Anda di halaman 1dari 12

KAJIAN

KESEHATAN LINGKUNGAN

DAFTAR ISI

JUDUL ....................................................................................................... i
DAFTAR ISI .............................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ..................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ................................................................. 2
1.3 Tujuan ................................................................................... 2
BAB II .. PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Kesehatan Lingkungan ...................................... 3
2.2. Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat ................................ 3
2.3. Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan ................. 4
2.5. Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan .............................. 5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan .......................................................................... 6
3.2. Saran .................................................................................... 6
Kajian Tentang Kesehatan Lingkungan

KESEHATAN LINGKUNGAN
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kota merupakan beban dari sumber-sumber alam dan mengotori udar dan air,
menimbulkan polusi lingkungan, baik di tingkat daerah, kota, nasional, maupun global.
Sanitasi lingkungan merupakan unsur mendasar dalam menjaga kesehatan yang dimaksud
sanitasi lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat bebas dari penyakit. Dalam
hal ini sebelum kita mempelajari lingkungan, kita harus lebih dahulu mengetahui sejarah
perkembangan kota dan lingkungan. Mengingat kota tentu kita juga mengingat lingkungan
merupakan masalah yang harus dihadapi manusia dalam melakukan aktivitas, kota juga
merupakan pusat kreativitas, budaya, dan perjuangan keras manusia. Kota merupakan
mikrokosmil masalah, menghubungkan kesehatan lingkungan dengan alam tentunya sangat
berkaitan, membahas lingkungan tentu juga baru, memperhatikan bagaimana dampaknya
terhadap penduduk apabila pada saat itu lingkungan mengalami kerusakan atau tercemar
oleh sampah dan menimbulkan penyakit , tentunya hal demikian itu akan mempengaruhi
kesehatan. Disamping itu untuk memperpanjang umur manusia dengan meningkatkan aspek-
aspek kehidupan, serta mencegah sebab-sebab terjadinya pencemaran lingkungan kota.

Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial


kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu atau determinan dalam
kesejahteraan penduduk. Di mana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya
untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan
meningkatkan efisiensi kerja dan belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka kematian bayi pada suatu
daerah khususnya Kabupaten Cianjur merupakan Kabupaten urutan paling tinggi dalam
AKI/B di Indonesia. "Memang Cianjur urutan teratas dalam AKI/B di wilayah Jawa
Barat," disebabkan karena faktor perilaku (perilaku perawatan pada saat hamil dan
perawatan bayi, serta perilaku kesehatan lingkungan ) dan faktor kesehatan lingkungan.
Pada masa yang datang pemerintah lebih fokus pada pelaksanaan pembangunan
yang berkelanjutan dan pengembangan wilayah yang berkesadaran lingkungan, sementara
pihak pengguna infrastruktur dalam hal ini masyarakat secara keseluruhan harus disiapkan
dengan kesadaran lingkungan yang lebih baik (tahu sesuatu atau tahu bersikap yang
semestinya) Masa datang kita dihadapkan dengan penggunaan IPTEK yang lebih maju dan
lebih kompleks yang memerlukan profesionalisme yang lebih baik dengan jenjang
pendidikan yang memadai.
Di samping itu dalam proses pembangunan masa datang, diperlukan adanya
teknologi kesehatan lingkungan yang menitik beratkan upayanya pada metodologi
mengukur dampak kesehatan dari pencemaran yang ditimbulkan oleh adanya pembangunan,
Indikator ini harus mudah, murah untuk diukur juga sensitif menunjukkan adanya perubahan
kualitas lingkungan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Kesehatan Lingkungan ?
2. Apa saja Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat?
3. Bagaimana Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan?
4. Apa Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan?
5. Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

1.3 Tujuan
Agar masyarakat di Kabupaten Cianjur dapat mengetahui maksud, syarat-syarat,
tata cara serta ruang lingkup dari pada kesehatan lingkungan
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Kesehatan Lingkungan


Kesehatan lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran
kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu tinggal. Lingkungan
yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syarat-syarat lingkungan yang sehat.
Kesehatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang
khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam
keseimbangan ekologis.
Jadi kesehatan lingkungan merupakan bagian dari ilmu kesehatan mayarakat.

2.2 Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat


2.4.1 Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat
kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 1000C,
sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2.4.2 Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan,
contohnya oksigen dan di dalamnya tidka tercear oleh zat-zat yang merusak tubuh,
contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
2.4.3 Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tanah yang baik untuk penanaman suatu tumbuhan,
dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.

2.3 Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan


2.3.1 Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
2.3.2 Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
2.3.3 Mengolah tanah sebagaimana mestinya
2.3.4 Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong

2.4 Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan


2.4.1 Mengurangi Pemanasan Global Dengan menanam tumbuhan sebanyak-banyaknya
pada lahan kosong, maka kita juga ikut serta mengurangi pemanasan global, karbon,
zat O2 (okseigen) yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan zat tidak langsung zat CO2
(carbon) yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang ini terhisap oleh tumbuhan dan
secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati oleh manusia tersebut
untuk bernafas.
2.4.2 Menjaga Kebersihan Lingkungan Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus
menjaga kebersihannya, karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih
dari segala penyakit dan sampah.Sampah adalah musuh kebersihan yang paling utama.
Sampah dapat dibersihkan dengan cara-cara sebagai berikut ;
a. Membersihkan Sampah Organik. Sampah organik adalah sampah yang dapat
dimakan oleh zat-zat organik di dalam tanah, maka sampah organik dapat
dibersihkan dengan mengubur dalam-dalam sampah organik tersebut, contoh
sampah organik :
- Daun-daun tumbuhan
- Ranting-ranting tumbuhan
- Akar-akar tumbuhan
b. Membersihkan Sampah Non Organik. Sampah non organik adalah sampah yang
tidak dapat hancur (dimakan oleh zat organik) dengan sendirinya, maka sampah
non organik dapat dibersihkan dengan membakar sampah tersebut dan lalu
menguburnya.

2.5 Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan


Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang
essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor
keturunan. Lingkungan memberikan kontribusi terbesar terhadap timbulnya masalah
kesehatan masyarakat.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Kesehatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang
khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam
keseimbangan ekologis.
Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan :
- Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
- Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
- Mengolah tanah sebagaimana mestinya
- Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong

3.2 Saran
Kami menyarankan kepada Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan agar
dijadikan Perda karena sangat besar Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat
kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan
kesehatan dan faktor keturunan.
Kajian Tentang Kesehatan Lingkungan

KESEHATAN LINGKUNGAN
BAB I
PENDAHULUAN

1.2 Latar Belakang

Kota merupakan beban dari sumber-sumber alam dan mengotori udar dan air,
menimbulkan polusi lingkungan, baik di tingkat daerah, kota, nasional, maupun global.
Sanitasi lingkungan merupakan unsur mendasar dalam menjaga kesehatan yang dimaksud
sanitasi lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat bebas dari penyakit. Dalam
hal ini sebelum kita mempelajari lingkungan, kita harus lebih dahulu mengetahui sejarah
perkembangan kota dan lingkungan. Mengingat kota tentu kita juga mengingat lingkungan
merupakan masalah yang harus dihadapi manusia dalam melakukan aktivitas, kota juga
merupakan pusat kreativitas, budaya, dan perjuangan keras manusia. Kota merupakan
mikrokosmil masalah, menghubungkan kesehatan lingkungan dengan alam tentunya sangat
berkaitan, membahas lingkungan tentu juga baru, memperhatikan bagaimana dampaknya
terhadap penduduk apabila pada saat itu lingkungan mengalami kerusakan atau tercemar
oleh sampah dan menimbulkan penyakit , tentunya hal demikian itu akan mempengaruhi
kesehatan. Disamping itu untuk memperpanjang umur manusia dengan meningkatkan aspek-
aspek kehidupan, serta mencegah sebab-sebab terjadinya pencemaran lingkungan kota.

Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial


kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu atau determinan dalam
kesejahteraan penduduk. Di mana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya
untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan
meningkatkan efisiensi kerja dan belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka kematian bayi pada suatu
daerah khususnya Kabupaten Cianjur merupakan Kabupaten urutan paling tinggi dalam
AKI/B di Indonesia. "Memang Cianjur urutan teratas dalam AKI/B di wilayah Jawa
Barat," disebabkan karena faktor perilaku (perilaku perawatan pada saat hamil dan
perawatan bayi, serta perilaku kesehatan lingkungan ) dan faktor kesehatan lingkungan.
Pada masa yang datang pemerintah lebih fokus pada pelaksanaan pembangunan
yang berkelanjutan dan pengembangan wilayah yang berkesadaran lingkungan, sementara
pihak pengguna infrastruktur dalam hal ini masyarakat secara keseluruhan harus disiapkan
dengan kesadaran lingkungan yang lebih baik (tahu sesuatu atau tahu bersikap yang
semestinya) Masa datang kita dihadapkan dengan penggunaan IPTEK yang lebih maju dan
lebih kompleks yang memerlukan profesionalisme yang lebih baik dengan jenjang
pendidikan yang memadai.
Di samping itu dalam proses pembangunan masa datang, diperlukan adanya
teknologi kesehatan lingkungan yang menitik beratkan upayanya pada metodologi
mengukur dampak kesehatan dari pencemaran yang ditimbulkan oleh adanya pembangunan,
Indikator ini harus mudah, murah untuk diukur juga sensitif menunjukkan adanya perubahan
kualitas lingkungan.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa Pengertian Kesehatan Lingkungan ?
2. Apa saja Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat?
3. Bagaimana Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan?
4. Apa Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan?
5. Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

1.3 Tujuan
Agar masyarakat di Kabupaten Cianjur dapat mengetahui maksud, syarat-syarat,
tata cara serta ruang lingkup dari pada kesehatan lingkungan
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Kesehatan Lingkungan


Kesehatan lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran
kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu tinggal. Lingkungan
yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syarat-syarat lingkungan yang sehat.
Kesehatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang
khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam
keseimbangan ekologis.
Jadi kesehatan lingkungan merupakan bagian dari ilmu kesehatan mayarakat.

2.2 Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat


2.4.1 Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat
kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 1000C,
sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2.4.2 Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan,
contohnya oksigen dan di dalamnya tidka tercear oleh zat-zat yang merusak tubuh,
contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
2.4.3 Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tanah yang baik untuk penanaman suatu tumbuhan,
dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.

2.3 Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan


2.3.1 Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
2.3.2 Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
2.3.3 Mengolah tanah sebagaimana mestinya
2.3.4 Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong

2.4 Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan


2.4.1 Mengurangi Pemanasan Global Dengan menanam tumbuhan sebanyak-banyaknya
pada lahan kosong, maka kita juga ikut serta mengurangi pemanasan global, karbon,
zat O2 (okseigen) yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan zat tidak langsung zat CO2
(carbon) yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang ini terhisap oleh tumbuhan dan
secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati oleh manusia tersebut
untuk bernafas.
2.4.2 Menjaga Kebersihan Lingkungan Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus
menjaga kebersihannya, karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih
dari segala penyakit dan sampah.Sampah adalah musuh kebersihan yang paling utama.
Sampah dapat dibersihkan dengan cara-cara sebagai berikut ;
a. Membersihkan Sampah Organik. Sampah organik adalah sampah yang dapat
dimakan oleh zat-zat organik di dalam tanah, maka sampah organik dapat
dibersihkan dengan mengubur dalam-dalam sampah organik tersebut, contoh
sampah organik :
- Daun-daun tumbuhan
- Ranting-ranting tumbuhan
- Akar-akar tumbuhan
b. Membersihkan Sampah Non Organik. Sampah non organik adalah sampah yang
tidak dapat hancur (dimakan oleh zat organik) dengan sendirinya, maka sampah
non organik dapat dibersihkan dengan membakar sampah tersebut dan lalu
menguburnya.

2.5 Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan


Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang
essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor
keturunan. Lingkungan memberikan kontribusi terbesar terhadap timbulnya masalah
kesehatan masyarakat.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Kesehatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang
khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam
keseimbangan ekologis.
Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan :
- Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
- Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
- Mengolah tanah sebagaimana mestinya
- Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong

3.2 Saran
Kami menyarankan kepada Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan agar
dijadikan Perda karena sangat besar Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat
kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan
kesehatan dan faktor keturunan.