Anda di halaman 1dari 13

1. Peraturan Menteri Kesehatan tentang 5.

Sesuai standarisasi layak terbang, bagi


Persyaratan Kualitas Air Minum, yaitu : jemaah haji yang memiliki penyakit PPOK
Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2008 kriteria LAYAK TERBANG menurut IATA apabila
A. ditemukan kondisi :
B. Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2009 Hasil tes berjalan 50 m tidak dispneu
A. dan kondisi umum memadai
C. Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2010
Telah terjadi pemulihan total dari
B. eksaserbasi terakhir
D. Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2011
Tidak ada infeksi sebelum melakukan
E. Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2012 C. penerbangan

2. Salah satu tempat yang digunakan untuk D. Jawaban A, B, dan C salah semua
karantina dan pemberangkatan jama’ah calon Jawaban A, B, dan C benar semua
haji Indonesia dimasa lampau yang paling dekat E.
dengan ibu kota Jakarta adalah : 6. Masa operasional kedatangan jemaah haji
Pelabuhan Tanjung Priuk dari tanah suci
A.
A. Masa Operasional
B. Pulau Bidadari
B. Masa Embarkasi
C. Pulau Onrust
C. Masa Pemulangan
D. Pulau Seribu
D. Masa Debarkasi
E. Pulau Merauke
E. Masa Pemberangkatan
3. Apa Nama Bandara Internasional Jeddah
King Faath International Airport 7. Pernyataan yang tidak benar terkait Paspor:
A.
A. Dokumen resmi
B. Abdhullah Amir International Airport
B. Dikeluarkan pejabat yang berwenang
C. King Abdul Aziz International Airport
C. Memuat identitas pemegangnya
D. Amir Muhammad International Airport
D. Sebagai jaminan keamanan
E. King Abdullah International Airport
Digunakan untuk perjalanan antar
4. Tahun 2014 di Indonesia terdapat berapa E. negara
Embarkasi Induk dan Embarkasi antara :
8. Yang bukan daerah kerja selama operasional
12 Embarkasi Induk, dan 4 Embarkasi
A. kesehatan haji:
antara
13 Embarkasi Induk dan 4 Embarkasi A. Madinah
B. antara
B. Makkah
14 Embarkasi Indukl dan 3 Embarkasi
C. antara Jeddah
C.
13 Embarkasi Induk dan 3 Embarkasi
D. antara D. Riyadh
14 Embarkasi Induk dan 5 Embarkasi Makkah
E. antara E.

1
Lebih dari 14 hari setelah serangan
9. Kriteria jamaah haji yang ikut safari wukuf: terakhir dengan catatan kondisi stabil
Diusulkan oleh petugas kloter atas C. atau terdapat perbaikan disertai
A. dasar permintaan keluarga. pendamping
Jamaah yang di rawat di BPHI Lebih dari 24 hari setelah serangan
B. terakhir dengan catatan kondisi stabil
Jamaah yang dirawat di BPHI / sektor, D. atau terdapat perbaikan disertai
jamaah yang menderita penyakit / pendamping
C. masalah kesehatan yang ditentukan Lebih dari 28 hari setelah serangan
oleh tim seleksi safari wukuf. terakhir dengan catatan kondisi stabil
Jamaah yang di rawat di RSAS E. atau terdapat perbaikan disertai
D.
pendamping
E. Jamaah lansia dan risti.
13. Pimpinan dalam operasional kesehatan haji
10. Dalam Era Baru Penyelenggaraan Ibadah di lingkup Arab Saudi adalah
Haji yang akan segera dilaksanakan fokus Kepala Daerah Kerja
utama pembinaan kesehatan jemaah haji A.
dilakukan pada masa… B. Kepala Bidang Kesehatan

A. Pra embarkasi Kepala Seksi Kesehatan


C.
B. Di Arab Saudi Kepala Daerah Kesehatan
D.
C. Embarkasi Kepala Sub Seksi Kesehatan
E.
D. Debarkasi
14. Singkatan untuk Embarkasi Solo
E. Pra debarkasi SOC
A.
11. Tempat pemberangkatan dan
B. SUB
keberangkatan jemaah haji dari Tanah Air ke
Tanah Suci disebut: BTH
C.
A. Bandara
D. BPN
B. Embarkasi
E. PKY
C. Debarkasi
15. Petugas Kesehatan yang melayani jemaah
D. Kantor Kesehatan Pelabuhan haji selain petugas kloter adalah

Pelabuhan Udara A. PPIH bidang Perumahan


E.
B. PPIH bidang Kesehatan
12. Sesuai standarisasi layak terbang, bagi
jemaah haji yang memiliki penyakit stroke PPIH bidang Pelayanan
C.
kriteria TIDAK LAYAK TERBANG menurut IATA
apabila ditemukan kondisi : D. PPIH bidang Keagamaan
Serangan terakhir dalam waktu ≤ 14
A. E. PPIH bidang Rumah Sakit
hari
Serangan terakhir dalam waktu ≥ 14 16. Penyelenggaraan operasional haji mengikuti
B. hari tahun

2
A. Masehi D. Petugas Haji

B. Hijriyah E. Petugas Manasik

Kabisat 21. Jemaah haji yang kembali ke tanah air tidak


C. bersama Kelompok Terbangnya di sebut
D. Arab
A. Tanah Haram
E. Jawa Tablik
B.
17. Pelaksanaan Wukuf adalah di Taqlik
C.
A. Mina
D. Tanazul
B. Jeddah
E. BSSD
C. Makkah
22. Petugas Kesehatan yang melayani jemaah
D. Arafah haji selain petugas kloter adalah;

Musdalifah A. PPIH bidang Perumahan


E.
B. PPIH bidang Kesehatan
18. Sistem rujukan dalam pelayanan kesehatan
haji di Arab Saudi: PPIH bidang Pelayanan
C.
A. Sektor – Kloter – BPHI- RSAS
D. PPIH bidang Keagamaan
B. BPHI – Sektor – RSAS – Kloter
E. PPIH bidang Rumah Sakit
C. Kloter – Sektor – BPHI – RSAS
23. Lama waktu penerbangan dari Indonesia ke
D. RSAS – BPHI – Sektor – Kloter Arab Saudi, berkisar:

Sektor – BPHI – Kloter - RSAS A. 4 – 5 Jam


E.
B. 6 – 8 Jam
19. Sistem Informasiyang digunakan dalam
penyelenggaraan kesehatan haji disebut: 8 – 10 Jam
C.
A. Simpus
D. 12 – 14 Jam
B. Siskohatkes
E. 11 – 12 Jam
C. Sisfokes
24. Pemeriksaan kesehatan untuk jama’ah
D. Siskehatkes calon haji yang difasilitasi oleh pemerintah
sebanyak :
E. Infokes
A. 2 kali di Puskesmas 1 kali di RS
20. Petugas yang menyertai jamaah adalah :
B. 1 kali di Puskesmas 2 kali di RS
A. Petugas Kloter
C. 3 kali di Puskesmas 1 kali di RS
B. Petugas Non Kloter
D. 2 kali di Puskesmas 2 kali di RS
C. Semua petugas haji

3
E. 3 kali di Puskesmas 3 kali di RS E. Bangkok atau GMT+7

25. Penyelenggaraan Ibadah Haji dalam PP 29. Dimana saja lokasi visitasi yang bisa
Nomor 79 Tahun 2012, terdiri atas : dilakukan oleh TKHI terhadap jemaah haji :

A. Penyelenggara Ibadah Haji Reguler A. Selama di asrama embarkasi haji

B. Penyelenggara Ibadah Haji Khusus B. Di pesawat

C. Penyelenggara Ibadah Haji Umrah C. Selama di Arab Saudi (di pondokan)

D. A dan B benar D. Selama di asrama debarkasi haji

E. A, b dan c benar E. Jawaban a, b, c, dan d benar

26. Tindakan pertolongan untuk membebaskan 30. Kapan seorang TKHI menghentikan tindakan
jalan napas karena sumbatan total yang dapat bantuan pertolongan resusitasi jantung paru
dilakukan oleh TKHI untuk menolong jemaah (CPR) pada jemaah haji :
yang mengalami sumbatan jalan napas antara Apabila jemaah haji sadar atau ada
lain : A. respon
Heimlich manuever CPR dihentikan oleh TKHI jika sudah
A. B. ada bantuan datang
B. Abdominal thrust Jika TKHI sudah kelelahan dan CPR
terhadap jemaah sudah dilakukan
C. Chest trust C. dalam waktu yang lama (lebih dari 30
Back blows menit)
D.
Jika pada jemaah haji sudah ada tanda
E. Jawaban a, b, c, d benar D. – tanda pasti kematian
27. Sumbatan jalan nafas yang dapat dialami E. Jawaban a, b, c, d benar semua
oleh jemaah haji dapat terbagi menjadi : 31. Penerbitan International Certificate of
Sumbatan total Vaccination (ICV) oleh :
A.
A. Kantor Kesehatan Pelabuhan
B. Sumbatan parsial
B. Kantor Dinas Kesehatan Provinsi
C. Sumbatan absolute
Kantor Dinas Kesehatan
D. Jawaban a dan b benar C. Kota/Kabupaten

E. Jawaban a, b, c benar D. Kantor Kanwil Kementerian Agama

28. Pengaturan zona waktu pada Android E. Kantor Kementerian Kesehatan


menggunakan zona waktu:
32. Ibadah haji merupakan aplikasi untuk
A. Kairo atau GMT+2 Eropa Standard Time melaksanakan rukun Islam yang ke-5. Dalam
Kuwait atau GMT+3 Arabian Standard perjalanan dari Indonesia menuju dua tempat
B. Time suci yang berada di negara Arab Saudi
membutuhkan waktu ± 8 – 10 jam, sehingga
C. Dubai atau GMT+4 untuk menempuh perjalanan tersebut
Karachi atau GMT+5 membutuhkan fisik yang prima. Banyak
D. penyakit yang timbul akibat duduk terlalu lama

4
dalam pesawat, salah satu gejalanya adalah : Penyuluhan, konseling dan wawancara
Timbul beberapa jam setelah take off, kaki E.
oedema, nyeri pada kaki, kaki tampak kebiruan. 36. Menurut SKB 3 Menteri (Menteri Agama,
Tindakan Keperawatan apa yang dapat di Menteri Kesehatan dan Menteri Kesejahteraan
lakukan oleh petugas TKHI untuk mencegah Sosial) No.458 TAhun 2000, No 1652A/Menkes-
kasus diatas : Kessos/SKB/XI/2000 bahwa kriteria usia
Menggerak2kan kaki di tempat duduk kehamilan bagi calon jemaah wanita hamil yang
A. dengan mengayun atau diputar. dapat melaksanakan ibadah haji adalah :
Sekali-kali berdiri atau berjalan pada saat berangkat dari embarkasi
B.
usia kehamilan mencapai
C. Di pijat-pijat A. sekurangkurangnya14 (empat belas)
minggu dan sebanyak-banyaknya 26
D. Jawaban A dan B benar (dua puluh enam) minggu.
Jawaban A, B dan C benar pada saat periksa di puskesmas usia
E.
kehamilan mencapai
33. Sasaran visitasi yang dilakukan oleh TKHI B. sekurangkurangnya14 (empat belas)
dalam kloter meliputi : minggu dan sebanyak-banyaknya 26
Semua jemaaah haji dengan prioritas (dua puluh enam) minggu.
A. jemaah usia lanjut pada saat berangkat dari embarkasi
usia kehamilan mencapai
B. Jemaah risiko tinggi saja
C. sekurangkurangnya16 (empat belas)
Jemaah lanjut usia saja minggu dan sebanyak-banyaknya 24
C.
(dua puluh enam) minggu.
D. Jemaah yang sakit saja pada saat periksa di puskesmasi usia
kehamilan mencapai
E. Semua jawaban salah
D. sekurangkurangnya16 (empat belas)
34. Imunisasi yang wajib diberikan bagi jemaah minggu dan sebanyak-banyaknya 24
haji adalah : (dua puluh enam) minggu.
pada saat periksa di puskesmasiusia
A. BCG, DPT-HB, Polio, Campak kehamilan mencapai
Meningitis Meningokokus E. sekurangkurangnya14 (empat belas)
B. minggu dan sebanyak-banyaknya 28
C. Influenza (dua puluh enam) minggu

Pneumonia 37. Warga Negara Indonesia yang beragama


D.
Islam dan telah mendaftarkan diri untuk
E. MMR menunaikan Ibadah Haji sesuai dengan
persyaratan yang berlaku di sebut :
35. Methode pembinaan Individual meliputi :
A. Jemaah Haji
A. Pengobatan,
B. Jemaah Haji Mandiri
Pengobatan dan pemeliharaan
B. kesehatan
C. Jemaah Haji Resiko Tinggi
C. Penyuluhan dan konseling
D. Jawaban a dan b benar
Pengobatan, pemeliharaan kesehatan,
penyuluhan perorangan, konseling dan E. Semua pernyataan salah
D.
wawancara

5
38. Urutan untuk melakukan pertolongan dapat ditabulasi dan dihitung frekuensi
pertama oleh TKHI kepada jemaah haji yang distribusi kasusnya oleh TKHI berdasarkan
mengalami keadaan gawat darurat dapat karakteristik :
dilakukan pertolongan dengan urutan sebagai Orang
berikut : A.
A (Airway) – B (Breathing) – C B. Tempat
A. (Circulation) – R (Response) – D
(Danger) C. Waktu
C (Circulation) – B (Breathing) – A Jawaban a, b, c benar
B. D.
(Airway) – D (Danger) – R (Response)
D (Danger) – R (Response) – C E. Semua jawaban di atas salah
C. (Circulation) – A (Airway) – B
(Breathing) 42. Pemeliharaan kesehatan adalah :
D (Danger) – A (Airway) – B (Breathing) Upaya menjaga kemandirian kesehatan
D. A. jemaah haji dengan persiapan obat
– R (Response) – C (Circulation)
D (Danger) – A (Airway) – B (Breathing) Cara-cara konsultasi kesehatan
E. B. diperjalanan
– R (Response) – C (Circulation)
C. Asupan makan dan gizi
39. Yang termasuk dalam strategi kebijakan
nasional promosi kesehatan yang dapat Konsultasi dan bimbingan kesehatan
D.
diterapkan dalam pelaksanaan visitasi kepada
jemaah haji antara lain : E. Semua jawaban benar

A. Advokasi
43. Sasaran visitasi yang dilakukan oleh TKHI
Bina suasana dan gerakan dalam kloter meliputi :
B. pemberdayaan Semua jemaaah haji dengan prioritas
A. jemaah usia lanjut
C. Gerakan pemberdayaan
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih B. Jemaah risiko tinggi saja
D. Sehat (PHBS)
C. Jemaah lanjut usia saja
E. Jawaban a, b, c, d benar semua
D. Jemaah yang sakit saja
40. Timbulnya atau meningkatnya kejadian
E. Semua jawaban salah
kesakitan dan/atau kematian yang bermakna
secara epidemiologis pada suatu daerah dalam
44. Jenis pemeriksaan kesehatan jemaah haji
kurun waktu tertentu dan merupakan keadaan
dikelompokkan menjadi :
yang dapat menjurus pada terjadinya wabah,
Pemeriksaan dasar, pemeriksaaan
merupakan pengertian dari : A. penunjang dan pemeriksaan tambahan
A. Outbreak penyakit Pemeriksaan pokok, pemeriksaan
B. lanjut dan pemeriksaan khusus
B. Kejadian Luar Biasa (KLB)
Pemeriksaan primer, pemeriksaan
Wabah Penyakit C. sekunder dan pemeriksaan tertier
C.
Pemeriksaan phisik, pemeriksaan foto
D. Pandemi penyakit rontgen, dan pemeriksaan
D.
Epidemi penyakit laboratorium
E.
Pemeriksaan inti, pemeriksaan
41. Kejadian luar biasa yang terjadi di kloter E. tambahan

6
45. Identifikasi kasus penyakit yang dapat A. 13.00 WAS
dilakukan oleh TKHI antara lain dapat berasal
B. 14.00 WAS
dari :
Fasilitas kesehatan seperti pos C. 16.00 WAS
A. kesehatan kloter, poliklinik sektor,
BPHI, RS Arab Saudi D. 22.00 WAS

B. Kamar di pondokan jemaah haji E. 24.00 WAS


Sarana transportasi seperti pesawat
49. Tujuan visitasi yang dilakukan oleh TKHI
C. dan bus yang digunakan oleh jemaah
kepada seluruh jemaah haji antara lain :
haji
Terdeteksinya jemaah haji sakit secara
D. Jemaah yang sakit atau keluarganya A. dini untuk diobati, dirawat, dan dirujuk
Jawaban a, b, c, d benar Terbangunnya komunikasi antar
E. B. petugas di kloter
46. Tanda – tanda jemaah haji dalam keadaan Terbangunnya komunikasi antara
gawat darurat : C. jemaah dan petugas
Saluran pernafasan dan gangguan Jawaban a, b, c benar
A. D.
jantung
Gangguan jantung, pembuluh darah E. Semua jawaban salah
B. dan pembuluh nadi
50. Efek samping yang lazim terjadi yang perlu
Saluran pernafasan dan pembuluh
C. diketahui oleh perawat akibat pemberian obat
darah serta jantung
antikolinergic adalah:
Gangguan jalan nafas (airway),
gangguan ventilasi pernafasan A. Sakit kepala
D. (breathing) dan gangguan sirkulasi
B. Mulut dan tenggorokan kering
darah (circulation)
Semua jawaban di atas salah C. Mual
E.
47. Identifikasi kasus penyakit yang dapat D. Muntah
dilakukan oleh TKHI antara lain dapat berasal Benar semua
dari : E.
Fasilitas kesehatan seperti pos 51. Rukun Iman yang keempat adalah :
A. kesehatan kloter, poliklinik sektor, A. Iman kepada Rasul Allah
BPHI, RS Arab Saudi
B. Iman kepada Hari Akhir
B. Kamar di pondokan jemaah haji
Sarana transportasi seperti pesawat C. Iman kepada Qada dan Qadar

C. dan bus yang digunakan oleh jemaah Iman kepada Malaikat


haji D.

Jemaah yang sakit atau keluarganya E. Iman kepada Allah


D.
Jawaban a, b, c, d benar 52. The order of throwing jamarat in the
E.
tashreeq days :
48. Laporan dari kloter harus sudah sampai ke Jamrat Al ula- Jamrat Al wustha –
sektor maksimal pada jam: A. Jamrat Al aqabah

7
Jamrat Al Aqabah – jamrat Al Ula – 56. Hadits Riwayat Ibnu Majah : “barangsiapa
B. jamrat Al Wustha yang berwudu’ dirumahnya lalu mendatangi
Jamrat Al ula – Jamrat Al-Aqabah – masjid …………..’ dan bersolat di dalamnya,
C. Jamrat Al Wustha maka baginya seperti pahala mengerjakan
Jamrat Al Aqabah – Jamrat Al Wustha – umrah”. Masjid yang dimaksud diatas adalah :
D. Jamrat Al Ula Masjidil Haram
A.
Jamrat Al Wustha – Jamrat Al Ula -
E. Jamrat Al Aqabah B. Masjid Nabawi

53. Pengertian Hadits adalah : C. Masjid Quba

A. Ucapan Nabi Masjid Kucing


D.
B. Perbuatan Nabi Masjid Qishash
E.
C. Hukum Nabi 57. Yang termasuk rukun umrah adalah :
D. Hukum Islam A. Ihram, Tawaf, Tahallul
Segala perkataan (sabda), perbuatan Ihram,Tawaf,Sa’i,Tahallul,Tertib
dan ketetapan dan persetujuan dari B.
E. Nabi Muhammad SAW yang dijadikan C. Ihram, Sa’i, Tertib
ketetapan ataupun hukum dalam
agama Islam. D. Ihram, Tertib, Tahallul

54. Keberangkatan jemaah haji meninggalkan E. Ihram, Sa’I, Tahallul


mina lebih awal paling lambat sebelum
matahari terbenam tanggal 12 Dzulhijjah 58. Sebuah contoh peribadatan kepada Allah
disebut : SWT yang tidak pernah dilaksanakan dan
dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan
A. Nafar Awal pelakunya dapat terjebak dalam dosa dan
Nafar Tsani kesesatan, disebut :
B.
A. Taqiyyah
C. Nafar Akhir
B. Taqlid
D. Nafar Isaah
C. Tasyabbuh
E. Nafar Nusuk
D. Sunnah
55. Tawaf yang pertama kali dilakukan pada
saat pertama kali memasuki kota Makkah E. Bid’ah
adalah :
59. Tawaf perpisahan saat akan meninggalkan
A. Tawaf Ifadah kota Makkah dan kembali ke Tanah Air disebut
Tawaf Qudum :
B.
A. Tawaf Ifadhah
C. Tawah Wada
B. Tawaf Qudum
D. Tawaf Ramal
C. Tawah Wada
E. Tawaf Sunnah
D. Tawaf Ramal

8
E. Tawaf Sunnah A. Roudhah

60. Tawaf yang dilakukan setiap masuk ke B. Multazam


Masjidil Haram tanpa pakaian Ihram dan bukan
C. Maqom Ibrahim
dalam rangka Haji atau Umrah disebut :
Tawaf Ifadah D. Hijir ismail
A.
Tawaf Qudum E. Rokn al-Yamaani
B.

C. Tawah Wada 65. Jumlah putaran saat melakukan Ibadah


Tawaf adalah:
D. Tawaf Ramal
A. 5 Putaran
E. Tawaf Sunnah
B. 6 Putaran
61. Yang bukan termasuk rukun haji adalah :
C. 7 Putaran
A. Ihram
D. 8 Putaran
B. Thawaf

Melontar Jumroh E. 9 Putaran


C.
Wukuf 66. Miqat adalah : a. b. c. d. e.
D.
Batas waktu atau tempat untuk
E. Tahallul A. memulai ihram haji atau umrah.

62. Larangan – larangan dalam ihram adalah B. Tempat untuk memulai ihram haji.
sebagai berikut, kecuali : Waktu untuk memulai ihram haji
C. atau umrah.
A. Kawin
D. tempat untuk memulai ihram haji
B. Membunuh mahluk hidup
E. Bukan salah satu diatas
C. Bersisir

Memakai wangi - wangian 67. Bagi Jamaah Haji yang sudah berada di Kota
D. Makkah, salah satu tempat miqat untuk
E. Memotong kuku melaksanakan Haji atau Umrah adalah :

A. Bir Ali
63. Jamaah haji wajib membayar dam apabila
melaksanakan haji secara : Yalamlam
B.
A. Haji Ifrad Tan’im
C.
B. Haji Qiran dan Haji Ifrad Bandara King Abdul Aziz Jeddah
D.
C. Haji Tamattu dan Haji Ifrad Dzulhulaifah
E.
D. Haji Qiran
68. Persyaratan “mampu” untuk ibadah haji
E. Haji Qiran dan Haji Tamattu disebut:

A. Istitha’ah
64. The area between the pulpit and the tomb
of the prophet :

9
B. Sunnah B. Sunnah

C. Muasasah C. Bid’ah

D. Majemua’ah D. Thagut

E. Rukiyah E. Musyrik

69. Tempat yang berbentuk persegi dan 73. Pengertian dari Musyrik adalah :
berkubah kuning yang diyakini tempat berpijak Menyembah berhala
Nabi Ibrahim AS pada saat membangun Ka’Bah A.
disebut : Perbuatan mengesakan Allah SWT
B. sebagai dzat yang wajib disembah
A. Hijr Ismail
Perbuatan menyekutukan Allah SWT
Maqam Ibrahim C. sebagai Dzat yang wajib disembah
B.
D. Menyembah Thagut
C. Hajar Aswad
E. Menyembah Jin dan Syaitan
D. Rukun Yamani

Multazam 74. Mendahulukan umrah dari ibadah haji.


E.
Yaitu memakai ihram dari miqat dengan niat
70. Jama’ah calon haji Indonesia yang umrah pada musim haji, setelah tahallul,
berangkat pada gelombang I mengambil Miqat memakai ihram lagi dengan niat haji pada hari
dari : Tarwiyah disebut :
Qarnul Manazil ( AS SAIL ) A. Umrah
A.
Yalamlam ( AS SA’DIYAH ) B. Haji Ifrad
B.
Dzulhulaiafah ( BIR ‘ALI ) C. Haji Tamattu
C.
Tan’im D. Haji Qiran
D.
Ji’rona E. Haji
E.
71. Bangunan yang dikelilingi oleh Jamaah Haji 75. Miqat yang ditetapkan berdasarkan fatwa
pada saat melakukan ta’waf disebut : MUI adalah...
A. Ka’Bah Zulhulaifah
A.
B. Multazam Jeddah
B.
C. Hijr Ismail Bandara King Abdul Aziz Jeddah
C.
D. Masjid Quba Tan’im
D.
E. Masjidil Haram A, B, C Benar
E.
72. Memohon pertolongan kepada Kuburan 76. Laki-laki dalam Bahasa Arab :
orang – orang yang dianggap shaleh dianggap
perbuatan : A. Antum

A. Wajib B. Nahnu

10
C. Ana 80. ‘ Terminal Bus’ dalam Bahasa Arab :

D. Rijaalun A. Mitharun

E. Imraatun B. Maktabun

77. At the maktab 18 one congregation TKHI C. Kukhun


report to the officer. There is a hot friend, Mahatthatun
convulsions and screaming like a man D.
possessed. Then the officer leading the E. Suqun
congregation who are sick room. After
81. ‘ Bus’ dalam Bahasa Arab :
examination of the data obtained as follows
:The body temperature of 41o C, Blood A. Mahatthatun
pressure 130/80 mmHg, Pulls 92 x / mnt,
Breathing 22 x / mnt, Red and dry skin, B. Funduqun
Vomiting, Experiencing disorientation Then the Dukkanun
congregation was given help and treatment by C.
officers. The case of the above possibilities for D. Muharrikun
medical diagnosis is :
Mers (Middle East Respiratory E. Shunduuqun
A. Syndrome)
82. Hajj quota / Portion pilgrimage for each
B. Meningitis province is divided proportionally, calculating
how each province quota correct statement is:
C. Heat Stroke
A. 1/100 Muslim population
D. Frostbite
B. 1 Perdesi Muslim population
SARS (Severe Acute Respiratory
E. Syndrome) 1/1000 Muslim population
C.
78. “ Saya” dalam Bahasa Arab : 1 permil Muslim population
D.
A. Antum
E. Answers C and D right
B. Nahnu
83. ‘ Pimpinan’ dalam Bahasa Arab :
C. Ana Tabibun
A.
D. Rijaalun Shaidaliyyatun
B.
E. Imraatun Qaidun
C.
79. ‘ Dokter’ dalam Bahasa Arab : Doktorun
D.
A. Tabibun
E. Mudirun
B. Shaidaliyyatun
84. “ Perempuan” dalam Bahasa Arab :
C. Qaidun Antum
A.
D. Doktorun Nahnu
B.
E. Mudirun

11
C. Ana E. Thariiqun

D. Rijaalun 87. Mandatory Vaccination Indonesian


government enacted for prospective pilgrims or
E. Imraatun
Umrah pilgrims candidate is :
85. The Ministry is involved in organizing the A. Influenza
pilgrimage is, unless:
B. Cholera
A. The Ministry of Religion
C. Meningitis
B. Ministry of Health
D. Hepatitis B
C. The Ministry of Transportation
The Ministry of Justice and Human E. Answers A and B are true
D. Rights
88. ‘ Asrama Haji’ dalam Bahasa Arab :
E. The Ministry of Education
A. Mitharun Hajja
86. ‘ Alamat’ dalam Bahasa Arab : Maktabun Hajja
B.
A. Unwaanum
C. Tsuknatun Hajja
B. Dukkanun
D. Mahatthatun Hajja
C. Maktabun
E. Suqun Hajja
D. Suqun

91. “ Laki-laki” dalam Bahasa Arab : Shihhatun


A.
A. Antum
B. Tuwuffiya
B. Nahnu
C. Maridlun
C. Ana
D. Syufiya
D. Rijaalun
E. Sehattun
E. Imraatun
94. ‘ Apoteker’ dalam Bahasa Arab :
92. Karantina dalam Bahasa Arab : Tabibun
A.
A. Mahjarun
B. Shaidaliyyatun
B. Mustassyfa
C. Qaidun
C. Funduqun
D. Doktorun
D. Tsuknatun
E. Mudirun
E. Mitharun
95. ‘ Jalan’ dalam Bahasa Arab :
93. ‘ Sakit’ dalam Bahasa Arab : Unwaanum
A.

12
Dukkanun Impaired skin integrity b / d
B. D. immobilization
C. Maktabun Changes in tissue perfusion b / d
E. dehydration
D. Suqun
98. “ Kamu” dalam Bahasa Arab :
E. Thariiqun
A. Antum
96. In implementing the standing at midday
B. Nahnu
prayers and Asr Arofah should merge into one
time. Does the term before staying the Ana
C.
execution of the time:
D. Rijaalun
A. Sholat Jama' Taqdim
E. Imraatun
B. Sholat Jama' Taqdim and Qasar

Sholat Qasar 99. There are several ways pilgrimage which all
C.
have different implementation techniques.
D. Sholat Jama' Ta'khir and Qasar Average of Indonesian pilgrims to follow the
way in which
E. Sholat Jama' Qasar
A. Hajj Tamattu'
97. At the maktab 18 one congregation TKHI
B. Hajj Qiran
report to the officer. There is a hot friend,
convulsions and screaming like a man Hajj Ifrad
C.
possessed. Then the officer leading the
congregation who are sick room. After D. Hajj Ihram
examination of the data obtained as follows
:The body temperature of 41o C, Blood E. Hajj Thawaf
pressure 130/80 mmHg, Pulls 92 x / mnt,
100. ‘Wafat’ dalam Bahasa Arab :
Breathing 22 x / mnt, Red and dry skin,
Vomiting, Experiencing disorientation Then the A. Shihhatun
congregation was given help and treatment by
officers. From these cases the actual nursing B. Tuwuffiya
diagnosis is : Maridlun
C.
A. Hipertermi b / d process of infection
D. Syufiya
B. Disorders of fluid balance b / d vomit
E. Sehattun
Lack of knowledge b / d the lack of
C. information

13