Anda di halaman 1dari 24

1

BAGIAN I
TERM OF REFERENCE RAPAT KERJA WILAYAH
PPNI PROVINSI SULAWESI SELATAN
TAHUN 2018

A. PENDAHULUAN
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPNI Hasil
MUNAS IX di Palembang pada bulan Mei tahun 2015 dan menindak lanjuti hasil
rapat Kerja Nasional PPNI 27 - 29 Mei tahun 2016 di Yogyakarta, serta Hasil
Musyawarah Wilayah VIII PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tanggal 15 – 16 Juli
2017 di Kabupaten Kepulauan Selayar, maka dengan ini Dewan Pengurus Wilayah
PPNI Provinsi Sulawesi Selatan akan menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah
(RAKERWIL) PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018.
Selanjutnya, dalam era kesejagatan yang ditandai dengan persaingan
perdagangan jasa pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan keperawatan menuntut
adanya upaya peningkatan kompotensi yang berorientasi pada kebutuhan
masyarakat, yaitu pelayanan keperawatan yang cost effective dan etis. Kemudian
dalam pertemuan tim penasehat WHO se Asia Tenggara di Bangkok tahun 2012
menempatkan pentingnya keterlibatan organisasi profesi keperawatan dalam
menetapkan kebijakan kesehatan nasional.
Dalam kenyataan, perawat Indonesia menghadapi berbagai kendala yang
bersumber pada kemampuan profesional perawat itu sendiri, disamping daripada
itu, kebijakan pemerintah juga yang seringkali dirasakan kurang kondusif bagi
perkembangan profesi keperawatan, ke semuanya itu memerlukan langkah-langkah
penataan secara menyeluruh berjenjang dan berkelanjutan
Oleh karena itu, Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
sesuai dengan peran utamanya sebagai pengawal (guarding dalam proses
profesionalisasi keperawatan berkewajiban untuk menyusun langkah-langkah
strategis guna berkonstribusi dalam menetapkan kebijakan kesehatan daerah.
Khususnya yang berkaitan dengan keperawatan langkah-langkah dimaksud akan
dibahas dalam suatu Rapat Kerja Wilayah PPNI Sulawesi Sealatan V tahun 2018.
Sehubungan dengan hal-hal dimaksud, maka Rapat Kerja Wilayah PPNI
Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 ini mengangkat tema "KEMITRAAN PPNI
2

MEWUJUDKAN AKSELERASI PENCAPAIAN SDG’s YANG


BERIMPLIKASI PADA KESEJAHTERAAN PERAWAT"
B. TUJUAN
Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 ini
bertujuan untuk menyusun program kerja berdasarkan hasil Muswil VIII PPNI
Provinsi Sulawesi Selatan dengan mempertimbangkan amanat Munas IX PPNI di
Palembang, kebijakan dan aturan organisasi DPP PPNI.
C. KEPANITIAAN
Panitia penyelenggara Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun
2018 ini terdiri dari Dewan pengurus, Dewan Pertimbangan dan Majelis
Kehormatan Etik Keperawatan Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan. Jika
dianggap perlu panitia dapat mengangkat staf lain sesuai dengan kebutuhannya.
D. PESERTA/PENINJAU
1. Peserta
Peserta Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 ini
terdiri dari :
a. Semua Pengurus dan Dewan pertimbangan wilayah PPNI Provinsi Sulawesi
Selatan serta Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Provinsi Sulawesi
Selatan
b. Pengurus DPD PPNI Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan masing-masing
sebanyak 3 (tiga) orang.
2. Peninjau
Peninjau Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 ini
terdiri dari :
a. DPD PPNI Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulawesi Selatan
b. DPK PPNI se Provinsi Sulawesi Selatan
c. Pengurus Ikatan dan atau Himpunan Badan Kelengkapan PPNI Wilayah
Provinsi Sulawesi Selatan
d. Yayasan Perawat Sulawesi Selatan (YPSS)
e. Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas se
Provinsi Sulawesi Selatan
f. Pimpinan Perguruan Tinggi Keperawatan se Provinsi Sulawesi Selatan dan;
3

g. Stakeholders lain yang berminat


Pendaftaran peserta/peninjau, selambat-lambatnya tanggal 20 Januari 2018
ke sekretariat Panitia Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan dengan
alamat:
Dewan pengurus wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan Jalan Keindahan Raya
Blok AA No. 30 Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar dengan kontak person :
1. Ketua DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan (085255600207)
2. Sekretaris DPW PPNI Provinsi Sulawesi selatan (081354916037)
3. Wakil Sekretaris DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan (0813554944473)
4. Bendahara DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan (085399794777)
5. Wakil Bendahara DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan (082192117179)
E. TEMPAT
Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 akan
dilaksanakan di Makassar pada tanggal 26 – 28 Januari 2018 bertempat di Balai
Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jl. Moha No. 59 Antang Makassar.
F. JADWAL PELAKSANAAN
Jadwal waktu pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
tahun 2018 direncanakan pada tanggal 26 - 28 Januari 2018. Rincian rencana jadwal
acara sebagaimana terlampir.
G. MATERI RAPAT KERJA
Materi Rapat Kerja Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 terdiri
sebagai berikut:
1. Pembukaan
Pada acara pembukaan, Ketua Umum DPP PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
akan memberikan pengarahan dan menyatakan Rapat Kerja Wilayah PPNI
Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 dimulai secara resmi.
2. Acara Rapat Kerja:
KOMISI A : ORGANISASI DAN KADERISASI
1. Menginventarisasi legalitas kepengurusan DPD PPNI
2. Sosialisasi peraturan organisasi (PO) ke DPD, institusi pendidikan dan
badan kelengkapan
3. Penguatan struktur DPK sesuai (AD-ART 32) Munas Palembang
4

4. Pengenalan dini OP ke institusi pendidikan


5. Mengkaji lahirnya badan kelengkapan
6. Mengawasi pelaksanaan kegiatan badan kelengkapan
7. Membina hubungan yang baik antara OP dan yayasan PPNI
8. Mendorong anggota ikut aktif dalam Nakes Teladan dan PKHI
9. Mendorong OP dalam pengembangan Karir (Naik Pangkat) dengan
rekomendasi dari OP
10. Audit/ verifikasi(kontrol )/ telaah pemberitaan tentang keperawatan di
media
11. Pembentukan GNPHI di setiap Kabupaten Kota
12. Advokasi percepatan dan penerbitan SK
13. Mendorong DPD dalam penerbitan KTA dan NIRA
14. Bendera OP di DPD dan DPK
15. Pataka di DPD
16. Keseragaman kostum PPNI: Jas PPNI (Seluruh Anggota), Batik PPNI,
kaos PPNI, dan Batik Lokal
17. Konsolidasi antara pengurus DPP, DPW dan DPD
18. Pengawasan Iuran anggota melalui SIMK Online
19. Membentuk Tim Audit
20. Melakukan Audit setiap 6 bulan
21. Pengembangan organisasi
a. Penguatan organisasi pada semua struktur
b. Pemetaan, pengawalan dan penguatan keanggotaan
c. Kaderisasi kepemimpinan organisasi
d. Pengelolaan dan pembinaan keanggotaan
e. Penataan peran dan fungsi Ikatan/Himpunan
f. Pendataan anggota di setiap Kabupaten dan Kota
22. Pembinaan Kelembagaan :
a. Konsolidasi organisasi antara Pengurus Wilayah dengan Pengurus
Pusat dan Pegurus Pengurus Daerah Kabupaten/Kota PPNI se
Provinsi Sulawesi Selatan
b. Penertiban iuran anggota melalui SIMK online PPNI
5

23. Mengupayakan dan menghimbau kepada Pengurus Daerah


Kabupaten/Kota dan Komisariatnya masing-masing agar dapat mendata
anggotanya sehingga SIMK online PPNI dapat terlaksana dengan baik
24. Memperkuat kelembagaan organisasi PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
dengan mengupayakan kedudukan Organisasi PPNI Provinsi Sulawesi
Selatan dengan Yayasan Perawat Sulawesi Selatan (YPSS) bersifat ex-
Officio.
25. Kegiatan dalam pembinaan keanggotaan dan kelembagaan diantaranya
dengan memperkuat PPNI menjadi organisasi yang mempunyai prestise
sosial :
a. Mengajak anggota menyepakati tentang lingkungan profesi
keperawatan dan profesi lainnya
b. Memantau pelaksanaan peraturan hukum yang berkaitan dengan
pekerjaan dan tujuan profesi
c. Mengantisipasi masa depan dan secara terus menerus
menumbuhkan wawasan keprofesian
KOMISI B : HUKUM DAN PEMBERDAYAAN POLITIK
1. Pengembangan dan pengawalan peraturan turunan UUK; turunan UU
No. 38 tahun 2014 tentang Keperawatan
2. Memberikan masukan DPP PPNI dalam hal peraturan perundang-
undangan terkait perawat dan keperawatan/kesehatan.
3. Mengidentifikasi seluruh peraturan perundang-undangan terkait perawat
dan keperawatan/kesehatan di tingkat provinsi Sulawesi selatan.
4. Merencanakan dan mengembangkan advokasi dan evaluasi peraturan
perundang-undangan yang berpihak kepada perawat
5. Mengadvokasi atau pembelaan hukum bagi perawat yang memerlukan
bantuan hukum di tingkat provinsi Sulawesi selatan
6. Mengidentifikasi aspek-aspek politik PPNI dan keperawatan Indonesia
di Sulawesi selatan
7. Merencanakan dan mempersiapkan pemberdayaan politik PPNI dan
perawat Indonesia di tingkat provinsi Sulawesi selatan
6

8. Membangun jejaring kerja sama denga lembaga-lembaga yang


berkaitan dengan hukum dan politik keperawatan di wilayah Provinsi
Sulawesi Selatan.
9. Meningkatkan pemahaman anggota PPNI tentang hukum dan politik
keperawatan.
10. Pengembangan dan Pengawalan Konsil Keperawatan Indonesia
11. Penelaan dan Pengawalan Kebijakan Pemerintahan di Daerah terkait
dengan Keperawatan
12. Pemetaan dan pengawalan posisi strategis yang dapat diisi oleh Perawat
di Pemerintahan daerah
13. Pemetaan data Perawat yang akan mencalonkan menjadi DPRD
Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD serta PEMDA
14. Memperkuat dan mendorong anggota Perawat yang mempunyai Potensi
untuk duduk di tatanan Birokrasi dan Legislatif (DPRD
Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD
KOMISI C : HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA
1. Sosialisasi Standar Kompetensi Perawat di tatanan Fasyankes, BPJS
Kesehatan, Dinkes Kesehatan dan stakeholders terkait
2. Sosialisasi Satuan Kredit Profesi (SKP) ke pihak RS/Pendidikan/
Lembaga tertentu yang melakukan kegiatan ilmiah yang tidak sesuai
dengan ketentuan yang ada dalam PKB Perawat Indonesia
3. Kerjasama Lintas Sektor, Program dan Profesi meliputi: pengembangan
Desa Siaga, Penelitian Kesehatan dan Keperawatan
4. Membangun jejaring dan kerjasama antar lembaga pemerintah dan non
pemerintah
5. Melibatkan lembaga-lembaga kerjasama dalam setiap kegiatan2 PPNI
baik di tingkat DPK, DPD dan DPW di Sulawesi Selatan
6. Pemantapan fungsi hubungan masyarakat (HUMAS)
7. Pemantapan pencitraan profesi perawat melalui berbagai media
8. Menjalin kerjasama dengan instansi pelayanan dan pendidikan
keperawatan dalam melaksanakan penelitian dan pengembangan
pendidikan dan pelayanan/asuhan keperawatan
7

9. Mewakili perawat pada berbagai kelompok dan bertindak sebagai wakil


organisasi keperawatan pada badan pemerintah, masyarakat, dan
lembaga legislatif profesi kesehatan
10. Melakukan evaluasi dan monitoring secara periodik terhadap
pelaksanaan hubungan kerjasama.
11. Sosialisasi program migrasi perawat
KOMISI D : PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
1. Pendidikan berkelanjutan meliputi
a. Seminar/ Simposium Keperawatan
b. Pelatihan, Workshop, Pelatihan, Inhouse training dll
2. Mekanisme Pengurusan Satuan Kredit Profesi (SKP)
3. Pencanangan program kegiatan ilmiah tahunan “Celebes Nursing
Update” oleh DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan pada kegiatan IND.
4. Ketentuan Penyelenggara kegiatan ilmiah oleh Event Organizir (EO)
5. Ketentuan Penyelenggara kegiatan ilmiah oleh Badan Kelengkapan
PPNI
6. List / daftar kegiatan ilmiah keahlian yang menjadi hak patent/
independen dari Badan Kelengkapan
7. Bekerjasama secara aktif dengan institusi pendidikan dalam memantau
pencapaian standar pendidikan keperawatan
8. Melaksanakan Pelatihan Berkelanjutan Keperawatan sesuai kebutuhan,
termasuk pelatihan tenaga kerja perawat yang akan keluar negeri
9. Mendistribusikan tenaga-tenaga S1/Ners ke Kabupaten/Kota
10. Melaksanakan seminar Keperawatan dan kegiatan ilmiah lainnya baik
ditingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota sehingga
memudahkan bagi tenaga keperawatan yang ada untuk memenuhi
pengumpulan satuan kredit profesinya (SKP)
11. Ikut mendukung dan melaksanakan percepatan program konversi
perawat D-IV menjadi Profesi Ners sebagaimana amanat dari
Permenpan 25 tahun 2014.
12. Mendorong semua pihak terkait dalam upaya memperbesar proporsi
lulusan STIKES Panakkukang lulus uji kompetensi
8

KOMISI E : PENELITIAN DAN SISTEM INFORMASI DAN


KOMUNIKASI
1. Pengembangan kapasitas bidang penelitian PPNI
2. Mendesain Roadmap Penelitian dengan mengacu ke Roadmap DPP
PPNI
3. Utilisasi Journal DPW PPNI berbasis offline dan online (OJS)
4. Workshop Penelitian dan pembuatan Manuskrip untuk DPW dan DPK
5. Melakukan penelitian terkait layanan masing-masing DPK, DPD dan
DPW
6. Hibah Penelitian bagi Penelitian terbaik dari DPD dan DPK
7. Meng-update Data Base Perawat di Tatanan Pelayanan
8. Utilisasi pemanfaatan Web DPW PPNI Sul-sel
9. Menyiapkan Sistem layanan bertingkat DPK, DPD dan DPW berbasis
Online
10. Roadmap riset keperawatan di Provinsi Sulawesi Selatan
11. Pengembangan data dasar profile PPNI dan keperawatan di Provinsi
Sulawesi Selatan
12. Penelahaan dan rekomendasi terkait rencana penelitian yang dilakukan
institusi/ pelayanan di Provinsi Sulawesi Selatan
13. Pengembangan Jurnal PPNI di Provinsi Sulawesi Selatan
14. Pengembangan berbagai aplikasi berbasis IT untuk menunjang kinerja
organisasi
15. Pengembangan website PPNI
16. Pemantapan pencitraan profesi perawat melalui berbagai media
17. Memberi kesempatan kepada warga PPNI untuk membuat proposal
penelitian untuk diajukan dan diperjuangkan mendapat bantuan
pelaksanaan sesuai sumber-sumber yang dapat tersedia.
18. Membantu mengidentifikasi masalah-masalah keperawatan yang perlu
diteliti dan dikembangkan
19. Menjalin kerjasama secara aktif dengan institusi pendidikan
keperawatan dan pelayanan keperawatan dan institusi terkait dalam
melaksanakan penelitian dan pengembangan keperawatan
9

KOMISI F : PELAYANAN
1. Peningkatan mutu pelayanan keperawatan,diharapkan dapat :
a. Menyebarkan standar praktek pelayanan/ askep yg sdh ada
b. Berperan aktif dlm pelaksanaan Akreditasi pelayanan keperawatan
c. Menfasilitasi Anggota untuk memiliki STR
d. Menyebarluaskan dan melaksanakan pedoman komite keperawatan.
e. Menfasilitasi Anggota untuk memiliki STR
f. Menyebarluaskan dan melaksanakan pedoman komite keperawatan.
2. Memonitoring praktik perawat di Provinsi Sulawesi Selatan sesuai dgn
standar praktik keperawatan
3. Melakukan advokasi terhadap pelaksanaan pelayanan dan praktik
perawat di Provinsi Sulawesi Selatan
4. Berperan serta secara aktif dlm memberikan masukan terhdp sistem
pelayanan kesehatan daerah
5. Membangun suasana pembelajaran klinik yg kondusif.
6. Melakukan sosialisasi dgn komite keperawatan dan komite medik di
Rumah Sakit terkait Penerapan Permenkes RI Nomor 40 tahun 2017
tentang Pengembangan jenjang karier profesional Perawat Klinis
7. Membuat standar mutu keperwatan yg akan menjadi pedoman dan
standar dalam pengukuran mutu di Fasyankes
8. Membuat tim tanggap bencana bekerja sama dengan badan
kelengkapan terkait.
9. Realisasi Praktik Mandiri Perawat
a. Praktik Mandiri pada tatanan pelayanan
b. Praktik Mandiri perorangan atau berkelompok
c. Pelayanan keperawatan Kesehatan di rumah (home care)
3. Konsep Jasa Pelayanan Keperawatan
4. Sosialisasi Aplikasi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)
5. Perumusan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI)
6. Berperan aktif dalam pelaksanaan akreditasi pelayanan keperawatan
7. Menfasilitasi anggota untuk memiliki surat tanda registrasi (STR)
8. Menyebarluaskan dan melaksanakan pedoman komite keperawatan
10

9. Ikut aktif dalam penilaian perawat teladan


10. Ikut aktif dalam penjaringan calon PKHI
11. Menyebarluaskan dan melaksanakan pedoman UKOM Jabatan
Fungsional Perawat
KOMISI G : KESEJAHTERAAN
1. Melakanakan dan memonitoring system kesejahteraan perawat di
wilayah Provinsi Sulawesi selatan yang adil dan wajar
2. Memberi santunan kepada anggota PPNI yang terkena musibah yang
diberikan langsung oleh Pengurus Kabupaten, sedangkan musibah yang
menimpa keluarga inti Pengurus PPNI disantuni oleh Pengurus DPW
PPNI
3. Mendirikan koperasi PPNI yang berbadan hukum
4. Melakukan advokasi ke pemerintah provinsi Sulawesi Selatan untuk
Perumusan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan perawat
5. Pengusulan asuransi kesehatan bagi perawat kontrak/ honorer
6. Menerapkan peraturan Menteri Tenaga Kerja tentang UMR bagi
perawat
7. Pengembangan usaha Yayasan PPNI : Wisma PPNI dan Rumah Sakit
PPNI Kurun Waktu Jangka Panjang
8. Penjualan Atribut PPNI (Jas PPNI, Kalender, pin, stiker, kameja, kaos)
PPNI
9. Menjalin Kerja sama dengan institusi dalam Penjualan Alkes
10. Bekerja sama dengan travel, darat, laut maupun udara
11. Pembentukan Homecare dan Rumah Keperawatn Kreatif dengan
bekerja sama dengan BPJS Kesehatan
12. Memberikan kenang - kenangan bagi anggota PPNI yg purna tugas/
pindah
13. Memberikan THR bagi Pengurus DPW PPNI Sulawesi Selatan
14. Mengadakan acara rekreasi bagi anggota PPNI
15. Membentuk dan menggalang dana untuk dompet peduli perawat
16. Pembuatan Aplikasi Homecare untuk Praktek Mandiri Perawat
17. Penggalian Sumber Dana Organisasi Badan-badan Usaha
11

a. Praktik Mandiri pada tatanan pelayanan


b. Penyehatan pengelolaan kegiatan badan usaha
c. Pemanfaatan&pengembangan badan usaha & hasil-hasil badan usaha
18. Perlindungan terhadap risiko kerja
19. Sistem Rumenerasi/ Jasa Pelayanan Keperawatan
20. Mendorong pihak Yayasan untuk segera melakukan pengadaan lahan
untuk pembangunan kampus STIKES Panakkukang secara bertahap
termasuk sarana/lahan praktik sendiri
21. Menyebarluaskan AD/ART Yayasan Perawat Sulawesi Selatan kepada
seluruh anggota
22. Pembentukan Yayasan Perawat di Kabupaten/Kota yang berminat
secara otonom
23. Mengembangkan usaha-usaha Yayasan yang lain, di samping
penyelenggaraan pendidikan, juga diadakan kegiatan lainnya untuk
kepentingan warga keperawatan dan masyarakat umum di gedung
PPNI Provinsi Sulawesi Selatan Jalan Adhyaksa No.5 Makassar
24. Bekerjasama dengan pemerintah, swasta dan masyarakat menyalurkan
tenaga keperawatan yang belum bekerja, baik didalam negeri maupun
diluar negeri
25. Pembinaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial anggota PPNI
26. Dalam rangka memperingati HUT PPNI setiap tahun pada bulan Maret
Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan dapat melaksanakan
kegiatan sesuai kemampuan yang ada, seperti :
a. Melakukan arisan-arisan anggota setiap bulan
b. Pembinaan rohani anggota melalui ceramah-ceramah bersama
siswa dan mahasiswa keperawatan
c. Pemberian bingkisan kepada sesepuh anggota PPNI
d. Melakukan kunjungan dan memberikan sumbangan kepada anggota
yang dilanda musibah
27. Meringankan biaya pendidikan anak anggota PPNI yang belajar di
STIKES Panakkukang
28. Menyebarluaskan buku sejarah Perawat Indonesia
12

KOMISI H : ETIK KEPERAWATAN


1. Pembentukan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan di
Kabupaten/Kota dan Komisariat
2. Penegakan kode etik perawat, lembaga yang terlibat :
a. Konsil Keperawatan
b. MKEK DPP PPNI
c. MKEK DPW PPNI
d. Komisi etik setiap Komisariat PPNI
3. Menumbuhkan dan membina pemahaman sikap profesional
a. Melatih penalaran etik serta melaksanakan kegiatan pembahasan
dan penyelesaian masalah etik dalam keperawatan
b. Mengembangkan keterkaitan sosial dan moral diantara anggota :
1) Kebersamaan tujuan, pernyataan/komitmen terhadap cita-cita
profesi
2) Solidaritas profesi yang mencerminkan kebijakan profesi dan
mengupayakan tersedianya kondisi untuk melaksanakan tugas
sesuai dengan cita-cita profesi
4. Mengembangkan perangkat organisasi demi terlaksananya keprofesian
yang meliputi:
5. Melakukan sosialisasi dalam rangka pemahaman dan pengamalan kode
etik
6. Penerapan Alat Ukur Standar Perilaku Kode Etik Keprawatan
a. Perawat dan klien
b. Perawat dan praktik
c. Perawat dan masyarakat
d. Perawat dan teman sejawat
e. Perawat dan profesi
7. PELAPOR
a. Pasien / klien
b. Keluarga pasien / klien
c. Anggota masyarakat
d. Lembaga pelayanan kesehatan
13

e. Organisasi
8. TERLAPOR
a. Perawat yang praktik di fasilitas pelayanan kesehatan
b. Perawat yang praktik mandiri
9. KOMPETENSI
a. Konsil Keperawatan
b. MKEK DPP PPNI
c. MKEK DPW PPNI
d. Komisi Etik Komisariat
e. Pejabat yang berwewenang
10. PERSYARATAN TERLAPOR :
Anggota PPNI

11. PERSYARATAN PELAPOR


a. Sedang atau pernah mendapatkan pelayanan kesehatan oleh terlapor
b. Pelanggaran yang disangka merupakan pelangaran etik
c. Mengalami sendiri atau dialami oleh keluarga
d. Tidak kadaluarsa ( > 6 bulan )
12. PROSEDUR PELAPOR
a. Pasien/ Klien Di Pelayanan Kesehatan :
1) Laporan ditujukan kepada
2) Sub Komite Etik Keperawatan
3) Sub Komite Etik Keperawatan menyelesaikan terlebih dahulu
secara damai
4) Bila tidak selesai disampaikan ke MKEK DPW PPNI melalui
DPD PPNI
b. Bukan Pasien / Klien Rumah Sakit :
1) Laporan ditujukan kepada MKEK DPW PPNI
2) Bila tidak bisa diselesaikan ke MKEK DPP PPNI
13. TATA CARA PENYELESAIAN
a. Peneriman laporan ( registrasi )
b. Pemeriksaan laporan - bukti2 kronologis kasus
14

c. Memberi keempatan melengkapi berkas ( 30 hari jika tidak maka


dianggap mencabut, jika belum maka dalam 14 hari lembaga
memanggil
d. Wajib menindaklanjuti dengan meminta klarifikasi benar tidaknya
kasus tersebut
e. Memanggil para pihak untuk dimintakan klarifikasi
f. Pengajuan alat pembuktian ( saksi-saksi )
g. Pemberian keputusan/sanksi
14. JENIS SANKSI
a. RINGAN : TEGURAN LISAN
b. SEDANG : TEGURAN TERTULIS
c. BERAT :
1) Penundaan pemberian rekomendasi untuk penerbitn SIPP
2) Mencabut SIPP
3) Memberhentikan sebagai anggota PPNI
15. AUDIT INTERNAL KEUANGAN DPW-PPNI
a. Menetapkan tim audit
b. Dilakukan setiap tahun dijadwalkan pada setiap triwulan pertama
tahun berikut
c. Hasil audit dilaporkan pada saat rapat kerja
KOMISI I : KESEKRETARIATAN
1. Penataan protokoler organisasi
2. Menyusun road map Pelaksanaan Angkat Sumpah Perawat dan UKNI
3. Pemanfaatan secara optimal kantor Sekretariat Pengurus Wilayah PPNI Provinsi
Sulawesi Selatan beserta peralatannya :
a. di Jalan Adhiyaksa No. 5 Makassar sebagai kantor secretariat Bersama
antara Bidang Diklat DPW PPNI dengan seluruh Badan Kelengkapan yang
ada di Provinsi Sulawesi Selatan
b. di Jalan Keindahan Raya Blok AA No. 30 Bumi Tamalanrea Permai (BTP)
Makassar sebagai Kantor Sekretariat DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan.
4. Pemantapan pengelolaan data base keanggotaan PPNI melalui SIMK-online
PPNI.
15

5. Penerbitan Nomor Satuan Kredit Profesi (SKP) kegiatan ilmiah setelah proposal
kegiatan ilmiah telah mendapatkan telaah dan penilaian SKP sesuai PKB
Perawat Indonesia dari Bidang dan Divisi Diklat.
6. Penerbitkan surat Rekomendasi sesuai Peraturan Organisasi PPNI.
7. Pengelolaan sekretariat DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
8. Monitoring dan evaluasi pencapaian indikator tiap tahun bidang dan divisi
9. Membuat program kerja sekretariat keprotokoleran PPNI Provinsi Sulawesi
Selatan
10. Mengkoordinir kelengkapan administrasi keprotokoleran Rumah tangga PPNI
Provinsi Sulawesi Selatan yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan resmi
organisasi (mis; Muswil, Rakerwil, Pelantikan Pengurus DPW PPNI dan DPD
PPNI dll)
11. Menginventarisir asset-aset PPNI Provinsi Sulawesi Selatan sesuai ketentuan
dalam PO pengelolaan asset PPNI
12. Menyusun tata kelola keprotokoleran organisasi yang meliputi tata penyambutan
pimpinan PPNI, tata administrasi (surat-surat, Spanduk/Baliho/Backdrop,
Jadwal kedatangan pimpinan, tempat penginapan dll), tata ruang meliputi
tempat/Gedung, layout, dekorasi dan pengaturan kursi, tata upacara (Jenis dan
pengantar acara, susunan acara dll), tata tempat, posisi tamu/undangan dan
pengurus dan tata busana
16

BAGIAN II
AGENDA PEMBAHASAN DALAM RAPAT KOMISI
A. Komisi Organisasi dan Kaderisasi
1. Pengembangan Organisasi
a. Penyempurnaan komposisi pengurus yang bisa aktif dalam pelaksanaan
kegiatan organisasi
b. Menumpang pada salah satu gedung pemerintah atau gedung/rumah pribadi.
c. Pemasangan papan nama organisasi, ukuran 120 x 80 cm, warna putih
tulisan warna hitam disertai logo PPNI.
d. Musyawarah Daerah (MUSDA) PPNI Kabupaten dan Kota
e. Pelaksanaan kegiatan rutin organisasi dengan melakukan pertemuan
sekurang-kurangnya sekali sebulan untuk membahas hal-hal sebagai berikut
1) Pendataan anggota diseluruh kabupaten dan kota
2) Pemantauan pelaksanaan standar keprofesian
3) Pembinaan anggota
f. Registrasi Anggota:
1) Pendataan Jumlah Anggota setiap Kabupaten/Kota menurut Jenis
Pendidikan di tempat kerjanya
2) Pemberian Kartu Anggota dan Penarikan Iuran Anggota
a) Resosialisasi Sistem Registrasi Tenaga Perawat
b) Realisasi Pelaksanaan Permenkes No. 148 Tahun 2010
c) Realisasi Pelaksanaan Permenkes No. 1796 Tahun 2011
d) Realisasi Pelaksanaan Permenkes No. 46 Tahun 2013
g. Penataan peran dan fungsi Ikatan/Himpunan
2. Pembinaan Kelembagaan :
a. Konsolidasi organisasi antara Pengurus Wilayah dengan Pengurus Pusat dan
Pegurus Pengurus Daerah Kabupaten/Kota PPNI se Provinsi Sulawesi
Selatan
b. Penertiban iuran anggota melalui SIMK online PPNI
c. Mengupayakan dan menghimbau kepada Pengurus Daerah Kabupaten/Kota
dan Komisariatnya masing-masing agar dapat mendata anggotanya sehingga
SIMK online PPNI dapat terlaksana dengan baik
17

d. Memperkuat kelembagaan organisasi PPNI Provinsi Sulawesi Selatan


dengan mengupayakan kedudukan Organisasi PPNI Provinsi Sulawesi
Selatan dengan Yayasan Perawat Sulawesi Selatan (YPSS) bersifat ex-
Officio.
e. Kegiatan dalam pembinaan keanggotaan dan kelembagaan diantaranya
dengan memperkuat PPNI menjadi organisasi yang mempunyai prestise
sosial :
1) Mengajak anggota menyepakati tentang lingkungan profesi keperawatan
dan profesi lainnya
2) Memantau pelaksanaan peraturan hukum yang berkaitan dengan
pekerjaan dan tujuan profesi
3) Mengantisipasi masa depan dan secara terus menerus menumbuhkan
wawasan keprofesian
B. Komisi Hukum dan Pemberdayaan Politik
1. Pengembangan dan pengawalan peraturan turunan UUK; turunan UU No. 38
tahun 2014 tentang Keperawatan
2. Pengembangan dan Pengawalan Konsil Keperawatan Indonesia
3. Penelaan dan Pengawalan Kebijakan Pemerintahan di Daerah terkait dengan
Keperawatan
4. Pemetaan dan pengawalan posisi strategis yang dapat diisi oleh Perawat di
Pemerintahan daerah
5. Advokasi dan bantuan hukum pada anggota yang berhadapan dengan
permasalahan hukum.
6. Pemetaan data Perawat yang akan mencalonkan menjadi DPRD
Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD serta PEMDA
7. Memperkuat dan mendorong anggota Perawat yang mempunyai Potensi untuk
duduk di tatanan Birokrasi dan Legislatif (DPRD Kabupaten/Kota, DPRD
Provinsi, DPR RI dan DPD
C. Komisi Hubungan antar Lembaga
1. Sosialisasi Standar Kompetensi Perawat di tatanan Fasyankes, BPJS Kesehatan,
Dinkes Kesehatan dan stakeholders terkait
18

2. Sosialisasi Satuan Kredit Profesi (SKP) ke pihak RS/Pendidikan/Lembaga


tertentu yang melakukan kegiatan ilmiah yang tidak sesuai dengan ketentuan
yang ada dalam PKB Perawat Indonesia
3. Kerjasama Lintas Sektor, Program dan Profesi meliputi: pengembangan Desa
Siaga, Penelitian Kesehatan dan Keperawatan
4. Membantu Pengurus PPNI Kabupaten/Kota untuk bekerjasama dengan
Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pengusulan pelaksanaan Pendidikan D3
khusus keperawatan bagi tenaga keperawatan lulusan SPK/SPR yang masih ada
5. Membangun jejaring dan kerjasama antar lembaga pemerintah dan non
pemerintah
6. Pemantapan fungsi hubungan masyarakat (HUMAS)
7. Pemantapan pencitraan profesi perawat melalui berbagai media
8. Menjalin kerjasama dengan instansi pelayanan dan pendidikan keperawatan
dalam melaksanakan penelitian dan pengembangan pendidikan dan
pelayanan/asuhan keperawatan
9. Membantu mengidentifikasi masalah-masalah keperawatan yang perlu diteliti
dan dikembangkan
10. Sosialisasi program migrasi perawat
D. Komisi Pendidikan Dan Pelatihan
1. Pendidikan berkelanjutan meliputi
a. Seminar/ Simposium Keperawatan
b. Pelatihan, Workshop, Pelatihan, Inhouse training dll
2. Mekanisme Pengurusan Satuan Kredit Profesi (SKP)
3. Pencanangan program kegiatan ilmiah tahunan “Celebes Nursing Update” oleh
DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan pada kegiatan IND.
4. Ketentuan Penyelenggara kegiatan ilmiah oleh Event Organizir (EO)
5. Ketentuan Penyelenggara kegiatan ilmiah oleh Badan Kelengkapan PPNI
6. List / daftar kegiatan ilmiah keahlian yang menjadi hak patent/ independen dari
Badan Kelengkapan
7. Bekerjasama secara aktif dengan institusi pendidikan dalam memantau
pencapaian standar pendidikan keperawatan
19

8. Melaksanakan Pelatihan Berkelanjutan Keperawatan sesuai kebutuhan,


termasuk pelatihan tenaga kerja perawat yang akan keluar negeri
9. Mendistribusikan tenaga-tenaga S1/Ners ke Kabupaten/Kota
10. Melaksanakan seminar Keperawatan dan kegiatan ilmiah lainnya baik ditingkat
Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota sehingga memudahkan bagi tenaga
keperawatan yang ada untuk memenuhi pengumpulan satuan kredit profesinya
(SKP)
11. Ikut mendukung dan melaksanakan percepatan program konversi perawat D-IV
menjadi Profesi Ners sebagaimana amanat dari Permenpan 25 tahun 2014.
12. Mendorong semua pihak terkait dalam upaya memperbesar proporsi lulusan
STIKES Panakkukang lulus uji kompetensi
E. Komisi Penelitian dan Sistem Informasi dan Komunikasi
1. Pengembangan kapasitas bidang penelitian PPNI
2. Roadmap riset keperawatan di Provinsi Sulawesi Selatan
3. Pengembangan data dasar profile PPNI dan keperawatan di Provinsi Sulawesi
Selatan
4. Penelahaan dan rekomendasi terkait rencana penelitian yang dilakukan institusi/
pelayanan di Provinsi Sulawesi Selatan
5. Pengembangan Jurnal PPNI di Provinsi Sulawesi Selatan
6. Pengembangan berbagai aplikasi berbasis IT untuk menunjang kinerja
organisasi
7. Pengembangan website PPNI
8. Pemantapan pencitraan profesi perawat melalui berbagai media
9. Memberi kesempatan kepada warga PPNI untuk membuat proposal penelitian
untuk diajukan dan diperjuangkan mendapat bantuan pelaksanaan sesuai
sumber-sumber yang dapat tersedia.
10. Menjalin kerjasama secara aktif dengan institusi pendidikan keperawatan dan
pelayanan keperawatan dan institusi terkait dalam melaksanakan penelitian dan
pengembangan keperawatan
F. Komisi Pelayanan
1. Peningkatan Mutu Pelayanan
2. Realisasi Praktik Mandiri Perawat
20

a. Praktik Mandiri pada tatanan pelayanan


b. Praktik Mandiri perorangan atau berkelompok
c. Pelayanan keperawatan Kesehatan di rumah (home care)
3. Konsep Jasa Pelayanan Keperawatan
4. Sosialisasi Aplikasi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)
5. Perumusan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI)
6. Berperan aktif dalam pelaksanaan akreditasi pelayanan keperawatan
7. Menfasilitasi anggota untuk memiliki surat tanda registrasi (STR)
8. Menyebarluaskan dan melaksanakan pedoman komite keperawatan
9. Ikut aktif dalam penilaian perawat teladan
10. Ikut aktif dalam penjaringan calon PKHI
11. Menyebarluaskan dan melaksanakan pedoman UKOM Jabatan Fungsional
Perawat
G. Komisi Kesejahteraan
1. Penggalian Sumber Dana Organisasi Badan-badan Usaha
a. Praktik Mandiri pada tatanan pelayanan
b. Penyehatan pengelolaan kegiatan badan usaha
c. Pemanfaatan hasil-hasil badan usaha
d. Pengembangan badan usaha
2. Perlindungan terhadap risiko kerja
3. Sistem Rumenerasi
4. Mendorong pihak Yayasan untuk segera melakukan pengadaan lahan untuk
pembangunan kampus STIKES Panakkukang secara bertahap termasuk
sarana/lahan praktik sendiri
5. Menyebarluaskan AD/ART Yayasan Perawat Sulawesi Selatan kepada seluruh
anggota
6. Pembentukan Yayasan Perawat di Kabupaten/Kota yang berminat secara
otonom
7. Mengembangkan usaha-usaha yayasan yang lain, di samping penyelenggaraan
pendidikan, juga diadakan kegiatan lainnya untuk kepentingan warga
keperawatan dan masyarakat umum di gedung PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
Jln. Adhyaksa No.5 Makassar
21

8. Bekerjasama dengan pemerintah, swasta dan masyarakat menyalurkan tenaga


keperawatan yang belum bekerja, baik didalam negeri maupun diluar negeri
9. Pembinaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial anggota PPNI
10. Dalam rangka memperingati HUT PPNI setiap tahun pada bulan Maret
Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Selatan dapat melaksanakan kegiatan
sesuai kemampuan yang ada, seperti :
a. Melakukan arisan-arisan anggota setiap bulan
b. Pembinaan rohani anggota melalui ceramah-ceramah bersama siswa dan
mahasiswa keperawatan
c. Pemberian bingkisan kepada sesepuh anggota PPNI
d. Melakukan kunjungan dan memberikan sumbangan kepada anggota yang
dilanda musibah
11. Meringankan biaya pendidikan anak anggota PPNI yang belajar di STIKES
Panakkukang
12. Menyebarluaskan buku sejarah Perawat Indonesia
H. Komisi Etik Keperawatan
1. Pembentukan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan di Kabupaten/Kota dan
Komisariat
2. Penegakan kode etik perawat, lembaga yang terlibat :
a. Konsil Keperawatan
b. MKEK DPP PPNI
c. MKEK DPW PPNI
d. Komisi etik setiap Komisariat PPNI
3. Menumbuhkan dan membina pemahaman sikap profesional
a. Melatih penalaran etik serta melaksanakan kegiatan pembahasan dan
penyelesaian masalah etik dalam keperawatan
b. Mengembangkan keterkaitan sosial dan moral diantara anggota :
1) Kebersamaan tujuan, pernyataan/komitmen terhadap cita-cita profesi
2) Solidaritas profesi yang mencerminkan kebijakan profesi dan
mengupayakan tersedianya kondisi untuk melaksanakan tugas sesuai
dengan cita-cita profesi
22

4. Mengembangkan perangkat organisasi demi terlaksananya keprofesian yang


meliputi:
5. Melakukan sosialisasi dalam rangka pemahaman dan pengamalan kode etik
6. Penerapan Alat Ukur Standar Perilaku Kode Etik Keprawatan
a. Perawat dan klien
b. Perawat dan praktik
c. Perawat dan masyarakat
d. Perawat dan teman sejawat
e. Perawat dan profesi
7. PELAPOR
a. Pasien / klien
b. Keluarga pasien / klien
c. Anggota masyarakat
d. Lembaga pelayanan kesehatan
e. Organisasi
8. TERLAPOR
a. Perawat yang praktik di fasilitas pelayanan kesehatan
b. Perawat yang praktik mandiri
9. KOMPETENSI
a. Konsil Keperawatan
b. MKEK DPP PPNI
c. MKEK DPW PPNI
d. Komisi Etik Komisariat
e. Pejabat yang berwewenang
10. PERSYARATAN TERLAPOR :
Anggota PPNI

11. PERSYARATAN PELAPOR


a. Sedang atau pernah mendapatkan pelayanan kesehatan oleh terlapor
b. Pelanggaran yang disangka merupakan pelangaran etik
c. Mengalami sendiri atau dialami oleh keluarga
d. Tidak kadaluarsa ( > 6 bulan )
23

12. PROSEDUR PELAPOR


a. Pasien/ Klien Di Pelayanan Kesehatan :
1) Laporan ditujukan kepada
2) Sub Komite Etik Keperawatan
3) Sub Komite Etik Keperawatan menyelesaikan terlebih dahulu secara
damai
4) Bila tidak selesai disampaikan ke MKEK DPW PPNI melalui DPD
PPNI
b. Bukan Pasien / Klien Rumah Sakit :
1) Laporan ditujukan kepada MKEK DPW PPNI
2) Bila tidak bisa diselesaikan ke MKEK DPP PPNI
13. TATA CARA PENYELESAIAN
a. Peneriman laporan ( registrasi )
b. Pemeriksaan laporan - bukti2 kronologis kasus
c. Memberi keempatan melengkapi berkas ( 30 hari jika tidak maka
dianggap mencabut, jika belum maka dalam 14 hari lembaga memanggil
d. Wajib menindaklanjuti dengan meminta klarifikasi benar tidaknya kasus
tersebut
e. Memanggil para pihak untuk dimintakan klarifikasi
f. Pengajuan alat pembuktian ( saksi-saksi )
g. Pemberian keputusan/sanksi
14. JENIS SANKSI
a. RINGAN : TEGURAN LISAN
b. SEDANG : TEGURAN TERTULIS
c. BERAT :
1) Penundaan pemberian rekomendasi untuk penerbitn SIPP
2) Mencabut SIPP dan; 3) Memberhentikan sebagai anggota PPNI
15. AUDIT INTERNAL KEUANGAN DPW-PPNI
a. Menetapkan tim audit
b. Dilakukan setiap tahun dijadwalkan pada setiap triwulan pertama tahun
berikut
c. Hasil audit dilaporkan pada saat rapat kerja
24

I. Komisi Kesekretariatan
1. Penataan protokoler organisasi
2. Menyusun road map Pelaksanaan Angkat Sumpah Perawat dan UKNI
3. Pemanfaatan secara optimal kantor Sekretariat Pengurus Wilayah PPNI Provinsi
Sulawesi Selatan beserta peralatannya :
a. di Jalan Adhiyaksa No. 5 Makassar sebagai kantor secretariat Bersama
antara Bidang Diklat DPW PPNI dengan seluruh Badan Kelengkapan yang
ada di Provinsi Sulawesi Selatan
b. di Jalan Keindahan Raya Blok AA No. 30 Bumi Tamalanrea Permai (BTP)
Makassar sebagai Kantor Sekretariat DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan.
4. Pemantapan pengelolaan data base keanggotaan PPNI melalui SIMK-online
PPNI.
5. Penerbitan Nomor Satuan Kredit Profesi (SKP) kegiatan ilmiah setelah proposal
kegiatan ilmiah telah mendapatkan telaah dan penilaian SKP sesuai PKB
Perawat Indonesia dari Bidang dan Divisi Diklat.
6. Penerbitkan surat Rekomendasi sesuai Peraturan Organisasi PPNI.
7. Pengelolaan sekretariat DPW PPNI Provinsi Sulawesi Selatan
8. Monitoring dan evaluasi pencapaian indikator tiap tahun bidang dan divisi
9. Membuat program kerja sekretariat keprotokoleran PPNI Provinsi Sulawesi
Selatan
10. Mengkoordinir kelengkapan administrasi keprotokoleran Rumah tangga PPNI
Provinsi Sulawesi Selatan yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan resmi
organisasi (mis; Muswil, Rakerwil, Pelantikan Pengurus DPW PPNI dan DPD
PPNI dll)
11. Menginventarisir asset-aset PPNI Provinsi Sulawesi Selatan sesuai ketentuan
dalam PO pengelolaan asset PPNI
12. Menyusun tata kelola keprotokoleran organisasi yang meliputi tata penyambutan
pimpinan PPNI, tata administrasi (surat-surat, Spanduk/Baliho/Backdrop,
Jadwal kedatangan pimpinan, tempat penginapan dll), tata ruang meliputi
tempat/Gedung, layout, dekorasi dan pengaturan kursi, tata upacara (Jenis dan
pengantar acara, susunan acara dll), tata tempat, posisi tamu/undangan dan
pengurus dan tata busana