Anda di halaman 1dari 20

Praktikum Optimasi

Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)


Kelompok 6

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ............................................................................................................ i

DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. iii

DAFTAR TABEL .................................................................................................. iv

BAB I ...................................................................................................................... 1

PENDAHULUAN .................................................................................................. 1

1.1 Latar Belakang........................................................................................ 1

1.2 Perumusan Masalah ................................................................................ 3

1.3 Tujuan Praktikum ................................................................................... 3

1.4 Alat dan Bahan ....................................................................................... 4

1.5 Metodologi Praktikum ............................................................................ 4

1.5.1 Flowchart Praktikum .................................................................... 4

1.5.2 Penjelasan Flowchart .................................................................... 6

BAB II ..................................................................................................................... 7

BAB III ................................................................................................................... 8

3.1 Pengumpulan Data ................................. Error! Bookmark not defined.

3.2 Pengolahan Data Menggunakan Metode-metode Transportasi ..... Error!


Bookmark not defined.

3.2.1 Metode Northwest Corner ............ Error! Bookmark not defined.

3.2.2 Metode Least Cost ........................ Error! Bookmark not defined.

3.2.3 Metode Vogel’s Approximation .... Error! Bookmark not defined.

3.3 Perhitungan Uji Hipotesis Menggunakan SoftwareError! Bookmark


not defined.

BAB IV ................................................................................................................... 9

4.1 Analisa Data Menggunakan Metode-metode Transportasi .................... 9

4.1.1 Analisa Metode Northwest CornerError! Bookmark not


defined.

Program Studi Teknik Industri


i
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

4.1.2 Analisa Metode Least Cost .......... Error! Bookmark not defined.

4.1.3 Analisa Metode Vogel’s ApproximationError! Bookmark not


defined.

4.2 Analisis Perhitungan Menggunakan Software........................................ 9

4.3 Analisa Perbandingan Perhitungan Manual dan Software ................... 13

BAB V................................................................................................................... 14

5.1 Kesimpulan ........................................................................................... 14

5.2 Saran 14

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 15

Program Studi Teknik Industri


ii
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Flowchart Praktikum........................................................................... 5

Gambar 3.1 Tahap Pertama POM QM ................... Error! Bookmark not defined.

Gambar 3.2 Tahap Kedua POM QM ..................... Error! Bookmark not defined.

Gambar 3.3 Tahap Ketiga POM QM ..................... Error! Bookmark not defined.

Program Studi Teknik Industri


iii
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Northwest Corner................................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 2.2 Least Cost............................................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 2.3 Vogel’s Approximation .......................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 2.4 Steeping Stone ........................................ Error! Bookmark not defined.

Tabrl 2.5 Penugasan ............................................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 2.6 Contoh 2 Penugasan ............................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.1 Kapasitas Penyimpanan di Silo (dalam satuan truk)Error! Bookmark


not defined.

Tabel 3.2 Permintaan Pengilingan di Pabrik (dalam satuan truk).................. Error!


Bookmark not defined.

Tabel 3.3 Ongkos Angkut Truk (dalam $) ............. Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.4 Tabel Alokasi ......................................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.5 Metode Northwest Corner Iterasi 1 ....... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.6 Metode Northwest Corner Iterasi 2 ....... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.7 Metode Northwest Corner Iterasi 3 ....... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.8 Metode Nothwest Corner Iterasi 4 ......... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.9 Metode Northwest Corner Iterasi 5 ....... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.10 Metode Northwest Corner Iterasi 6 ..... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.11 Least Cost Iterasi 1 ............................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.12 Least Cost Iterasi 2 ............................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.13 Least Cost Iterasi 3 ............................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.14 Least Cost Iterasi 4 ............................... Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.15 Tahap Pertama Metode VAM .............. Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.16 Tahap Kedua Metode VAM ................. Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.17 Tahap Ketiga Metode VAM ................ Error! Bookmark not defined.

Tabel 3.18 Tahap Keempat Metode VAM ............. Error! Bookmark not defined.

Program Studi Teknik Industri


iv
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

Tabel 3.19 Tahap Akhir Metode VAM .................. Error! Bookmark not defined.

Program Studi Teknik Industri


v
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan meningkatnya persaingan dunia industri saat ini,
perusahaan dituntut untuk memiliki keunggulan kompetitif agar dapat
bertahan di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu cara yang
ditempuh adalah membuat perencanaan produksi dengan tepat. Perencanaan
produksi berhubungan dengan penentuan volume produksi, ketepatan waktu
penyelesaian dan utilisasi sumber daya yang tersedia. Dengan perencanaan
yang tepat, proses produksi dapat berjalan efisien dan efektif. Hal ini
berdampak pada peningkatan laba perusahaan.
PT. Tralala-trilili Tingkiwingki Aww merupakan perusahaan
manufaktur yang memproduksi mainan. Mainan yang diproduksi oleh
perusahaan tersebut terdiri dari dua jenis mainan yaitu mainan truk dan
mainan mobil sedan. Perusahaan tersebut harus mengoptimalkan produksi
berdasarkan sumber daya yang ada agar produk yang diproduksi tidak
kelebihan atau kekurangan sehingga perusahaan dapat memaksimal
keuntungan yang diperoleh. Namun demikian, perusahaan tersebut
mengalami permasalahan yaitu adanya ketidaksesuaian antara jumlah
produksi kedua jenis mainan dengan jumlah permintaan maupun penjualan di
pasar. Jumlah mainan yang diproduksi bisa lebih besar maupun lebih kecil
dari permintaan maupun penjualan. Jika memproduksi mainan lebih besar
dari jumlah yang diminta maupun terjual, maka perusahaan akan mengalami
kerugian karena produk tidak habis terjual dan mengalami penumpukan stok
digudang. Sedangkan jika produksi lebih sedikit, maka perusahaan juga
mengalami kerugian karena tidak bisa memenuhi permintaan pasar. Oleh
karena itu sebagai sarana pemecahan masalah yang akan membantu dalam
mengoptimalkan jumlah produksi berdasarkan sumber daya yang tersedia,
maka perlu dilakukan optimasi produksi.
Optimasi produksi pada PT. Tralala-trilili Tingkiwingki Aww
merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengoptimalkan jumlah
produksi masing-masing produk mainan agar dapat menggunakan sumber

Program Studi Teknik Industri


1
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

daya secara maksimal yang bertujuan untuk memaksimalkan atau


mengoptimumkan pendapatan perusahaan. Melalui optimasi ini diharapakan
hasil produksi dapat optimal dengan tidak terjadinya kekurangan maupun
kelebihan produksi. Penyelesaian masalah tersebut dilakukan menggunakan
Linear Programming. Adapun metode yang digunakan dalam Linear
Programming adalah metode Simpleks Big M. Metode tersebut dipilih karena
merupakan prosedur matematis berulang yang banyak diterapkan dalam
mengalokasikan sumber daya yang langka untuk memaksimumkan
keuntungan dan meminimumkan biaya.
Program linear merupakan model dari penelitian operasional (riset
operasi atau operation research) yang digunakan untuk memecahkan masalah
optimasi. Program linear ditemukan oleh George Dantzig yang
memformulasikan bentuk umum program linear ke dalam bentuk metode
simpleks. Dalam pemrograman linier variabel keputusan dan kendala dibatasi
bilangan riil, namun seringkali suatu keputusan menginginkan variabel
berupa bilangan bulat agar keputusan menjadi realistik, misalnya dalam
penghitungan jumlah optimal mainan yang harus diproduksi PT. Tralala-trilili
Tingkiwinki Aww, karena perusahaan tidak dapat memproduksi produknya
dalam bentuk setengah jadi. Solusi optimal yang berbentuk pecahan tidak
praktis bahkan mungkin tidak berarti. Untuk menyelesaikan masalah ini
digunakan pemrograman integer (Integer Programming) yang merupakan
bentuk lain dari pemrograman linier
Program integer (integer programming) adalah program linear dengan
penambahan batasan bahwa beberapa atau semua variabelnya harus bernilai
integer. Bukan tugas yang mudah untuk membulatkan nilai-nilai pecahan
variabel basis yang menjamin tetap memenuhi semua kendala dan tidak
menyimpang cukup jauh dari solusi bulat yang tepat. Oleh karena itu,
diperlukan prosedur yang sistematis untuk mendapatkan solusi optimal
terhadap masalah itu. Metode yang tepat digunakan untuk membulatkan nilai
pecahan variabel basis adalah metode Branch and Bound. Metode Branch
and Bound telah menjadi kode komputer standar untuk integer programming,
dan penerapan-penerapan dalam praktik menyarankan bahwa metode ini lebih

Program Studi Teknik Industri


2
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

efisien dibanding metode lainnya. Metode ini dapat diterapkan baik untuk
masalah pure maupun mixed integer programming.
Dengan demikian, metode yang tepat untuk menyelesaikan
permasalahan pada PT. Tralala-trilili Tingkiwingki Aww adalah metode Big
M dan dilanjutkan dengan metode Branch and Bound untuk mendapatkan
hasil optimum yang integer dalam produksi kedua jenis mainan dari
perusahaan tersebut. Selain itu, perusahaan juga menggunakan aplikasi
khusus yang dapat mengoptimalkan jumlah mainan yang harus diproduksi
yaitu menggunakan sofware POM-QM. Perusahaan akan mengumpulkan data
historis berupa ongkos, jumlah dan waktu produksi untuk kedua jenis mainan
yaitu mainan truk dan mainan mobil sedan, serta harga jual yang ditetapkan
untuk kedua jenis mainan tersebut. Berdasarkan pengumpulan data historis,
maka dilakukan pengolahan data menggunakan kedua metode yang telah
disebutkan sebelumnya dan menggunakan sofware POM-QM. Hasil
pengolahan data yang diperoleh, akan dianalisa dan dapat disimpulkan untuk
mendapatkan solusi dan keputusan yang tepat dalam mengoptimalkan jumlah
produksi mainan dan keuntungan yang diperoleh dari PT. Tralala-trilili
Tingkiwingki Aww.
1.2 Perumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari praktikum ini yaitu sebagai berikut:
1. Bagaimana menyelesaikan permasalahan nyata dengan menggunakan
linear programming?
2. Bagaimana cara pengolahan data dengan menggunakan software
berdasarkan model integer linear programming yang telah dibuat?
3. Bagaimana hasil keputusan dalam menyelesaikan permasalahan pada PT.
Tralala-trilili Tingkiwingki Aww berdasarkan solusi yang diperoleh?
1.3 Tujuan Praktikum
Adapun rumusan masalah dari praktikum ini yaitu sebagai berikut:
1. Mampu menyelesaikan permasalahan nyata dengan menggunakan metode
linear programming.
2. Mengetahui cara pengolahan data dengan menggunakan software
berdasarkan model integer linear programming yang telah dibuat.

Program Studi Teknik Industri


3
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

3. Mampu membuat keputusan dalam menyelesaikan permasalahan pada PT.


Tralala-trilili Tingkiwingki Aww berdasarkan solusi yang diperoleh.
1.4 Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut:
1. Lembar Kerja digunakan untuk mencatat menyelesaikan permasalahan
yang diberikan menggunakan pengujian hipotesis.
2. Alat Tulis sebagai peralatan yang digunakan untuk mengerjakan
permasalahan berbentuk data yang diberikan menggunakan pengujian
hipotesis.
3. Kalkulator digunakan untuk menghitung suatu perhitungan tertentu.
4. Komputer digunakan untuk melakukan pengambilan data pada saat
praktikum.
5. Software Pendukung digunakan untuk melakukan pengambilan data dan
pengolahan data.
1.5 Metodologi Praktikum
Adapun metodologi dalam praktikum ini tersusun dalam flowchart yang
menjelaskan tentang langkah-langkah awal pengerjaan laporan praktikum
hingga akhir praktikum. Setelah menyusun flowchart praktikum, maka
diberikan penjelesan dari flowchart tersebut secara tertulis agar lebih mudah
dipahami.
1.5.1 Flowchart Praktikum
Adapun flowchart praktikum yang membahas mengenai langkah-
langkah pelaksanaan praktikum pengujian hipotesis yaitu sebagai
berikut:

Program Studi Teknik Industri


4
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

Mulai

Studi Literatur :
1. Transportasi
2. Model Matematis Model Transportasi
3. Metode-metode transportasi
4. Penugasan
5. Model Matematika Model Penugasan
6. Metode-metode Penugasan
7. Software POM - QM

Persiapan Alat dan Bahan :


1. Lembar Kerja
2. Alat tulis
3. Kalkulator
4. Komputer
5. Software Pendukung

Pengambilan data :
1. Data Kapasitas
2. Data Permintaan
3. Ongkos Angkut

Pengolahan data :
1. Metode Northwest Corner
2. Metode Least Cost
3. Metode Vogel’s Approximation
4. Model Transportasi menggunakan software

Analisa data :
1. Analisa Metode Northwest Corner
2. Analisa Metode Least Cost
4. Analisa Metode Vogel’s Approximation
5. Analisa Model Transportasi menggunakan
software

Kesimpulan dan Saran

Selesai

Gambar 1.1 Flowchart Praktikum

Program Studi Teknik Industri


5
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

1.5.2 Penjelasan Flowchart


Berdasarkan flowchart yang telah dibuat, maka penjelasan
praktikum kali ini yaitu sebagai berikut:
1. Studi Literatur
Pada studi pendahuluan hal-hal yang dilakukan yaitu praktikan
diharuskan untuk mengetahui dan memahami programa bilangan
bulat, klasifikasi programa bilangan bulat, jenis-jenis permasalahan
bilangan bulat, metode penyelesaian bilangan bulat, dan metode big
M.
2. Menyiapkan Alat dan Bahan
Sebelum pengambilan data, praktikan terlebih dahulu
menyiapkan bahan dan alat untuk mempermudah dalam
mempersiapkan pengambilan data. Adapun alat yang diperlukan
yaitu lembar kerja, alat tulis, kalkulator (alat penghitung), komputer,
dan software POM QM.
3. Pengumpulan Data
Setelah menyiapkan bahan dan alat dilakukan, maka dilakukan
pengambilan data, adapun data yang dikumpul adalah data jumlah
produk yang diproduksi dan waktu produksi untuk setiap produknya.
4. Pengolahan Data dan Analisa
Data yang telah dikumpulkan dan diperiksa kelengkapannya,
selanjutnya akan diteruskan ke tahap pengolahan data. Pada tahap ini
adalah melakukan beberapa perhitungan dengan menggunakan
pengolahan data secara manual yaitu metode simpleks dan branch
and bound, serta pengolahan data menggunakan software POM QM.
Hasil pengolahan data tersebut akan dianalisa untuk memperoleh
solusi yang tepat.
5. Kesimpulan dan Saran
Setelah langkah analisa dan intreprentasi data, selanjutnya
adalah menarik kesimpulan dan saran dari hasil praktikum model
linear programming yang telah dilakukan.

Program Studi Teknik Industri


6
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Program Studi Teknik Industri


7
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

BAB III
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Program Studi Teknik Industri


8
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

BAB IV
ANALISA DATA
4.1 Analisa Pengolahan Data Manual
Adapun analisa yang dilakukan berdasarkan pengolahan data manual
adalah analisa pengolahan data menggunakan linear programming dan
analisa pengolahan data menggunakan integer linear programming.
1. Pengolahan Data Menggunakan Linear programming
Pengolahan data secara manual menggunakan metode simplek Big
M didasarkan pada data historis dari perusahaan PT. Tralala-trilili
Tingkiwingki Aww yang meliput waktu, biaya, dan jumlah produksi dari
mainan truk dan mainan mobil sedan per minggunya, serta harga jual yang
ditetapkan untuk kedua jenis mainan tersebut. Seperti yang telah dijelaskan
sebelumnya bahwa perusahaan mainan ini ingin memaksimalkan laba
perusahaan dengan memproduksi produk mainan seoptimal mungkin
dengan menggunakan sumber daya yang ada secara maksimal. Oleh
karena itu, pada pengolahan data dengan metode Big M, fungsi tujuan
yang digunakan adalah keuntungan dari perusahaan Tralala-trilili
Tingkiwingki Aww yang diperoleh dari selisih antara harga jual dan biaya
produksi dari mainan truk dan mainan mobil sedan.
Selain itu, dalam mengoptimalkan jumlah produksi kedua mainan
dari perusahaan tersebut, diperlukannya data historis dari perusahaan yang
meliputi jumlah dan waktu produksi mainan agar dari data tersebut,
perusahaan dapat memperoleh jumlah produksi yang optimum untuk
masing-masing produk sehingga dapat menggunakan sumber daya yang
tersedia secara maksimal sesuai dengan tujuan dari perusahaan tersebut
yaitu memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, pada pengolahan data
dengan metode Big M, batasan yang digunakan adalah waktu dan jumlah
produksi dari masing-masing mainan dengan 2 variabel keputusan yaitu X1
(jumlah optimal dari mainan truk yang harus diproduksi per minggunya)
dan X2 (jumlah optimal dari mainan mobil sedan yang harus diproduksi per
minggunya). Dari fungsi tujuan dan batasan yang ditentukan, maka dapat
dilakukan pengolahan data menggunakan metode Big M. Prinsip kerja dari

Program Studi Teknik Industri


9
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

metode Big M adalah menambahkan big M dan artificial pada fungsi


tujuan serta menambahkan variabel slack dan artificial pada batasan-
batasan yang di telah ditentukan untuk mengubah persamaan awal menjadi
persamaan baku. Dari persamaan baku tersebut dapat dilakukan proses
iterasi sebagai langkah utama dalam memperoleh hasil simpleks yang
optimum.
Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh, dapat diamati bahwa
terdapat 4 iterasi yang telah diperoleh sesuai dengan langkah pengerjaan
yang sistematis dan tersusun pada pengolahan data untuk mendapatkan
hasil simpelks yang optimum. Adanya iterasi yang diperoleh menunjukkan
bahwa tiap iterasi masih terdapat angka yang bernilai negatif pada variabel
basis Z sehingga diperlukannya iterasi berulang-ulang secara bertahap agar
menghasilkan nilai variabel basis yang positif. Sebagai contoh, pada iterasi
2 (kedua) dapat diamati hasil pada variabel basis Z atau fungsi tujuan
masih bernilai negatif sehingga dapat dikatakan belum memperoleh hasil
yang optimum. Oleh karena itu, dilakukan lagi iterasi selanjutnya untuk
menghasilkan nilai positif. Pada iterasi terakhir yaitu iterasi 4
menunjukkan bahwa hasil pada variabel basis Z seluruhnya bernilai
positif, yang artinya pada iterasi 4 hasil simpleks yang diperoleh sudah
optimum. Oleh karena itu, dapat diperoleh hasil keuntungan yang akan
dicapai adalah ¥9333,3 dengan jumlah mainan truk yang harus diproduksi
per minggunya adalah 75 unit dan mainan mobil sedan sebanyak 139,58
unit.
Berdasarkan pada hasil akhir yang diperoleh, dapat diamati bahwa
hasil tersebut bernilai riil. Sementara itu, keputusan yang diinginkan dari
PT. Tralala-trilili Tingkiwingki Aww adalah keputusan yang bersifat
realistik, dalam arti bahwa hasil yang diperoleh harus bernilai integer,
karena pada dasarnya tidak ada keuntungan dan jumlah produksi dari suatu
perusahaan yang bernilai koma (riil) sehingga dilakukan integer
programming dengan metode Branch and Bound untuk memperoleh hasil
optimum yang integer.

Program Studi Teknik Industri


10
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

2. Pengolahan Data Menggunakan Linear Integer programming


Berdasarkan pada hasil dari linear programming dengan
menggunakan metode Big M telah dijelaskan sebelumnya bahwa
keuntungan dan jumlah produksi untuk kedua mainan yang diperoleh
bernilai koma (riil) sehingga tidak dapat dijadikan keputusan yang layak
untuk perusahaan Tralala-trililili Tingkiwingki Aww. Oleh karena itu,
hasil simpleks optimum yang diperoleh diolah menggunakan metode
Branch and Bound untuk mendapatkan hasil yang optimum.
Branching adalah langkah untuk membuat dua sub-persoalan.
Pencabangan dilakukan dengan cara memilih salah satu variabel dimana
nilai tersebut tidak memenuhi batasan integer. Sebagai contoh, pada
gambar 3.1 dalam pengolahan data branch and bound dapat diamati sub-
persoalan pertama memiliki dua variabel keputusan yaitu X1 dan X2. Nilai
X1 sudah bernilai interger yaitu 75, sedangkan nilai X2 bernilai riil yaitu
139,58. Oleh karena itu, pencabangan dilakukan untuk variabel X2 karena
variabel tersebut bukan nilai integer. Pencabangan dilakukan menjadi dua
cabang baru yaitu sub-persoalan kiri dan sub-persoalan kanan.
Bounding adalah langkah untuk menyelesaikan masing-masing sub-
persoalan dengan Pemrograman Linier relaksasi/mengabaikan batasan
integer. Dari hasil percabangan sub-persoalan yang diperoleh untuk
variabel X2, dapat diamati hasil sub-persoalan ruas kanan dikatakan tidak
layak. Hal ini dikarenakan nilai X1 yang diperoleh adalah 74,75. Hasil
tersebut kurang dari jumlah produksi yang ditetapkan perusahaan untuk
tiap minggunya yaitu 75 atau lebih dari 75. Oleh karena itu, hasil X1
tersebut tidak sesuai dan dianggap tidak layak sehingga tahap branching
atau pencabangan baru dilakukan pada sub-persoalan ruas kiri. Sebelum
melakukan pencabangan, kedua variabel dari sub-persoalan ruas kiri
diamati untuk memilih variabel mana yang harus diselesaikan terlebih
dahulu. Berdasarkan gambar 3.1, nilai X2 yang diperoleh adalah nilai
integer yaitu 139 dan nilai X1 yang diperoleh adalah nilai riil yaitu 75,35.
Hal ini menunjukkan bahwa variabel X1 melanggar batasan integer
sehingga dilakukan tahap branching untuk variabel X1.

Program Studi Teknik Industri


11
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

Tahap branching and bounching dilakukan secara berulang sesuai


dengan langkah pengerjaan yang telah dijelaskan sebelumnya sampai hasil
yang diperoleh seluruhnya bernilai integer dan maksimal sehingga hasil
tersebut dapat dikatakan optimum. Berdasarkan hasil akhir yang diperoleh
pada gambar 3.1, hasil optimum untuk variabel Z adalah 9310, variabel X1
adalah 75 dan X2 adalah 139. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan yang
telah ditentukan sebagai solusi untuk permasalahan PT. Tralala-trilili
Tingkiwingki Aww adalah jumlah optimum untuk mainan truk yang harus
diproduksi tiap minggunya yaitu 75 unit dan jumlah optimum untuk
mainan mobil sedan yang harus produksi yaitu 139 unit. Dengan demikian,
dari jumlah optimum produksi kedua jenis mainan yang ditentukan akan
diperoleh total keuntungan maksimal untuk perusahaan tersebut yaitu
¥9310.
4.2 Analisis Perhitungan Menggunakan Software
Pengolahan data menggunakan software POM QM dilakukan dengan
tujuan untuk memperoleh hasil optimum yang integer sehingga keputusan
yang dibuat sebagai solusi dari permasalahan PT. Tralala-trilili Tingkiwingki
Aww dapat bersifat realistik dan tepat. Persoalan yang akan diselesaikan
menggunakan software POM QM adalah persoalan mixed integer
programming. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan yang diharapkan
adalah hanya variabel-variabel tertentu saja yang bernilai integer sedangkan
sebagian yang lain tidak. Variabel-variabel tertentu yang harus bernilai
integer adalah variabel Z, X1, dan X2.
Berdasarkan hasil pengolahan data pada software POM QM dapat
diperoleh tabel hasil optimum untuk permasalahan PT. Tralala-trilili
Tingkiwingki Aww seperti yang telihat pada tabel 3.7 dan 3.8. Hasil
keputusan integer programming yang dilakukan pada software POM QM
adalah jumlah optimum untuk mainan truk yang harus diproduksi tiap
minggunya yaitu 75 unit dan jumlah optimum untuk mainan mobil sedan
yang harus produksi yaitu 139 unit. Dengan demikian, dari jumlah optimum
produksi kedua jenis mainan yang ditentukan akan diperoleh total keuntungan
maksimal untuk perusahaan tersebut yaitu ¥9310.

Program Studi Teknik Industri


12
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

4.3 Analisa Perbandingan Perhitungan Manual dan Software


Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode linear
programming dan integer linear programming secara manual maupun
menggunakan software, dapat diamati secara umum hasil yang diperoleh
sama. Hal ini menunjukkan bahwa pengolahan data yang telah dilakukan baik
itu secara manual ataupun menggunakan software sudah benar dan tepat.
Namun demikian, terdapat perbedaan antara pengolahan data secara manual
dan software yaitu pada pengolahan data secara manual diperlukan waktu
yang cukup lama dan berpikir secara kritis dan teliti untuk menyelesaikan
permasalahan yang ada berdasarkan pada langkah-langkah pengerjaan yang
sistematis dan tersusun menggunakan metode simpleks big M dan metode
branch and bound, sedangkan pengolahan data menggunakan software dapat
diperoleh hasil optimum secara otomatis dan terinci tanpa berpikir panjang
dan tidak menguras banyak waktu.

Program Studi Teknik Industri


13
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan

5.2 Saran
1. Lakukan studi litelatur yang berkaitan dengan transportasi dan penugasan
sebagai dasar dalam melakukan praktikum, agar mampu dan menguasai
prosedur pada praktikum transportasi dan penugasan.
2. Uji coba data dan hasil yang digunakan, untuk mengetahui hasil yang
didapatkan tersebut sudah tepat ataupun belum.

Program Studi Teknik Industri


14
Universitas Tanjungpura
Praktikum Optimasi
Modul 2 : Programa Bilangan Bulat (Integer)
Kelompok 6

DAFTAR PUSTAKA

Program Studi Teknik Industri


15
Universitas Tanjungpura