Anda di halaman 1dari 3

LABA ANTAR PERUSAHAAN ATAS AKTIVA TETAP YANG DAPAT

DISUSUTKAN

Penjualan aktiva tetap antar perusahaan yang terkena penyusutan, depresi


atau armotisasi yang menghasilkan keuntungan atau kerugian yang belum
diralisasi disajikan dalam akun perusahaan afiliasi penjualan. Perusahaan harus
mengeliminasi pengaruh keuntungan dan kerugian tersebut dari laporan keuangan
perusahaan induk dan konsolidasi sampai entitas konsolidasi merealisasikannya
melalui penjualan kepada entitas lain atau melalui penggunaan dalam entitas
konsolidasi. Penyesuaia untuk mengeliminasi pengaruh keuntungan dan kerugian
yang belum direalisasi terhadap lapoan keuangan induk perusahaan induk dan
konsolidasi lebih kompleks dibandingkan dalam kasus aktiva yang tidak dapat
disusutkan. Kompleksitas tambahan ini berasal dari proses penyusutan (atau
deplesi atau armotisasi) yang mempengaruhi laba peusahan induk dan konsolidasi
pada setiap tahun dimana aktiva terkait dimiliki oleh perusahaan afiliasi.

Penjualan Downstream Aktiva Tetap yang dapat Disusutkan

Pengaruh awal keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi dari


penjualan downstream aktiva yang dapat disusutkan sama dengan aktiva yang
tidak dapat disusutkan sama dengan aktiva yang tidak dapat disusutkan.
Keuntungan atau kerugian terdapat dalam akun perusahaan induk pada tahun
penjualan dan harus dieliminasi oleh perusahaan induk untuk menentukan laba
investasinya menurut metode ekuitas. Demikian juga, keuntungan atau kerugian
tersebut dieliminasi dari laporan konsolidasi dengan menghapus setiap
keuntungan atau kerugian dan mengurangi aktiva tetap ke biayanya yang dapat
disusutkan bagi entitas konsolidasi.

Penjualan Downstream Pada Akhir Tahun asumsikan bahwa perusahaan A


menjual mesin kepada perusahaan B, yaitu perusahaan anak yang dimiliki 80%,
pada tanggal 31 Desember 2006. Mesin tersebut mempunyai biaya yang belum
disusutkan sebesar $50.000 pada tanggal ini (harga pokok sebesar $90.000 dan
akumulasi penyusutan sebesar $40.000), dan dijual kepada perusahaan B dengan
harga $80.000. ayat jurnal untuk mencatat penjualan dan pembelian pada
pembukuan perusahaan A dan B adalah sebagai berikut:

PEMBUKUAN PERUSAHAAN A

Kas (+A) 80.000

Akumulasi penyusutan (+A) 40.000

Mesin (-A) 90.000

Keuntungan atas penjualan mesin (Ga, +SE) 30.000

PEMBUKUAN PERUSAHAAN B

Mesin (+A) 80.000

Kas (+A) 80.000

Ada keuntungan yang belum direalisasi pada pembukuan perusahaan A


per 31 Desember 2006, sehingga perusahaan A menyesuaikan laba investasinya
dalam tahun 2006 menurut metode ekuitas untuk seluruh keuntungan yang belum
direalisasi:

Laba dari perusahaan B (-R, -SE) 30.000

Investasi dalam B (-A) 30.000

Keuntungan atas mesin tidak boleh disajikan dalam laporan laba rugi
konsolidasi tahun 2006, dan perusahaan A harus mencantumkan mesin dalam
neraca konsolidasi sebesar $50.000, yaitu biaya yang dapat disusutkan oleh entitas
konsolidasi. Pengaruh ini dicapai dengan penyesuaian kertas kerja konsolidasi
sebagai berikut:

Keuntungan atas penjualan mesin (-Ga, -SE) 30.000

Mesin (-A) 30.000


tidak diperlukan penyesuaian

Penjualan Downstream Pada Awal Tahun jika penjulan dari A kepada B terjadi
pada tanggal 1 Januari 2006,mesin akan disusutkan oleh B selama tahun 2006,
dan setiap penyusutan atas keuntungan yang belum direalisasi akan
dipertimbangkan sebagai pengakuan bagian per bagian atas keuntungan selama
tahun 2006.