Anda di halaman 1dari 16

PELAKSANAAN POSYANDU

No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011
1. Pengertian Pelaksanaan Posyandu adalah Pelayanan kesehatan yang di
laksanakan di luar gedung puskesmas secara terpadu di
tempat yang telah di sediakan oleh masyarakat secara Cuma-
Cuma.
2. Tujuan Merupakan acuan penerapan langkah-langkah dalam
kegiatan posyandu yang ada di wilayah kerja puskesmas.

3. Kebijakan
4. Referensi
5. Prosedur 1. Menyiapkan peralatan dan untuk Imunisasi. Pemeriksaan
KIA/KB
2. Memberikan sapaan kepada orang tua bayi/balita, bumi
3. Mendaftar bayi/balita dan bumi yang datang di meja Satu
4. Menimbang bayi/balita dan bumi dimeja dua
5. Mencatat berat badan bayi/balita dan bumil pada KMS dan
buku pencatatan di meja tiga
6. Memberikan penyuluhan berdasarkan KMS di meja empat
7. Memberi imunisasi, KB dan pelayanan lainnya seperti KIA
8. Membuat laporan bulanan kader dan merujuk balita dan bumil
yang resikonya tinggi ke puskesmas

6. Unit Terkait
7. Dokumen terkait 1). Format pencatatan dan pelaporan KMS
2). Format rujukan

8. Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PELAKSANAAN TB
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011
1.Pengertian Penyakit TB paru merupakan penyakit menular yang
membutuhkan penanganan secara lebih intentif melalui
pemutusan mata rantai penularannya, sehingga dapat
menurunkan angka kesakitan di masyarakat.
2. Tujuan Merupakan acuan penerapan langkah-langkah untuk
menangani penderita TB Paru agar dapat sembuh dan
mencegah kematian
3. Kebijakan
4. Referensi
5. Prosedur 1. Petugas menerima rujukan dari dokter atau petugas
laboratorium
2. Petugas membaca hasil dari lembaran rujukan
@. Hasil SPS positif, di diagnosa sebagai penderita TB, BTA
positif
@. Hasil SPS negative dilakukan pemeriksaan roentagen
untuk mendukung diagnose TB.
@. Bila hasil roentagen memdukung TB, di diagnose sebagai
penderita TB, BTA negative roentagen positif
@. Bila hasil roentgen tidak mendukung TB penderita tersebut
bukan TB
3. Mencatat bila hasil positif dalam buku register
4. Pengobatan :
@. Kateoeri I : Penderita yang belum pernah di obati dengan
OAT atau udah pernah menelan OAT kurang dari satu bulan
( 30 dosis harian )
@. Kategori II : Penderita TB yang sebelumnya pernah
mendapat pengobatan TB dan telah dinyatakan sembuh atau
pengobatan lengkap kemudian kembali lagi berobat dengan
hasil pemeriksaan dahak BTA (+)
@. Kategori III : Bedakan penderita hasil pemeriksaan sputum
negative dan hasil roentgen positif
5. Memberi penyuluhan dan memotivasi penderita tentang
pengertian tentang penyakit TB paru
6. Unit Terkait
7. Dokumen terkait 1). Status pasien
2). Buku Register

Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PROSEDUR TETAP P2 RABIES
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011
1.Pengertian Penyakit rabies ( penyakit anjing gila ) adalah penyakit akut
pada susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus
rabies dan ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies
terutama anjing, kucing dan kera.

2. Tujuan Merupakan acuan penarapan langkah-langkah dalam


melaksanakan pencarian/pertemuan kasus rabies

3. Kebijakan

4. Referensi

5. Prosedur Melaporkan dan mencari bila ada kasusu yang di temukan di


poliklinik puskesmas setiap bulan ke Dinas Kesehatan
Kota.
6. Unit Terkait

7. Dokumen 1. Buku register P2 Rabies


terkait
2. Status pasien

Rekaman Historis
No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan
Tgl.
PELAKSANAAN PEMBERIAN
IMUNISASI CAMPAK
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011

1.Pengertian Imunisasi Campak merupakan pemberian kekebalan


terhadap penyakit Campak pada bayi usia 9 – 11 bulan

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah


pemberian imunisasi campak banyi umur bayi 9-11 bulan

3. Kebijakan

4. Referensi

5. Prosedur 1. Petugas membaca KMS bayi di menginformasikan


kepada orangtua/ keluarga tentang efek samping
Campak.
2. Mencatat jenis imunisasi yang akan di berikan kepada
bayi
3. Mencuci tangan
4. Melarutkan Vaksin Campak dengan 5 cc pelarut vaksin
campak ( Aquades )
5. Vaksin yang sudah dilarutkan dimasukan kedalam
spoit yang steril sebanyak 0,5 cc.
6. Menemukan lokasi penyutikan, 1/3 bagian distal paha
kiri.
7. Desinfeksi lokasi penyuntikan dengan kapas air
hangat.
8. Melakukan penyuntikan
9. Membuang sampah hasil tindakan medik di tempat
sampah yang tersedia.
10. Membereskan alat-alat
11. Merekap hasil kegiatan imunisasi di Posyandu
6. Unit Terkait

7. Dokumen 1. KMS Bayi


terkait
2. Buku Pencatatan

3. Format Laporan

Rekaman Historis
No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan
Tgl.
PELAKSANAAN PEMBERIAN
IMUNISASI TT
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011

1.Pengertian Imunisasi TT merupakan pemberian kekebalan terhadap


penyakit tetanus kepada WUS, anak usia sekolah Dasar,
siswa SMP, SLTA wanita, Capen dan ibu hamil

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah


pemberian Imunisasi TT.

3. Kebijakan

4. Referensi

5. Prosedur 1. Petugas menginformasikan kepada Siswa, masyarakat


/ keluarga tentang manfaat pemberian Imunisasi TT.
2. Mencatat jenis imunisasi yang akan diberikan kepada
WUS, sisiwa, keluarga
3. Mencuci tangan
4. Vaksin dimasukkan kedalam spoit yang steril sebanyak
0,5 cc.
5. Menentukan lokasi penyuntikan, secara IM dan
subkutan
6. Desinfeksi lokasi penyuntikan dengan kapas air
hangat.
7. Melakukan penyuntikan
8. Pemberitahuan jadwal suntikan selanjutnya
9. Membuang sampah hasil tindakan medik di tempat
sampah yang tersedia.
10. Membereskan alat-alat
11. Merekap hasil kegiatan imunisasi di Posyandu
6. Unit Terkait

7. Dokumen 1. KMS Bumi, kartu imunisasi


terkait
2. Buku Pencatatan

3. Format Laporan

Rekaman Historis
No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan
Tgl.
PELAKSANAAN PEMBERIAN
IMUNISASI DPT
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011

1.Pengertian Imunisasi DPT merupakan pemberian kekebalan terhadap


penyakit Diphteri pertutis Tetanus kepada bayi umur 2-11
bulan

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah


pemberian imunisasi DPT bayi umur 2 – 11 blan.

3. Kebijakan

4. Referensi

5. Prosedur 1. Petugas membaca SKM bayi dan menginformasikan


kepada oarangtua/ keluarga tentang efek samping
imunisasi DPT bahwa setelah penyuntikan akan
menimbulkan reaksi Panas.
2. Mencatat jenis imunisasi yang akan diberikan kepada
bayi
3. Mencuci tangan
4. Vaksin dimasukan kedalam spoit yang stril sebanyak
0,5 cc.
5. Menentukan lokasi penyuntikan, 1/3 bagian distal paha
kiri. Atau kanan
6. Desinfeksi lokasi penyuntikan dengan kapas air
hangat.
7. Melakukan penyuntikan
8. Memberikan tabletbParacetamol 100 mg sebanyak 4
tablet
9. Membuang sampah hasil tindakan medic di tempat
sampah yang tersedia.
10. Membereskan alat-alat
11. Merekap hasil kegiatan imunisasi diposyandu
12. Unit Terkait

13. Dokumen 1. KMS Bayi


terkait
2. Buku pencatatan

3. Format Laporan

Rekaman Historis
No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan
Tgl.
PELAKSANAAN KEGIATAN UKS
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011
1. Pengertian Merupakan salah satu kegiatan rutin untuk memeriksa kesehatan
anak sekolah

2. Tujuan Sebagai acuan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan UKS

3. Kebijakan

4. Referensi

5. Prosedur 1. Menyiapkan alat-alat yang di butuhakan untuk pemeriksaan


2. Mengisi buku tamu
3. Melapor diri kepada kepala sekolah
4. Mengumpul siswa satu kelas
5. Mengabsen siswa dengan bantuan guru UKS
6. Melakukan Penyuluhan
7. Siswa diperiksa satu persatu
8. Bila ada siswa yang sakit ringan seperti : Gatal-gatal atau
Alergi, langsung diberi pengoobatan
9. Merujuk siswa ke puskesmas apabila ditemukan hal—hal
yang perlu mendapat tindak lanjut
10. Pamit pulang kepada Kepala sekolah dan guru UKS
6. Unit Terkait

7. Dokumen 1. Buku tamu


terkait
2. Buku absensi siswa

3. Jadwal kegiatan

4. Poster

Rekaman Historis
No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan
Tgl.
PELAKSANAAN PEMBERIAN
IMUNISASI TT
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011
PELAKSANAAN PEMBERIAN
IMUNISASI TT
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011
PELAKSANAAN PEMBERIAN
IMUNISASI TT
No.Dokumen :
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1-3
Pemerintah Kepala Puskesmas
Kabupaten Perawatan Menawi
Kepulauan Tanda Tangan :
Yapen Marthen Sembai, S.Kep
NIP.196210311987031011