Anda di halaman 1dari 2

Supremasi Hukum di Bidang Kimia

Pengertian supremasi hukum:


penempatan hukum pada posisi tertinggi dalam negara
Tujuan supremasi hukum:
1. menjamin kemerdekaan individu
2. memberi keadilan sosial
3. menjamin terjaganya nilai moral bangsa
4. melindungi kepentingan warga

Kasus:

Kaitan dengan dinas perdagangan; ada ijin atau tidak?


Perdagangan cincau masuk ke UMKM, tanggung jawabnya apa saja?
 Tidak adanya pengarahan, motivasi, penyulihan usaha dagang yang baik -> kesalahan
pemakaian
Korelasi kaitan dinas perdagangan dengan kesalahan penjual cincau
Otoritas mengatur makanan -> BPOM

BPOM
o Batas maksimum penggunaan pewarna: Peraturan BPOM No. 37 Tahun 2013
o BAB III: Jenis & Batas Maksimum Bahan Tambahan Pangan Pewarna
o Pasal 3
 Alami
 Sintetis -> ayat 3 (jenis-jenis yang diperbolehkan)
o Pengguna harus menyertakan sertifikat ijin dari Kepala BPOM
o BAB IV: Sanksi Administratif
o Tertulis
o Barangan edar
o Pemusnahan
o UU lain:
o UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan
o PP No. 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan
o Per. Menteri Kesehatan No. 33 Tahun 2012 (BTP)
o Lampiran BPOM
o Bewarna hijau yang diperbolehkan: Hijau FCF
 Untuk cincau/dawet: 300 mg/kg

Pengawasan Bahan Kimia (yang telah dilakukan pemerintah)


o UU No. 8 Tahun 1999
o Perlindungan Konsumen (UU-PK)
o Permendag No. 04 Tahun 2006
o Distribusi & Pengawasan Bahan Berbahaya (B2)
o Permendag No. 44 Tahun 2009
o Pengadaan, Distribusi & Pengawasan B2
o Permendag No. 23 Tahun 2011
o Verifikasi Impor & Penetapan Pelabuhan/Bandar Impor B2
Evaluasi Pengawasan Pemerintah
o Peraturan menunjukkan kontradiksi dan ketidakjelasan
o Perijinan dan pelaporan
o Penerapan sanksi lemah

Solusi dan Saran


o Penyempurnaan peraturan, terutama Permendag
o Pembuatan sistem distribusi B2 yang terstruktur

Later Belakang Kasus


Cincau
 Gel atau agar-agar yang diperoleh dari perencaman daun dalam air, terbentuk
karena kandungan karbohidrat yang ada mampu mengikat molekul air
 Namanya berasal dari nama tumbuhan yang kerap digunakan, yaitu tumbuhan
cincau (Cylea barbata) -> daun berwarna hijau pucat dengan permukaan yang
berambut, mengandung zat anti-protozoa yaitu tetrandine (alkaloid) yang dapat
melawan penyebab malaria (Plasmodium falciparum)
 Paling banyak digunakan sebagai komponen utama minuman penyegar seperti es
cincau dan es campur karena efeknya yang menyejukkan
 Pembuatan:
o Perendaman daun yang sudah diremas-remas/dihancurkan
o Perebusan daun
o (opsional) pemberian soda kue sebagai pengawet
 Penyajian: cincau ditambah sirup, santan/susu, es serut
Penyalahgunaan Pewarna Sintetis
 Alasan menggunakan:
o Warna lebih kuat, seragam, stabil
o Harga yang jauh lebih murah
o Tahan lama (dibandingkan tanpa pewarna/dengan pewarna alami)
o Ketersediaan yang lebih bisa diandalkan
o Meningkatkan daya tarik konsumen
 Rodamin B (pewarna tekstil/kertas) -> berbentuk kristal hijau, bersifat karsinogenik
o Warna kuat, terang/tajam, harga murah
o Ciri-ciri cincau: tidak berbau daun dan berbau harum seperti pandan, tahan
lama, meninggalkan bekas apabila terkena tangan atau pakaian, tekstur
padat dan kenyal, tidak mudah mencair/kehilangan teksturnya
o Jika terhirup, terkena kulit, terkena mata, dapat menimbulkan iritasi
o Jika tertelan, dapat menimbulkan gejala keracunan
o Dapat menyebabkan kerusakan hati, gangguan ginjal, pelemahan sistem
kekebalan tubuh, destruksi sel
 Pewarna sintetis lainnya
o Biasanya melalui perlakuan pemberian asam sulfat/asam nitrat
o ^ sering kali tekontaminasi oleh logam berat yang bersifat racun

Anda mungkin juga menyukai