Anda di halaman 1dari 18

UJIAN GERIATRIC Angk.

2015
Palu, 29 Maret 2018

1. Laki-Laki 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pada persendian kaki.


Pemeriksaan kadar asam urat dalam darah diperoleh 9,0 g/dl. Pasien ini memiliki BB 75
kg dan TB 160 cm. tekanan darah 140/90 mmHg. Pasien ini mengalami peningkatan
asam urat dalam darah disebabkan oleh karena..
a. Gangguan metabolise pirimidin dalam tubuh
b. Gangguan metabolise purin dalam tubuh
c. Gangguan metabolise kreatinin dalam tubuh
d. Gangguan metabolise ureum dalam tubuh
e. Gangguan metabolise xanthin
2. Hasil laboratorium yang paling mungkin dijumpai pada analisis cairan sendi pada
penderita gout arthritis adalah..
a. Kristal monosodium urat
b. Kultur bakteri positif
c. Kultur bakteri negative
d. A dan B benar
e. A danC benar
3. Seorang wanita usia 60 tahun dengan kadar asam urat yang tinggi dalam darah, obat
pilihannya adalah..
a. NSAID
b. Celecoxib
c. Paracetamol
d. Allopurinol
e. Kortikosteroid
4. Seorang wanita usia 62 tahun dengan BB 65 kg dan TB 160 cm. saat ini mengeluh nyeri
di kedua lututnya. Nyeri dirasakan terutama setelah beraktifitas. Riwayat trauma
sebelumnya (-). Pada pemeriksaan lutut kiri ada nyeri serta krepitasi. Diagnosis pada
pasien ini adalah..
a. Ankilosing spindilitis
b. Osteoarthritis
c. Rheumatoid arthritis
d. Arthritis psoriasis
e. Arthritis gout
5. Pemeriksaan tambahan yang diperlukan pada pasien ini adalah …
a. CRP
b. Factor rheumatoid
c. Foto genu
d. C3 dan C4
e. Darah rutin
6. Yang paling mungkin factor resiko munculnya penyakit tersebut tadi pasien diatas
adalah..
a. Usia
b. Trauma
c. Kelemahan otot
d. Kekurangan gizi
e. Penyakit infeksi
7. Seorang laki-laki usia 60 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan nyeri dan
timbul benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan yang sudah diderita selama 3 bulan ini.
Pada pemeriksaan fisik tampak pangkal ibu jari kaki kanan tersebut nyeri bila digerakkan
serta pada sisi lateralnya terdapat benjolan dengan diameter 2 cm yang melekat pada
dasar. Pemeriksaan asam urat darah meningkat. Diagnosis keadaan diatas adalah..
a. Arthritis gout
b. Arthiritis rheumatoid
c. Sinovitis
d. Spondylitis ankylodia
e. osteoarthritis
8. Gambaran klinis yang bisa ditemukan pada pasien yang mengalami osteoporosis yaitu
nyeri tulang dengan deformitas tulang. Diagnosis osteoporosis ditentukan berdasarkan..
a. Foto rontgen tulang
b. Bone Mineral Densitu (BMD)
c. USG Muskuloskeletal
d. Arteriografi
e. CT Scan tulang
9. Yang termasuk satu dari 3 faktor acuan dasar dalam perespon obat pada pasien geriatric
yaitu :
a. Anamnesis detail pasien
b. Pemeriksaan fisis yang cermat
c. Patofisiologi dan diagnosis penyakit
d. Kondisi ekonomis geriatric
e. Toksikologi obat
10. Yang termasuk kriteria pokok penggunaan obat rasional yaitu
a. Polifarmasi
b. Dosis maksimal
c. Tepat waktu
d. Tepat dosis
e. Pengabaian efek samping
11. Penyataan yang benar tentang farmakokinetik adalah
a. Dosis yang terlau besar akan bersifat ttoksis
b. Dosis yang kecil akan sangat aman dan efektif
c. Membahas tentang kerja obat pada efektor
d. Kadar obat dalam plasma tidak harus selalu berada dalam jendela terapi
e. Perubahannya tidak dapat diukur dan diprediksi
12. Yang menjadi seimbang yang dinamis yaitu antara
a. Fraksi obat terikat dengan kadar obat plasma
b. Fraksi obat bebas dengan kadar obat plasma
c. Fraksi obat plasma dengan kadar intraseluler
d. Kadar obat plasma dengan fraksi obat bebas
e. Waktu paruh dengan kadar obat plasma
13. Yang benar tentang farmakodinamik pada geriatric yaitu
a. Respon seluler geriatric meningkat
b. Respon humoral geriatric meningkat
c. Peningkatan dapat diprediksi
d. Aliran darah dan filtrasi glomerulus menurun
e. Merupakan pengaruh obat terhadap tubuh melalui proses biokimiawi
14. Yang benar tentang obat yang bersifat inhibitor proses biokimiawi yaitu
a. Efeknya menurun
b. Seolah-olah terjadi peningkatan kepekaan farmakodinamik
c. Dosis yang besar akan mengakibatkan efek samping obat yang lebih besar
d. Efek farmamakologi obat dihambat
e. Pengaruh akan nyata bila homeostatis baik
15. Rasionalisasi obat pada geriatric yaitu
a. Obat yang diberikan hanya untuk mengurangi gejala
b. Diberikan walaupun ada keraguan
c. Apabila pemberian polifarmasi, proritas untuk mengurangi gangguan fungsional
d. Pemberian obat dimulai dengan dosis maksimal, kemudian diturunkan setelah
beberapa hari
e. Frekuensi pemberian disamakan 3x1 untuk semua obat untuk memudahkan
16. Yang benar untuk perubahan farmakokinetik obat pada geriatric yaitu
a. Penurunan filtrasi glomerulus sekresi tubular
b. Peningkatan massa hepar
c. Terjadi penurunan pH lambung
d. Peningkatan curah jantung dan sirkulasi splanik
e. Penurunan lemak tubuh dan alfa-1 asam glikoprotein
17. Yang benar untuk kriteria pokok penggunaan obat rasional adalah
a. Tidak memperhatikan social-ekonomi
b. Tepat reseptor
c. Tepat kontaindikasi
d. Tepat dosis
e. Tepat efek samping obat
18. Yang paling tepat untuk metabolism pada geriatric yaitu
a. Kapasitas fungsi hepar meningkat dan aliran darah meningkat
b. Eliminasi obat yang lebih cepat
c. Metaboslime obat di hepar berlangsung dengan katalis
d. Aktivitas enzim tidak dapat dirangsang oleh obat
e. Tidak dapat dihambat inhibitor
19. Perlu pengamatan dan penanganan yang tepat pada lansia resiko tinggi yaitu
a. Lansia usia 60-74 tahun dan hidup sendiri
b. Usia lanjut >80 tahun dan hidup sendiri
c. Lanjut usia > 90 tahun
d. Lansia usia 75-90 tahun yang tinggal di panti jompo
e. Lansia yang kehilngan pasangannya
20. Lansia sering sekali menderita osteoporosis tanpa disadari sehingga mudah mengalami
fraktur dengan atau tanpa trauma. Pencegahan agar lansia tersebut tidak mengalami
fraktur antara lain :
a. Intake kalsium secukupnya
b. Llatihan aerobic berat
c. Latihan keseimbangan
d. Latihan jalan tanpa alas kaki
e. Latihan squatting
21. Salah satu pencegahan agar lansia tidak mengalami diimensia adalah
a. Lansia membatasi aktivitas
b. Lansia melakukan kegiatan fisik dan mental
c. Lansia cukup melakukan aktifitas fisik dirumah saja
d. Lansia harus selalu dibantu kerabat
e. Lansia ikut posyandu lansia
22. Gangguan yang sering muncul pada lansia antara lain
a. Immobobility
b. Continensia
c. Instability
d. Impairment hearing & vision
e. Inanition
23. Peranan latihan fisik pada lansia yang benar, terukur dan teratur dari aspek biological
aging yaitu
a. Mempercapat proses biological aging
b. Meningkatkan biological aging
c. Menurunkan homeostatis
d. Memperlambat penurunan fingsi
e. Menstimulasi homeostatis
24. Manfaat aktifitas fisik dan latihan fisik pada lansia antara lain, kecuali
a. Mengendalikan berat badan
b. Mengendalikan kadar gula darah
c. Memperbaiki kadar kolestrol darah
d. Meningkatkan resiko jatuh
e. Mengontrol tekanan darah
25. Peranan aktifias fisik pada lansia terhadap kerja jantung dan pembuluh darah
a. Meningkatkan denyut nadi istirahat
b. Mengurangi pembentukan pembuluh darah kolateral
c. Menurunkan HDL
d. Atherosclerosis meningkat
e. Meningkatkan isi sekuncup jantung
26. Tahapan latihan pada lansia meliputi
a. Latihan jogging
b. Latihan berenang
c. Pemanasan dengan peregangan, latihan inti latiham endurance jantung-paru dan
pendiginan (warningdown) dengan peregangan
d. Latihan dengan beban yang berat
e. Pemenansan dengan latihan aerobic, latihan inti latihan endurance jantung-paru dan
pendinginan (warning down) dengan peregangan
27. Berikut ini yang merupakan factor resiko terjadinya osteoporosis anatara lain,kecuali
a. Wanita
b. Post menopause
c. Telat haid
d. Pertambahan usia
e. Factor genetik
28. Pernyataan dibawah ini merupakan tanda dan gejala osteoporosis, kecuali
a. Fraktur akibat energy yang besar
b. Fraktur vertebra
c. Hiperkyphosis
d. Lordotic curve flattening
e. Loss os stature
29. Pilihan terapi osteoporosis yang paling baik adalah
a. Suplemen kalsium
b. Vitamin D
c. Diphosphonate
d. Weightbearing exercise
e. Terapi estrogen
30. Fraktur yang sering terjadi pada osteoporosis
a. Fraktur distal radius
b. Fraktur vertebra
c. Fraktur collum femur
d. Fraktur pelvis
e. Fraktur humerus
31. Factor resiko utama terjadinya frakrtur collum femur pada usia >50 taahun adalah
a. Kelamin wanita
b. Post menopause
c. Osteoporosis
d. Kurang aktifitas fisik
e. Unsteady gait
32. Dibawah ini merupakan keadaan yang dapat dihubungkan dengan tingginya angka fraktur
collum femur, kecuali
a. Degenarasi macular
b. Inkontinensia urin
c. Gangguan keseimbangan
d. Hipertropi prostat
e. Penggunaan obat DM
33. Yang termasuk penuaan kulit secara intrinsic dibawah ini adalah
a. Merokok
b. Pola hidup tidak sehat
c. Neoplasma jinak
d. Gizi buruk
e. Pola makan yang tidak sehat
34. Salah satu tumor jinak yang dapat terjadi pada geriatric adalah
a. Keratosis seboroik
b. Karsinoma sel basal
c. Angiosarcoma
d. Psoriasis
e. Skin tag
35. Insiden tertinggi infeksi dermatofit pada usia lanjut adalah
a. Tinea kepitis
b. Kandidiasis
c. Tinea pedis
d. Onikomikosis
e. Ptyriasis versocolor
36. Bentuk selulitis yang palling sering pada geriatric adalah
a. Selulitis frontalis
b. Selulitis maksila
c. Seluliitis streptokokkus
d. Selulitis stafilokokkus
e. Selulitis orbital
37. Gangguan maturasi epidermis seperti produksi filagrin yang tidak adekuat dapat
meyebabkan keadaan dibawah ini
a. Likenifikasi
b. Infeksi bakteri
c. Dermatitis asteototik
d. Xerosis
e. Psoriasis
38. Menurut teori perkembangan,lansia pada usia lebih 65 tahun, berada pada fase
tahapanperkembangan, sebagai berikut :
a. Industry versus inferiority
b. Identity versus roll confusion
c. Generativity versus stagnation
d. Ego integrity despair
e. Generativity versus roll confusion
39. Tugas-tugas perkembangan lanjut usia menurut havighurs adalah sbb
a. Bersama pasangan membesarkan anak menuju kedewasaan
b. Mencapai tanggung jawab social dan warga Negara secara penuh
c. Mencapai dan mempertahnkan standar hidup ekonomis
d. Merealisasi waktu luang berorientasi keewasaan
e. Mempertahankan pengaturan hidup dan menemukan makna kehidupn

Soal 40-41
Seorang laki-laki, berumur 70 tahun, datang ke poli geriatric diantar anaknya dengan keluhan
bapaknya sulit diajak keluar rumah, karena merasa taka da kemampuan yang diandalkan untuk
berkarya. Status social baginya tidak ada arti lagi. Ia lebih baik menjalani sisa hidupnya dalam
kesendirian.
40. Apakah teori social proses menua yang tepat untuk menjalankan kasus di atas ?
a. Teori interaksi social
b. Teori kesinambungan
c. Teori perkembangan
d. Teori strafikasi usia
e. Teori penyesuaian individu dengan lingkungan
41. Teori social proses menua tersebut menjelaskan lansia sbb
a. Berjuang untuk mempertahankan perilakuk semasa muda
b. Bertindak pada sesuatu situasi atas dasar yang dihargai masyarakat
c. Berperilaku dan gaya hidup tidak berubah seperti dikehendaki ketika masih muda
d. Dapat melihat kebelakang dengan merasa puas dan penerimaannya terhadap hidup dan
kematian
e. Bersama masyarakat dalam suatu kohor social, biologi, dan psikologi sesuai strata usia
dan peran

Soal 42-43
Seorang laki-laki berumur 67 tahun, berkonsultasi di klinik geriatric dengan keluhan ia banyak
kehilangan aktifias yang dahulu di kerjakan karena tidak lagi diberi kepercayaan. Ia harus
menerima peran sebagai pengasuh cucu di rumah. Ia bisa menerima keadaan tetapi mengalami
kesulitan tidur.
42. Apakah teori social proses menua yang dapat menjelaskan kondisi kasus tersebut
a. Teori kesinambungan
b. Teori perkembangan
c. Teori strafikasi usia
d. Teori aktifitas
e. Teori interaksi sosial
43. Teori social proses menua tersebut menjelaskan lansia tentang
a. Berjuang untuk mempertahankan perikalu semasa muda dan kehilangan peran
menyebabkan rasa idak puas
b. Bertindak pada sesuatu situasi atas dasar yang dihargai masyarakat
c. Berperilaku dan gaya hidup tidak berubah seperti yang dikehendaki
d. Dapat melihat kebelakang dengan merasa puas dan penerimaan hidup dan kematian
e. Bersama masyarakat dalam suatu kohor social, biologi, dan psikologi sesuai strata usia
dan peran
44. Yang tidak termasuk teori biologi proses menua adalah sebagai berikut
a. Teori radikal bebas
b. Teori “immune deficiency”
c. Teori glikosilasi monnier
d. Teori reparasi DNA (Hart dan Setiow)
e. Teori mutasi DNA mitokondria (mtDNA)
45. Seorang perempuan berusia 66 tahun, datang ke puskesmas berkonsultasi karena ada
masalah stress. Sejak masih muda ia berkeinginan bila sudah pensiun, ia akan
melanjutkan hobi membuat kue menjadi kegiatan usaha yang menyenagkan. Namun saat
ini ia harus memilih antara menjalankan hobi usaha dan pulang mengikuti suami kerja
tani yang tidak sesuai keinginannya.
Apakah teori social proses menua yang tepat untuk kasus tersebut?
a. Teori penarikan diri
b. Teori strafikasii usia
c. Teori aktifitas
d. Teori interaksi social
e. Teori kesinambungan
46. Seorang ibu tua, berumur 82 tahun, dalam pertemuan lanjut usia menjelaskan bahwa ia
menjalankan kegiatan usaha yang menyenangkan. Namun saat ini ia sudah 5 tahun tidak
lagi melakukan praktek dokter karena merasa sudah tua. Ia akan focus menjalankan
kegiatan rohani. Ia bergairah melakukannya.
Apakah teori social proses menua yang menjelaskan keputusan ibu ini?
a. Teori interaksi social
b. Teori kesinambungan
c. Teori penarikan diri
d. Teori aktifitas
e. Teori strafikasi usia
47. Tugas-tugas perkembangan lanjut usia menurut Havighurst adalah sbb
a. Bersama pasangan membesarkan anak menuju kedewasaan
b. Mencapai tanggung jawab social dan warga Negara secara penuh
c. Mencapai dan mempertahankan standar hidup ekonomis
d. Merealisasi waktu luang berorientasi kedewasaan
e. Mempertahankan pengaturan hidup dan menemukan makna kehidupan
48. Seorang ibu berumur 72 tahun, berobat ke dokter umum karena mengalami kesulitan
tidur sejal satu bulan berakhir, ia sulit jatuh tidur dan terbangun pada malam hari. Ia
menjadi kuatir setiap malam, tidak bisa tidur lagi seperti hari-hari sebelumnya.
Apakah gangguan jiwa yang diderita pasien ini?
a. Gangguan anxietas
b. Gangguan demensia
c. Gangguan psikosis
d. Gangguan depresi major
e. Gangguan tidur
49. Seorang laki-laki tua berumur 80 tahun, mengalami sakit persendian pergelangan tangan
sejak 5 tahun terakhir, sakit teratasi bila tidur di ruangan tanpa AC. Dua tahun terakhir ia
sering cemas, gelisah, mudah tersingguang.
Apakah gangguan yang diderita laki-laki tersebut?
a. M… Cognitive Impairment (MCI)
b. Demensia Alzheimer
c. Demensia Seniliis (Age Associated Memori Impairment = AAMI)
d. Demensia Vascular
e. Pseuso Dementia

Soal 50-54
Pilihan jawaban yang benar di bawah ini :
A. Jika point 1,2,3 benar
B. Jika point 1,3 benar
C. Jika point 2,4 benar
D. Jika point 4 saja yang benar
E. Jika point 1,2,3,4 benar semua atau salah semua

50. Pernyataan yang benar untuk penuaan adalah..


1. Meliputi perubahan struktur dan fungsi organ
2. Diwariskan secara turun temurun
3. Akibat aktifitas radikal termasuk radikal bebas
4. Tidak dipengaruhi oleh factor lingkungan

51. Proses penuaan pada lensa mata berupa:


1. Katarak
2. Presbiopia
3. Daya akomodasi lensa mata menurun
4. Merupakan proses penumpukan protein dan makromolekul bila terakumulasi
52. Pernyataan yang benar mengenai AGEs:
1. Terbentuk dari proses glikosilasi non-enzimatik
2. Makromolekul
3. Pertautan glukosa dan protein
4. Menyebabkan elastis jaringan menurun bila terakumulasi
53. Perubahan pada organ mata akibat proses penuaan, KECUALI:
1. Kornea lebih berbentuk bola
2. Terjadi kekeruhan lensa
3. Meningkatnya ambang pengelihatan
4. Ukuran pupil membesar
54. Penurunan Vital Capacity pada proses penuaan disebabkan karena:
1. Menurunnya elastisitas paru
2. Menurunnya aktivitas silia
3. Jumlah alveoli berkurang
4. Reflex batuk menurun
55. Usia lanjut (elderly) berdasarkan definisi WHO adalah usia:
a. 60 tahun
b. >65 tahun
c. >70 tahun
d. >75 tahun
e. >85 tahun
56. Tipe hipertensi yang sering terjadi pada usia lanjut:
a. Hipertensi maligna
b. Hipertensi diastolic
c. Hipertensi sistolik terisolasi
d. White coat hypertension
e. Hipertensi ortostatik

57. Tekanan darah normal berdasarkan JNC 7:


a. 120/80 mmHg
b. ≥120/80 mmHg
c. ≤120/80 mmHg
d. <120/80 mmHg
e. <130/80 mmHg
58. Diagnosis hipertensi stage I, apabila tekanan darah:
a. Sistolik 120-139 mmHg atau diastolic 80-89 mmHg
b. Sistolik 140-159 mmHg atau diastolic 90-99 mmHg
c. Sistolik3 150 atau diastolic ≥100 mmHg
d. Sistolik3 160 atau diastolic ≥100 mmHg
e. Sistolik3 170 atau diastolic ≥100 mmHg
59. Perubahan pada anatomi katup jantung yang sering terjadi pada usia lanjut:
a. Regurgitasi mitral
b. Stenosis mitral
c. Regurgitasi aorta
d. Stenosis aorta
e. Regurgitasi
60. Gangguan irama jantung yang sering terjadi pada usia lanjut:
a. Complete heart block
b. Sick Sinus syndrome
c. Atrial fibrilasi
d. Semua benar
e. Semua salah
61. Perubahan fisiologi pembuluh darah pada usia lanjut:
a. Dinding pembuluh darah lebih elastis
b. Dinding pembuluh darah kurang elastis
c. Dinding pembuluh darah tidak berubah
d. Reflex untuk mempertahankan tekanan darah pada perubahan posisi lebih baik
e. Reflex untuk mempertahankan tekanan darah pada perubahan posisi tidak berubah
62. Obat yang mempunyai efek memperlambat denyut jantung:
a. Bisoprolol
b. Furosemid
c. Captopril
d. Nitrogliserin
e. Amlodipine
63. Penggunaan obat yang memerlukan monitoring terhadap hyperkalemia:
a. ACE-inhibitor
b. Calcium channel blocker
c. Beta-blcoker
d. Digoksin
e. Diuretic
64. Efek samping obat dibawah ini yang dapat menyebabkan hipovolemia:
a. ACE-inhibitor
b. Calcium channel blocker
c. Beta-blcoker
d. Digoksin
e. Diuretic
65. Target penurunan tekanan darah pada usia lanjut:
a. 120/80 mmHg
b. 130/90 mmHg
c. 140/90 mmHg
d. <140/90 mmHg
e. 150/90 mmHg
66. Pilihan terapi inisial antihipertensi pada usia lanjut tanpa adanya penyakit penyerta:
a. Captopril
b. Amlodipine
c. Hidroclorthiazid (HCT)
d. Furosemide
e. Diltiazem
67. Penunjang diagnosis yang digunakan untuk menegakkan diagnosis valvular disease adalah:
a. Echocardiografi
b. Elektrocardiografi
c. Pemeriksaan darah lengkap
d. Semua benar
e. Semua salah

68. Gambaran klinis infark miokard akut pada usia lanjut:


a. Sesak nafas
b. Nyeri dada
c. Mual dan muntah
d. Semua benar
e. Semua salah
69. Diagnosis atrial fibrilasi ditegakkan dengan menggunakan penunjang diagnosis berupa:
a. Echocardiografi
b. Elektrocardiografi
c. Pemeriksaan darah lengkap
d. Semua benar
e. Semua salah
70. Presentasi klinis penyakit jantung korener pada usia lanjut:
a. Rasa tidak nyaman di dada
b. Sesak saat aktivitas
c. Sesak saat emosi
d. Semua benar
e. Semua salah
71. Berkurangnya reflex untuk mempertahankan tekanan darah pada saat perubahan posisi pada
usia lanjut disebut:
a. Hipotensi
b. Hipotensi ortostataik
c. Hipertensi
d. Hipovolemia
e. Shock kardiogenik
72. Komplikasi atrial fibrilasi yang sering terjadi pada usia lanjut:
a. CHF
b. Stroke
c. Infark miokard akut
d. Complex heart block
e. Sick sinus syndrome
73. Terapi peripheral artery disease yang tidak boleh digunakan pada pasien CHF adalah:
a. Simvastatin
b. –
c. –
d. –
e. –
74. Pada usia lanjut golongan obat dibawah ini dapat menyebabkan keluhan pusing:
a. Calcium channel blocker
b. Diuretic
c. –
d. Semua benar
e. Semua salah
Soal 75-79
Seorang perempuan umur 65 thn dirawat dengan keluhan nafsu makan menurun, yang dialami
sejak 2 minggu yg lalu, dan semakin memburuk 3 hari terakhir, hingga dibawa ke RS. TTV: TD
110/70, nadi 96x, pernapasan 24x, suhu 36,3. antropometrik BBA 31, TB 147. Atrofi papil lidah.
pada kedua esktremitas tampak wasting, petting edema dorsum pedis.
75. Berapa IMT:
a. 17,5 Kg
b. 16,3 Kg
c. 15,5 Kg
d. 13,3 Kg
e. 14,3 Kg
76. Pad pemfis didapatkan edema dorsum pedis, salah satu tandanya adalah:
a. Hiporurisemia
b. Hipocloremia
c. Hipoalbuminemia
d. Hipokalsemia
e. Hiponatremia
77. Menurunnya metabolisme basal pd lansia disebabkan
a. Anoreksia
b. Cahexia
c. Lean body mass
d. Wasting
e. Faat-free mass
78. Penurunan aktivitas fisik dan penurunan jaringan massa otot mengakibatkan terjadinya
a. Defisiensi B12
b. Sarcopenia
c. Malnutrisi
d. Wasting
e. Cachexia
79. Atrofi papil lidah, merupakan pertanda adanya
a. Def. asam folat
b. Def. niasin
c. Def. riboflavin
d. Def. pyridoxine
e. Def. thiamin
Soal 80-88
Tn Indrus 70 thn berobat ke poli klinik gizi konsul dari penyakit dalam dengan DM2. dari
anamnesis didapatkan riwayat asupan makan yang tidak terkontrol. pemfis didapatkan postur
agak membungkuk, BB 62, pem. lab dalam batas normal kecuali GDP > 150.
80. Untuk menentukan tinggi badan Tn. Indrus dgn menggunakan
a. panjang lengan
b. LLA
c. tinggi lutut
d. panjang badan
e. bukan salah satu diatas
81. Edukasi gizi yg dianjurkan untuk Tn. Indrus berkaitan dgn penyakitnya
a. karbohidrat sederhana
b. karbohidrat kompleks
c. karbohidrat larut air
d. karbohidrat larut lemak
e. karbohidrat murni
82. Berapakah kebutuhan karbohidrat yg dianjurkan
a. 60-70%
b. 50-60
c. 45-50
d. 55-60
e. menghindari karbohidrat
83. Kebutuhan serat yg dianjurkan dalam 100g/hari
a. 5-15 gr
b. 10-20
c. 20-25
d. 25-35
e. 35-40
84. Pemberian tinggi lemak untuk memenuhi kebutuhan kalori Tn. Indrus sebaiknya berupa
a. margarine
b. keju
c. mentega
d. minyak zaitun
e. santan
85. Berdasarkan Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi, kebutuhan asam folat lansia pada pria:
a. <200 mcg/hari
b. 400 mcg/hari
c. 200 mcg/hari
d. 300 mcg/hari
e. >400 mcg/hari
86. Vitamin yang membantu proses metabolism dalam tubuh terutama pada lansia adalah:
a. Riboflavin
b. Tiamin
c. Niasin
d. Sianokobalamin
e. Pyridoxine
87. Kebutuhan kalsium pada lansia menurut AKG adalah:
a. 400 mg
b. 500 mg
c. 600 mg
d. 700 mg
e. 800 mg
88. Menurunnya sekresi pepsin dan enzim proteolitik mengakibatkan tidak efisiennya
penyerapan:
a. Karbohidrat
b. Lemak
c. Protein
d. Enzim
e. Mineral

89. Pernyataan yang benar tentang Inkontinensia urin:


a. Lebih banyak pada laki-laki daripada perempuan
b. Gejala utamanya adalah bocornya urin secara terus menerus
c. Nama lainnya adalah enuresis
d. Inkontinensia stress mengacu pada jenis inkontinensia karena lemahnya sphincter urethra
dan peningkatan tekanan intra abdomen
e. Urge incontinence adalah jenis incontinence terserng pada perempuan terutama
perempuan multipara
90. Pernyataan yang salah tentang urge incontinence:
a. Disebut juga reflex incontinence
b. Ditandai dengan gejala urgensi
c. Terjadi karena otot detrusor over aktif atau tidak stabil
d. Batuk atau tertawa bisa memacu terjadinya kebocoran urin
e. Kebocoran urin sering terjadi tiba-tiba saat terjadinya sensasi miksi yang hebat (urgency)
91. Yang menentukan jumlah kebocoran urin pada stress incontinence adalah:
a. Frekuensi miksi
b. Derajat urgensi
c. Tingkat pengisian/ volume urin dalam bladder
d. A dan B benar
e. A dan C benar
92. Kontraksi involunter otot detrusor pada kasus urge incontinence terjadi karena kerusakan
yang dapat terjadi pada:
a. Persarafan vesica urinaria dan otot detrusor
b. Urethra
c. Otot-otot dasar panggul
d. Otot-otot abdomen
e. Sphincter urethra
93. Jenis inkontinensia urine yang sering terjadi pada penderita pembesaran prostat jinak (BPH)
adalah:
a. Inkontinensia stress
b. Urge incontinence
c. Inkontinensia fungsional
d. Inkontinensia paradoksa
e. Mixed inkontinensia
94. Inkontinensia yang terjadi karena gangguan mobilisasi untuk mencapai tempat miksi adalah:
a. Inkontinensia fungsional
b. Inkontinensia overflow
c. Inkontinensia paradoksa
d. Inkontinensia stress
e. Mixed incontinence
95. Penyebab urge incontinence:
a. Cystitis
b. Multiple sclerosis
c. Stroke
d. Parkinson’s disease
e. Multipara
96. Perempuan 30 tahun dengan keluhan urine merembes terus, tanpa periode miksi normal.
Riwayat persalinan anak pertama dua bulan lalu dengan kala dua lama. Kemudian diagnosis:
a. True incontinence akibat fistula vesicovagina
b. Stress incontinence
c. Urge incontinence
d. Mixed incontinence
e. Overflow incontinence
97. Teori menjadi tua “genetic clock” terjadi pada
a. chromosom
b. sitoplasma
c. nucleus
d. semua benar
98. Pada mutasi somatic yang berperan adalah:
a. Exon
b. Intron
c. mRNA
d. DNA
e. Semua benar
99. Penyebab jatuh yang sering terjadi pada pasien geriatric:
a. Pengelihatan berkurang
b. Otot-otot mengecil
c. Vertigo
d. Demensia
e. Semua benar
100. obat-obat yang dapat menyebabkan jatuh pada pasien geriatric adalah, KECUALI:
a. Diuretic
b. Insulin
c. ACE inhibitor
d. Diazepam
e. Tolterodin