Anda di halaman 1dari 5

1. Kolom pada bangunan secara umum terbagi menjadi 2 jenis.

Sebut
dan jelaskan jenis kolom tersebut dilengkapi dengan gambar !

SK SNI T-15-1991-03 mendefinisikan kolom adalah komponen struktur


bangunan yang tugas utamanya menyangga beban aksial tekan vertikal
dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi
lateral.

Struktur dalam kolom dibuat dari besi dan beton. Keduanya merupakan
gabungan antara material yang tahan tarikan dan tekanan. Besi adalah
material yang tahan tarikan, sedangkan beton adalah material yang tahan
tekanan. Gabungan kedua material ini dalam struktur beton memungkinkan
kolom atau bagian struktural lain seperti sloof dan balok bisa menahan gaya
tekan dan gaya tarik pada bangunan.

Untuk kolom pada bangunan sederhana bentuk kolom ada dua jenis yaitu
kolom utama dan kolom praktis.

Terdapat dua jenis kolo dalam sebuah bangnan umum, yaitu: kolom utama,
dan kolom praktis
A. Kolom Utama

 Yang dimaksud dengan kolom utama ialah kolom yang berfungsi


utamanya menyanggah beban utama yang berada di atasnya.
 Untuk rumah tinggal disarankan jarak kolom utama adalah 3,5 m,
agar dimensi balok untuk menopang lantai tidak begitu besar, dan
apabila jarak antara kolom dibuat lebih dari 3,5 m, maka struktur
bangunan harus dihitung.
 Sedangkan dimensi kolom utama untuk bangunan rumah tinggal
lantai 2 biasanya dipakai ukuran 20/20, dengan tulangan pokok 8 s/d
12 mm, dan begel 8 -10 cm (8 s/d 12 maksudnya jumlah besi beton
diameter 12mm 8 buah, 8-10 maksudnya begel diameter 8 dengan
jarak 10 cm)
 Fungsi : menahan beban atap, dingding (menahan gaya vertikal dan
horizontal)
KOLOM UTAMA

B. Kolom Praktis

 Apa yang dimaksud kolomk praktis itu? adalh kolom yang


berfungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat dinding
agar dinding stabil, jarak kolom maksimum 2,5 meter, atau pada
pertemuan pasangan bata, (sudut - sudut).
 Dimensi kolom praktis 15/15 dengan tulangan beton 4 s.d 10 begel 8
-10
 Fungsi : Memperkuat / pengikat pada pertemuan dan persimpangan
dinding batu bata, atau pada dinding lurus dalam jarak tertentu,
maksimal 3-4 meter.

Kolom praktis bukan sebagai kolom penahan beton utama ukuran kolom
kurang lebih sama dengan ketebalan dinding.
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Dinding dan apa saja fungsi
Dinding pada bangunan ?

Dinding adalah bagian dari bangunan yang dipasang secara vertikal


dengan fungsi sebagai pemisah antar ruang, baik antar ruang dalam
maupun ruang dalam dan ruang luar. Terdapat 3 jenis utama dinding, yaitu:
dinding struktural adalah dinding bangunan, dinding pembatas (boundary)
dan dinding penahan (retaining).

Pengertian dan fungsi dinding Dinding adalah bagian dari bangunan


yang dipasang secara vertikal dengan fungsi sebagai pemisah antar ruang,
baik antar ruang dalam maupun ruang dalam dan ruang luar. Terdapat 3
jenis utama dinding, yaitu: dinding struktural adalah dinding bangunan,
dinding pembatas (boundary) dan dinding penahan (retaining).

Selain fungsi utama di atas, ada beberapa fungsi lain dari dinding yaitu:

Fungsi kenyamanan, kesehatan, keamanan dan keindahan


· Sebagai pembatas ruang, memiliki sifat : privasi dan dalam skala, warna,
tekstur
· Sebagai peredam terhadap bunyi, baik dari dalam maupun dari luar
· Sebagai pelindung terhadap gangguan dari luar (sinar matahari, isolasi
terhadap suhu, air hujan dan kelembaban, hembusan angin, dan gangguan
dari luar lainnya)
· Sebagai penahan radiasi sinar atau zat-zat tertentu seperti pada ruang
radiologi, ruang operasi, laboratorium, dan lain-lain
· Sebagai fungsi artistik tertentu
· Sebagai pembentuk ruang, menambah keindahan ruang dan point of
interest.

Fungsi konstruksi
- Sebagai pembatas dan penahan struktur (untuk fungsi tertentu seperti
dinding, lift, resovoar dan lain-lain)
- Sebagai pemikul. Itulah sebabnya konstruksinya harus kuat dan kokoh
agar mampu menahan beban super struktur, bebannya sendiri serta beban
horizontal.
- Sebagai pembatas/partisi