tn W menyempatkan berkumpul yaitu
diwaktu sore hari dengan masyarakat sekitar.
21. System pendukung keluarga
Didalam keluarga Tn W semua anggota keluarga kurang saling memberikan
dukungan terlebih untuk masalah kesehatan, ketika ada salah satu dari anggota
keluarganya yang sakit, Tn W secara mandiri memeriksakannnya ke dokter atau ke
tenaga kesehatan.
D. STRUKTUR KELUARGA
22. Pola komunikasi keluarga
Anggota keluarga berkomunikasi langsung dengan bahasa jawa dan mendapat
informasi kesehatan dari petugas kesehatan dan informasi lainnya didapat dari televisi
dan radio
23. Struktur kekuatan keluarga
Penentu dalam keluarga adalah Tn W
24. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Tn S mengatakan mulai bekerja pukul 06.00-15.00 dan pada sore hari digunakan utuk
berkumpaul dengan anggota keluarga Tn W mengikuti pengajian setiap hari jumat.
25. System pendukung keluarga
Jumlah anggota keluarga 4 orang, yaitu istri dan anak. Sedangkan ibu Ny S yang
selalu mangantar klien Tn W periksa ke Puskesmas atau ke tenaga kesehatan.
E. FUNGSI KELUARGA
26. Fungsi efektif
Hubungan antar keluarga baik, saling mendukung bila ada yang sakit langsung
dibawa ke Rumah sakit atau petugas kesehatan
27. Fungsi sosialisasi
Setiap hari keluarga selalu berkumpul dirumah, hubungan dalam keluarga baik dan
selalu mentaati norma yang ada
28. Fungsi keperawatan kesehatan
Kemampuan keluarga melaksanakan 5 tugas kesehatan keluarga:
a) Kemampuan mengenal masalah kesehatan
Keluarga Tn W belum mengetahui mengenai penyebab dan akibat lanjut dari gizi
kurang yang diderita oleh An M, serta perawatan gizi kurangdi rumah.
b) Kemampuan mengambil keputusan untuk melakukan tindakan
Tn W mengatakan bahwa An M belum bisa makan dengan benar jika suruh
makan susah, namun An M merasa tidak enak badan, Tn W mengontrolkan An M
ke puskesmas atau apotek.
c) Kemampuan melakukan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit
Saat ini keluarga Tn W hanya memeriksakan kondisi An M, An M susah makan.
d) Kemampuan menciptakan lingkungan yang dapat meningakatkan kesehatan
Rumah keluarga Tn W kurang tertata rapi dan terlihat kurang bersih, penerangan
baik dan ventilasi baik.
e) Kemampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada
Keluarga Tn W mengatakan bahwa jika sakit maka periksa ke apotek atau
puskesmas.
29. Fungsi reproduksi
Tn. W dengan Ny. S telah memiliki 2 orang anak.
30. Fungsi ekonomi
Keluarga dapat memenuhi kebutuhan makan 3 kali sehari, pakaian untuk anak dan
biaya untuk berobat
F. STRESS DAN KOPING KELUARGA
31. Stressor jangka pendek dan panjang
Keluarga mengatakan bahwa untuk stressor jangka panjangnya yaitu masalah gizi
kurang pada anaknya, sedangkan untuk stressor jangka pendek yaitu Tn.W merasa
cemas apabila An M tidak suka makan.
32. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor dan strategi koping yang
digunakan
Keluarga selalu memeriksakan anggota keluarga yang sakit ke Puskesmas atau
petugas kesehatan
G. HARAPAN KELUARGA TERHADAP PERAWAT BERHUBUNGAN DENGAN
MASALAH YANG DIHADAPI
Keluarga berharap kepada petugas kesehatan agar selalu meningkatkan mutu pelayanan
dan membantu masalah An M.
H. PEMERIKSAAN FISIK
Head to toe untuk seluruh anggota keluarga

Vital Sign &


Nama
Hasil Kepala Thorak Abdomen Ekstremitas
lab./Ro.
Tn. W TD : 150/100 Tidak ada Simetris, tidak Tidak ada Akral
mmHg. N : benjolan ada pembesaran nyeri tekan, hangat, CRT
80 x/mnt. Rr : atau massa, jantung, tidak tidak : kembali <2
23 x/mnt. S : distribusi ada lesi dan ascites, detik. Tidak
36˚C rambut massa. tidak ada ada lesi dan
rata. Terdengar suara massa dan memar.
paru lesi, tidak
wheezing/mengi. kembung,
suara
tympani.
Ny. S TD : 80/60 Tidak ada Simetris, tidak Tidak ada Akral
mmHg. N : benjolan ada pembesaran nyeri tekan, hangat, CRT
85 x/mnt. Rr : atau massa, jantung, tidak tidak : kembali <2
20 x/mnt. S : distribusi ada lesi dan ascites, detik. Tidak
36˚C rambut massa. tidak ada ada lesi dan
rata. massa dan memar.
lesi, tidak
kembung,
suara
tympani.
An L TD : 100/70 Tidak ada Simetris, tidak Tidak ada Akral
mmhg N : benjolan ada pembesaran nyeri tekan, hangat, CRT
100 x/mnt Rr: atau massa, jantung, tidak tidak : kembali <2
22 x/mnt S: distribusi ada lesi dan ascites, detik. Tidak
36˚C rambut massa. tidak ada ada lesi dan
rata. massa dan memar.
lesi, tidak
kembung,
suara
tympani.
An M N : 110 x/mnt Tidak ada Simetris, tidak Tidak ada Akral
Rr: 22 x/mnt benjolan ada pembesaran nyeri tekan, hangat, CRT
S: 36˚C atau massa, jantung, tidak tidak : kembali <2
distribusi ada lesi dan ascites, detik. Tidak
rambut massa. tidak ada ada lesi dan
rata. massa dan memar.
lesi, tidak
kembung,
suara
tympani.

I. PENGKAJIAN MASALAH PSIKIATRIK


1) Depresi
Dalam anggota keluarga tidak ada memiliki riwayat depresi
2) Kecemasan kronik
Dalam anggota keluarga mengalami cemas saat anggota keluarganya sakit
3) Kehilangan mood
Dalam anggota keluarga tidak pernah merasa kehilangan mood
4) Penurunan konsep diri
Dalam anggota keluarga tidak ada penurunan konsep diri
5) Keinginan bunuh diri
Dalam keluarga tidak ada keinginan bunuh diri
J. AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI ANGGOTA KELUARGA
 Nutrisi
Nutrisi kurang baik pada An M karena susah makan.
 Eliminasi
Eliminasi baik
 Intake cairan
Intake cairan baik
 Mobilisasi
Dalam keluarga selalu melakukan mobilisasi missal dengan berolahraga
 Personal hygiene
Dalam keluarga selalu mengosok gigi 3x sehari

ANALISA DATA

NO DATA (DO&DS) PROBLEM ETIOLOGI


1 DS : - Ny S mengatakan anaknya Resiko perubahan Ketidakmampuan
An M susah makan nutrisi kurang dari keluarga mengenal
DO : - Nadi 110 x/menit, Suhu 36 kebutuhan tubuh masalah yang
o
C, RR 23 x/menit berkaitan dengan
kebutuhan nutrisi

FORMAT PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

N DIAGNOS TUJUAN KRITERIA HASIL RENCANA


O A KEP INTERVENSI
KELUAR UMUM KHUSUS KRITERIA STANDART
GA
1 Resiko Setelah Setelah
perubahan dilakuk dilakukan
nutrisi an tindakan
kurang tidakan selama
dari kepera 1x30
kebutuhan watan menit
tubuh selama klien dan
berhubung 1 keluarga
an dengan minggu mampu :
ketidakma keluarg a. Respon Keluarga 1. kaji
mpuan a mengenal verbal mampu pengetahuan
keluarga mampu masalah kognitif menjelaskan tentang
mengenal memah yang a. keluarga apa arti dari kebutuhan
masalah ami berkaitan mampu nutrisi kurang nutrisi yang
yang tentang dengan mengenal dari diperlukan
berkaitan perubah kebutuhan kebutuhan kebutuhan 2. beri
dengan an tubuh nutrisi yang tubuh adalah penyuluhan
kebutuhan nutrisi diperlukan keadaan kebutuhan
nutrisi tubuh. Dan dimana nutrisi yang
keluarga individu diperlukan
juga mampu mengalami oleh tubuh
menjelaskan atau 3. berikan
tujuan mempunyai reinforcement
pemenuhan resiko atas usaha
nutrisi bagi penurun berat keluarga
kebutuhan badan oleh
tubuh sebab itu
nutrisi harus
tetap
terpenuhi
sehingga tida
terjadi
penurunan
berat badan

b. b. respon Pada 1.kaji


mengambi kognitif penderita gizi kemampuan
l keluarga kurang dalam
keputusan mampu dan cenderung pemberian
yang tepat mau nafsu makan nutrisi yang
untuk memberikan menurun oleh tepat
mengatasi menu yang sebab itu 2. diskusikan
kekuranga seimbang nutrisi harus dengan
n nutrisi dalam tetap keluarga
pemenuhan terpenuhi tentang cara
nutrisi agar tidak pemberian
terjadi nutrisi yang
perubahan tepat
nutrisi kurang 3. motivasi
dari keluarga
kebutuhan dengan cara
tubuh memberikan
diit yang tepat
4. berikan
reinforcement
atas usaha
keluarga

c. merawat c. respon Keluarga 1. kaji


anggota kognitif mampu pengetahuan
keluarga keluarga memberikan dalam
yang sakit mampu diit bagi anak pemberian
dalam menyebutka kurang nutrisi nutrisi kurang
pemberian n diit yang dari kebutuhan
kebutuhan benar tubuh
nutrisi respon 2. diskusikan
psikomotor, dengan
keluarga keluarga
mampu tentang cara
mendemons pemberian gizi
trasikan yang seimbang
pemenuhan 3. motivasi
diit yang keluarga untuk
seimbang mendemonstra
dalam sikan diit yang
pemenuhan seimbang
nutrisi 4. berikan
reinforcement
atas usaha
keluarga

FORMAT PENAPISAN MASALAH

Masalah Criteria Bobot Skor Pembenaran


keperawatan
1 Sifat masalah 3/3x1 1 Ketika ditanya
- aktual tentang
pemenuhan
kebutuhan nutrisi
An M mengatakan
tidak nafsu makan

2 Kemungkinan masalah 2/2 x1 1 Pendidikan An M


untuk diubah adalah SD.
- Sebagian Penangkapan atau
pemahaman
keluarga kurang
ketika ditanya
tentang suatu
masalah
kesehatan, tentang
nutrisi.
3 Potensial masalah 2/3x1 2/3 Dengan pemberian
untuk dicegah informasi tentang
- Cukup kebutuhan nutrisi
yang cukup jelas,
kemungkinan
masalah yang akan
muncul dapat
dicegah
4 Menonjol masalah 2/2 x1 1/2 Masalah kurang
- Segera ditangani pengetahuan
adalah masalah
aktual yang harus
ditangani agar
tidak
menimbulkan
masalah-masaah
yang lain.
Jumlah 3 2/3
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI FORMATIF

Hari/pen Dx. Keperawatan Implementasi Evaluasi Paraf


gkajian formatif
30 april Resiko perubahan 1. mengkaji S: keluarga Nunky
2018 nutrisi kurang dari pengetahuan mengatakn
kebutuhan tubuh tentang belum begitu
berhubungan dengan kebutuhan memahami
ketidakmampuan nutrisi yang apa itu nutrisi
keluarga mengenal diperlukan O: keluarga
masalah yang tampak
berkaitan dengan bingung
kebutuhan nutrisi
2. S: keluarga Nunky
mendiskusikan mengatakan
dengan paham sedikit
keluarga O: keluarga
tentang cara tampak
pemberian memahami
nutrisi yang apa yanh telah
tepat dijelaskn oleh
perawat

3. motivasi S: keluarga Nunky


keluarga untuk mengatakan
mendemonstras bisa
ikan diit yang mendemonstr
seimbang asikan apa
yang sudah
diajarkan
perawat
O: keluarga
tampak
memahami

EVALUASI SUMATIF

NO Hari/tanggal Dx. Keperawatan Evaluasi Paraf


sumatif

FORMAT TINDAK LANJUT (RTL)

Anggota KK Masalah Intervensi yang RTL Paraf


Kesehatan telah dilakukan
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA ANAK AN M TAHAP
PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH DENGAN NUTRISI DI RW 02 SENDANG
MULYO WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG

Disusun oleh :

Nunky Arsitasari

1708320

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA

SEMARANG

2018