Anda di halaman 1dari 12

Panduan & Tips Belajar USM STAN 2018

ARI CANDRA APRIL 30, 2018 60

FacebookTwitterWhatsAppLine
Tips dan Strategi untuk menghadapi ujian tertulis USM STAN. Lengkap dengan panduan belajar,
bedah materi, sampai pembahasan soal-soal tahun lalu.

Setiap tahun, jumlah pendaftar PKN STAN selalu menjadi salah satu yang terbanyak di antara
perguruan tinggi kedinasan atau bahkan perguruan tinggi umum. Berdasarkan data Panselnas
MenPAN tahun 2017 ini, jumlah pendaftar ke PKN STAN sejumlah 166.315 siswa dengan kuota
6.961 kursi. Artinya, cuma 4% pendaftar yang akan lolos! Dengan peminat dan persaingan
sebanyak itu, kamu dituntut meraih nilai setinggi-tingginya biar lolos.

Nah, dalam artikel ini aku akan mencoba mengupas tipe-tipe soal dalam USM STAN serta sedikit
tips agar mendapatkan nilai yang maksimal. Sebagai alumni STAN, aku juga akan berbagi
pengalaman khususnya ujian tahap I nya.

Selain itu, di artikel ini juga aku berikan link-link video dan artikel TPA dan TBI untuk bahan
belajar. Jadi aku saranin kamu bookmark artikel ini buat panduan belajar menuju USM
STAN 2018 nanti.

Buat kamu yang belum baca tentang seluk beluk perkuliahan di PKN STAN bisa baca artikel
berikut Seluk beluk perkuliahan di PKN STAN
SEKILAS TENTANG USM STAN 2018

Pada tahun 2018 ini, ada beberapa perubahan yang cukup signifikan pada USM STAN
dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu:

1. Ujian yang dulu menjadi ujian tahap pertama (TPA, TBI) serta SKD dilaksanakan sekali
waktu. Jadi ujian tertulis USM STAN 2018 akan mengujikan TPA, TBI, serta SKD.
2. Tes kesehatan dan kebugaran yang dulu buat semua jurusan, sekarang khusus buat yang
mengambil jurusan bea cukai.
Jadi pada tahun ini, apabila kamu mengambil jurusan non bea cukai, maka kamu cuma
menghadapi ujian tertulis aja yang dilaksanakan tanggal 27 Juni - 7 Juli 2018. Kalau kamu baca
artikel ini pada bulan April, harusnya cukup buat kamu buat nyiapin materi semuanya.

MATERI YANG DIUJIKAN DALAM UJIAN TERTULIS USM


STAN 2018

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini materi tes tertulis USM PKN STAN 2018 terdiri
dari:
1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dengan 100 soal yang dikerjakan dalam waktu 90 menit.
 Tes Intelegensi Umum (TIU),
 Tes Karakteristik Pribadi (TWK), dan
 Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
2. Tes Potensi Akademik (TPA), dengan perkiraan 50 soal.
3. Tes Bahasa Inggris (TBI), dengan perkiraan 30 soal.

Peseta dinyatakan lulus ujian tertulis USM STAN 2018 di atas apabila:

1. Memenuhi ambang batas SKD.


Ambang batas SKD untuk masing-masing bagian yaitu

Nilai Jumlah
Jumlah Nilai
Tes SKD Penilaian Ambang Minimal
soal Maks
Batas Benar

Tes Intelegensi 30 Benar +5, 150 80 16


Umum (TIU) Salah/kosong 0

Tes Wawasan 35 Benar +5, 175 75 15


Kebangsaan (TWK) Salah/kosong 0

Tes Karakteristik 35 Tiap pilihan 175 143


Pribadi (TWK) ganda, ada skala
5-4-3-2-1
Jadi kamu mesti memenuhi semua nilai minimal di masing-masing bagian SKD tersebut. Apabila
satu tes aja kamu kurang, maka kamu akan otomatis gugur dan PASTI ga diterima di USM
STAN.

2. Memenuhi ambang batas TPA dan TBI


Informasi resmi tentang TPA dan TBI hanyalah tentang ambang batas untuk TPA yaitu 67 dan
TBI yaitu 30. Belum ada informasi jumlah soal dan penilaian dalam TPA dan TBI ini. Dengan
informasi waktu pengerjaan ujian tertulis 150 menit, yang mana 90 menitnya untuk SKD, maka
tinggal sisa 60 menit untuk TPA TBI. Maka kemungkinan kecil jumlah soal TPA dan TBI akan
seperti tahun-tahun sebelumnya. Harusnya lebih sedikit. Kemungkinannta sebagai berikut:

Kemungkinan 1
PERKIRAAN PERKIRAAN Penilaian PERKIRAAN Nilai Ambang
Tes
Jumlah soal (seperti tahun lalu) Nilai Maks Batas RESMI

TPA 50 Benar +4 200 67

TBI 30 Benar +4 120 30


Kemungkinan 2
PERKIRAAN PERKIRAAN Penilaian PERKIRAAN Nilai Ambang
Tes
Jumlah soal (seperti TKD) Nilai Maks Batas RESMI
PERKIRAAN PERKIRAAN Penilaian PERKIRAAN Nilai Ambang
Tes
Jumlah soal (seperti TKD) Nilai Maks Batas RESMI

TPA 40 Benar +5 200 67

TBI 24 Benar +5 120 30


Apakah penilaiannya benar +4, salah -1 seperti tahun lalu? atau penilaian bakal sama seperti
SKD, benar +5, salah 0? atau ada kemungkinan lain? Sampai artikel ini ditulis belum ada info
resmi.

3. Berada di peringkat sesuai dengan kuota yang tersedia.


Pemeringkatan berdasarkan nilai TPA dan TBI. Jadi nilai SKD ga diperhitungkan dan baru
diperhitungkan apabila nilai TPA dan TBI peserta sama. Oleh karena itu, usahakan dengan sangat
nilai TPA dan TBI mu setinggi mungkin. Sedangkan nilai SKD, target utamanya adalah berada di
atas ambang batas penilaian.

PANDUAN BELAJAR TPA USM STAN DAN TIU SKD

Karena TPA USM STAN dan TIU SKD materinya hampir sama, maka kamu bisa
memperlajarinya sekali waktu. Berikut ini panduan belajarnya:

1. Panduan belajar kemampuan verbal


a. Sinonim, Antomin dan Kosa kata
Dalam mengerjakan sinonim, antonim, dan kosa kata, it's OK kalo kamu banyak yang kesulitan
dengan kosa-kata yang muncul karena memang tingkat kesulitan kosa-katanya tinggi. Tapi
jangan sampe panik dan mati-matian menghafal kamus. Nah tapi gimana donk kalo banyak kosa
kata yang ga ngerti?

Tips klisenya sih ya banyak-banyak baca dari sumber bacaan yang menggunakan Bahasa
Indonesia dengan baik, misalnya koran Kompas. Dengan banyak membaca, kamu akan ketemu
banyak kosa-kata baru. Trus kalo ketemu kosa-kata baru, jangan didiemin aja, tapi coba buka
KBBI."Ya tapi kan tesnya udah mepet, gimana donk?"
Berikut ini beberapa tips untuk mengerjakan soal sinonim, antonim, dan kosa kata:

1) Biasakan memahami makna suku kata


Biasanya sebuah kata terdiri dari gabungan beberapa kata atau imbuan. Misalnya nih
“nasionalisme”, terdiri dari kata “nasional” dan “isme”. Kalo kamu tau salah satu dari kata atau
imbuhan tersebut, itu akan membantmu buat menebak arti katanya. Misalnya lagi "tele-
phone", tele artinya jarak jauh, phone artinya suara. Trus bisa juga, tele-portasi, tele-gram, tele-
pati. Dari sebuah kata "tele" aja bisa membentuk beberapa kata baru.
(Soal USM STAN 2015)

Kata tersebut terdengar asing banget nih dan jarang banget digunakan dalam kehidupan sehari-
hari. Tapi kalo kamu jeli, ada kata yang sering banget dipake banget yaitu “didak” yang sering
digabung menjadi “otodidak”. Nah kalau “otodidak” kamu pasti tau artinya kira-kira belajar
sendiri, dalam hal ini “oto” artinya sendiri. Dari sini aja lo udah bisa menebak kalau jawabannya
antara B dan D.
2) Gabungkan kata agar kamu dapet konteksnya
Kalo tips pertama, kita memecah katanya, kalo ini digabung dengan kata lain biar kita ngerti
konteksnya. Kamu pasti sering denger sebuah frase, entah dimana, tapi kamu ga tahu benar-benar
arti kata-katanya.

(Soal USM STAN 2015)

Frase yang sering banget melekat pada dengan “tandon” adalah “tandon air”. Tinggal dimasukkan
pilihan jawaban di atas dengan menjadi .... air. Nah yang paling sesuai dengan pengertian “tandon
air” yang selama ini kita pahami adalah barang tanggungan air / barang untuk menanggung air
(E).

3) Kembalikan ke makna bahasa asalnya


Beberapa kata dalam Bahasa Indonesia diserap dari bahasa asing. Kadang kita lebih tau arti kata
dalam Bahasa asingnya ketimbang arti kata setelah diserap menjadi bahasa Indonesia, terutama
kata yang berasal dari bahasa inggris.
(Soal USM STAN 2015)

Well, kalo dilihat sekilas, kata “adisi” terlihat sangat jarang dan asing digunakan dalam Bahasa
sehari-hari. Coba kira-kira, berasal dari kata apa sih “adisi” itu? Kalau kamu jeli, “adisi” berasal
dari kata “addition” atau bisa juga “additional”. Lihat suku kata “add” yang artinya tambah.
Jadi dengan cara ini kamu bisa menebak jawaban soal tersebut adalah C.
b. Analogi kata
Analogi kata adalah persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan. Dari dua atau lebih
kata yang diberikan pada soal, kita diminta untuk mencari pasangan (bisa lebih) kata yang
mempunyai hubungan yang sama dengan soal.

(USM STAN tahun 2011)

Jawaban yang tepat adalah (C) Cerita : Alur. Rona Menggambarkan wajah. Alur menggambarkan
cerita.

Tips mengerjakan soal seperti ini sih sering-sering berlatih soal biar kemampuanmu mengetahui
hubungan kata bisa lebih terasah. Kalo kamu udah ga ngerti salah satu kata dalam soal, misalnya
dalam soal di atas kamu ga ngerti apa itu "rona", mending di skip aja karena terlalu riskan buat
menebak-nebak analoginya.

c. Bacaan
Dengan mepetnya waktu pengerjaan, aku dulu baca soalnya baru nyari jawaban di bacaan. Misal
soalnya "ide pokok paragraf kedua" ya langsung aja baca paragraf keduanya, paragraf pertama
abaikan aja. Dengan begitu kamu bakal menghemat waktu dan energi.

Kamu bisa tonton video penjelasan dari Pak Kosim tentang bacaan dan teks berikut:

 Ide Pokok dan Kesimpulan Paragraf


 Pertanyaan Sesuai Bacaan
 Fakta dan Tanggapan dalam Teks
Selain beberapa tips di atas, kamu juga bisa baca Tips Mengerjakan Soal TPA Verbal SBMPTN
dari Panje berikut
 Tips Mengerjakan Soal TPA Verbal SBMPTN
Trus kamu juga bisa tonton video Sabda berikut

 Basic Verbal Skills


 Latihan soal Verbal
Setelah kamu cukup memahami materi TPA verbal di atas, kamu bisa mulai mengerjakan latihan
soal TPA verbal USM STAN berikut. Disitu udah tersedia pembahasannya juga.

 Soal USM STAN 2017 - Bahasa Indonesia


 Soal USM STAN 2017 - Verbal
 Soal USM STAN 2016 - Bahasa Indonesia
 Soal USM STAN 2016 - Verbal
 Soal USM STAN 2015 - Bahasa Indonesia
 Soal USM STAN 2015 - Verbal
 Soal USM STAN 2014 - Bahasa Indonesia
 Soal USM STAN 2014 - Verbal
2. Panduan belajar kemampuan Aritmatika, Logika dan Pola Barisan
a. Aritmatika
Aritmatika mendapat porsi yang cukup banyak dalam TPA USM STAN. Dibanding TPA
SBMPTN, tingkat kesulitannya sih menurutku masih sulit di STAN. Tapi secara umum, materi
nya udah pernah kamu dapetin waktu SMP atau SMA.

Untuk belajarnya, kamu WAJIB tonton semua video basic math yang dijelasin Sabda di sini:

 Introduction to Basic Mathematical Skills


 Mathematical Method and Postulates
 Algebra and Arithmetics - Teori
 Mathematical Modelling and Ratio - Teori
 Graphics - Teori
 Latihan soal aritmetika
Sedikit tambahan tips dariku dalam mengerjakan soal aritmatika khususnya USM STAN:

1) Kamu ga harus ngitung secara presisi


Beberapa soal USM STAN memang sengaja dibuat rumit, namun untuk mengetahui jawabannya,
sebenernya kamu ga mesti dapet jawaban secara presisi, karena kalo ngitung secara presisi, bakal
butuh waktu yg lama. Sedangkan di ujian ini, kamu mesti berpacu dengan waktu.

Contoh (soal USM STAN 2015)


Nah sekilas, soal itu terlihat rumit banget dikerjakan, padahal sebenernya soal itu bisa dikerjakan
dalam semenit, tapi ya gitu, jangan dihitung secara presisi pake pendekatan aja.

Jadi kira-kira jawabannya nilai p itu sama dengan 1,2 atau yang mendekati adalah pilihan
jawaban E, coba cek pake kalkulator

2) Hafalkan bentuk-bentuk pecahan / desimal


Ini ga hafalan rumus, tapi bentuk-bentuk pecahan/desimal aja. Beberapa bentuk pecahan yang
sebaiknya kamu hafal di luar kepala soalnya nanti akan sangat berguna untuk meningkatkan
kecepatan dalam mengerjakan soal.

Contoh:

Hasil dari 0,625 : 0,875 adalah...? (Soal USM STAN Tahun 2014)

Kalau kamu hafal bentuk pecahan di atas, soal ini sangat mudah dikerjakan. 0,625 = 5/8,
sedangkan 0,875 = 7/8. Jadi hasilnya 5/7

3) Pada dasarnya, hampir semua soal aritmatika USM STAN bisa dikerjakan dalam waktu
relatif singkat
Kalo lihat soal yang tampak njelimet di aritmatika STAN, kamu sebaiknya husnudzon kalo itu
sebenernya soal mudah.
Contoh (soal USM STAN 2016)

Contohnya soal di atas, tampaknya sih rumit dan butuh waktu lama, tapi sebenernya soal tersebut
bisa dengan cepat dikerjakan. Cek aja pilihan jawabannya, cantik semua angkanya.

 Penyebut --> 1,23 (0,77 + 1,23) - 0,23 (0,77 + 1,23) = (1,23 - 0,23) (0,77 + 1,23) = 1.2 = 2
 Pembilang --> 1,23 (1,23 + 1,77) - 0,23 (1,23 + 1,77) = (1,23 - 0,23) (1,23 + 1,77) = 1.3 = 3
Jadi jawabannya 2/3 (kalo kamu masih bingung, kamu bisa tonton video penjelasannya di sini)
b. Logika
Soal logika USM STAN terdiri dari soal logika proposisi dan logika analitik. Logika proposisi itu
isinya ada hubungan antara premis p dan q, negasi, hubungan jika-maka, hubungan semua-ada,
dan menarik kesimpulan dari premis yang udah disediain di soal. Banyak anak yang awalnya
nyepelein soal ini. Padahal kalo kamu ga paham teorinya, kemungkinan rawan terjebak.
Sedangkan logika analitik, kamu dikasih suatu bacaan dan ada beberapa pertanyaan yang
mengacu ke bacaan itu. Tapi sebelum kamu menjawab, kamu harus menganalisis dulu bacaannya.

Aku saranin banget kamu tonton semua video dan baca penjelasan tentang logika dari Sabda dan
Wilona berikut:

 Basic Thinking and Reasoning Skills


 Tips Belajar TPA Logika Proposisi SBMPTN
 Review Teori Logika
 Latihan Soal Logika
Sedikit tips untuk menjawab dengan menarik kesimpulan di soal tipe logika proposisi:

 Fokus ke premis yang sedang dibicarakan di soal


 Jangan berasumsi atau mengambil kesimpulan di luar premis yang dibicarakan
 Jangan mengaitkan premis dengan kehidupan nyata
Sedikit tips untuk menjawab soal logika analitik

 Baca bacaan yang dikasih, dan ubah ke dalam bentuk tabel/simbol;


 Pastiin tabel/simbol yang kamu bikin bener, jadi kamu gak perlu baca bacaannya berkali-
kali; dan
 Gunakan tabel/simbol yang kamu bikin untuk ngejawab soal berikutnya
c. Pola Barisan
Soal pola barisan USM STAN secara umum dibagi menjadi 3:

 Pola angka
 Pola huruf
 Pola gambar
Kalo analogi kata di bagian verbal, kamu dituntut memahami hubungan dari kata, kalo pola
barisan kamu dituntut menebak pola angka, huruf atau gambar yang ada di soal. Polanya itu kalo
buat angka, bisa pola selisih, pola loncat/ selang-seling, pola kuadrat, pola tingkat dua, pola
bilangan prima, dll.

Sama seperti analogi kata, di pola barisan ini aku saranin kamu banyak-banyak kerjain soal agar
instingmu dalam mengetahui suatu pola bisa meningkat.
 Latihan soal pola barisan
 Latihan soal pola gambar
Setelah kamu cukup memahami materi TPA Logika dan Aritmatika di atas, kamu bisa mulai
mengerjakan latihan soal TPA Logika dan Aritmatika USM STAN berikut. Disitu udah tersedia
pembahasannya juga.

 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2017


 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2016
 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2015
 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2014

PANDUAN BELAJAR TBI USM STAN

Secara umum, tingkat kesulitan TBI USM STAN di atas UN dan SBMPTN. Dari pengalamanku
ngadain TO USM STAN sampe puluhan kali, mayoritas anak yang mendapat nilai mati
karena kurang di TBI ini.
Jenis soal TBI USM STAN

1. Structure and written expression


2. Error Recognition
3. Reading Comprehension
Bagian Structure and written expression dan Error Recognition terdiri dari soal-soal grammar dan
vocabulary yang biasanya setara atau mirip dengan soal-soal TOEFL. Jadi lumayan banyak
materi di TBI yang ga diajarkan di SMA.

Nah untungnya Donna udah baik hati sekali bikin materi tambahan khusus TBI yang lengkap
banget untuk USM STAN ini.

 Materi bahasa inggris STAN


Kamu wajib banget tonton semua video materi di atas. Setelah belajar materi di atas, kamu bisa
kerjakan soal dan pembahasan TBI berikut

 Soal USM STAN 2017 - Bahasa Inggris


 Soal USM STAN 2016 - Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2015 - Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2014 - Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2013 - Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2010 - Bahasa Inggris
 Latihan Soal 1 - STAN
 Latihan Soal 2 - STAN
Kalo hasil latihanmu masih mepet nilai mati, aku saranin sih pas tes nanti kerjakan semua soalnya
aja. Meskipun kalo salah kemungkinan -1, tapi jauh lebih penting menghindari nilai mati dulu.
Strategiku dulu juga gitu. Aku merasa lemah di TBI, jadinya semua soal TBI aku kerjain,
sedangkan TPAnya usahain setinggi-tingginya nilainya.

Selain itu, karena soal-soalnya mirip TOEFL, kamu bisa juga belajar tambahan atau latihan dari
buku-buku TOEFL.
PANDUAN BELAJAR TWK SKD

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan
mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi

1. Pancasila,
2. Undang Undang Dasar 1945,
3. Bhineka Tunggal Ika serta
4. Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu mengenai sistem tata negara Indonesia, baik
pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan
Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, kemampuan peserta dalam
berbahasa Indonesia secara baik dan benar.
Untuk bahan belajarnya sih di zenius saat ini belum ada materi khusus SKD. Meskipun begitu,
untuk materi sejarah perjuangan bangsa, kamu bisa belajar dari video sejarah SBMPTN zenius.
Beberapa materi dari sumber lain yang bisa kamu gunakan sebagai bahan belajar:

 Timeline proses perancangan lambang garuda pancasila


 Rangkuman materi TWK

PANDUAN BELAJAR TKP SKD

Tes Karakteristik Pribadi dilakukan untuk mengetahui kepribadian peserta pada 11 (sebelas)
karakteristik, yang terdiri dari

1. integritas diri,
2. semangat berprestasi,
3. orientasi pada pelayanan,
4. kemampuan beradaptasi,
5. kemampuan mengendalikan diri,
6. kemampuan bekerja mandiri dan tuntas,
7. kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan,
8. kemampuan bekerja sama dalam kelompok,
9. kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain,
10. orientasi kepada orang lain serta
11. kreativitas dan inovasi.
Berikut ini contoh soal TKP:

Saya telah mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan presentasi di kantor besok pagi.

 A. Saya yakin besok presentasi saya berjalan dengan baik, namun saya tetap mempersiapkan
dengan maksimal.
 B. Meski begitu saya cemas kalau-kalau ternyata besok presentasi saya kurang lancar
 C. Saya pasrah jika ada kendala
 D. Tak mungkin presentasi saya tidak lancar
 E. Tapi Mungkin saja presentasi saya terganggu hal lain
Penilaian di TKP berdasarkan skala, ga ada jawaban benar-salah, tapi jawaban paling baik dan
tidak baik. Jawaban yang paling baik nilainya 5 hingga jawaban yang paling tidak baik nilainya 1.
Oleh karena itu, usahakan menjawab berdasarkan 11 karakteristik di atas.

***