Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS VEGETASI

SOAL A. METODE KUADRAT

A. TANPA NAUNGAN

FREKUENSI KERAPATAN DOMINANSI


MORFOLOGI
1 2 1 2 1 2
RUMPUT √ √ 4 4 0,2 0,3

TEKI - √ - 5 - 0,6

DAUN HITUNGLAH :
√ √ 15 7 5,7 3,2 a. Frekuensi Mutlak dan Nisbi
LEBAR
b. Kerapatan Mutlak dan Nisbi
c. Dominansi Mutlak dan
Nisbi
B. NAUNGAN d. Indeks Nilai Penting
e. SDR
FREKUENSI KERAPATAN DOMINANSI f. Kuantitas Terendah (W)
MORFOLOGI g. Koefisien Komunitas (C)
1 2 1 2 1 2
RUMPUT √ - 7 - 4,2 -

TEKI √ √ 6 11 3,8 5,3


DAUN
- √ - 16 - 6,7
LEBAR

SOAL B. METODE TITIK

A. TANPA NAUNGAN

FREKUENSI DOMINANSI
MORFOLOGI
1 2 3 1 2 3
RUMPUT √ √ - 3/10 2/10 -

TEKI - √ - - 4/10 -
HITUNGLAH :
DAUN
√ √ √ 7/10 5/10 4/10 a. Frekuensi Mutlak dan Nisbi
LEBAR b. Dominansi Mutlak dan
Nisbi
c. Indeks Nilai Penting
B. NAUNGAN d. SDR
e. Kuantitas Terendah (W)
FREKUENSI DOMINANSI f. Koefisien Komunitas (C)
MORFOLOGI
1 2 3 1 2 3
RUMPUT - - √ - - 5/10

TEKI √ √ √ 5/10 3/10 4/10


DAUN
- √ - - 8/10 -
LEBAR
ANALISIS VEGETASI

SOAL A. METODE KUADRAT

C. TANPA NAUNGAN

FREKUENSI KERAPATAN DOMINANSI


MORFOLOGI
1 2 1 2 1 2
RUMPUT √ √ 4 4 0,2 0,3

TEKI - √ - 5 - 0,6

DAUN HITUNGLAH :
√ √ 15 7 5,7 3,2 h. Frekuensi Mutlak dan Nisbi
LEBAR
i. Kerapatan Mutlak dan Nisbi
j. Dominansi Mutlak dan
Nisbi
D. NAUNGAN k. Indeks Nilai Penting
l. SDR
FREKUENSI KERAPATAN DOMINANSI m. Kuantitas Terendah (W)
MORFOLOGI n. Koefisien Komunitas (C)
1 2 1 2 1 2
RUMPUT √ - 7 - 4,2 -

TEKI √ √ 6 11 3,8 5,3


DAUN
- √ - 16 - 6,7
LEBAR

SOAL B. METODE TITIK

C. TANPA NAUNGAN

FREKUENSI DOMINANSI
MORFOLOGI
1 2 3 1 2 3
RUMPUT √ √ - 3/10 2/10 -

TEKI - √ - - 4/10 -
HITUNGLAH :
DAUN
√ √ √ 7/10 5/10 4/10 g. Frekuensi Mutlak dan Nisbi
LEBAR h. Dominansi Mutlak dan
Nisbi
i. Indeks Nilai Penting
D. NAUNGAN j. SDR
k. Kuantitas Terendah (W)
FREKUENSI DOMINANSI l. Koefisien Komunitas (C)
MORFOLOGI
1 2 3 1 2 3
RUMPUT - - √ - - 5/10

TEKI √ √ √ 5/10 3/10 4/10


DAUN
- √ - - 8/10 -
LEBAR
ANALISIS VEGETASI

SOAL A. METODE KUADRAT

E. TANPA NAUNGAN

FREKUENSI KERAPATAN DOMINANSI


MORFOLOGI
1 2 1 2 1 2
RUMPUT √ √ 4 4 0,2 0,3

TEKI - √ - 5 - 0,6

DAUN HITUNGLAH :
√ √ 15 7 5,7 3,2 o. Frekuensi Mutlak dan Nisbi
LEBAR
p. Kerapatan Mutlak dan Nisbi
q. Dominansi Mutlak dan
Nisbi
F. NAUNGAN r. Indeks Nilai Penting
s. SDR
FREKUENSI KERAPATAN DOMINANSI t. Kuantitas Terendah (W)
MORFOLOGI u. Koefisien Komunitas (C)
1 2 1 2 1 2
RUMPUT √ - 7 - 4,2 -

TEKI √ √ 6 11 3,8 5,3


DAUN
- √ - 16 - 6,7
LEBAR

SOAL B. METODE TITIK

E. TANPA NAUNGAN

FREKUENSI DOMINANSI
MORFOLOGI
1 2 3 1 2 3
RUMPUT √ √ - 3/10 2/10 -

TEKI - √ - - 4/10 -
HITUNGLAH :
DAUN
√ √ √ 7/10 5/10 4/10 m. Frekuensi Mutlak dan Nisbi
LEBAR n. Dominansi Mutlak dan
Nisbi
o. Indeks Nilai Penting
F. NAUNGAN p. SDR
q. Kuantitas Terendah (W)
FREKUENSI DOMINANSI r. Koefisien Komunitas (C)
MORFOLOGI
1 2 3 1 2 3
RUMPUT - - √ - - 5/10

TEKI √ √ √ 5/10 3/10 4/10


DAUN
- √ - - 8/10 -
LEBAR
SOAL A.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 30 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 5 helai daun yang bebas dari serangan
hama dan penyakit, 5 helai daun dengan serangan seluas 60%, 10 helai daun dengan serangan seluas
80%, 7 helai daun dengan serangan seluas 30%, dan 3 helai daun dengan serangan seluas 10%.

1. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


2. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
3. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?

SOAL B.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 40 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 12 helai daun dengan serangan seluas
20%, 4 helai daun dengan serangan seluas 90%, 8 helai daun dengan serangan seluas 40%, 6 helai
daun dengan serangan seluas 70%, dan daun yang lainnya bebas dari serangan hama dan penyakit.

1. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


2. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
3. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?

SOAL A.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 30 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 5 helai daun yang bebas dari serangan
hama dan penyakit, 5 helai daun dengan serangan seluas 60%, 10 helai daun dengan serangan seluas
80%, 7 helai daun dengan serangan seluas 30%, dan 3 helai daun dengan serangan seluas 10%.

4. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


5. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
6. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?

SOAL B.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 40 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 12 helai daun dengan serangan seluas
20%, 4 helai daun dengan serangan seluas 90%, 8 helai daun dengan serangan seluas 40%, 6 helai
daun dengan serangan seluas 70%, dan daun yang lainnya bebas dari serangan hama dan penyakit.

4. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


5. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
6. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?
SOAL A.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 30 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 5 helai daun yang bebas dari serangan
hama dan penyakit, 5 helai daun dengan serangan seluas 60%, 10 helai daun dengan serangan seluas
80%, 7 helai daun dengan serangan seluas 30%, dan 3 helai daun dengan serangan seluas 10%.

7. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


8. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
9. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?

SOAL B.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 40 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 12 helai daun dengan serangan seluas
20%, 4 helai daun dengan serangan seluas 90%, 8 helai daun dengan serangan seluas 40%, 6 helai
daun dengan serangan seluas 70%, dan daun yang lainnya bebas dari serangan hama dan penyakit.

7. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


8. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
9. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?

SOAL A.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 30 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 5 helai daun yang bebas dari serangan
hama dan penyakit, 5 helai daun dengan serangan seluas 60%, 10 helai daun dengan serangan seluas
80%, 7 helai daun dengan serangan seluas 30%, dan 3 helai daun dengan serangan seluas 10%.

10. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


11. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
12. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?

SOAL B.

Ditentukan skala dari kategori serangan tertinggi adalah 4. Pada tanaman sampel yang diamati
terdapat 40 helai daun. Dari hasil pengamatan ternyata ada 12 helai daun dengan serangan seluas
20%, 4 helai daun dengan serangan seluas 90%, 8 helai daun dengan serangan seluas 40%, 6 helai
daun dengan serangan seluas 70%, dan daun yang lainnya bebas dari serangan hama dan penyakit.

10. Hitung berapa intensitas kerusakannya!


11. Apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak?
12. Jika iya, pengendalian seperti apa yang tepat dilakukan sesuai dengan intensutas
serangan yag terjadi?