Anda di halaman 1dari 48

SEJARAH PERKEMBANGAN

PROSESOR DARI GENERASI KE


GENERASI
Jan15
1. Perkembangan Perosesor Dari Generasi ke-Generasi
Processor merupakan bagian sangat penting dari sebuah komputer, yang berfungsi
sebagai otak dari komputer. Tanpa processor komputer hanyalah sebuah mesin dungu yang
tak bisa apa-apa. Processor yang kita pakai saat ini sudah sangat cepat sekali. Tentu saja
untuk mencapai kecepatan sampai saat ini processor tersebut mengalami perkembangan.
Berikut perkembangan processor mulai dari generasi 4004 microprocessor yang di
pakai pada mesin penghitung Busicom sampai dengan intel Quad-core Xeon.
Perkembangan processor diawali oleh processor intel pada saat itu hanya satu² nya
microprocessor yang ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen
yang lain, sehingga user sudah bisa mendapatkan processor yang beragam.
a) GENERASI 1 (Processor 8088 dan 8086)

Gambar.1.1 Processor 8088 dan 8086


Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus
sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana
komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga
sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini.
8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit
yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada.
Sesungguhnya 8088 merupakan CPU 16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi
nama 8086SX. 8086 merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di keluarga ini.
b) GENERASI 2 Processor 80286

Gambar 1.2.Processor 80286


Prosesor 286 (1982) juga merupakan prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai
kemajuan yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock
ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286
menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6
MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan
diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT
(1984). Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode
perlindungan – mode kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan
virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking.
Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real mode / mode riil tanpa mere-
boot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu.
c) GENERASI 3 Processor 386 DX
Gambar.1.4 Processor 386 DX
Prosesor 386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari
titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat
386SX pertama-walaupun menerapkan mode 32 bit.
Prosessor ini dapat mengamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara
pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33
MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz.
386 mengenalkan mode kerja baru disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru
itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa
8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri. 80386 merupakan CPU pertama berunjuk
kerja baik dengan Windows versi- versi awal.
d) GENERASI 4 Processor 80486 DX

Gambar1.5 Processor 486 DX


Proseso 486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari
pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat,
lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan
486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math
coprocessor/prosesor pembantu matematis.Sebelumnya, math co-processor yang harus
dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.
e) GENERASI 5 Pentium Classic (P54C)
Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor
Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu
perintah tiap tik clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua
buah 486 dalam satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat
dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz.

1) Pentium MMX (P55C)

Gambar 1.6. Pentium MMX (P55C)


Pentium-pentium P55C diperkenalkan 8 Januari 1997. MMX merupakan kumpulan
perintah baru ( 57 integer baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit), yang menambah
kemampuan CPU tersebut. Perintah-perintah MMX dirancang untuk program-program
multimedia. Pemrogram dapat menggunakan perintahperintah ini dalam program-programnya.
Hal ini akan memberikan perbaikan dalam menjalankan program.
2) Pentium II

Gambar 1.7. Pentium II


Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor ini
mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagaian terdapat
perbaikan.
Pentium II diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :
 CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge
Contact Cartridge)
 Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6
GTL+.
 Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11)
 Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).
 Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi).
 Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.
Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja pada
setengahkecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran
dari Pentium Pro, yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab
dengan cache L1. Dibawah ini terlihat perbandingan tersebut :
Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan 500 MHz (kecepatan
yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set 8244BX dan i810 Pentium II mempunyai
unjuk kerja yang baik sekali.
Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU dan cache. Juga
terdapat kontroler kecil (S824459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar.
Awal 1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak mahal.
Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada
harga yang layak.
Maka Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama dengan
Pnetium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosessor ini dapat disebut Pentium II-SX.
Pada 1998 Intel mengganti Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian
rancangannya diperbaiki. Cartridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda sistem bus
66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.
f) GENETRASI KE- 6 AMD K6-2

Gambar 1.8 AMD K6-2


AMD K6-2 merupakan model 9 dengan nama sandi “Sharptooth”, yang mungkin memiliki
cache tiga tingkat :
 Sedikit perbaikan dibandingkan unit K6-2
 Cache L2 sebesar 258 KB satu chip
 Rancangan cache tiga tingkat
 Bus front side 133 MHz baru.
 Kecepatan clock 400 MHz dengan 450 MHz.
Hal ini secara pasti akan banyak meningkatkan kecepatan K6 ! Karena K6-3 digunakan
pada motherboard Super 7 dan ruang untuk cache tingkat berikutnya cache L3. Perancangan
cache tiga tingkat dibuat untuk menggunakan motherboard yang sudah ada hingga 2 MB cache
yang on-board. Ini seharusnya merupakan cache L2 (pada motherboard) yang digunakan
sebagai cache tingkat tiga. Hal ini terjadi secara otomatis, dan semakin besar cache namapak
akan banyak meningkatkan unjuk kerjanya !
g) GENERASI 7 AMD K-7 Athlon

Gambar 1.9. AMD K-7 Athlon


Processor AMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7) diperkenalkan
Agustus 1999. Tanggapan Intel (nama sandi Foster) tidak dapat diharapkan hingga akhir tahun
2000. Dalam bulan-bulan pertama, pasar menanggapi Athlon sangat positif. Nampaknya
(seperti yang diharapkan) untuk mengungguli Pentium III pada frekuensi clock yang sama.
 Seperti modul pada Pentium II , yang rancangannya sepenuhnya milik AMD. Socket tersebut
disebut Slot A.
 · Kecepatan clock 600 MHz merupakan versi pertama.
 · Cache L2 mencapai 8 MB (minimum 512 KB, tanpa tambahan TAG-RAM).
h) GENERASI 8 Intel Core conroe
Processor generasi ke 8 adalah Core conroe yang di luncurkan pada juli 2007.
Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel
dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan
arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu.
Penggunaan Core conroe ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel
Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Pada desain kali ini Core conroe sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang
diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang
sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core conroe yang baru tersebut, Intel lebih
menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari
core yang ada dalam processor Core conroe. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari
arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan
jajaran processor Pentium sebelumnya.
1.CORE CONROE

Gambar 2.1 Core Conroe


Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor
ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop
menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe
mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah
menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40%
dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.
Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”.
Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed
sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock
speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor
dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe
yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB
(Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar
65 Watt TDP (Thermal Design Power).
Berdasarkan pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kami temukan, sampai
dengan tulisan ini diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi
musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun,
processor dengan tipe E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun
multipliers yang dimiliki sangat terbatas. Hasil tersebut mematahkan anggapan dari komunitas
overclocker yang menganggap bahwa processor buatan Intel tidak untuk di-overclocking.
Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh beberapa situs tersebut, Intel Core 2 Duo
malah mampu mengungguli AMD yang sudah sekian lama menjadi “raja” dari jajaran
processor yang digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.
2.CONROE XE

Gambar 2.1 Core Conroe XE


Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan
perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang
diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai
tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan
oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran
saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.
Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe
XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual
Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB
sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80
Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan
melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif,
maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar
sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel
Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.
Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4
MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan
dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme
Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar
kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme
mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil
overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme
Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.

i) GENERASI KE-9 Intel Core 2

Gambar 2.3. Core 2


Keluarga Microprocessor Core 2 diperkenalkan pertama kali pada tanggal 27 Juli 2006,
berbasis microarchitecture “Intel Core”. Diproduksi dalam beberapa versi, “Solo” (single-
core/satu into, hanya tersedia dalam versi mobile), “Duo” (dual-core/dua inti), “Quad” (quad-
core/empat inti), dan menyusul pada 2007, versi “Extreme” (Dua atau empat inti). Processor
Core 2 Duo memiliki dua core dalam sati die. Sedangkan pada processor Core 2 Quad, Intel
menggunakan teknologi Multi-Chip Module, dimana processor terdiri dari dua die, dan
masing-masing die sana dengan sebuah Core 2 Duo.
Pada processor Core 2 tertanam 167 juta hingga 820 juta ransistor, menggunakan
teknologi 65 nm dan 45 nm. Kapasitas L1-cache Core 2 sebesar 64 KB pada masing-masing
core processor, sedangkan kapasitas L2-cache bervariasi antara 2 MB, hingga 12 MB (2 x 6
MB) dan FSB antara 533 MT/s hingga 1600 MT/s, tergantung modelnya.
Semua model processor Core 2 mendukung fitur “MMX”, “SSE”, “SSE2”, “SSE3”,
“SSSE3”, “Enhanced Intel SpeedStep Technology”(EIST), “Intel 64” (implementasi x86-64)
“XD bit” (Implementasi dari NX bit), serta “iAMT2” (Intel Active Management). Untuk
beberapa model, Intel menambahkan dukungan fitur “Intel VT-x” (Intel Virtualization
Technologi for x86), “TXT” (Trusted Execution Technology), dan “SSE4” (Penryn).
Walaupun processor Core 2 berjalan pada frekuensi yang lebih rendah dibandingkan
dengan Pentium 4, namun dengan arsitekturnya yang lebih efisien membuat peforma Core 2
jauh lebih baik.
This entry was posted on January 15, 2016, in Uncategorised. Bookmark the permalink.Leave a
comment

http://students.stthamzanwadi.ac.id/riniyanti/2016/01/15/sejarah-perkembangan-prosesor-
dari-generasi-ke-generasi/
PERKEMBANGAN PROCESSOR DARI GENERASI KE
GENERASI
Definisi

CPU (Central Processing Unit) atau Processor adalah komponen berupa chip atau IC berbentuk

persegi empat yang merupakan otak dan pengendali proses kinerja komputer, dengan dibantu oleh

komponen lainnya. Satuan kecepatan processoradalah Mhz (Mega Heartz) atau Ghz (1000

MegaHeartz). Semakin besar nilainya, semakin cepat proses eksekusi pada komputer.

Bagian – bagian dalam processor adalah:

1. ALU (Arithmetic and Logical Unit)

Tugas utama ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi

sesuai dengan intruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar

penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.

Tugas lain ALU adalah melakukan keputusan operasi logika sesuai dengan instruksi program.

Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu,

yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan, kurang dari (<), kurang atau sama dengan (<=), lebih

besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (=>).

2. CU (Control Unit)

CU merupakan pengatur lalu lintas data yang mempunyai fungsi berikut.

– Mengatur dan mengendalikan alat input dan output.

– Mengambil instruksi memori utama.

– Mengambil data memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.

– Mengirim instruksi ke ALU jika terdapat perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta

mengawasi kerja ALU.


– Menyimpan hasil proses ke memori utama.

3. MU (Memory Unit)

MU adalah alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi. Digunakan untuk

menyimpan data dan intruksi yang sedang diproses, sementara data dan intruksi lain yang

menunggu giliran untuk diproses masih disimpan dalam memori utama. Memori ini

disebut cache memory yang dibenamkan pada processor sehingga processor akan lebih cepat

melakukan proses eksekusi.

Berikut ini fungsi dari sebuah processor adalah:

– Tempat mengatur semua intruksi program pada komputer.

– Pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.

Istilah-istilah yang sering digunakan pada teknologi processor adalah:

a. Bus clock atau FSB (Front Side Bus)

Bus clock adalah lebar jalur transfer data pada processor yang berfungsi mengirim dan mengambil

data dari komponen komputer. FSB ini sering digunakan dengan istilah “PC”. Sebagai gambaran,

Intel Pentium IV 1.6 Ghz PC-400, berarti processor tersebut bekerja pada bus atau FSB 400 Mhz

dan dalam satu kali pengiriman data, processor mampu mengirim data sebanyak 400 juta.

Kemampuan FSB pada processor harus ditunjang dengan kemampuan FSB yang

dimiliki motherboard agar diperoleh kinerja yang maksimal.

b. Clock speed processor

Clock speed processor adalah kecepatan processor dalam melakuan proses data atau eksekusi

perintah yang bisa diselesaikan dalam waktu satu detik. Misalnya, Intel Pentium IV 1,6 Ghz,

berarti processor mempunyai kecepatan untuk eksekusi perintah sebesar 1600 juta dalam satu

detik. Semakin besar nilai clock speed, semakin cepat processor tersebut menyelesaikan

pekerjaannya.

Nilai pada clock speed pada processor diperoleh dari hasil perkalian antara FSB dan multiplier yang

ada pada motherboard. Contohnya, komputer Pentium IV 2,66 Ghz (2660 Mhz) dengan FSB atau PC
133 Mhz dan nilai multiplier yang digunakan sebesar 20x, sistem perkalian yang digunakan

adalah clock speed (2660 Mhz) = FSB (133 Mhz) x multiplier (20).

c. Cache memory

Cache memory adalah jenis memori yang dibenamkan pada processor dan berfungsi menyimpan

perintah yang dilakukan oleh processor. Cache memory pada processordibagi menjadi dua macam:

– Cache first level atau dikenal dengan cache L1

Umumnya, processor menggunakan L1 berkembang mulai darri 8Kb, 64Kb, sampai 128Kb.

– Cache second level atau dikenal dengan cache L2

Cache L2 ini umumnya processor memiliki kapasitas lebih besar daripada yang digunakan

pada cache L1 dan sekarang dikenal dengan istilah “core”. Pada jenis processor lama, cache L2

terdapat pada motherboard. Namun, perkembangan processor jenis yang baru cache L2 ini sudah

dibenamkan langsung di dalam processor sehingga lebih mempercepat kinerja processor untuk

mengeksekusi dan transfer data. Kapasitas cache L2 berkembang mulai 128MB hingga yang terbaru

mencapai 2GB.

d. Overclock CPU (Central Processing Unit)

Overclock CPU adalah teknik untuk meningkatkan atau menaikkan nilai clock speedprocessor dari

kecepatan normal yang dimiliki oleh processor. Overlock ini dilakukan dengan

mengubah setting nilai FSB dan multiplier pada motherboard.

Pada motherboard dan processor jenis lama, setting dilakukan dengan mengubah

posisi jumper FSB atau multiplier pada motherboard, sedangkan pada jenis motherboard yang

baru, setting overclock dilakukan dengan mengubah nilai FSB dan multiplieryang ada pada BIOS.

Contoh teknik overclock, yaitu clock speed (2660 Mhz) = FSB (133 Mhz) x multiplier (20), diubah

menjadi clock speed 2800 Mhz dengan mengganti nilai multipllier menjadi 21.

Teknik overclock ini akan lebih mempercepat kinerja komputer, tetapi akan menyebabkan komputer

lebih cepat panas dan rusak jika tidak ditunjang dengan sistem pendingin komputer yang

terbaik. Processor akan lebih cepat dalam mengatur dan mengelola semua instruksi program dalam

kinerjanya, jika didukung dengan kapasitas FSB dan L2 cache yang tinggi, dibandingkan
dengan processor yang memiliki nilai clock speed atau CPU clock yang tinggi. Misalnya,

perbandingan kecepatan processor dengan clock speed 2,8 Ghz, L2 cache 1 MB dan FSB 533 Mhz

(processor kelas Pentium IV) dengan processor clock speed 1,86 Ghz, L2 Cache 2 MB, dan FSB 1066

Mhz (processor kelas Core 2 duo), kinerja processor kelas core 2 duo akan lebih cepat dibandingkan

kinerja processor kelas Pentium IV, walaupun memiliki nilai clock speed lebih rendah

dibandingkan processor kelas Pentium IV.

Troubleshooting

Masalah pada processor biasanya menyebabkan tampilan pada layar blank tanpa bunyi apa pun. Hal

ini terjadi karena:

a. Processor mati atau rusak

b. Processor terbakar akibat suhu terlalu panas yang karena melakukan overclockatau karena

kipas pada processor tidak berfungsi.

Solusinya adalah dengan mengganti dengan processor yang baru.

Berikut ini beberapa cara untuk merawat processor, agar selalu berfungsi dengan baik:

a. Gunakan heatsink dan kipas yang bagus.

b. Sering membersihkan heatsink dan kipas yang menempel pada processor.

c. Rapikan kabel yang ada di dalam casing.

d. Hindari melakukan teknik overclock agar processor tidak mudah panas dan

usia processor dapat lebih panjang.

Perbedaan processor antar generasi

1. Perbedaan clock speed.

2. Perbedaan besar cache size.

3. Banyaknya Core dalam suatu processor.


4. Processor yang baru lebih sedikit mengkonsumsi daya listrik.

5. Perbedaan pada banyaknya bus system dan bus address.

Sejarah Perkembangan Microprocessor

Intel Processor

1971 : 4004 Microprocessor

Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada

mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan

kecerdasan buatan pada benda mati.

1972 : 8008 Microprocessor

Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya

yaitu 4004.

1974 : 8080 Microprocessor

Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu

dalam 1 bulan

1978 : 8086-8088 Microprocessor

Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan

IBM yang memakai processor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

1982 : 286 Microprocessor


Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali

dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.

1985 : Intel386™ Microprocessor

Intel 386 adalah sebuah processor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor

tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan

dengan 4004

1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor

Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus

mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek

matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

1993 : Intel® Pentium® Processor

Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan

tangan, dan foto.

1995 : Intel® Pentium® Pro Processor

Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk

memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

1997 : Intel® Pentium® II Processor

Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara

khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor

terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data

dan menggunakan internet dengan lebih baik.

1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor

Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi

strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999 : Intel® Celeron® Processor

Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processoryang ditujukan

untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processoryang lebih cepat bagi pengguna

yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu

besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan fromfactor yang sama dengan processor Intel

jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil,

kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel

jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan

sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

1999 : Intel® Pentium® III Processor

Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara

dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan

aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.

1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor

Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi

jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat

mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak

performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain

yang sejenis.

2000 : Intel® Pentium® 4 Processor

Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus

kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan

formafactor pin 423, setelah itu intel merubah fromfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478

yang dimulai dari processorIntel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat

ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

2001 : Intel® Xeon® Processor


Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk

berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak

dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

2001 : Intel® Itanium® Processor

Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan

workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar

berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel

Instruction Computing ( EPIC ).

2002 : Intel® Itanium® 2 Processor

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.

2003 : Intel® Pentium® M Processor

Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel

Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah

dibawa kemana-mana.

2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors

Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan

dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets

7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2

400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu

yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz

FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.


2005 : Intel Pentium D 820/830/840

Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi

1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan

3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006 : Intel Core 2 Quad Q6600

Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer

yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai

dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus dan thermal design power (

TDP )

2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220

Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing

memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB

yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).

2008 : Intel i7

Processor ini mempunyai code name Nehalem. Pada awalnya penggantian nama baru i7 membuat

pelanggan setia intel cukup sulit mengingatnya. Beberapa keunggulan dari processor intel terbaru

ini adalah:

1. Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi.

2. FSB (Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface.

3. Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip

tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor.

4. Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot

yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. – Processor Core i7

sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.


5. Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor), memory controller,

dan cache berada dalam satu die.

6. Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B (Socket LGA 1366)

Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali

teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu

Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi (

Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam

sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core. Processor i7 mempunyai

4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor.

AMD Processor

Pada AMD sendiri terjadi perkembangan processordiantaranya:

1. AMD K5

AMD K5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yang mendukung Intel.Jadi

motherboard yang mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak semua

motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa

mengenali AMD.

2. AMD K6

Processor AMD K6 merupakan processor generasi ke-6 dengan peforma tinggi dan dapat diinstalasi

pada motherboard ygmendukung Intel Pentium. AMD K6 sendirimasih dibagi lagi modelnya yaitu :

AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III

3. AMD Duron
AMD Duron merupakan keluarga processor versi murah yang dikenal pada tahun 2000,

awalnya processor ini memiliki code nama Spitfire yang dibuat berdasarkan Core Thunderbird. AMD

Duron merupakan versi AMD Athlon yg “diringkas” ia memiliki semua arsitektur yang dimiliki AMD

Athlon. Kinerja AMD Duron dengan AMD Athlon hamper sama hanya beda 7%-10% lebih tinggi AMD

Athlon sedikit. Saat ini AMD sudah menghentikan produksi AMD Duron.

4. AMD Athlon

AMD Athlon merupakan pengganti dari mikroprocessor seri AMD K6.Prosessor ini merupakan aksi

come-back AMD ke pasar industry mikro-processor high-end dan AMD ingin menggeser Intel sebagai

pemimpin pasar industry mikroprocessor. Beberapa fitur tambahan processor ini adalah tambahan

dua instruksi untuk 3DNow! Dan dua instruksi untuk MMX yang berada didalam pipeline floating

point.Instruksi 3DNow! Yang dimasukan kedalam Processor AMD Athlon telah diperbaiki dan

diperluas dengan menambahkan 24 interuksi untuk kalkulasi aritmetika integer.Processor ini

mengungguli Intel Pentium III Katmai dan baru dapat didekati oleh Intel Pentium III

Coppermine.Fitur lainya processor ini adalah AMD Athlon dapat dijadikan processor untuk system

multiprocessor seperti halnya processor generasi keenam intel (P6). Dengan menggunakan chipset

AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX, processor AMD mewujudkan computer yang memiliki

dua processor AMD Athlon.

Untuk itu AMD membuat dua jenis processor yaitu :

1. Single-Processor dengan nama AMD Athlon, dan

2. Multiprocessor dengan nama AMD Athlon Profesional.

3. Keduanya dibekali teknologi yang samadengan perbedaan dukungan untuk multiprocessor.

4. AMD Athlon/Athlon professional dimaksudkan untuk menyaingi processor Intel Pentium II Xeon

dan Intel Pentium III Xeon dengan semua keandala yang dimilikinya. Athlon menang pada

arsitektur system bus, sedangkan Xeon menang pada cache level-2 yang berjalan pada kecepatan

penuh walaupun Xeon berada dalam cartridge.

5. Intel Pentiun II dan Pentium III bukanlah lawan yang dapat menandingi

kekuatan processor Athlon. Hanya Pentium Coppermine saja. AMD Athlon mentok pada kecepatan

1000MHz, AMD berhasil mencapai batas psikologi, menembus batasan 1000MHz ( 1GHz) 3 hari lebih
cepat sebelum Intel meluncurkan Intel Pentium III Coppermine 1 GHz. Hal ini mengakibatkan AMD

mendapat predikat “Processorn of the Year” pada tahun 2000.

5. AMD Athlon 64

Processor ini memiliki 3 varian socket yang berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754

memiliki kontroler memori yang mendukung penggunaan memori DDR kana ltunggal. Socket 939

memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. Processor ini

merupakan processor pertama yang kompatibel terhadap komputasi 64 bit. Processor ini

menggunakan teknologi AMD 64 yang bisa bekerja pada sistem operasi dan aplikasi 32 bit maupun

64 bit.

6. AMD Athlon 64 FX

Processor ini memiliki 2 karakter penting :

Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh.

Menawarkan perlindungan virus yang disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas

platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.

System PC ygberbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yang antusias,

penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.

7. AMD Sempron

Processor ini adalah sebuah jajaran processor yang diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004

sebagai pengganti processor AMD Duron dipasar komputer murah, untuk bersaing

dengan processor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. AMD Sempron Soket A

2. AMD Sempron Soket 754

Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yang dibuat

berdasarkan processor AMD Athlon XP Thoroughbred, karenapadasaatitu AMD memang telah

meluncurkan processor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.


AMD Sempron soket 754 adalah processor Sempron yang dibangun diatas arsitektur AMD64 demi

meningkatkan kinerja yang dimilikinya.

AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yang sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi

beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi

instruksi 32bit saja. Sepertihalnya AMD Athlon 64 processor ini dilengkapi dengan satu buah link

Hyper Transport yang dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.

8. AMD 64 X2 Dual Core

Processor ini dimaksudkan untuk menyaingi apa yang dikembangkan Intel dengan processor Core

Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, processor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media

digital yang intensif.

Dari sisi fitur processor ini dilengkapi dengan teknologi seperti HyperTransport yang mampu

meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada

level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yang

digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu

mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dari processor langsung ke memori

utama. Hasilnya, bisa menikmati loading aplikasi yang lebih cepat dari performa aplikasi yang lebih

meningkat.

9. AMD Opteron

Processor ini 64 Bit yang dirilis untuk pasar workstation dan server pada musim semi

2003. Processor ini untuk menandingi processor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium

dipasar High-End. Dibanding Intel Xeon yang berbasis mikro arsitektur Intel Netburst, AMD Opteron

ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yang ditunjukkan tiap watt yang digunakan

(performance/watt), tapi belum dapat menandingi efisiensi processor Intel Itanium.

AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, processor AMD Opteron Quad

Core menggunakan 4 inti mampu mendukung fully buffered DIMM dan menambahkan satu level L3-

Cache.
Sampai sekarang perkembangan microprocessor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai

dunia microprocessor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan

oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada

pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.

Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah

transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi

panduan bagi Intel untuk memacu processor-nya agar semakin andal, terutama peningkatan

kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.

Meski pertumbuhan kecepatan processor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun

pertumbuhan kecepatan processor Intel mengalami peningkatan yang mengesankan. Banyak ahli

teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat

bertahan paling tidak sampai dua decade mendatang (sejak tahun 2008).

http://renaldo46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2011/06/07/perkembangan-processor-dari-generasi-

ke-generasi/
SEJARAH
PERKEMBANGAN PROCESSOR

A..PERKEMBANGAN PROCESSOR DARI GENERASI KE GENERASI

PC didesain berdasar generasi-generasi CPU yang berbeda. Intel bukan satu-satunya perusahaan
yang membuat CPU, meskipun yang menjadi pelopor diantara yang lain. Pada tiap generasi yang
mendominasi adalah chip-chip Intel, tetapi pada generasi kelima terdapat beberapa pilihan selain chip
Intel.

Processor merupakan bagian sangat penting dari sebuah komputer, yang berfungsi sebagai otak dari
komputer. Tanpa processor komputer hanyalah sebuah mesin dungu yang tak bisa apa-apa. Processor yang
kita pakai saat ini sudah sangat cepat sekali. Tentu saja untuk mencapai kecepatan sampai saat ini
processor tersebut mengalami perkembangan. Nah berikut perkembangan processor mulai dari generasi
4004 microprocessor yang di pakai pada mesin penghitung Busicom sampai dengan intel Quad-core Xeon.
Perkembangan processor diawali oleh processor intel pada saat itu hanya satu² nya microprocessor yang
ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen yang lain, sehingga user sudah
bisa mendapatkan processor yang beragam.

1. Microprocessor 4004 (1971)

Processor di awali pada tahun 1971 dimana intel mengeluarkan processor pertamanya yang di pakai
pada mesin penghitung buscom. Ini adalah penemuan yang memulai memasukan system cerdas
kedalam mesin. Processor ini dinamakan microprocessor 4004. Chip intel 4004 ini mengawali
perkembangan CPU dengan mempelopori peletakan seluruh komponen mesin hitung dalam satu IC.
Pada saat ini IC mengerjakan satu tugas saja.

2. Microprocessor 8008 (1972)

Pada tahun 1972 intel mengeluarkan microprocessor 8008 yang berkecepatan hitung 2 kali lipat dari
MP sebelumnya. MP ini adalah mp 8 bit pertama. Mp ini juga di desain untuk mengerjakan satu
pekerjaan saja.

3. Microprocessor 8080 (1974)

Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan mp terbaru dengan seri 8080. Pada seri ini intel
melakukan perubahan dari mp multivoltage menjadi triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih
cepat dari seri sebelumnya yang memakai teknologi PMOS. Mp ini adalah otak pertama bagi komputer
yang bernama altair.Pada saat ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya
sampai 10X mp sebelumnya. Tahun ini juga muncul mp dari produsen lain seperti MC6800 dari
Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan
MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst.

B. GENERASI 1 (Processor 8088 dan 8086)

Processor 8086 (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit.
Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit
merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit
yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara
internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang
ada. Sesungguhnya 8088 merupakan CPU 16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi nama 8086SX.
8086 merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di keluarga ini.
C. GENERASI 2 Processor 80286

286 (1982) juga merupakan prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar
dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah
optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086.
Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan
diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984).
Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode
kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan virtual 24 bit, yang menegaskan arah
perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected
kembali ke real mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini
hanyalah OS/2 saat itu.

D. GENERASI 3 Processor 80386 DX

386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari titik pandang PC DOS
tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus bekerja secepat 386SX pertama-walaupun menerapkan
mode 32 bit. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan
yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan
AMD membuat clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode kerja baru
disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk
multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri.
80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan Windows versi- versi awal.
1..Processor.80386SX
Chip ini merupakan chip yang tidak lengkap yang sangat terkenal dari 386DX. Prosessor ini hanya
mempunyai bus data eksternal 16 bit berbeda dengan DX yang 32 bit. Juga, SX hanya mempunyai jalur
alamat 24. Oleh karena itu, prosessor ini hanya dapat mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosessor
ini bukan 386 yang sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah membuatnya sangat terkenal.

E. GENERASI 4 Processor 80486 DX

80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat
terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat
yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru
dalam 486 ialah menjadikan satu math coprocessor/prosesor pembantu matematis. Sebelumnya, math co-
processor yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.

1..Processor 80486 SX

Prosessor ini merupakan chip baru yang tidak lengkap. Math co-processor dihilangkan dibandingkan
486DX.
2..Processor.Cyrix.486SLC

Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan
kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi
secara eksternal bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya
menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical
co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip
tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar
dalam arsitekturnya jika dibandingkan dengan chip Intel

3..Processor.IBM.486SLC2
IBM mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi nama SLC2 dan SLC3. Yang
terakhir dikenal sebagai Blue Lightning. Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena
tidak mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai cache internal 16
KB (bandingkan dengan Intel yang mempunyai 8 KB). Yang mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka
bus dari chip 386. SLC2 bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip SLC3
bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk PC mereka sendiri dengan
fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya dari Intel.

4. Perkembangan 486 Selanjutnya

DX4; Prosessor-prosessor DX4 Intel mewakili sebuah peningkatan 80486. Kecepatannya tiga kali lipat
dari 25 ke 75 MHz dan dari 33 ke 100 MHz. Chip DX4 lainnya dipercepat hingga dari 25 ke 83 MHz.
DX4 mempunyai cache internal 16 KB dan bekerja pada 3.3 volt. DX dan DX2 hanya mempunyai cache
8 KB dan memerlukan 5 volt dengan masalah panas bawaan.

F. GENERASI 5 Pentium Classic (P54C)


Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993. Prosessor Pentium
merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik
clock. Prosessor ini menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip.
Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya
meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada
sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz(P100, P133,P166, dan
P200).

1..Cyrix 6×86
Chip dari perusahaan Cyrix yang diperkenalkan 5 Februari 1996 ini merupakan tiruan Pentium yang
murah. Chip ini kompatibel dengan Pentium, karena cocok dengan Socket 7. Cyrix memasarkan CPU-
CPUnya dengan membandingkan pada frekuensi clock Intel. Cyrix 6×86 dikenal dengan unjuk kerja
yang buruk pada floating pointnya. Cyrix mempunyai masalah saat menjalankan NT 4.0.

2. AMD (Advanced Micro Devices)


Pentium-pentium AMD seperti chip-chip yang ditawarkan oleh Intel bersaing dengan ketat. AMD
menggunakan teknologi- teknologi mereka sendiri. Oleh karena itu, prosesornya bukan merupakan
clone-clone. AMD mempunyai seri sebagai berikut : – K5, dapat disamakan dengan Pentium-pentium
Classic (dengan cache L1 16 KB dan tanpa MMX).

– K6, K6-2, dan K6-3 bersaing dengan Pentium MMX dan Pentium II.

– K7 Athlon, Agustus 1999, tidak kompatibel dengan Socket 7.

3. AMD K5
K5 merupakan tiruan Pentium. K5 lama sebagai contoh dijual sebagai PR133 (Perform Rating).
Maksudnya, bahwa chip tersebut akan berunjuk kerja seperti sebuah Pentium P133. Tetapi, hanya
berjalan 100 MHz secara internal. Chip tersebut masih harus dipasang pada motherboard seperti
sebuah P133. K5 AMD juga ada yang PR166. Chip ini dimaksudkan untuk bersaing dengan P166 Intel.
Bekerja hanya pada 116.6 MHz (1.75 x 66 MHz) secara internal. Hal ini dikarenakan cache yang
dioptimasi dan perkembangan-perkembangan baru lainnya. Hanya ada fitur yang tidak sesuai dengan
P166 yaitu dalam kerja floating-point. PR133 dan PR166 berharga jauh lebih murah dari jenis Pentium
yang sebanding, dan prosessor ini sangat terkenal pada mesin-mesin dengan harga yang murah.

4. Pentium MMX (P55C)

Pentium-pentium P55C diperkenalkan 8 Januari 1997. MMX merupakan kumpulan perintah baru ( 57
integer baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit), yang menambah kemampuan CPU tersebut.
Perintah-perintah MMX dirancang untuk program-program multimedia. Pemrogram dapat
menggunakan perintahperintah ini dalam program-programnya. Hal ini akan memberikan perbaikan
dalam menjalankan program.

5. IDT Winchip
IDT merupakan perusahaan yang lebih kecil yang menghasilkan CPU seperti Pentium MMX dengan
harga murah. WinChip C6 pertama IDT diperkenalkan pada Mei 1997.

6. AMD K6
K6 AMD diluncurkan 2 April 1997 . Chip ini berunjuk kerja sedikit lebih baik dari Pentium MMX. Oleh
karena itu termasuk dalam keluarga P6.

· Dilengkapi dengan 32+32 KB cache L1 dan MMX.

· Berisi 8.8 juta transistor.

K6 seperti halnya K5 kompatibel dengan Pentium. Maka, dapat diletakkan di Socket 7, pada
motherboard Pentium umumnya, dan ini segera membuat K6 menjadi sangat terkenal.

7. Cyrix 6×86MX (MII)


Cyrix juga mempunyai chip dengan unjuk kerja tinggi, berada diantara generasi ke- 5 dan ke-6. Jenis
pertama didudukkan melawan chip Pentium MMX dari Intel. Jenis berikutnya dapat dibandingkan
dengan K6. Prosessor kelompok P6 yang powerful dari Cyrix diumumkan sebagai “M2”. Diperkenalkan
pada 30 Mei 1997 namanya menjadi 6×86MX. Kemudian diberi nama MII. Chip 6×86MX ini kompatibel
dengan Pnetium MMX dan dipasangkan pada motherboard Socket 7 biasa, 6×86MX mempunyai 64 KB
cache L1 internal. Cyrix juga memanfaatkan teknologi yang tidak ditemukan di dalam Pentium MMX.
6X86MX secara khusus dibandingkan dengan CPU generasi ke-6 lainnya (Pentium II dan Pro dan K6)
karena tidak bekerja berdasar kernel RISC. 6X86MX menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium
MMX. 6X86MX mempunyai – seperti semua prosessor dary Cyrix – masalah yang berhubungan dengan
unit FPU. Tetapi, jika hanya digunakan untuk aplikasi standart, hal ini bukan masalah. Masalah akan
muncul jika memainkan game 3D. 6×86MX chip yang cukup powerful. Tetapi chip-chip ini tidak punya
FPU dan MMX yang berunjuk kerja baik. Chip-chip ini tidak memasukkan teknologi 3DNow!

8. AMD K6-2
Versi “model 8” berikutnya K6 mempunyai nama sandi “Chomper”. Prosessor ini pada 28 Mei 1998
dipasarkan sebagai K6-2, dan seperti versi model 7 K6 yang asli, dibuat dengan teknologi 0.25 mikron.
Chip-chip ini bekerja hanya dengan 2.2 voltage. Chip ini berhasil menjadi saingan Pentium II Intel. K6-
2 dibuat untuk bus front side (bus sistem) pada kecepatan 100 MHz dan motherboard Super 7. AMD
membuat perusahaan lain seperti Via dan Alladin, membuat chip set baru untuk motherboard Socket 7
tradisional, setelah Intel tahu 1997 menghentikan platform tersebut. K6-2 juga diperbaiki dengan unjuk
kerja MMX yang dua kali lebih baik dibandingkan dengan K6 yang awal. K6-2 mempunyai plug-in 3D
baru (disebut 3DNow!) untuk unjuk kerja game yang lebih baik. Terdiri dari 21 perintah baru yang
dapat digunakan oleh pengembang perangkat lunak untuk memberikan unjuk kerja 3D yang lebih baik.

Dukungan termasuk dalam DirectX 6.0 untuk Windows. DirectX merupakan multimedia API, untuk
Windows. DirectX merupakan beberapa program yang dapat meningkatkan unjuk kerja multimedia di
dalam semua program Windows. Multimedia 3DNow! tidak kompatibel dengan MMX, tetapi K6-2
mempunyai MMX sebaik 3DNow!. Cyrix dan IDT juga meluncurkan CPU dengan 3DNow!.

K6-2 memberi unjuk kerja sangat, sangat bagus. Anda dapat membandingkan prosessor ini dengan
Pentium II. K6-2 350 MHz berunjuk kerja sangat mirip dengan Pentium II-350, tetapi dijual dengan lebih
murah. Dan dapat menghemat lebih banyak sebab motherboard yang lebih murah.
G. GENERASI 6 Pentium Pro
Pengembangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November, 1995 .
Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT
atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat
persegi panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.

1..Pentium II

Pentium Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor ini mengakhiri seri
Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagaian terdapat perbaikan.

Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :

· CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact
Cartridge)

· Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.

· Perintah-perintah MMX.

· Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11)

· Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).

· Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi).

· Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.


Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja pada setengah
kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro,
yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab dengan cache L1. Dibawah
ini terlihat perbandingan tersebut :

Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan 500 MHz (kecepatan yang lebih
tinggi segera muncul). Dengan chip set 8244BX dan i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik
sekali.

Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU dan cache. Juga terdapat
kontroler kecil (S824459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar.

Awal 1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak mahal. Banyak pengguna
membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak.

Maka Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama dengan Pnetium II
kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosessor ini dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel
mengganti Pentium MMX-nya dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya diperbaiki. Cartridge
Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda sistem bus 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau
300 MHz.

2. Pentium-II Celeron A : Mendocino

Bagian yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU. Hal ini memberikan
unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A
merupakan sebuah chip dalam kartu :

3. Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370


Socket 370 baru untuk Celeron. Prosessor 400 dan 366 MHz (1999) tersedia dalam plastic pin grid array
(PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti Socket 7 tradisional.yang mempunyai 370 pin.

4. Pentium-II Xeon

Pada 26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan
untuk server dan pemakai high-end. Xeon merupakan Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai
konektor baru yang disebut Slot two. Modul ini dua kal lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada perubahan
dan perbaikan penting lain :
· Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU penuh.

· Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2.

· Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache.

· Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server.

· Mendukung server yang dicluster.

· Chip set baru 82440GX dan 82450NX.

Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat diperkirakan, bahwa akan mempunyai unjuk
kerja yang sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal
tiap perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah dipindahkan, bekerja pada
kecepatan.clock.penuh.

5. AMD K6-3
AMD K6-3 merupakan model 9 dengan nama sandi “Sharptooth”, yang mungkin memiliki cache tiga
tingkat
· Sedikit perbaikan dibandingkan unit K6-2

· Cache L2 sebesar 258 KB satu chip

· Rancangan cache tiga tingkat

· Bus front side 133 MHz baru.

· Kecepatan clock 400 MHz dengan 450 MHz.

Kedua cache 64 KB L1 dan 256 KB L2 disatukan dengan chipnya. Cache pada die L2 ini bekerja pada
kecepatan prosesor penuh seperti yang dilakukan pada Pentium Pro, dan seperti yang dilakukan pada
Celeron A dan pada prosessor Xeon dari Intel.

Hal ini secara pasti akan banyak meningkatkan kecepatan K6 ! Karena K6-3 digunakan pada
motherboard Super 7 dan ruang untuk cache tingkat berikutnya cache L3. Perancangan cache tiga
tingkat dibuat untuk menggunakan motherboard yang sudah ada hingga 2 MB cache yang on-board. Ini
seharusnya merupakan cache L2 (pada motherboard) yang digunakan sebagai cache tingkat tiga. Hal
ini terjadi secara otomatis, dan semakin besar cache namapak akan banyak meningkatkan unjuk
kerjanya !

6. Pentium III – Katmai

CPU P6 pertama dari Intel ialah Pentium Pro. Kemudian didapatkan PentiumII dalam pelbagai jenis. Dan
yang terakhir adalah Pentium III. Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang
ditingkatkan untuk perintayh grafis (diantaranya 70 buah). Perintah ini disebut Katmai New
Instructions (KNI) /Perintah Baru Katmai atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk
kerja game 3D – seperti teknologi 3DNow! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point
single instruction multiple data”/”floating point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data”
(atau DPFS SIMD untuk singkatnya) yang bekerja dalam delapan register 128 bit.

KNI diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat mirip dengan Pentium II.
Menggunakan Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemaikaian Katmai dan SSE.

Prosessor ini dipasangkan pada motherboard dengan chip set BX dan slot 1.

Prosesor ini mempunyai beberapa fitur :

· Nomer pengenal

· Register baru dan 70 perintah baru

Akhirnya kecepatan clock dinaikkan hingga 500 MHz dengan ruang untuk peningkatan lebih lanjut.
Pentium III Xeon (dengan nama sandi Tanner) diperkenalkan 17 Maret 1999. Chip Xeon diperbarui
dengan semua fitur baru dari Pentium III. Untuk memanfaatkannya Intel telah mengumumkan chip set
Profusion.

Nomer pengenal PSN (Processor Serial Number), unik untuk tiap CPU, telah menyebabkan banyak
pembicaraan masalah keamanan. Nomer ini bernilai 96 bit yang diprogram secara elektronik ke dalam
tiap chiop. Sesungguhnya ini berarti inisiatif yang sangat bijaksana, yang dapat membuat perdagangan
elektronik dan penyandian dalam Internet menjadi aman dan efektif.

H. GENERASI 7 AMD K-7 Athlon

Processor AMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7) diperkenalkan Agustus 1999.
Tanggapan Intel (nama sandi Foster) tidak dapat diharapkan hingga akhir tahun 2000. Dalam bulan-bulan
pertama, pasar menanggapi Athlon sangat positif. Nampaknya (seperti yang diharapkan) untuk
mengungguli Pentium III pada frekuensi clock yang sama.

· Seperti modul pada Pentium II , yang rancangannya sepenuhnya milik AMD. Socket tersebut disebut SlotA.

· Kecepatan clock 600 MHz merupakan versi pertama.


· Cache L2 mencapai 8 MB (minimum 512 KB, tanpa tambahan TAG-RAM).

· Cache L1 128 KB.

· Berisi 22 juta transistor (Pentium III mempunyai 9.3 juta).

· Bus jenis baru

· Jenis bus sistem yang benar-benar baru, yang pada versi pertama akan bekerja pada 200 MHz.
Peningkatan hingga 400 MHz diharapkan kemudian. Kecepatan RAM 200MHz merupakan dua kali lebih
cepat daripada semua CPU Intel yang ada. Kecepatan yang tinggi ini akan memerlukan RAM cepat yang
baru untuk memperoleh keuntungan penuh dari akibat ini.

· Bus backside yang bebas, yang menghubungkan cache L2. Disini kecepatan clock dapat menjadi ¼, 1/3,
2/3 atau sama dengan frekuensi CPU internal. Hal itu merupakan sistem yang sama seperti yang
digunakan pada sistem P6 dimana kecepatan L2 bisa setengah (Celeron, Pentium II dan III) atau
kecepatan CPU penuh (seperti Xeon).

· Pengkodean yang berat dan DPU

· Tiga pengkode perintah menerjemahkan perintah program RISCx86 ke perintah RISC yang efektif, ROP,
dimana hingga 9 perintah dapat dijalankan secara sererntak. Uji coba pertama menunjukkan pengkodean
2.8 perintah CISC tiap putaran clock. Hal ini kira-kira 30% lebih baik dari Pentium II dan III.

· Dapat menangani dan menyusun kembali hingga 72 perintah (diluar ROP) secara serentak (Pentium III
dapat melakukan 40, K6-2 hanya 24).

· Unjuk kerja FPU yang hebat dengan tiga perintah serentak dan satu GFLOP pada 500 floating point. Dua
GFLOP dengan perintah MMX dan 3DNow! Hal itu sedikitnya sama dengan unjuk kerja Pentium III dengan
memanfaatkan secara penuh Katmai. Mesin 3DNow! bahkan sudah diperbaiki dibandingkan pada K6-3.

· AMD tidak punya lisensi untuk menggunakan rancang bangun Slot 1, sehingga rangkaian logika kontroler
datang dari Digital Equipment Corp. Disebut EV6 dan dirancang untuk CPU Alpha 21264. Perusahaan
AMD merencanakan untuk mengembangkan chip set mereka sendiri, tetapi rancang bangunnya akan
menjadi bebas royalti untuk digunakan. Hal ini menjadikan prosessor pertama AMD yang menggunakan
motherboard dan chip set yang dirancang khusus oleh AMD sendiri.

· Penggunaan bus EV6 memberi banyak lebar band daripada Intel GTL+. Hal ini berarti bahwa Athlon
mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan jenis RAM baru seperti RDRAM. Juga penggunaan 128 KB
cache L1 yang cukup berat. Cache L1 penting jika kecepatan clock meningkat dan 128 KB dua kali dari
ukuran milik Pentium II.

· Athlon akan hadir dalam beberapa versi. Versi “paling lambat” mempunyai cache L2 yang bekerja
sepertiga kecepatan CPU, dimana yang paling bagus akan bekerja pada kecepatan CPU penuh (seperti
yang dilakukan oleh Xeon). Athlon akan memberi persainga n Intel dalam segala lapisan termasuk server,
yang dapat dibandingkan dengan prosessor Xeon.
I..Generasi Ke 8 Intel Core 2 Duo
Processor generasi ke 8 adalah Core 2 Duo yang di luncurkan pada juli 2007. Processor ini memakai
microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core
Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut
dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang
baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.

Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam
Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada
arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut,
seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi
daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan
jajaran processor Pentium sebelumnya.

Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit,
dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep
Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).

Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core
2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

1..CONROE

Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun
dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran
Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40%
lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2
Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk
menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.

Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe
yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400
dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700
dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai
Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran
dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang
dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

Berdasarkan pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kami temukan, sampai dengan tulisan ini
diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD.
Dan pada saat di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe E6600 dan
E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers yang dimiliki sangat terbatas. Hasil
tersebut mematahkan anggapan dari komunitas overclocker yang menganggap bahwa processor
buatan Intel tidak untuk di-overclocking. Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh beberapa
situs tersebut, Intel Core 2 Duo malah mampu mengungguli AMD yang sudah sekian lama menjadi “raja”
dari jajaran processor yang digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.

2. CONROE XE

Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe
XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel
Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe
pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah
X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.

Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan
menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition.
Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari
Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature
processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya
berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan
oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya
processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.

Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja
perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock
speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya
bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain
perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai
11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan
juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya
L3 cache.
Intel Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih tinggi dibandingkan
dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya
dengan menggunakan sebuah heatsink standar saja, kemampuan yang cukup luar biasa kami rasa
karena dengan begitu Anda tidak membutuhkan dana tambahan untuk sebuah heatsink.

3. AMD Athlon 64

Dirilis pada 23 September 2003,Athlon 64 merupakan processor produksi perdana AMD untuk keluarga
CPU K8 yang ditujukan untuk pasar komputer desktop dan laptop. Secara bersamaan, AMD juga merilis
Athlon 64 FX,versi lain dari Athlon 64 yang ditujukan untuk pengguna enthusiast.
Fitur utama dari arsitektur K8 adalah pengimplementasian teknologi 64-bit (AMD64). Walaupun
beroperasi sebagai processor 64-bit,Athlon tetap mendukung aplikasi berbasis 8-bit, 16-bit, dan 32-bit.
Selain itu, ada beberapa fitur dasar yang dimiliki arsitektur K8, seperti :

 L1-cache sebesar 128KB, sedangkan kapasitas L2-cache bervariasi, antara lain 512KB atau 1MB,
tergantung variannya.
 Memory controller terintegrasi pada processor sehingga berjalan dengan clockrate yang sama
dengan clockrate processor. Akses data ke memory pun lebih “pendek” dibandingkan bila memory
berada di “north bridge” sehingga dapat memperkecil latency secara segnifikan.
 Menggunakan teknologi Hyper Transport(HT) untuk menggantukan FSB tradisional dimana
processor terhubung dengan komponen lainnya dengan menggunakan link dengan bandwith yang
lebih tinggi, dan latency yang rendah.
 Dukungan untuk instruksi SSE2 dan mulai dari Arhlon 64 revisi core E3 (Venice), ditambahkan
pula dukungan untuk instruksi SSE3.
Athlon 64 awalnya menggunakan proses pabrikasi 130 nm, kemudian beralih menggunakan proses
pabrikasi 90 nm, dan 60 nm. Dukungan processor yang digunakan Athlon 64, yaitu :

 “Socket 754”, menggunakan interface memori 64-bit (Single Channel), dan frekuensi Hyper
Transport 800 MHz.
 “Socket 939”, menggunakan interface memory 128-bit (Dual Channel), dan frekuensi Hyper
Transport 1000 MHz.
 “Socket AM2”, dimana untuk kali pertamanya mendukung penggunaan memory DDR2 SDRAN
sehingga meningkatkan bandwith memory hingga 12,8 Gb/sec.
Sedangkan untuk Athlon 64 FX, selain menggunakan “Socket 939” dan “Socket AM2”, juga menggunakan
“Socket 940” dan “Socket F”.

Processor pertama yang menggunakan arsitektur K8 adalah AMD Opteron. Processor ini dirilis pada 22
April 2003, dan merupaka processor kelas Server/workstation. AMD Opteron diproduksi dengan
pilihan frekuensi 1400 MHz – 3000 MHz, menggunakan “Socket 939” dan “Socket 940”. AMD Opteron
didesain dalam 3 versi, yaitu : Processor untuk system uni-processor, system dual-processor, dan
system dengan 4 hingga 8 processor

4. Pentium 4 Prescott

Walaupun menggunakan nama Pentium 4, processor yang dirilis 1 Februari 2004 ini, arsitekturnya
sudah mengalami perubahan dari arsitektur Pentium 4 sebelumnya. Processor ini diproduksi untuk
memenuhi ambisi Intel mencapai frekuensi lebih tinggi dengan meningkatkan pipeline processor, dan
menjadi salah satu processor yang haus akan daya.

Pentium 4 Prescott diproeduksi dalam dua versi, yang mendukung teknologi Hyper-Threading dengan
FSB 800 MT/s, dan yang tidak mendukung teknologi Hyper-Threading dengan FSB 533 MT/s. Selain
dukungan fitur-fitur dasar seperti “MMX”, “SSE” dan “SSE2” pada semua model Prescott, Intel juga
menambahkan fitur “SSE3” dan kapasitas L2-cache menjadi 1024 KB, Untuk beberapa model dilengkapi
dukungan teknologi 64-bit “Intel 64” (implementasi x86-64), dan dukungan untuk teknologi “XD bit”
(implementasi NX bit).

J. GENERASI KE-9

1. Intel Core 2

Keluarga Microprocessor Core 2 diperkenalkan pertama kali pada tanggal 27 Juli 2006, berbasis
microarchitecture “Intel Core”. Diproduksi dalam beberapa versi, “Solo” (single-core/satu into, hanya
tersedia dalam versi mobile), “Duo” (dual-core/dua inti), “Quad” (quad-core/empat inti), dan menyusul
pada 2007, versi “Extreme” (Dua atau empat inti). Processor Core 2 Duo memiliki dua core dalam
sati die. Sedangkan pada processor Core 2 Quad, Intel menggunakan teknologi Multi-Chip Module,
dimana processor terdiri dari dua die, dan masing-masing die sana dengan sebuah Core 2 Duo.
Pada processor Core 2 tertanam 167 juta hingga 820 juta ransistor, menggunakan teknologi 65 nm dan
45 nm. Kapasitas L1-cache Core 2 sebesar 64 KB pada masing-masing core processor, sedangkan
kapasitas L2-cache bervariasi antara 2 MB, hingga 12 MB (2 x 6 MB) dan FSB antara 533 MT/s hingga
1600 MT/s, tergantung modelnya. Semua model processor Core 2 mendukung fitur “MMX”, “SSE”,
“SSE2”, “SSE3”, “SSSE3”, “Enhanced Intel SpeedStep Technology”(EIST), “Intel 64” (implementasi x86-
64) “XD bit” (Implementasi dari NX bit), serta “iAMT2” (Intel Active Management). Untuk beberapa
model, Intel menambahkan dukungan fitur “Intel VT-x” (Intel Virtualization Technologi for x86), “TXT”
(Trusted Execution Technology), dan “SSE4” (Penryn). Walaupun processor Core 2 berjalan pada
frekuensi yang lebih rendah dibandingkan dengan Pentium 4, namun dengan arsitekturnya yang lebih
efisien membuat peforma Core 2 jauh lebih baik.

K. Transisi Generasi ke-9

Intel Pentium D dirilis pada 25 Mei 2005, processor dua core yang kedua core-nya tidak berada
dalam satu die. Processor ini memiliki dua die yang masing-masing berisi satu core. Processor ini berbasis
mikro-arsitektur Intel NetBurst dan memiliki hampir semua fitur Prescott/Cedar Mill, plus beberapa fitur
baru seperti “EIST”, “Intel 64”, “XD bit”, serta untuk beberapa model juga memiliki fitur “Intel VT-x). Secara
keseluruhan, peningkatan peforma Pentium D tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan Pentium
4,walaupun mengonsumsi daya yang lebih tinggi dibandingkan Pentium 4.

1..Intel Pentium Dual-Core

Walaupun menggunakan nama Pentium, processor ini berbasis mikro-arsitektur “Intel Core”, sehingga
memiliki fitur-fitur dasar microarchitecture “Intel Core”. Dukungan fitur “Intel VT-x” baru tersedia pada
seri “Wolfdale-2M”, itupun hanya untuk beberapa model. Pilihan clockspeed yang tersedia antara 1,3
GHz hingga 2,8 Ghz dengan FSB 533 MHz, hingga 1066 MHz, serta kapasitas L2-cache 1MB-2MB.
L. REFERENSI
https://nurfajarsidiq.wordpress.com/tentang-ti/sejarah-perkembangan-processor/

Mikroprosesor
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Mikroprosesor Intel tipe Core i7 keluaran tahun 2008

Sebuah mikroprosesor (sering dituliskan: µP atau uP) adalah sebuah central processing
unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas
sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor.
Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit
terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum.
Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar
bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.
Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan
performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat
ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi
orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan
kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem
dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan
mikroprosesor sebagai pusatnya.

Karakteristik Mikroprosesor[sunting | sunting sumber]


Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor :

1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam
mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di
dalam mikroprosesor.
2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan
untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di
luar mikroprosesor.
3. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat
dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.
4. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja
mikroprosesor.
5. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti
fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.
6. Juga merupakan Pemproses Data Utama Dari Komputer.
7.

Lihat pula:[sunting | sunting sumber]


 Arsitektur komputer
 Komputer
 Mode pengalamatan
 Prosesor signal digital
 Mikrokontroler
 Daftar µP AMD
 Daftar µP Intel

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Umum:

 Great Microprocessors of the Past and Present – By John Bayko


 CPU Info Center – At UC Berkeley
 Microprocessor history – Hosted by IBM
 A Simple Course on Microprocessors – By Kenneth Richardson
Dokumen bersejarah:

 TMS1802NC calculator chip press release – Texas Instruments, 17 September 1971


 1973: TI Receives first patent on Single-Chip Microprocessor
 TI Awarded Basic Microcomputer Patent – TI, 17 February 1978 ("microcomputer" to be
understood as a single-chip computer; a simple µC)
 Important discoveries in microprocessors during 2004 – Hosted by IBM
Video:

 https://www.youtube.com/ From Sand to Silicon: the Making of a Chip

https://id.wikipedia.org/wiki/Mikroprosesor

Daftar kode prosesor


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Nama kode prosesor merupakan sebutan bagi jenis-jenis purwarupa (prototipe) prosesor-
prosesor yang masih ada dalam pengembangan. Intel, AMD, VIA Cyrix umumnya memberikan
nama kode kepada prosesor mereka kepada publik (utamanya kepada para wartawan dan
reviewer perangkat keras), sebagai tanda bahwa mereka sedang mengembangkan produk baru.

Contoh Daftar Nama Kode Prosesor[sunting | sunting sumber]


Tabel berikut berisi beberapa nama kode prosesor yang beredar.

Codename Nama Prosesor

X5 AMD 5x86-133 (Socket 3)


SSA5,
AMD K5 (PR75-PR100) (Socket 5 dan Socket 7)
Kryptonite

5k86 AMD K5 (PR120-PR200) (Socket 7)

K6 AMD K6 asli. Dibatalkan (diganti dengan NexGen Nx686).

NX686 NexGen K6 yang kemudian menjadi AMD K6 (Socket 7)

Little Foot AMD K6 250 nanometer (Socket 7)

Chompers AMD K6-2 (Socket 7, Super7)

Sharptooth K6-3 (Super7)

Argon Prototipe K7.

K7 AMD Athlon (Slot A)

K75 AMD Athlon 180 nanometer (Slot A)

K76 AMD Athlon 180 nanometer dengan interkoneksi Tembaga (Slot A)

K8 AMD Athlon 64 (Socket 754)

K8L AMD Athlon X2, 65 nanometer, AMD Athlon Quad FX

Thunderbird AMD Athlon (Slot A, Socket A)

AMD Athlon dengan cache Level 2 yang besar (lebih dari 1024 KB),
Mustang
untuk workstation atau server. Dibatalkan.

Corvette Mobile AMD Athlon, yang kemudian menjadi Palomino


Palomino AMD Athlon XP/MP dan AMD Athlon 4 180 nanometer (Socket A)

Thoroughbred-
Athlon XP/MP 1700+ hingga 2100+ 130 nanometer (Socket A)
A

Thoroughbred- AMD Athlon XP 1700+ hingga 2400+; AMD Athlon XP 2600+ hingga 2800+
B (Socket A); AMD Sempron 2200+ hingga 2800+ (Socket A) 130 nanometer

Barton Athlon XP/MP dengan cache Level-2 sebesar 512KB (Socket A) 130 nanometer

Thorton Athlon XP dengan cache Level-2 sebesar 256KB (Socket A) 130 nanometer

Spitfire AMD Duron [Socket A]

Camaro Nama kode sebelum Morgan

Mobile Duron dan Duron Model 7 yang memiliki kecepatan 900MHz hingga
Morgan
1.3GHz Socket A

Applebred AMD Duron 1.4GHz hingga 1.8GHz (Socket A)

Appaloosa Morgan [Socket A] 130 nanometer

ClawHammer AMD Athlon 64 (Socket 754 dan Socket 939) 130 nanometer

ClawHammer
Nama kode awal untuk AMD Opteron Dual processor (seri 2xx)
DP

Newcastle AMD Athlon 64 (Socket 754 dan Socket 939)

Winchester AMD Athlon 64 (Socket 939) 90 nanometer

Athlon 64 and Athlon 64 FX dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 939] 90
San Diego
nanometer
Athlon 64 dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 939] [Socket 939] 90
Venice
nanometer

Odessa Mobile Athlon 64 90 nanometer

Athlon 64 X2 dengan cache Level-2 sebesar 512KB dan set instruksi


Manchester
tambahan SSE3 [Socket 939] 90 nanometer

Athlon 64 X2 dengan cache Level-2 sebesar 1024KB dengan set instruksi


Toledo
tambahan SSE3 [Socket 939] 90 nanometer

SledgeHammer AMD Opteron dengan cache Level-2 yang besar Socket 940 130 nanometer

Palermo AMD Sempron Socket 754 90 nanometer

Paris AMD Sempron Socket 754

Oakville Mobile Athlon 64 dan Sempron [Socket 754]

Windsor Athlon 64 X2 dan Athlon 64 FX-62 [Socket M2]

Orleans Athlon 64 [Socket M2]

Manila Sempron [Socket M2]

AMD Opteron 90 nanometer, dengan set instruksi tambahan SSE3 [Socket 940 atau
Venus
939]

P23 Intel 80486SX (Socket 1, 2, 3)

Intel 486SX yang dilengkapi dengan fungsi manajemen daya (SL-enhanced) (Socket
P23S
1, 2, 3)

P23N Intel 487SX (coprocessor) (Socket 1)


P4 Intel 486DX (Socket 1, 2, 3)

Intel 486DX yang dilengkapi dengan fungsi manajemen daya (SL-enhanced) (Socket
P4S
1, 2, 3)

P24 Intel 486DX2 (Socket 1, 2, 3)

Intel 486DX2 yang dilengkapi dengan fungsi manajemen daya (SL-enhanced) (Socket
P24S
1, 2, 3)

P24D Intel 486DX2 yang dilengkapi dengan cache memori write-back Socket 3

P24C Intel 486DX4 Socket 3

P23T Intel 486DX OverDrive Socket 3

P4T Intel 486DX OverDrive (Socket 1, 2, 3)

P24T Intel Pentium OverDrive (2, 3)

P24CT Intel Pentium OverDrive 3.3 Volt (2, 3)

P5 Intel Pentium generasi awal 60 MHz dan 66 MHz Socket 4

P5T Pentium OverDrive 120/133MHz Socket 4

P54C Intel Pentium 75 MHz hingga 120 MHz (Socket 5, 7)

P54CQS Intel Pentium 120 MHz hingga 133 MHz (Socket 5, 7)

P54CS Intel Pentium 120 MHz hingga 200 MHz Socket 7

P54CT(A) Intel Pentium OverDrive (Socket 5, 7)


P55C Intel Pentium MMX Socket 7

P54CTB Intel Pentium OverDrive MMX (Socket 5, 7)

Tillamook Intel Mobile Pentium MMX

P6 Intel Pentium Pro Socket 8

P6T Intel Pentium II OverDrive Socket 8

Klamath Intel Pentium II 350 nanometer Slot 1

Deschutes Intel Pentium II 250 nanometer Slot 1

Drake Intel Pentium II Xeon 250 nanometer Slot 2

Tonga Mobile Pentium II

Covington Intel Celeron (Intel Pentium II tanpa cache Level-2) Slot 1

Intel Celeron dengan cache Level-2 on-die sebesar 128KB on-die, 250 nanometer
Mendocino
(Slot 1, Socket 370)

Dixon Intel Mobile Pentium II dengan cache Level-2 on-die sebesar 256KB

Intel Pentium III dengan tambahan instruksi Streaming SIMD Extension (SSE) 250
Katmai
nanometer Slot 1

Tanner Intel Pentium III Xeon dengan tambahan instruksi SSE 250 nanometer Slot 2

Intel Pentium III dengan cache Level-2 on-die sebesar 256KB, 180 nanometer (Slot
Coppermine
1, Socket 370)
Tualatin Intel Pentium III 130 nanometer Socket 370

Coppermine-T Intel Pentium III dengan tegangan Tualatin voltage 180 nanometer Socket 370

Cascades Intel Pentium III Xeon 180 nanometer Slot 2

Coppermine-
Intel Celeron dengan cache Level-2 sebesar 128KB 180 nanometer Socket 370
128

Timna Intel Mobile Celeron yang dilengkapi dengan DRAM controller; dibatalkan.

P68 Nama kode sebelum Willamette

Willamette Intel Pentium 4 180 nanometer Socket 423, Socket 478

Northwood Intel Pentium 4 130 nanometer Socket 478

Intel Pentium 4 dengan teknologi Hyper-Threading; Celeron D Socket 478/Socket


Prescott
775; Celeron D Socket 775/Socket 478

Smithfield Intel Pentium D, Intel Pentium Extreme Edition 90 nanometer Socket 775

Intel Pentium 4, dengan tambahan instruksi Intel Enhanced SpeedStep Technology 65


Cedar-Mill
nanometer

Presler Intel Pentium D 65 nanometer

Conroe Intel Core 2 Duo, prosesor dual core, 65 nanometer, dengan cache Level-2 4096 KB

Allendale Intel Core 2 Duo, prosesor dual core, 65 nanometer, dengan cache Level 2 2048 KB

Kentsfield Intel Core 2 Extreme, prosesor quad core, 65 nanometer


Penryn Intel Core 2 45 nanometer

Intel Core i7 prosesor terbaru Intel yang saat ini menggantikan teknologi Intel Core
Nehalem yang memiliki kinerja super cepat salah satu fitur teknologi yang dibawa adalah Quick
Path mengantikan teknologi Front Side Bus dan masih banyak fitur baru lainnya

Banias Intel Pentium M dengan cache Level-2 1024KB

Yonah Intel Pentium M (dual-core) dan Celeron M (single core)

Merom Yonah dengan tambahan instruksi EM64T

Foster Intel Xeon DP [Socket 603]

Foster MP Intel Xeon MP [Socket 603]

Prestonia Intel Xeon DP 130 nanometer [Socket 603]

Gallatin Intel Xeon MP 130 nanometer [Socket 603]; Pentium 4 Extreme Edition [Socket 478]

Intel Xeon 90 nanometer [Socket 603]; Pentium 4 Extreme Edition [Socket 478 and
Nocona
Socket 775]

Dothan Intel Pentium M dengan cache Level-2 2048KB 90 nanometer [Socket 479]

P7 Nama kode sebelum Merced

Merced Intel Itanium [PAC 418]

McKinley Intel Itanium 2 dengan cache Level-3 on-die sebesar 3MB [PAC 418]

Madison Intel Itanium 2 130 nanometer [PAC 418]


Deerfield Versi murah dari Madison (tanpa Level-3 cache)

Montecito Madison dengan proses manufaktur 90 nanometer

Shavano Intel Itanium dengan proses manufaktur 65 nanometer

https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kode_prosesor