Anda di halaman 1dari 3

BAB 1.

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Kerja Praktik

PT Indonesia Power UP Saguling Sub Unit PLTA Kracak merupakan


salah satu perusahaan yang bergerak pada sektor pembangkitan listrik tenaga
air di Indonesia dan berada di bawah naungan PT PLN Persero. PT Indonesia
Power UP Saguling Sub Unit PLTA Kracak memproduksi 6,3 MW energi
listrik, yang terdiri dari 3 unit PLTA yang masing-masing terdiri dari 3
Generator Turbin Air dan 3 Turbin Air jenis Francis.
Pada unit PLTA, terdapat sistem utama dan sistem pembantu. Sistem
utama terdiri dari bendungan, turbin air, generator, dan transformator. Sistem
pembantu (auxiliary) terdiri dari sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem
governoor, dan sistem distribusi air. Sistem pelumasan adalah proses
menyisipkan bahan tertentu (disebut “pelumas”) diantara dua permukaan yang
saling kontak atau bergerak relatif satu sama lain untuk mengurangi
gesekan yang pada akhirnya mengurangi keausan dan meringankan
pergerakan. Selain sebagai pelumasan, fungsi pelumasan sebagai media
pedingin dan untuk mencegah korosi.
Pompa pelumasan pada sub unit PLTA Kracak, terdiri dari 3 : main lube
oil pump, emergency oil pump dan jacking oil pump. Main lube oil pump,
berfungsi untuk mensuplai minyak pelumas ke bantalan dengan tekanan 1,3
Bar, aliran 2,5 L/min dan menggunakan motor AC. Emergency oil pump
berfungsi untuk mensuplai minyak pelumas ke bantalan pada saat kondisi
tertentu dengan menggunakan motor DC. Jacking oil pump untuk mengangkat
poros turbin dan generator pada saat start awal dengan tekanan 145 Bar.

1.2. Ruang Lingkup Kerja Praktik


Kerja Praktik dilakukan pada PLTA Unit 1-3 dengan cakupan
pembelajaran dan praktik mengenai operasi PLTA Sub Unit PLTA Kracak

1
1.3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kerja Praktik dilaksanakan di PT Indonesia Power UP Saguling Sub Unit


PLTA Kracak, Jl. Moch. Noh Noer No. 7 Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang
Kabupaten Bogor Jawa Barat. Waktu pelaksanaan kerja praktik mulai tanggal
03 Agustus 2017 sampai dengan 31 Agustus 2017.

1.4. Pengumpulan Data


a. Metode Observasi
Pengumpulan data-data pengukuran dengan pengamatan secara langsung
di lapangan.
b. Wawancara
Pengumpulan data dengan bertanya secara langsung mengenai hal-hal
yang berkaitan dengan permasalahan yang sering timbul kepada
pembimbing di lapangan.
c. Studi Pustaka
Pengumpulan data dan referensi dari perpustakaan dan manual book
PLTA Kracak.

1.5. Tujuan dan Manfaat Kerja Praktik


1.5.1. Tujuan Kerja Praktik
a. Mempelajari proses pembangkitan listrik dengan menggunakan
tenaga air di Indonesia Power UP Saguling Sub Unit PLTA Kracak.
b. Untuk memperoleh ilmu di dunia industri yang aplikatif, terutama
yang berkaitan dengan proses, operasi unit, pemeliharaan dan
pembangkitan.
c. Sebagai bahan perbandingan antara ilmu yang dipelajari di
perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan (dunia industri).
d. Sebagai sarana kesempatan untuk menganalisis suatu
permasalahan yang mungkin terjadi di pembangkit dalam bentuk
tugas khusus dan memikirkan tindakan penanganan yang tepat.
e. Untuk meningkatkan kerja sama yang baik antara pihak universitas

2
dengan pihak industri demi meningkatkan kualitas mahasiswa
supaya memiliki skill yang mumpuni untuk menjawab tuntutan
perkembangan dunia industri di era globalisasi.

1.5.2. Manfaat Kerja Praktik

a. Mahasiswa
 Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang aplikatif
tentang cara kerja komponen-komponen pembangkitan terkait
PLTA; sistem operasi pembangkitan PLTA dan pemeliharaan
komponen utama dan pendukung pada sistem pembangkitan
PLTA.
 Sebagai rujukan untuk menganalisis suatu masalah yang terjadi
dalam sistem pembangkitan dan menambah kreativitas daya
pikir untuk bisa menuntaskan permasalahan yang terjadi pada
suatu instalasi alat-alat pembangkit.
b. Perusahaan
 Sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam bidang
pendidikan khususnya bagi Politeknik Negeri Jakarta.
 Sebagai sarana untuk menjalin kerjasama yang baik antara
PT. Indonesia Power UP Saguling Sub Unit PLTA Kracak
dengan Politeknik Negeri Jakarta.
c. Ilmu Pengetahuan
 Sebagai referensi penelitian lebih lanjut, sehingga mampu
menggugah inovasi terbarukan mengenai teknologi
pembangkitan khususnya pada bidang PLTA.