Anda di halaman 1dari 2

ASESMEN PRA SEDASI

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


RSIA-M/SPO/ 1/2

DITETAPKAN OLEH :
RSIA MILANO
DIREKTUR
STANDAR PROSEDUR
TANGGALTERBIT
OPERASIONAL

Prosedur untuk menilai stabilitas fisiologi dan kesiapan pasien


PENGERTIAN sesaat sebelum dilakukan sedasi.
1. Untuk meyakinkan bahwa pasien dalam keadaan
TUJUAN hemodinamik stabil sebelum dilakukan sedasi.
2. Untuk mengantisipasi dampak dari tindakan sedasi
Peraturan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Milano
KEBIJAKAN Nomor /Dir/Per/RSIA-M/ tahun 2018 tentang Kebijakan
Pelayanan Sedasi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Milano.
1. DPJP meninjau ulang temuan dari Kunjungan pra anesthesia
meliputi:
a. Status fisiologis
b. Penyakit penyerta
c. Riwayat operasi sebelumnya
d. Rencana operasi
e. Riwayat allergi obat
f. Riwayat anesthesia sebelumnya
g. Kondisi psikologis
h. pemeriksaan penunjang yang terkait
i. Hasil konsultasi terkait
PROSEDUR j. Klasifikasi ASA
2. Dalam proses perencanaan dan pemilihan teknik anestesi,
DPJP harus mempertimbangkan :
a. Indikasi
b. Kontra indikasi
c. Risiko dan manfaat
d. Skill dan pengalaman DPJP
e. Clinical Privilege yang dimiliki DPJP
3. Setiap perencanaan tindakan anestesi harus merujuk pada
Pedoman Pelayanan Medik.
4. Bila ada tindakan yang belum terakomodir pada PPM,
tindakan dilakukan setelah melalui konsultasi kepada peer
ASESMEN PRA SEDASI

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


HALAMAN
RSIA-M/SPO/ 1/2
2/2

group.
5. DPJP merencanakan tindakan anestesi dan sedasi beserta
alternatifnya yang akan dilakukan.
6. DPJP menjelaskan mengenai rencana tindakan anestesi dan
sedasi beserta alternatifnya kepada pasien dan keluarga.
7. Dalam melakukan perencanaan, DPJP mempertimbangkan :
a. Proses persiapan anestesi
b. Tindakan anestesi dan manajemen intraoperatif
c. Kebutuhan alat khusus
d. Pengelolaan pasca anestesi
e. Tata kelola nyeri
f. Kebutuhan ruang rawat khusus
g. Hal lainnya yang dibutuhkan
h. Seluruh aktivitas perencanaan harus dicatat dalam rekam
medis pasien dan status anestesi
 Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif
 Kamar Operasi Yang Terkait
 Ruang rawat inap
UNIT TERKAIT
 IDT
 Radioterapi dan Radiodiagnostik
 Lab Kateterisasi