Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL

SEMINAR GIZI

“ATASI MASALAH GIZI REMAJA”


Sabtu/27 Februari 2016 di STIKes Tuanku Tambusai diselenggarakan dalam
rangka Hari Gizi Nasional 2016
LATAR BELAKANG KEGIATAN

Remaja merupakan generasi penerus bangsa, karena ditangan merekalah


nantinya nasib bangsa ini ditentukan. Untuk itu perlu diupayakan pemberian
makanan bergizi agar terwujud anak yang sehat, kuat dan cerdas. Generasi yang
sehat, kuat dan cerdas merupakan modal untuk dapat bersaing ditingkat
internasional (Depkes RI 2009a). Investasi gizi biasanya difokuskan pada kelompok
yang rawan terhadap masalah kekurangan atau kelebihan gizi salah satunya Remaja.
Depkes RI (2009a) menyebutkan bahwa masalah gizi remaja berakibat lanjut
terhadap masalah gizi pada kelompok usia dewasa. Perbaikan gizi remaja bukan
berarti hanya menangani masalah gizi remaja saja tetapi juga meningkatkan status
gizi kelompok usia lainnya. Berdasarkan Riskesdas (2013) menyatakan bahwa
masalah gizi pada usia remaja yang dihadapi di Indonesia adalah gizi ganda
(kekurangan dan kelebihan gizi).
Riskesdas (2013) secara nasional menunjukkan prevalensi stunting
(kependekan) pada remaja Indonesia mencapai 31,2 persen. Apabila dibandingkan
dengan batas masalah gizi masyarakat yang ditetapkan WHO yaitu 20 persen maka
masalah remaja pendek termasuk masalah gizi masyarakat. Kependekkan
berimplikasi sangat besar dengan menyumbang 72 persen kasus berat badan kurang
dan 63 persen kasus kelebihan berat badan, maka Depkes RI (2009a) menyatakan
bahwa stunting merupakan masalah gizi utama yang harus ditangani dalam rangka
menurunkan masalah gizi kurang dan kegemukkan. Masalah stunting tidak hanya
berdampak pada penampilan fisik yang lebih rendah dari normalnya tetapi lebih jauh
berdampak pada kecerdasan anak dan produktivitas di usia dewasa.
Riskesdas (2013) secara nasional menunjukkan prevalensi kekurusan pada
remaja Indonesia sebesar 8,9 persen dan prevalensi gizi lebih (kegemukan) masih di
atas prevalensi nasional. WHO (2010) dan Blum menyatakan bahwa penyebab utama
masalah gizi pada remaja stunting, kurus, dan obese yaitu perilaku manusia atau gaya
hidup dan genetik. Perilaku manusia atau gaya hidup terdiri dari pola konsumsi
pangan dan aktivitas fisik. selain itu Khomsan (2012) menyatakan bahwa masalah
gizi pada remaja stunting, kurus, dan kegemukan berhubungan langsung dengan
kuantitas dan kualitas makanan yang dikonsumsi. Kekurangan atau kelebihan gizi
akan dimenifestasikan dalam bentuk pertumbuhan yang menyimpang dari pola
standar.
Berdasarkan pertimbangan tersebut STIKes Tuanku Tambusai
menyelenggarakan Seminar Gizi dengan tema “Atasi Masalah Gizi Remaja”.

TUJUAN KEGIATAN

Adapun tujuan dari diadakannya kegiatan seminar gizi ini adalah:

1. Mensosialisasikan tentang masalah gizi remaja


2. Memberi informasi, menmgajak, mengingatkan dan mendorong para pelajar untuk
perbaikan gizi.

WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Kegiatan ini direncanakan pada:

Hari/tanggal : Sabtu/ 27 Februari 2016

Waktu : 08.30-09.30 WIB

Tempat : Aula STIKes Tuanku Tambusai


SASARAN KEGIATAN

Peserta atau sasaran kegiatan Seminar gizi ini sekitar 600 siswa dari sekolah
yang berminat ke STIKes TT Riau dari sekolah sebagai berikut:
1. SMAN 1 Bangkinang Kota
2. SMAN 2 Bangkinang Kota
3. SMAN 1 Bangkinang
4. SMAN 1 Salo
5. SMAN 1 Kampar
6. SMAN 1 Kampar Timur
7. PP Darun Nahda
8. SMAN 1 Kuok
9. MAN Kuok
10. SMAN1 Kampar utara
11. MAN Kampar
12. SMAN 1 XIII Koto Kampar
13. SMAN2 XIII Koto Kampar
14. SMAN 2 Kampar
15. PP Islamic Center
16. SMAN 3 Tapung
17. SMAN 1 Tapung
18. SMK PGRI Salo
19. SMAN 2 Tapung
20. SMAN 1 Koto Kampar Hulu
21. SMAN 2 Koto Kampar Hulu
22. SMKN 1 Bangkinang
23. SMA IT Bangkinang
24. SMAN 2 Kuok
25. MAS Al-Islam Rumbio
JADWAL KEGIATAN

Waktu Acara
08.30 - 08.45 Registrasi
08.45 – 09.30  Seminar Gizi
SUSUNAN TIM KEPANITIAAN
ANGGARAN DANA

Rp.

Jumlah Pengeluaran Rp.


PENUTUP

Demikian proposal ini sampaikan dalam rangka Seminar Gizi. Kami


memberikan kesempatan seluas-luasnya dan menaruh harapan kepada berbagai
pihak untuk menyukseskan ini.

Segala bentuk partisipasi untuk mensukseskan Seminar gizi akan sangat


dihargai dan diharapkan dapat memberikan sumbangan nyata dalam membangun
kemitraan gizi dan pangan untuk membantu mengatasi masalah gizi ganda di
Provinsi Riau.

Bangkinang, Februari 2015

Ketua Panitia
PROSEDUR PARTISIPASI

SISTEM PEMBAYARAN

Pembayaran dapat dilakukan secara tunai atau disetorkan melalui:

Contact Person :

Kesekretariatan :