Anda di halaman 1dari 3

POSISI BERBARING PASIEN

( POSISI SIM )
NO. Dokumen :
NO. Referensi :
SOP
Tgl. Terbit:
Halaman:

UPTD PUSKESMAS
Drg. Cut Putri Elna M.
PLUSPERBAUNGAN NIP:197608122006042014

1. Pengertian Membaringkan pasien dalam posisi miring dan setengah telungkup untuk
maksud tertentu
2. Tujuan Membantu pasien untuk mempermudah tindakan pemeriksaan rectum atau
obat- obat lain melalui anus
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Plus Perbaungan Nomor:

Tentang Jenis Pelayanan Yang Ada di


UPTD Puskesmas Plus Perbaungan

4. Referensi Elfin, Perry, Potter, 2000. Nursing Internention And Clinical Skills Second
Edition, St Louis, Missauri. Mosby. Inc
5. Prosedur
Tempat tidur

6. Langkah - langkah 1. Petugas memberitahu pada pasien tentang tindakan yang akan
dilakukan
2. Petugas mencuci tangan
3. Pasien berbaring, kemudian dimiringkan ke kiri dengan posisi
setengah telungkup
4. Kaki kiri lurus, lutut dan paha kanan ditekuk serta ditarik ke arah
dada dan sebaliknya
5. Tangan kiri di atas kepala atau dibelakang punggung dan tangan
kanan di atas tempat tidur
6. Mengatur posisi pasien agar nyaman
7. Petugas mencuci tangan
7. Diagram Alir

Beritahu pasien

Cuci tangan

Membantu mengatur posisi pasien

Pasien nyaman

Cuci tangan

8. Hal-hal yang perlu Baringkan pasien dengan hati - hati


di perhatikan

9. Unit Terkait 1. Poli Umum


2. UGD
10. DokumenTerkait Buku rawatan
11. Rekam History Tgl.mulai
Perubahan NO. Yang di rubah Isi Perubahan diberlakukan
perubahan
1.

2.

3.

4.

5.
POSISI BERBARING PASIEN
( POSISI SIM )
NO. Dokumen :
NO. Referensi :
DAFTAR
TILIK Tgl. Terbit:
Halaman:

UPTD PUSKESMAS
Drg. Cut Putri Elna M.
PLUSPERBAUNGAN NIP:197608122006042014

Unit : …………………………..
Nama Petugas : …………………………..
Tanggal Pelaksanaan : …………………………..

TIDAK
NO KEGIATAN YA TIDAK
BERLAKU
1. Apakah petugas memberitahu tindakan yang akan dilakukan?
2. Apakah petugas mencuci tangan?
3. Apakah petugas membantu mengatur posisi pasien?
4. Apakah petugas mencuci tangan?

Compliance rate ( CR )…….% Perbaungan :…………….2017

Pelaksana / auditor

……………………….