Anda di halaman 1dari 5

Amalan Hizbu Bahar dilarang mengamalkan tanpa ijazahan dari mursyid https://www.facebook.com/notes/maung-bodas-siliwangi/amalan-hizb...

Amalan Hizbu Bahar dilarang


mengamalkan tanpa ijazahan dari
mursyid
MAUNG BODAS SILIWANGI · 17 NOVEMBER 2015

Hizib Bahar Sayyidina Syaikh ImamAbi Hasan As-Syadziliyi Qs.


.
Hizb Bahr merupakan sebuah doa yang sangat dahsyat! Hizib ini merupakan peninggalan
dari Syaikh Abi Hasan Asy-Syadziliy, seorang Ulama dan Tokoh Sufi terkemuka pada
zamannya dan sampai hari ini. Yang membuat hizib ini begitu dahsyat adalah, sejarah ketika
ia terciptakan.
.
Hizib ini merupakan dikte langsung dari Rasulullah SAW kepada Imam Syadziliy dalam
kontemplasi spiritualnya dan do'a ini pun menjadi salah satu wasiat terakhir dari Sang
Imam, kepada murid-muridnya ia berpesan : Ajarkanlah Hizib Bahr kepada anak-anakmu,
karena ia mengandung Ismullahil A’zhom (nama Allah yang Ter-Mulia)
.
Hizib ini Dikarang di Tengah Laut Merah, pesantren mana yang tidak tahu Hizib Bahar.
Hizib yang satu ini sangat masyhur. Ia sejajar dengan Hizib Nashr, Hizib Nawawi, Hizib
Maghrabi dan sederet nama-nama hizib lainnya. Konon, orang yang mengamalkan Hizib
Bahar dengan kontinu, akan mendapat perlindungan dari segala bala. Bahkan, bila ada orang
yang bermaksud jahat mau menyatroni rumahnya, ia akan melihat lautan air yang sangat
luas. Si penyatron akan melakukan gerak renang layaknya orang yang akan menyelamatkan
diri dari daya telan samudera. Bila di waktu malam, ia akan terus melakukan gerak renang
sampai pagi tiba dan pemilik rumah menegurnya.
.
Orang-orang yang tidak percaya dengan hal-hal supranatural, mungkin tidak akan percaya
dengan hal itu.Tapi, cerita mengenai keampuhan hizib yang dikarang oleh Syaikh Abi Hasan
As-Syadzili ini betul-betul masyhur, termasuk cerita tentang lautan yang membentang di
tengah-tengah orang yang bermaksud jahat. Syaikh al-Syadzili, pemilik hizib ini, terkenal
sebagai pelopor tarekat al-Syadziliyah. Ia seorang sufi terkenal. Ia juga kesohor sebagai
pemilik bacaan-bacaan hizib ampuh, seperti Hizib Nashor dan Hizib Bahar.Ada backgroung
kisah yang amat menarik tentang asal muasal Bahar Syaikh al-Syadzili. Kisah itu ditulis oleh
Haji Khalifah, pustakawan terkenal asal Konstantinopel (Istanbul Turki).
.
Konon, Hizib Bahar ditulis Syaikh Abi Hasan As-Syadzili di Laut Merah (Laut Qulzum). Di
laut yang membelah Asia dan Afrika itu Syaikh As-Syadzili pernah berlayar menumpang
perahu. Di tengah laut tidak angin bertiup, sehingga perahu tidak bisa berlayar selama
beberapa hari. Dan, beberapa saat kemudian Syaikh As-Syadzili melihat Rasulullah Saw.
Beliau datang membawa kabar gembira. Lalu, menuntun Abi Hasan As-Syadzili melafadzkan
do'a-do'a. Usai As-Syadzili membaca do'a, angin bertiup dan kapal kembali berlayar. Do'a-
do'a itu kemudian diabadikan oleh As-Syadzili dan diajarkan kepada murid-murid
tarekatnya. Dan, kemudian diberi nama Hizb al-Bahr (doa/senjata laut). Disebut Hizb al-
Bahr karena do'a-do'a ini tersebut mempunyai ikatan historis yang sangat erat dengan laut.
Juga, As-Syadizili membacanya dalam rangka berdo'a agar selamat dalam perjalanan di Laut
Merah. Jadi, Hizib Bahar betul-betul wirid yang punya kedekatan tersendiri dengan air,
termasuk dalam berbagai cerita mengenai khasiat ampuhnya membuat penjahat terengah-

1 of 5 04/05/2018, 10:31
Amalan Hizbu Bahar dilarang mengamalkan tanpa ijazahan dari mursyid https://www.facebook.com/notes/maung-bodas-siliwangi/amalan-hizb...

engah di tengah samudera mahaluas


.
Dalam kitab Kasyf al-Zhunun 'an Asami al-Qutub wa al-Funun, Haji Khalifah juga memuat
berbagai jaminan yang diberikan As-Syadzili dengan Hizib Baharnya ini.
.
Di antaranya, menurut Haji Khalifah, As-Syadzili pernah berkata : Seandainya hizibku (Hizib
Bahar) ini dibaca di Baghdad, niscaya daerah itu tidak akan jatuh. Mungkin yang dimaksud
As-Syadzili dengan kejatuhan di situ adalah kejatuhan Baghdad ke tangan Tartar. Bila Hizib
Bahar dibaca di sebuah tempat, maka termpat itu akan terhindar dari malapetaka, ujar
Syaikh Abi Hasan, seperti ditulis Haji Khalifah dalam Kasyf al-Zhunun.Haji Khalifah juga
mengutip komentar ulama-ulama lain tentang Hizib Bahar ini.
.
Ada yang mengatakan, bahwa orang yang istiqamah membaca Hizib Bahar, ia tidak mati
terbakar atau tenggelam. Bila Hizib Bahar ditulis di pintu gerbang atau tembok rumah, maka
akan terjaga dari maksud jelek orang dan seterusnya.
.
Para Wali, Ulama dan praktisi spiritual muslim pun banyak menemukan karomah pada saat
membacanya.
.
Beberapa keutamaan Hizib Bahar ini yaitu: merupakan Hizb yang diterima langsung dari
Rasulullah saw. yang dibacakan langsung satu persatu hurufnya oleh beliau SAW kepada
Imam Syadzili dan sebagai wasiat terakhir sebelum beliau wafat. Hizib Bahr juga
mengandung Ismul A’zhom, merupakan obat dari penyakit-penyakit hati, sarana mahabbah
diantara para manusia dan makhluk makhlukNya, berfaidah menaikkan derajat,
memudahkan urusan dunia dan akhirat, menambah keimanan dan keyakinan, sebagai
wasilah hasil maksud hajat tertentu, sebagai benteng keselamatan dari hal-hal yang
membahayakan dan keselamatan dari kejahatan manusia dan jin.
.
Secara umum Hizb Bahr biasa dibaca setelah sholat asar jumlahnya tergantung kemampuan.
Secara khusus hizib dibaca pada waktu-waktu terntentu dengan jumlah bilangan tertentu
dan tatacara tertentu. Setiap kalimat dalam Hizib Bahr memiliki khowas khusus, menurut
para Auliya’ terdahulu ada titik-titik tertentu dalam Hizib Bahr jika kita memohon sesuatu
dengan membaca kalimat kuncinya pada titik tersebut insha allah doa kita akan diijabah
olehNya bihaqqi hizbul bahr. Saya pribadi rutin membacaya setiap ba'da shalat Jum’at
dibacakan ke segelas air dan airnya dibasuhkan ke wajah, in syaa Allaah wajah akan
bercahaya..
.
Seyogyanya seseorang yang akan mengamalkan hizib ini menerima ijazah dari orang yang
kompeten agar dapat menerima transmisi ajaran rahasia tentang tatacara membacanya dan
menerima transmisi ‘nur’ yang tidak terputus dari gurunya terus bersambung kepada Sang
Imam.
.
‫ﺑﺴـﻢ ﷲ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴـﻢ‬
Bismillaahir rohmaanir rohiim.
.
ُ ‫ﻳَﺎ ﷲ ﻳﺎ َﻋﻠ‬
‫ﻲ ﻳَﺎ َﻋﻈﻴ ُﻢ ﻳَﺎ َﺣﻠﻴ ُﻢ َﻳﺎ َﻋﻠﻴﻢ‬
Ya Alloohu, Ya ‘Aliyyu, Ya ‘Azhiimu, Ya Haliimu, Ya ‘Aliim.
.
ُ ‫ِﻌﻢ ْﺍﻟ َﺤﺴْﺐُ َﺣ ْﺴ ِﺒﻲ ﺗ َ ْﻨ‬
‫ﺼ ُﺮ َﻣ ْﻦ ﺗَﺸَﺎ ُء َﻭﺍَ ْﻧﺖَ ﺍْﻟ َﻌ ِﺰﻳ ُْﺰ ﱠ‬
‫ﺍﻟﺮﺣِ ْﻴ ُﻢ‬ َ ‫ َﻭﻧ‬.‫ِﻌﻢ ْﺍﻟ َﺮﺏُ َﺭ ِﺑﻲ‬
َ ‫ﺃ ْﻧﺖَ َﺭ ِﺑّﻲ َﻭﻋ ِْﻠ ُﻤﻚَ َﺣ ْﺴ ِﺒﻲ َﻓﻨ‬
Angta robbii, wa ‘ilmuka hasbii, fa ni’mal robbu robbii, wa ni’mal hasbu hasbiy, Tangshuru
mangtasyaa-u wa angtal ‘aziizur rohiim.

2 of 5 04/05/2018, 10:31
Amalan Hizbu Bahar dilarang mengamalkan tanpa ijazahan dari mursyid https://www.facebook.com/notes/maung-bodas-siliwangi/amalan-hizb...

.
‫ﻄﺎﻟَ َﻌ ِﺔ‬
َ ‫ﻋ ْﻦ ُﻣ‬ ِ ‫ﺍﻟﻈﻨ ُْﻮ ِﻥ َﻭﺍْﻻَ ْﻭﻫ َِﺎﻡ ﺍﻟﺴﱠﺎﺗ َِﺮﺓِ ﻟ ِْﻠﻘُﻠُ ْﻮ‬
َ .‫ﺏ‬ ‫ﺸ ُﻜ ْﻮﻙِ َﻭ ﱡ‬
‫ ﻣِ ﻦَ ﺍﻟ ﱡ‬.‫ﺕ‬ َ ‫ﺕ َﻭ ْﺍﻟ َﺨ‬
ِ ‫ﻄ َﺮﺍ‬ ِ ‫ﺍﻻ َﺭﺍﺩَﺍ‬ ِ ‫ﺕ َﻭ ْﺍﻟ َﻜ ِﻠ َﻤﺎ‬
ِ ْ ‫ﺕ َﻭ‬ ِ ‫ﺴ َﻜﻨَﺎ‬ ِ ‫ﺼ َﻤﺔَ ﻓِﻰ ْﺍﻟ َﺤ َﺮﻛَﺎ‬
‫ﺕ َﻭﺍﻟ ﱠ‬ ْ ‫ﻧَ ْﺴﺎَﻟُﻚَ ْﺍﻟ ِﻌ‬
ِ ‫ْﺍﻟﻐُﻴ ُْﻮ‬
‫ﺏ‬
Nas-alukal ‘ishmata fil harokaati wassakanaati wal kalimaati wal irodaati wal khothorooti
minash-shukuuki wa-dhunuuni wal awHamis-satiroti lil quluubi ‘an muthoola’atil ghuyuub.
.
َ ً‫ِﻲ ْﺍﻟ ُﻤﺆْ ﻣِ ﻨُ ْﻮﻥَ َﻭ ُﺯ ْﻟ ِﺰﻟُ ْﻮﺍ ِﺯ ْﻟﺰَ ﺍﻻ‬
‫ﺷ ِﺪ ْﻳﺪًﺍ‬ َ ‫َﻓﻘَ ِﺪ ﺍ ْﺑﺘُﻠ‬
Faqodib tuliyal mu-minuuna wa zulziluu zilzaalang syadiidaa.
.
ُ ‫َﻭﺍِ ْﺫ ﻳَﻘُ ْﻮ ُﻝ ﺍْﻟ ُﻤﻨَﺎ ِﻓﻘُ ْﻮﻥَ َﻭ ﱠﺍﻟ ِﺬﻳْﻦَ ﻓِﻰ ﻗُﻠُ ْﻮ ِﺑ ِﻬ ْﻢ َﻣ َﺮ‬
ُ ‫ﺽ َﻣﺎ َﻭ َﻋﺪَﻧَﺎ ﷲُ َﻭ َﺭﺳ ُْﻮﻟُﻪُ ﺍِﻻﱠ‬
‫ﻏ ُﺮ ْﻭ ًﺭﺍ‬
Wa idz yaquulul munaafiquuna wal-ladziina fi qulubihim marodun maa wa'adanaa Alloohu
wa rosuluhu illa ghuruuroo.
.
ّ ِ َ‫ﺳ ﱠﺨﺮْ ﺕ‬
‫ﺍﻟﺮ ْﻳ َﺢ‬ َ ‫ﻟﺠﺒَﺎ َﻝ َﻭﺍْﻟ َﺤ ِﺪ ْﻳﺪَ ِﻟﺪ َُﺍﻭﺩَ َﻭ‬
ِ ْ‫ﺳ ﱠﺨﺮْ ﺕَ ﺍ‬ َ ‫ﺳ ﱠﺨﺮْ ﺕَ ﺍﻟﻨﱠ‬
َ ‫ َﻭ‬,‫ﺎﺭ ِﻻِ ﺑ َْﺮﺍ ِﻫﻴ َْﻢ‬ َ ‫ﺳ ﱠﺨﺮْ ﺕَ ﺍْﻟ َﺒﺤْ َﺮ ﻟ ُﻤ ْﻮ‬
َ ‫ﺳﻰ َﻭ‬ َ ‫ َﻛ َﻤﺎ‬,‫ﺳ ِ ّﺨﺮْ ﻟَﻨَﺎ َﻫﺬَﺍ ﺍْﻟﺒَﺤْ َﺮ‬
َ ‫َﻓﺜَ ِﺒّﺘْﻨَﺎ َﻭﺍ ْﻧﺼُﺮْ ﻧَﺎ َﻭ‬
َ‫ﺴ َﻠ ْﻴ َﻤﺎﻥ‬ ِ ْ‫ﺸﻴَﺎﻁِ ﻴْﻦَ َﻭﺍ‬
ُ ‫ﻟﺠﻦﱠ ِﻟ‬ ‫َﻭﺍﻟ ﱠ‬
َ ‫ﺳﺨِ ْﺮﻟَﻨَﺎ ُﻛ ﱠَﻞ‬
‫ﺷ ْﻲءٍ ﻳَﺎ َﻣ ْﻦ ِﺑ َﻴ ِﺪ ِﻩ َﻣﻠَ ُﻜ ْﻮﺕُ ُﻛ ﱡﻞ‬ ِ ‫ﺴ َﻤﺎءِ َﻭﺍْﻟ ُﻤ ْﻠﻚِ َﻭ ﺍْﻟ َﻤﻠَ ُﻜ ْﻮ‬
َ ‫ َﻭ‬.ِ‫ َﻭﺑَﺤْ َﺮ ﺍﻟﺪﱡ ْﻧ َﺒﺎ َﻭﺑَﺤْ َﺮ ﺍْﻻﺧِ َﺮﺓ‬.‫ﺕ‬ ِ ‫ﺳ ِ ّﺨ ْﺮ َﻟﻨَﺎ ُﻛ َﻞ ﺑَﺤْ ٍﺮﻫ َُﻮ َﻟﻚَ ﻓِﻰ ﺍْﻻَ ْﺭ‬
‫ﺽ َﻭﺍﻟ ﱠ‬ َ ‫َﻭ‬
ٍ‫ﺷ ْﻲء‬ َ
Fa tsabbitnaa wangshurnaa wa sakhkhir lanaa hadzal bahr, kamaa sakhkhortal bahro li
Musa, wa sakh-khortan naara li Ibrohim. Wa sakh-khortal jibaala wal hadiida li Dawud. Wa
sakh-khortar riiha wash-shayaathiina wal jinna li Sulayman. Wa sakh-khir lana kulla bahrin
huwa laka fil ardli was-samaa-i wal mulki wal malakuut. Wa bahrod-dunyaa, wa bahral
aakhiroh. Wa sakh-khir lanaa kulla shay-in ya man bi yadihi malakuutu kulli shain.
.
‫ﻛـﻬـﻴـﻌـﺺ‬
Kaf ha ya ‘ain shod (3x)
.
َ‫ﺍﺭﺯُ ْﻗﻨَﺎ َﻓ ِﺎﻧﱠﻚ‬
ْ ‫ َﻭ‬. َ‫ﺍﻟﺮﺍﺣِ ﻤِ ﻴْﻦ‬‫ﺍﺭ َﺣ ْﻤﻨَﺎ َﻓ ِﺎﻧﱠﻚَ َﺧﻴ ُْﺮ ﱠ‬ ْ ‫ َﻭ‬. َ‫ َﻭﺍ ْﻏﻔ ِْﺮ َﻟﻨَﺎ َﻓ ِﺎﻧﱠﻚَ َﺧﻴ ُْﺮ ﺍْﻟﻐَﺎﻓ ِِﺮﻳْﻦ‬. َ‫ َﻭﺍ ْﻓﺘَﺢْ َﻟﻨَﺎ َﻓ ِﺎ ﱠﻧﻚَ َﺧﻴ ُْﺮ ْﺍﻟﻔَﺎﺗِﺤِ ﻴْﻦ‬. َ‫ﺎﺻ ِﺮﻳْﻦ‬ ُ ‫ﺍ ُ ْﻧ‬
ِ ‫ﺼ ْﺮﻧَﺎ َﻓ ِﺎﻧﱠﻚَ َﺧﻴ ُْﺮ ﺍﻟﻨﱠ‬
‫ َﻭﺍ ْﻫ ِﺪﻧَﺎ َﻭﻧَ ِ ّﺠﻨَﺎ ﻣِ ﻦَ ﺍْﻟﻘَ ْﻮ ِﻡ ﱠ‬. َ‫ﺍﻟﺮ ِﺍﺯ ِﻗﻴْﻦ‬
َ‫ﺍﻟﻈﺎِﻟﻤِ ﻴْﻦ‬ ‫َﺧﻴ ُْﺮ ﱠ‬
Ungshurnaa fi-innaka khoyrun naashiriin. Waftah lanaa fa innaka khoyrul faatihiin. Wagh-
fir lanaa fi-innaka khoyrul ghofiriin. Warhamnaa fa innaka khoyrur rohimiin. War-zuqnaa fa
innaka khoyrur roaziqiin. WaHdinaa wanajjinaa minal qawmidh dhoolimiin.
.
‫ َﻭ ْﺍﻟﻌَﺎ ِﻓ َﻴ ِﺔ ﻓِﻲ ﺍﻟ ِﺪّ ﻳ ِْﻦ‬.‫ﺴﻼَ َﻣ ِﺔ‬
‫ َﻭﺍﺣْ ﻤِ ْﻠﻨَﺎ ِﺑ َﻬﺎ َﺣ ْﻤ َﻞ ﺍْﻟﻜ ََﺮﺍ َﻣ ِﺔ َﻣ َﻊ ﺍﻟ ﱠ‬. َ‫ِﺋﻦ َﺭﺣْ َﻤﺘِﻚ‬
ِ ‫ َﻭﺍ ْﻧﺸ ُْﺮﻫَﺎ َﻋﻠَ ْﻴﻨَﺎ ﻣِ ْﻦ ﺧَﺰَ ﺍ‬. َ‫ِﻲ ﻓِﻰ ﻋ ِْﻠﻤِ ﻚ‬
َ ‫ﻁ ْﻴﺒَﺔً َﻛ َﻤﺎ ﻫ‬
َ ‫َﻭﻫَﺐْ َﻟﻨَﺎ ِﺭ ْﻳ ًﺤﺎ‬
َ ‫ ﺍِ ﱠﻧﻚَ َﻋ َﻠﻰ ُﻛ ِّﻞ‬.ِ‫َﻭﺍﻟﺪﱡ ْﻧ َﻴﺎ َﻭﺍْﻵﺧِ َﺮﺓ‬
‫ﺷ ْﻲءٍ َﻗ ِﺪﻳ ُْﺮ‬
WaHab lanaa riihaang thoyyibatang kamaa Hiya fi 'ilmik. Wangshurhaa ‘alaynaa minkhozaa-
ini rohmatik. Wahmilnaa bihaa hamlal karoomati ma'assalaamati wal ‘aafiyati fiddiini
waddunyaa wal akhiroh. Innaka ‘ala kulli shay-ing qodiir.
.
‫ﺲ‬ْ ِ‫ﺍﻁﻤ‬ ْ ‫ﺳﻔ َِﺮﻧَﺎ َﻭ َﺧ ِﻠ ْﻴﻔَﺔً ﻓِﻰ ﺍ َ ْﻫ ِﻠﻨَﺎ َﻭ‬
َ ‫ﺻﺎﺣِ ﺒًﺎ ﻓِﻰ‬َ ‫ َﻭ ُﻛ ْﻦ ﻟَﻨَﺎ‬.‫ﺴﻼَ َﻣ ِﺔ َﻭﺍْﻟﻌَﺎ ِﻓ َﻴ ِﺔ ﻓِﻰ ِﺩ ْﻳ ِﻨﻨَﺎ َﻭﺩُ ْﻧ َﻴﺎﻧَﺎ‬‫ﺍﻟﺮﺍ َﺣ ِﺔ ِﻟﻘُﻠُ ْﻮ ِﺑﻨَﺎ َﻭﺍ َ ْﺑﺪَﺍ ِﻧﻨَﺎ َﻭﺍﻟ ﱠ‬ ّ ‫ﺍَ ﱠﻟﻠ ُﻬ ﱠﻢ َﻳ‬
‫ﺴِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﺍ ُ ُﻣ ْﻮ َﺭﻧَﺎ َﻣ َﻊ ﱠ‬
‫ﻲ َﻭﻻَ ْﺍﻟﻤ ِ َﺠ ْﻲ َء ﺍِﻟَ ْﻴﻨَﺎ‬ ‫ﻀ ﱠ‬ ِ ‫ﺴ ْﺨ ُﻬ ْﻢ َﻋﻠَﻰ َﻣﻜَﺎ َﻧ ِﺘ ِﻬ ْﻢ َﻓﻼَ ﻳَ ْﺴﺘَﻄِ ْﻴﻌُ ْﻮﻥَ ْﺍﻟ ُﻤ‬
َ ‫ َﻭ ْﺍﻣ‬.‫ﻋ َﻠﻰ ُﻭ ُﺟ ْﻮ ِﻩ ﺍ َ ْﻋﺪَﺍ ِﺋﻨَﺎ‬
َ
Alloohumma yassir lanaa umuuranaa ma’arroohati li quluubinaa wa abdaaninaa was-
salaamati wal ‘afiyati fi dunyanaa wa diininaa. Wa kul-lanaa sahiiban fii safarinaa wa
khaliifatan fii ahlinaa. Wat-mis ‘alaa wujuhi a’daainaa. Wam-sakh hum ‘ala makaanatihim
fala yasta-thii’uunal mudliyya walal majiyya ilayna.
.
َ‫ﻀﻴ`ﺎ َﻭﻻَﻳَﺮْ ِﺟﻌُ ْﻮﻥ‬ َ َ ‫ﺴ ْﺨﻨَﺎ ُﻫ ْﻢ َﻋﻠَﻰ َﻣﻜَﺎ َﻧ ِﺘ ِﻬ ْﻢ َﻓ َﻤﺎﺍ ْﺳﺘ‬
ِ ‫ﻄﺎﻋ ُْﻮﺍ ُﻣ‬ َ ‫ َﻭﻟَ ْﻮ َﻧﺸَﺂ ُء ﻟ َﻤ‬. َ‫ْﺼ ُﺮ ْﻭﻥ‬ َ ‫ﺼ َﺮﺍ‬
ِ ‫ﻁ ﻓَﺎ ﱠﻧﻰ ﻳُﺒ‬ ّ ِ ‫ﻄ َﻤ ْﺴﻨَﺎ َﻋ َﻠﻰ ﺍَ ْﻋﻴُ ِﻨ ِﻬ ْﻢ ﻓَﺎ ْﺳﺘَ َﺒﻘُ ْﻮﺍ ﺍﻟ‬
َ ‫َﻭ َﻟ ْﻮ َﻧﺸَﺎ ُء َﻟ‬
Walaw nasyaa-u lathomasnaa ‘alaa a'yunihim fas tabaqush shirootho fa anna yubsiruun.
Walaw nasyaa-u lamasakh naaHum ‘alaa makaanatiHim famaas tathoo’u mudiyyaw wa laa
yarji’uun.
.
‫ ِﻟﺘ ُ ْﻨﺬ َِﺭ َﻗ ْﻮ ًﻣﺎ َﻣﺎ ﺍ ُ ْﻧﺬ َِﺭ ﺁﺑَﺎ ُﺅ ُﻫ ْﻢ َﻓ ُﻬ ْﻢ ﻏَﺎ ِﻓﻠُ ْﻮﻥَ َﻟ َﻘ ْﺪ َﺣ ﱠﻖ ﺍْﻟﻘ َْﻮ ُﻝ‬.‫ﺍﻟﺮﺣِ ﻴْﻢ‬
‫ﺻ َﺮﺍﻁٍ ُﻣ ْﺴﺘ َ ِﻘﻴ ٍْﻢ ﺗ َ ْﻨ ِﺰ ْﻳ َﻞ ﺍْﻟ َﻌ ِﺰﻳ ِْﺰ ﱠ‬
ِ ‫ﻋ َﻠﻰ‬ َ ‫ﺁﻥ ْﺍﻟ َﺤ ِﻜﻴ ِْﻢ ﺍِﻧَﻚَ ﻟَﻤِ ﻦَ ﺍْﻟ ُﻤ ْﺮ‬
َ َ‫ﺳ ِﻠﻴْﻦ‬ ِ ‫ﻳﺲ َﻭﺍْﻟﻘُ ْﺮ‬

3 of 5 04/05/2018, 10:31
Amalan Hizbu Bahar dilarang mengamalkan tanpa ijazahan dari mursyid https://www.facebook.com/notes/maung-bodas-siliwangi/amalan-hizb...

َ ‫ﺳﺪ`ﺍ َﻭﻣِ ْﻦ ﺧ َْﻠ ِﻔ ِﻬ ْﻢ‬


‫ﺳﺪ`ﺍ‬ َ ‫ َﻭ َﺟﻌَ ْﻠﻨَﺎ ﻣِ ْﻦ ﺑَﻴ ِْﻦ ﺍَ ْﻳ ِﺪ ْﻳ ِﻬ ْﻢ‬. َ‫ﺎﻥ َﻓ ُﻬ ْﻢ ُﻣ ْﻘ َﻤ ُﺤ ْﻮﻥ‬ َ ‫ ﺍِﻧَﺎ َﺟﻌَ ْﻠﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺍَ ْﻋﻨَﺎ ِﻗ ِﻬ ْﻢ ﺍَ ْﻏﻼَﻻً ِﻓ َﻬ‬. َ‫َﻋ َﻠﻰ ﺍَ ْﻛﺜ َ ِﺮ ِﻫ ْﻢ ﻓَ ُﻬ ْﻢ ﻻَﻳُﺆْ ﻣِ ﻨ ُْﻮﻥ‬
ِ َ‫ﻲ ﺍِ َﻟﻰ ﺍْﻻَ ْﺫﻗ‬
َ ‫َﻓﺎ َ ْﻏ‬
ِ ‫ﺸ ْﻴﻨَ ُﻬ ْﻢ ﻓَ ُﻬ ْﻢ ﻻَﻳُﺒ‬
َ‫ْﺼ ُﺮ ْﻭﻥ‬
Yaa siin. Wal Qur’aanil hakiim. Innaka laminal mursaliin. ‘Alaa shirootim mustaqiim.
Tangziilal 'aziizir rohiim. Li tundziro qawmaammaa undzira aabaa-uHum fahum ghoofiluun.
Laqod haqqol qawlu ‘alaa aktsaarihim fahum la yu'minuun. Innaa ja'alnaa fi a'naaqihim
aghlaalang fa hiya ilal adzqooni fahum muqmahuun. Wa ja'alnaa mim-bayni aydiiHim
saddaw wamin kholfihim saddang fa-aghshaynaahum fahum laa yubsiruun.
.
ُ‫ﺖ ﺍْ ُﻟﻮ ُﺟ ْﻮﻩ‬
ِ ‫ﺷَﺎ َﻫ‬
SyaaHatil wujuuh (3x)
.
‫ﻅ ْﻠ ًﻤﺎ‬
ُ ‫َﺎﺏ َﻣ ْﻦ َﺣ َﻤ َﻞ‬ ّ ‫ﺖ ﺍْ ُﻟﻮ ُﺟ ْﻮﻩُ ﻟ ِْﻠ َﺤ‬
َ ‫ َﻭ َﻗ ْﺪ ﺧ‬.‫ﻲ ِ ﺍْﻟﻘَﻴ ْﱡﻮ ِﻡ‬ ِ ‫َﻭ َﻋ َﻨ‬
Wa ‘anatil wujuuhu lil hayyil qayyuumi wa qad khaaba man hamalazhulma.
.
‫ ﻋﺴﻖ‬. ‫ ﺣﻢ‬. ‫ﻁﺲ‬
Thoo siin. Ha miim. ‘Ain siin qoof.
.
ِ َ‫َﻣ َﺮ َﺝ ﺍْﻟﺒَﺤْ َﺮﻳ ِْﻦ َﻳ ْﻠﺘ َ ِﻘﻴ‬
ِ ‫ﺎﻥ َﺑ ْﻴ َﻨ ُﻬ َﻤﺎ ﺑَﺮْ ﺯَ ٌﺥ ﻻَ َﻳ ْﺒ ِﻐ َﻴ‬
‫ﺎﻥ‬
Marojal bahroyni yaltaqiyaani baynaHumaa barzakhul la yabghiyaani.
.
‫ﺣﻢ‬
Haa miim (7x)
.
َ ‫ ﻓَ َﻌﻠَ ْﻴﻨَﺎ ﻻَ ﻳُ ْﻨ‬,‫ُﺣ ﱠﻢ ﺍْﻻَ ْﻣ ُﺮ َﻭ َﺟﺎ َء ﺍﻟﻨﱠﺼ َْﺮ‬
َ‫ﺼ ُﺮ ْﻭﻥ‬
Hummal amru wa jaa-an nashro fa’alaynaa la yunshoruun.
.
ِ ‫ ﺍِ َﻟ ْﻴ ِﻪ ْﺍﻟ َﻤ‬.‫ﺍﻟﻄ ْﻮ ِﻝ ﻵ ﺍِﻟَﻪَ ﺍِﻻﱠﻫ َُﻮ‬
‫ﺼﻴ ُْﺮ‬ ِ ‫ﺷ ِﺪ ْﻳ ِﺪ ْﺍﻟ ِﻌﻘَﺎ‬
‫ﺏ ﺫِﻯ ﱠ‬ ِ ‫ َﻭ َﻗﺎ ِﺑ ِﻞ ﺍﻟﺘﱠ ْﻮ‬.‫ ﻏَﺎﻓ ِِﺮﺍﻟﺬﱠ ْﻧﺐ‬.‫ﷲ ْﺍﻟ َﻌ ِﺰﻳ ِْﺰ ْﺍﻟ َﻌ ِﻠﻴ ِْﻢ‬
َ ‫ﺏ‬ ِ ‫ ﺗَ ْﻨ ِﺰ ْﻳ ُﻞ ْﺍﻟ ِﻜﺘَﺎ‬. ‫ﺣﻢ‬
ِ َ‫ﺏ ﻣِ ﻦ‬
Ha miim. Tangziilul kitaabi minalloohil ‘aziizil ‘aliim. Ghoofiridz dzanbi wa qoobilit tawbi
sadiidil ‘iqoobi dzit thowli la ilaha illa huwa ilayhil mashiir.
.
َ‫ ﻛﻬﻴﻌﺺ ِﻛﻔَﺎ َﻳﺘُﻨَﺎﺣﻢ ﻋﺴﻖ ﺣِ َﻤﺎ َﻳﺘُﻦ‬,‫ﺳ ْﻘﻔُﻨَﺎ‬ َ ‫ﺎﺭﻙَ ﺣِ ْﻴ‬
َ ‫ ﻳﺲ‬.‫ﻄﺎﻧُﻨَﺎ‬ َ ‫ ﺗَ َﺒ‬. ‫ِﺑﺴ ِْﻢ ﷲِ ﺑﺎَﺑُﻨَﺎ‬
Bismillahi, baabuna. Tabaaroka, hiithoonuna. Ya siin, saqfunaa. Kaf ha ya ‘ain shod,
kifaayatuna. Ha miim ‘ain siin qoof, himaayatuna.
.
‫ﺴ َﻴ ْﻜ ِﻔ ْﻴ َﻜ ُﻬ ُﻢ ﷲُ َﻭﻫ َُﻮﺍﻟﺴﱠﻤِ ْﻴ ُﻊ ْﺍﻟ َﻌ ِﻠ ْﻴ ُﻢ‬
َ ‫َﻓ‬
Fasayakfikahumulloohu wa huwas sami'ul ‘aliim (3x)
.
ٌ ‫ َﻭﷲُ ﻣِ ْﻦ َﻭ َﺭﺍ ِﺋ ِﻬ ْﻢ ُﻣﺤِ ْﻴ‬.‫ ِﺑ َﺤ ْﻮ ِﻝ ﷲِ ﻻَﻳُ ْﻘﺪ َُﺭ َﻋﻠَ ْﻴﻨَﺎ‬.‫ﻋﻴْﻦُ ﷲِ ﻧَﺎﻅِ َﺮﺓ ٌ ﺍِﻟَ ْﻴﻨَﺎ‬
ٍ‫ ﻓِﻰ َﻟ ْﻮﺡٍ َﻣﺤْ ﻔُ ْﻮﻅ‬. ٌ‫ َﺑﻞْ ﻫ َُﻮ ﻗُﺮْ ﺁﻥٌ َﻣ ِﺠ ْﻴﺪ‬.‫ﻂ‬ َ ‫ِﺳ ْﺘ ُﺮ ْﺍﻟ َﻌﺮْ ِﺵ َﻣ ْﺴﺒ ُْﻮ ٌﻝ‬
َ ‫ َﻭ‬.‫ﻋ َﻠ ْﻴﻨَﺎ‬
Sitrul ‘arsyi masbulun ‘alaynaa, wa ‘ainulloohi nadhirotun ilaynaa, bi hawlillaahi la yuqdaru
‘alayna. Walloohu miwaroo-ihim muhiith. Bal Huwa Qur-aanum majiid. Fi lawhim
mahfuudh.
.
ً ‫ُ َﺧﻴ ٌْﺮ َﺣﺎ ِﻓ‬l‫ﻓﺎ‬
‫ﻈﺎ َﻭﻫ َُﻮ ﺍَﺭْ َﺣ ُﻢ ﱠ‬
َ‫ﺍﻟﺮﺍﺣِ ﻤِ ﻴْﻦ‬
Faalloohu khayrun haafidhoow wa huwa arhamur rohimiin (3x)
.
‫ﺼﺎﻟِﺤِ ﻴْﻦ‬ َ ‫ِﻱ ﻧ ﱠَﺰ َﻝ ْﺍﻟ ِﻜﺘ‬
‫َﺎﺏ َﻭﻫ َُﻮ َﻳﺘ ََﻮ ﱠﻟﻰ ﺍﻟ ﱠ‬ ْ ‫ﻲ ﷲُ ﱠﺍﻟﺬ‬
َ ّ‫ﺍ ﱠِﻥ َﻭ ِﻟ ِﻴ‬
Inna waliyyi yalloohul ladzii nazzalal kitaaba wa huwa yatawallash shoolihiin (3x)
.
‫ﻋ َﻠ ْﻴ ِﻪ ﺗ ََﻮ ﱠﻛ ْﻠﺖُ َﻭﻫ َُﻮ َﺭﺏﱡ ْﺍﻟﻌَﺮْ ِﺵ ْﺍﻟ َﻌﻈِ ﻴ ِْﻢ‬
َ ‫ﻲ ﷲُ ﻵ ﺍِ َﻟ َﻪ ﺍِﻻﱠﻫ َُﻮ‬
َ ‫َﺣ ْﺴ ِﺒ‬
Hasbiyalloohu laa ilaaha illa huwa ‘alayhi tawakkaltu wa huwa robbul ‘arsyil ‘adhiim (3x)
.

4 of 5 04/05/2018, 10:31
Amalan Hizbu Bahar dilarang mengamalkan tanpa ijazahan dari mursyid https://www.facebook.com/notes/maung-bodas-siliwangi/amalan-hizb...

‫ﺴ َﻤﺂءِ َﻭﻫ َُﻮ ﺍﻟﺴﱠﻤِ ْﻴ ُﻊ ْﺍﻟ َﻌ ِﻠ ْﻴ ُﻢ‬ ِ ْ‫ﺷ ْﻲ ٌء ﻓِﻰ ﺍْﻻَﺭ‬


‫ﺽ َﻭﻻَ ﻓِﻰ ﺍﻟ ﱠ‬ ْ ‫ِﺑﺴ ِْﻢ ﷲِ ﺍﻟﱠﺬ‬
َ ‫ِﻱ ﻻَ ﻳَﻀ ﱡُﺮ َﻣ َﻊ ﺍﺳْﻤِ ِﻪ‬
Bismillahil ladzii la yadlurru ma’asmihi syay-un fil ardli wa laa fis-samaa-i wa huwas-sami’ul
‘aliim (3x)
.
َ‫ﺕ ﻣِ ْﻦ ﺷ ِ َّﺮ َﻣﺎ َﺧ َﻠﻖ‬
ِ ‫ ﺍﻟﺘﱠﺂ ﱠﻣﺎ‬n ِ ‫ﺃَﻋ ُْﻮﺫَ ِﺑ َﻜ ِﻠ َﻤﺎ‬
ِ‫ﺕ ﱠ‬
A’udzu bi kalimatillahit-taammati min syarri maa kholaq (3x)
.
ِ ‫ِ ﺍﻟ َﻌ‬l‫َﻭﻻ َﺣ ْﻮ َﻝ َﻭﻻَ ﻗُ ﱠﻮﺓ َ ﺇﻻَ ِﺑﺎ‬
‫ﻠﻰ ﺍﻟ َﻌﻈِ ِﻴﻢ‬
Wala hawla wala quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim (3x)
.
‫ﻭﺻﻠﻰ ﷲ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭ ﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ‬
Wa shallaalloohu ‘alaa sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallaam.
.
Nasab silsilah Beliau : Sayyidina Imam Abdullah bin Abdul Jabbar bin Tamim bin Harmuz
bin Hatim bin Qushoy Yusuf bin Yusya' bin Wardi bin Abu Baththal, bin Ali bin Ahmad, bin
Muhammad, bin Isa, bin Idris al-Mutsanna bin Umar bin Idris bin Abdullah, bin Hasan al-
Mutsanna bin Sayyidina Hasan bin Sayyidina Ali bin Abu Tholib wa Sayyidatina Fathimah az
Zahro' binti Sayyidina wa habibina wa syafi'ina sayyidina Nabi Muhammadin rosulillaahi
shollolloohu 'alaihi wa aalihi sallam.
.
Dilarang mengamalkan hizb ini tanpa ada talqin ijazahan lgsg dari mursyid, amalan
berbahaya bisa berdampak gila. Ini hanya saya buat untuk catatan saja. Wassallam Abdul
Qodir Al-Busthomi.

5 of 5 04/05/2018, 10:31